Pemberdayaan Komunitas Nelayan dan Petani Danau Singkarak, Sumatera Barat dalam Upaya Konservasi Ikan Bilih Berbasis Partisipasi Masyarakat

Penulis

  • Cindy Paloma Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Yuerlita Yuerlita Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Ami sukma Utami Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Zednita Azriani Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Vonny Indah Mutiara Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, IndonesiaDepartemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Rika Hariance Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Hasnah Hasnah Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Takahiro Tusge Sophia University
  • M. Ibroh Puja Maulana Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia
  • Orintia Azzura Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Andalas, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2344

Kata Kunci:

Danau Singkarak, Ikan Bilih, Konservasi, Pemberdayaan, Sumatera Barat

Abstrak

Danau Singkarak merupakan salah satu aset penting di Sumatera Barat yang memiliki nilai ekologis, ekonomis dan budaya, namun dalam beberapa tahun terakhir, keberlanjutan ekosistem Danau Singkarak menghadapi tekanan karena penangkapan ikan bilih secara berlebihan, pencemaran air serta alih fungsi lahan di daerah tangkapan air. Kegiatan pengabdain ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi Masyarakat sekitar Danau Singkarak, Sumatera Barat, khususnya kelompok tani dan nelayan, dalam konservasi ikan bilih (Mystacoloucus padangnensis). Permasalahan utama yang dihadapi adalah penurunan populasi ikan akibat penangkapan berlebihan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis komunikas melalui Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi konservasi dan penanaman pohon dalu-dalu (Salix Tetasperma roxb) sebagai penyedia habitat alami ikan bilih. Hasil kegiatan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran Masyarakat terhadap pentingnya pelestarian ekosistem dan dukungan kelembaggan lokal terhadap konservasi. Program ini berdampak pada terbentuknya komitmen bersama antara Masyarakat, pemerintah nagari dan kelompok nelayan pengelola danau Singkarak secara berkelanjutan.

Referensi

Adi, B. T. S., Sukmana, O., & Soedarwo, V. S. D. (2024). Penguatan Masyarakat Adat Berbasis Kemitraan Konservasi di Taman Nasional Betung Kerihun Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Madaniya, 5(3). https://doi.org/10.53696/27214834.831

Ahdiyat, N. (2025). Pendekatan Partisipatif Dalam Tata Kelola FoLU Untuk Keberlanjutan Ekosistem. Jurnal Peradaban Hijau, 2(1).

Bakri, M. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan PRA Dan RRA. In Penerbit Visi Press Media.

Bukhari, B., Eriza, M., Yuspardianto, Y., & Suparno, S. (2022). Analisis Selektivitas Alat Tangkap Gillnet pada Penangkapan Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis Blkr) di Danau Singkarak, Sumatera Barat. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 6(4). https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2022.vol.6.no.4.223

Falah, P. Al. (2024). Peran Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam : Studi Kasus Pertanian Berbasis Komunitas. Paradigma Mandiri Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi, 02(02).

Lestari, Y., Hartoko, A., & Rahman, A. (2025). Morfologi dan DNA barcoding ikan bilih (Mystacoleucus padangensis Bleeker, 1852) di Danau Singkarak, Sumatera Barat. Jurnal Pasir Laut, 9(1).

Maestro, E., Salsabilla, F., Hamid, R., Sovia, W., & Dwi Sandra, Y. (2025). Evaluasi Pengaruh Aktivitas Antropogenik terhadap Populasi Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) di Danau Singkarak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 1(5).

Novianti, R., Yuniarti, I., Ajie, G. S., Setiawan, F., Yuerlita, Handoko, U., Triharyuni, S., & Afandi, A. Y. (2023). Towards sustainable management of Lake Singkarak, Indonesia: System analysis and research priorities. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1266(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1266/1/012022

Nugraha, E. S. (2024). Pengawasan Terhadap Keramba Jaring Apung Oleh Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Berdasarkan Peraturan Gubernur Sumatera Barat . Jurnal Sarak Mangato Adat Mamakai.

Purnomo, K., & Sunarno, M. T. D. (2017). Beberapaaspek Biologi Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) Di Danau Singkarak. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 2(6). https://doi.org/10.15578/bawal.2.6.2009.265-271

Rahim, A., Brown, A., & Nasution, P. (2023). Komposisi Hasil Tangkapan Jaring Insang (Gillnet) Berdasarkan Ukuran Mata Jaring di Danau Singkarak Provinsi Sumatera Barat. South East Asian Water Resources Management, 1(1). https://doi.org/10.61761/seawarm.1.1.30-37

Syandri, H., Azrita, & Aryani, N. (2013). Distribusi Ukuran, Reproduksi dan Habitat Pemijahan Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis Blkr) di Danau Singkarak. Jurnal Bawal, 5(1).

Syandri, H., Junaidi, J., & Azrita, A. (2017). Pengelolaan Sumber Daya Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis Blkr) Endemik Berbasis Kearifan Lokal Di Danau Singkarak. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.15578/jkpi.3.2.2011.135-144

Warsa, A., Didik Wahju Hendro Tjajo, & Lismining Pujiyani Astuti. (2020). Upaya Konservasi Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) dengan Penetapan Ukuran Tangkap dan Suaka di Danau Singkarak. Jurnal Airaha, 9(01). https://doi.org/10.15578/ja.v9i01.136

Yeremia, D. A., & Carina, N. (2022). Vertical Farming Sebagai Upaya Konservasi Ekologi Bumi. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 3(2). https://doi.org/10.24912/stupa.v3i2.12316

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Paloma, C., Yuerlita, Y., Utami, A. sukma, Azriani, Z., Mutiara, V. I., Hariance, R., Hasnah, H., Tusge, T., Maulana, M. I. P., & Azzura, O. (2026). Pemberdayaan Komunitas Nelayan dan Petani Danau Singkarak, Sumatera Barat dalam Upaya Konservasi Ikan Bilih Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 939–946. https://doi.org/10.54082/jamsi.2344