Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan melalui Penyusunan Masterplan Ekowisata Terpadu di Desa Sumberahayu
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2271Kata Kunci:
Desa Wisata, Ekowisata, Keberlanjutan, Masterplan, Pemberdayaan MasyarakaAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan Desa Sumberahayu sebagai desa wisata berkelanjutan melalui penyusunan masterplan ekowisata terpadu. Desa Sumberahayu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama pada kawasan sungai dan lanskap pegunungan, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Permasalahan utama terletak pada keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai konsep ekowisata, belum adanya perencanaan kawasan yang terarah, serta minimnya fasilitas pendukung wisata. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat desa dalam setiap tahapan, mulai dari survei lapangan, pemetaan topografi menggunakan drone, penyusunan desain arsitektural dan teknis fasilitas wisata, hingga finalisasi dokumen Detail Engineering Design (DED). Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya masterplan ekowisata terpadu yang meliputi area rekreasi sungai, kolam renang ramah lingkungan, fasilitas sanitasi, serta zona UMKM. Selain keluaran teknis, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kelompok sadar wisata sebagai bentuk peningkatan partisipasi dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata bagi desa dalam merencanakan arah pengembangan wisata berbasis keberlanjutan dan berbasis komunitas.
Referensi
Andhini, C. R. R., Sulistyo, T., & Mahfud. (2021). PEMBUATAN PETA TOPOGRAFI UNTUK PERENCANAAN CUT AND FILL PADA PROYEK PERUMAHAN PERMATA GADING. Jurnal Tugas Akhir Teknik Sipil, 5(1), 87-94. https://doi.org/10.32487/jutateks.v5i1.325
Firmansyah, A., & Wijaya, H. (2020). Perancangan detail engineering design gedung bertingkat berbasis building information modeling (Studi kasus: Asrama Institut Teknologi Sumatera). Jurnal Teknik Sipil ITERA, 5(2), 112–123.
Jubaedah, S., & Fajarianto, O. (2021). Model pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal sebagai strategi peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Cupang Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon. Abdimas Awang Long, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.56301/awal.v4i1.121
Kautsary, J., Puspitasari, A. Y., Rochim, A., & Miranti, A. (2022). Proses perencanaan masterplan desa wisata hijau berbasis kearifan lokal di Desa Gondang Kecamatan Limbangan. Pondasi, 27(1), 129–142.
Nabilla, E. P., Selvia, A., & Arief, S. (2024). Analisis clash detection pekerjaan arsitektur dan MEP menggunakan building information modelling pada proyek PMI Jakarta. Jurnal Deformasi, 9(2), 140–150.
Nugraha, D., Putri, S., & Yulianti, F. (2020). Pengembangan ekowisata sebagai salah satu upaya pemberdayaan sosial, budaya, dan ekonomi di masyarakat. Gea Jurnal Geografi, 20(1), 55–67.
Nugroho, P., Rahmawati, D., & Setiawan, B. (2021). Pemetaan lokasi potensi desa wisata di Kabupaten Sleman. Jurnal Teknik Geomatika UII, 10(1), 77–89.
Nugroho, T., & Kurniawan, D. (2022). Pemanfaatan peta topografi untuk perencanaan peningkatan jalan. Jurnal Teknik Sipil ITN Malang, 11(3), 78–89.
Palupi, S., Adi, A., & Nur, D. S. A. (2023). Pengembangan Sungai Kapuas sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 28(3), 248–258.
Pohan, P., Wawointana, Y., & Roring, Y. (2021). Pengenalan model pengelolaan ekowisata terpadu, daya tarik wisata Gunung Tumpa pada pelaku pariwisata di Manado. Umbanua Jurnal Pariwisata, 5(2), 125–137.
Prasetyo, F., & Lestari, N. (2021). Perancangan ekowisata kuliner bambu kuning Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. Jurnal Lenteranusa, 6(3), 112–126.
Purwanto, E. (2021). Desain sistem MEP pada bangunan gedung hijau. Jurnal Teknik Mesin, 15(2), 234–250.
Ramadhan, D., & Suryadi, T. (2022). Pengembangan potensi ekowisata Curug Raden di Desa Gunungsari Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ketahanan Wilayah dan Kota, 5(1), 45–58.
Rijasa, M. M., Suryawan, I., & Putra, I. G. (2023). Perencanaan ekowisata di Desa Darmasaba: Pemanfaatan jalan usaha tani dan DAM Tanah Putih. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 302–317.
Santoso, B., & Widodo, A. (2022). Penyusunan detail engineering design (DED) gedung laboratorium lingkungan hidup Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Rekayasa Konstruksi Politala, 7(3), 98–110.
Santoso, R., & Wijaya, H. (2022). Perencanaan dan pengembangan wisata tepian air kawasan Sungai Kakap di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Ilmu, 10(2), 77–89.
Santoso, R., & Widodo, A. (2023). Pengukuran topografi untuk pembangunan penampungan air bersih (Studi kasus: Daerah Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat). Jurnal Perencanaan Infrastruktur dan Geospasial, 7(2), 102–115.
Suryadi, R., & Prasetyo, D. (2021). Pendampingan perencanaan detail engineering design (DED) pembangunan Masjid Al Imam Asy Syafi’i di Kota Dumai. Jurnal Konsen Teknik Sipil, 8(1), 65–78.
Vitasurya, V. R., Pudianti, A., Rudwiarti, L. A., Budianto, E., Oliviea, O., & Hartono, R. (2024). Penerapan konsep ekowisata dalam perencanaan masterplan Desa Ekowisata Pancoh, Sleman, Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1).
Wibowo, A., & Setiawan, B. (2022). Pengembangan kawasan tepi Sungai Mahakam Samarinda sebagai destinasi wisata berbasis sustainable urban riverfront. Jurnal Arsitektur Perkotaan, 11(4), 130–145.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sucipto, Yeri Sutopo, Tugino, Anggi Audia Putri, Ediena Tsania Khusna, Muhammad Lutfi Firmansyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




