Pemberdayaan Kader Posyandu terkait Pembuatan Kerupuk Ikan Teri sebagai Makanan Tinggi Kalsium dalam Penanganan Stunting

Penulis

  • Mifta Khaerati Ikhsan Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Indonesia
  • Sri Sukmawaty Syahrir Fakultas Kesehatan & Keperawatan, Universitas Megarezky, Indonesia
  • Syaifullah Saputro Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.1392

Kata Kunci:

Ikan Teri, Kader Posyandu, Stunting

Abstrak

Posyandu Gantinga di Desa Bonto Mate’ne, Kabupaten Jeneponto, menghadapi masalah stunting dengan prevalensi yang sangat tinggi, yaitu sebesar 39,8%. Masalah ini diperburuk oleh kurangnya pemanfaatan potensi lokal, seperti ikan teri, yang kaya nutrisi namun belum diolah secara optimal. Pengabdian ini bertujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam memanfaatkan sumber daya lokal guna mengurangi angka stunting. Metode yang digunakan mencakup perencanaan, pelatihan, dan evaluasi. Sebanyak 15 peserta, termasuk kader Posyandu, dilibatkan dalam pelatihan pengolahan ikan teri menjadi produk bernilai jual tinggi dan bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta terkait stunting, dengan rata-rata skor posttest meningkat sebesar 9,5 poin. Selain itu, keterampilan peserta dalam mengolah ikan teri meningkat secara signifikan dari 0% menjadi 95%. Kegiatan ini memberikan dampak positif tidak hanya pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, tetapi juga berpotensi menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Dampak jangka panjangnya meliputi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui produk lokal bernilai jual tinggi serta keberlanjutan program melalui pemberdayaan kader Posyandu

Referensi

Ernawati, E., Hismayasari, I. B., Puspitasari, A. W., & Ali Ulat, M. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Produk Ikan Teri (Stolephorus sp.) Community Empowerment Trough Diversification of Anchovy Fish (Stolephorus sp.). 1, 57–63.

Fitria, Hamzah, Z., Parina, F., & Hatta, M. (2024). Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Terhadap Masyarakat Dalam Mencegah Stunting. Jurnal Perak Malahayati, 6(1), 191–196.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI). Kementrian kesehatan Republik Indonesia.

Lestary, T. T., Laily, A., & Permatasari, A. E. (2022). Pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan dari Olahan Ikan dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sesua Kabupaten Malinau. Seminar Nasional Sains, Kesehatan, Dan Pembelajaran.

Pulungan, F., & Lestari, L. (2024). Pengaruh Pemberian Cookies Ikan Teri (Stolephorus Sp) Terhadap Pencegahan Stunting pada Batita di Dusun I Paluh Mardan Desa Pematang Cengal Kec. Tanjung Pura Kab. Langkat Tahun 2023. 2(1), 11.

Rachmawati, K., Mulyati, S., Utama, S., & Wurlina. (2024). Peningkatan nilai produk olahan hasil laut dan gerakan gemar makan ikan bagi kelompok istri dan anak nelayan guna mencegah stunting. Buletin Pengabdian Masyarakat.

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Khaerati Ikhsan, M., Syahrir, S. S., & Saputro, S. (2026). Pemberdayaan Kader Posyandu terkait Pembuatan Kerupuk Ikan Teri sebagai Makanan Tinggi Kalsium dalam Penanganan Stunting. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 219–226. https://doi.org/10.54082/jamsi.1392