Penerapan Edukasi Partisipatif dalam Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di SMKN 6 Jayapura, Papua, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2116Kata Kunci:
Edukasi Kesehatan, HIV/AIDS, Partisipasi, Papua, Stigma, RemajaAbstrak
HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan di Papua, khususnya pada kelompok remaja yang rentan terhadap penularan. Minimnya pengetahuan, stigma sosial, dan keterbatasan akses informasi akurat menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai HIV/AIDS melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 6 Jayapura pada tanggal 3 Juni 2025, melibatkan 39 peserta yang mengikuti sosialisasi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil pre dan post test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang cara penularan, pencegahan, serta pentingnya deteksi dini HIV/AIDS. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, kesediaan menjadi agen perubahan, dan sikap yang lebih empatik terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Program ini juga memunculkan inisiatif pembentukan forum remaja peduli HIV/AIDS sebagai wadah edukasi berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode edukatif-partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran sekaligus mengurangi stigma, sehingga layak direplikasi di wilayah lain dengan prevalensi tinggi HIV/AIDS.
Referensi
Asa, S. (2020). EFEKTIVITAS PENERAPAN PERATURAN DAERAH PENANGGULANGAN HIV & AIDS Tim Peneliti. 1–44.
Asti, H. T. J., & Fatiah, M. S. (2022). Implementasi metode peer education dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang hiv/aids pada remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Irsyad (JPMA), 4(1), 45–52.
Damayanti, I., Hidayat, Y., & P, R. (2022). Aplikasi Michat Sebagai Media Prostitusi Online di Banjarmasin. PAKIS (Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial), 2(1), 1–11. https://doi.org/10.20527/pakis.v2i1.5199
Fardiansyah, A., & Agnestri, P. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Membayar Iuran JKN Pada Peserta Mandiri Di Instalasi Rawat Inap RSUD Sidoarjo. Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT MOJOKERTO), 13(2), 92–103.
Farhan, M., Nurbayan, S., & Nurhasanah. (2023). Fenomena Prostitusi Online Dengan Menggunakan Aplikasi Michat Di Desa. Edusociata Jurnal Pendidikan Sosiologi, 5, 1–11.
Jayapura Dinkes Kota. (2022). Dinas Kesehatan Kota Jayapura.
Kambu, Y., Waluyo, A., & Kuntarti, K. (2019). Umur orang dengan HIV AIDS (ODHA) berhubungan dengan tindakan pencegahan penularan HIV. Jurnal Keperawatan Indonesia, 19(3), 200–207.
Mansa, G., Fabanjo, I. J., & Womsiwor, H. H. (2025). Edukasi Informasi tentang HIV/AIDS bagi Siswa/Siswi SMA YPK Imanuel Kelurahan Pasir Putih Manokwari Papua Barat. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(8), 3760–3767.
Munro, J. (2020). Taking on development: Papuan youth, HIV/AIDS, and state discourse in Eastern Indonesia.
Niu, F., & Wardhani, Y. (2021). Media Buku Saku Dan Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Hiv/Aids Di Smk Negeri 2 Jayapura. Gema Kesehatan, 13(2), 112–117.
Purnamasari, T., & Puspandari, D. A. (2019). Analisis Persepsi Stakeholder terhadap Penetapan Kriteria Daerah Terpencil dan Sangat Terpencil dalam Kebijakan Baru Sistem Kapitasi Khusus di Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 8(2), 75–80.
Sembiring, L. N. B., Lestari, S., & Makualaina, F. N. (2024). Promosi Kesehatan tentang HIV/AIDS di SMA Negeri Keureh Papua. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan, 1(3), 252–258.
Sianturi, E. I., Latifah, E., Gunawan, E., Sihombing, R. B., Parut, A. A., & Perwitasari, D. A. (2023). Adaptive stigma coping among papuans living with HIV: A qualitative study in one of the indigenous people, Indonesia. Journal of Racial and Ethnic Health Disparities, 10(5), 2244–2251.
Sitorus, I. A. D., Purnamasari, T., Sembay, J. V. J., ban Bolly, H. M., & Salakay, E. N. H. (2025). Analisis Hubungan Antara Sikap dan Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Siswa SMA Negeri 4 Jayapura, Provinsi Papua. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(4), 3259–3268.
Utami, T. F. C. T., Kismiyati, K., Sahiddin, M., & Sunarti, S. (2025). Pendampingan dan aktualisasi kader sebagai edukator pencegahan HIV/AIDS dan seks pranikah di Distrik Sentani, Papua. Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi, 7(1), 25–31.
Wardhani, Y., Wijayanti, I., & Fitriani, F. (2022). Differences in Knowledge About HIV/AIDS In Adolescents Before And After Being Given Health Education. Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research, 4(1), 30–33.
Widiyanti, M., Adiningsih, S., Kridaningasih, T. N., Natalia, E. I., Purba, D. A., Fitriana, E., Imaniar, C., Raharjo, M., & Hutapea, H. (2021). Peta Genotyping HIV-1 Papua & Papua Barat. Lembaga Penerbit Badan Litbangkes.
Widiyanti, M., Hadi, M. I., Adiningsih, S., Alamudi, M. Y., & Kumalasari, M. L. F. (2019). Karakteristik demografi ODHA di Papua. Journal of Health Science and Prevention, 3(1), 10–15.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Try Purnama, Koherista G. Liufeto, Kaida Irma Setyarini, Maryam Kathrien Labobar, Rizky Lazarus Rumboirusi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




