Peningkatan Kapasitas Petani dalam Budidaya Alpukat mMelalui Pelatihan Teknik Pemupukan Berimbang di Desa Sumberahayu, Kendal
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2225Kata Kunci:
Alpukat, Pengabdian Kepada Masyarakat, Penyuluhan PertanianAbstrak
Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya alpukat berkat kondisi tanah yang subur dan iklim tropis yang mendukung. Namun, praktik budidaya yang masih tradisional, menyebabkan rendahnya produktivitas dan kualitas buah, serta terbatasnya pengetahuan petani terhadap teknik perawatan yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan tanaman alpukat melalui penyuluhan dan pendampingan teknik pemupukan serta perawatan pohon yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik lapangan, dan aplikasi pupuk oleh petani mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam menerapkan pemupukan berimbang, pemangkasan pohon yang tepat, serta manajemen budidaya yang lebih efisien. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan akademisi dalam mengembangkan praktik pertanian yang ramah lingkungan. Program ini memberikan dampak sosial berupa perubahan perilaku petani menuju sistem pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 2 (Zero Hunger) dan SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kapasitas petani dan penguatan sistem pertanian berkelanjutan di Desa Sumberahayu.
Referensi
Abidin, Z., Kusumastuti, A., & Anis, S. (2024). Penguatan literasi smart farming untuk mendorong inovasi pertanian bagi komunitas petani muda di Klaten, Jawa Tengah. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 247-256. https://doi.org/10.54082/jippm.603
Badan Pusat Statistik. (2023). Produksi tanaman buah-buahan: Statistik produksi alpukat tahun 2023 [Tabel/statistik]. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjIjMg%3D%3D/produksi-tanaman-buah-buahan.html
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Tanaman Buah-buahan Indonesia 2023. Jakarta: BPS. https://www.bps.go.id
Dinas Pertanian Kabupaten Kendal. (2023). Laporan Tahunan Dinas Pertanian Kabupaten Kendal. Kendal: Dinas Pertanian Kabupaten Kendal.
Direktorat Buah dan Florikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian RI. (2023). Angka tetap hortikultura 2023. Kementerian Pertanian RI. https://hortikultura.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2024/04/buku_atap_2023.pdf
Evaluasi penggunaan pupuk hayati pada pertumbuhan tanaman alpukat di kebun Superavo Subang. (2021). ResearchGate / Laporan penelitian. https://www.researchgate.net/publication/360401484_Evaluasi_Penggunaan_Pupuk_Hayati_pada_Pertumbuhan_Tanaman_Alpukat_Persea_americana_Mill_di_Kebun_Superavo_Subang
Farida, N., & Prasetyo, T. (2021). Pengaruh pemupukan organomineral terhadap produktivitas tanaman hortikultura di lahan dataran tinggi. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika, 9(2), 112–119. https://doi.org/10.24198/jipts.v9i2.30187
Gani, P. I. (2023). Efektivitas pupuk organomineral terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman (tesis/skripsi). Universitas Gadjah Mada Repository. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/219211
Hartati, S., Lestari, D., & Pramono, H. (2022). Pelatihan pemupukan berimbang bagi petani hortikultura di dataran tinggi. Jurnal Pengabdian Pertanian Berkelanjutan, 5(2), 87–96. https://doi.org/10.31293/jppb.v5i2.3509
Hartati, S., Yunus, A., Nandariyah, N., Yuniastuti, E., Pujiasmanto, B., Purwanto, E., & Mulyani, S. (2022). Diversifikasi tanaman pekarangan dengan tanaman alpukat untuk meningkatkan gizi keluarga. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat), 11(2), 161–166. https://jurnal.uns.ac.id/jurnal-semar/article/view/61199
Haryono, A., Sutrisno, D., & Ningsih, W. (2022). Efektivitas pupuk organomineral terhadap peningkatan hasil tanaman buah tropis. Jurnal Agroteknologi Indonesia, 7(1), 23–31. https://doi.org/10.36706/jai.v7i1.1625
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Program Pertanian Berkelanjutan Nasional. Jakarta: Direktorat Jenderal Hortikultura.
Keripik alpukat: Pengembangan produk dan pelatihan wirausaha bagi petani (contoh abdimas). (2024). Jurnal Teknologi dan Rekayasa / Prosiding (artikel terkait kerajinan/pengolahan alpukat). https://journal.uii.ac.id/JATTEC/article/download/37247/18411/141934
Kusnadi, A., & Hapsari, E. (2022). Pemberdayaan petani melalui kelompok belajar untuk peningkatan kapasitas sosial di pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(3), 210–218. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3.2156
Musringah, S., Astiningrum, M., & Rahmiyah, M. (2023). Efektivitas umur batang bawah dan macam pupuk cair pada pertumbuhan tanaman alpukat varietas Cipedak menggunakan teknik sambung pucuk. Agrivet, 31(1), 45–52. https://doi.org/10.31315/agrivet.v31i1.12307
Ramadhan, Y., & Sari, M. (2023). Analisis serangan hama penggerek batang pada tanaman alpukat di dataran menengah. Jurnal Proteksi Tanaman Tropika, 9(1), 51–59. https://doi.org/10.47687/jptt.v9i1.475
Rohman, M., & Yulianto, S. (2021). Pengelolaan hara dan sanitasi kebun pada budidaya alpukat. Jurnal Hortikultura Tropika, 5(1), 77–85. https://doi.org/10.32938/jht.v5i1.1543
Setiawan, D., Putri, R., & Wahyudi, A. (2022). Kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdaya, 3(2), 65–74. https://doi.org/10.35329/jpmb.v3i2.2374
Sudirja, R., Masruri, M. K., Suryatmana, P., Rosniawaty, S., Kamaluddin, N. N., & Sandrawati, A. (2023). Pengaruh pupuk N bio-organomineral terhadap pH, nitrat, C-organik, kandungan Pb tanah dan serapan Pb tanaman padi pada sawah tercemar limbah tekstil. Soil Rens: Jurnal Ilmiah Lingkungan Tanah Pertanian, 21(2), 85–92. https://jurnal.unpad.ac.id/soilrens/article/view/53453
Susanto, B., Adi, R., & Prasetya, Y. (2020). Analisis potensi ekspor alpukat Indonesia. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 8(1), 11–22. https://doi.org/10.31602/jiaep.v8i1.345
Wahditiya, A. A., & Fadli, Z. (2023). Strategi pemberdayaan petani di Kecamatan Cenrana melalui pelatihan dan pendampingan budidaya tanaman hortikultura berkelanjutan. PAKDEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), –. https://doi.org/10.58222/pakdemas.v4i2.407
Wahyudi, A., & Sutanto, R. (2021). Dampak kesalahan pemupukan terhadap kualitas buah alpukat. Jurnal Ilmu Tanaman Indonesia, 9(2), 132–140. https://doi.org/10.29244/jiti.v9i2.3251
Wibowo, F. (2022). Pemberdayaan petani milenial melalui kegiatan produksi bibit mandiri berkualitas: Laporan pengabdian. LEBAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 18(2), 90–99. https://www.plus62.isha.or.id/index.php/abdimas/article/download/273/218
Widiyanti, L., & Fajar, A. (2022). Peningkatan kapasitas sosial petani dalam menghadapi perubahan teknologi pertanian. Jurnal Sosial Humaniora Pertanian, 4(1), 59–67. https://doi.org/10.25077/jsph.v4i1.1675
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Endah Kanti Pangestuti, Rini Kusumawardani, Untoro Nugroho, Mego Purnomo, Dimas Gustoro, Muhammad Reza Robby Nugraha, Belinda Zahvia Putri Jasmine, Dhafin Zulfa Abdillah, Sugita Luthfi Angginata

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




