Penerapan Afirmasi Diri (Self Affirmation) untuk Meningkatkan Harga Diri (Self-Esteem) Anak Kelas 5 SD di RPTRA Pandawa, Jakarta Barat

Penulis

  • Shavira Hasanah Putri A. Syarif Program Studi Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Karelina Primavitri Program Studi Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Naila Hullatun Nichlah Program Studi Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Hanna Christina Uranus Program Studi Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2372

Kata Kunci:

Afirmasi, Harga Diri, Percaya Diri

Abstrak

Anak usia 11–12 tahun berada pada fase formal operasional, di mana kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang, sehingga self-esteem menjadi aspek penting dalam membentuk sikap dan kepercayaan diri. Self-esteem yang rendah dapat menimbulkan perasaan pesimis, tidak percaya diri, tidak berharga, serta ketidakmampuan memenuhi harapan. Kondisi ini menjadi perhatian, sehingga diperlukan program pendampingan yang mampu membantu anak membangun pandangan positif terhadap diri sendiri. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan solusi melalui penerapan self affirmation dengan teknik star affirmation, yaitu menuliskan kalimat positif pada kertas berbentuk bintang sebagai media penguatan diri. Program ini dilaksanakan selama lima pertemuan dengan melibatkan 10 siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Proses kegiatan mencakup sesi edukasi mengenai afirmasi, pendampingan praktik afirmasi, serta sesi refleksi untuk menggali pengalaman dan perubahan diri. Data hasil wawancara, observasi, dan kuesioner Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) digunakan sebagai bahan evaluasi proses kegiatan. Program ini terbukti dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam aktivitas afirmasi, tumbuhnya keberanian mengekspresikan diri, serta terciptanya suasana interaksi yang lebih positif. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan self-esteem, sehingga kegiatan ini berpotensi berkelanjutan sebagai program pendampingan rutin di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa.

Referensi

Ambarwati, C. P., & Mariyati. (2024). Pengaruh afirmasi positif untuk meningkatkan harga diri rendah pada korban bullying. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 15(1), 171–180. https://doi.org/10.32583/pskm.v15i1.2832

Amita, N., & Listyani, N. (2022). Terapi bermain dalam meningkatkan self-esteem pada anak korban kekerasan seksual. Prosiding: Seminar Nasional Psikologi dan Call For Paper, 26–35. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/SemNasPsikologi/article/view/2716

Ardika, N. A., Mubin, M. F., Rejeki, S., Pohan, V. Y., & Samiasih, A. (2021). Pengaruh terapi afirmasi positif terhadap quality of life pasien harga diri rendah pada skizofrenia di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 4, 1590–1599. https://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/viewFile/933/940

Aristiani, R. (2016). Meningkatkan percaya diri siswa melalui layanan informasi berbantuan audiovisual. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(2), 182–189. https://doi.org/10.24176/jkg.v2i2.717

Fadhallah, R. A. (2020). Wawancara. UNJ Press.

Islamiah, N., Daengsari, D. P., & Hartiani, F. (2015). Cognitive behavior therapy untuk meningkatkan self-esteem pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 8(3), 142-152. https://doi.org/10.24156/jikk.2015.8.3.142

Lisanias, C. V., Loekmono, J. T. L., & Windrawanto, Y. (2019). Hubungan antara kepercayaan diri dengan di depan umum pada mahasiswa prodi pendidikan sejarah UKSW Salatiga. Jurnal Psikologi Konseling, 10(2), 431–440. https://doi.org/10.24114/konseling.v15i2.16192

Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa: Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman, 13(1), 116–152. https://doi.org/10.35719/annisa.v13i1.26

Marpatmawati, I., Nurfuadi, F. R., Suprapti, B., Rismawan, W., & Hidayat, N. M. (2025). The effect of application positive affirmation therapy on experienced students of fatherless. Healthcare Nursing Journal, 7(1), 95–99. https://doi.org/10.35568/healthcare.v7i1.5760

Mokalu, V. R., & Boangmanalu, C. V. J. (2021). Teori psikososial Erik Erikson: Implikasinya bagi pendidikan agama kristen di sekolah. Vox Edukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12 (2), 180–192. https://doi.org/10.31932/ve.v12i2.1314

Nuraeni, & Mastari. (2021). Pengaruh konseling kelompok terhadap self-esteem siswa. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 1329–1341. https://doi.org/10.33394/realita.v6i2.4492

Prawiyogi, A. G., Sadiah, T. L., Purwanugraha, A., & Elisa, P. N. (2021). Penggunaan media big book untuk menumbuhkan minat membaca di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 446–452. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.787

Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik pengumpulan data: Observasi, wawancara, dan kuesioner. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 3(1), 39–47. https://doi.org/10.61787/taceee75

Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton University Press.

Rosenberg, M. (1979). Conceiving the self. Basic Books, Inc.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Septyanti, G., Anggraini, N., & Manurung, A. (2024). Penerapan terapi afirmasi positif pada pasien dengan harga diri rendah di Rumah Sakit Jiwa Palembang. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2(3), 168–177. https://doi.org/10.59680/anestesi.v2i3.1221

Siswoaribowo, A., & Paramita, M. T. D. (2020). Penerapan self affirmation terhadap penurunan body dissatisfaction pada remaja akhir. Jurnal Ilkes: Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 285–295. https://doi.org/10.35966/ilkes.v11i2.171

Steele, C. M. (1988). The psychology of self affirmation: Sustaining the integrity of the self. Academic Press, Inc.

Widad, Z. E., & Idawati, K. (2023). Afirmasi positif dalam meningkatkan self efficacy di MA Al-Qur’an La Raiba Hanifida Bandung Diwek Jombang. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 12(1), 93-111. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v12i1.859

Yuangga, K. D., Mulyadi, Septiani, Y., & Halomoan, Y. K. (2022). Problem solving mengatasi kejenuhan belajar mandiri dengan teknik afirmasi untuk remaja masjid al barkah desa cidokom. Jurnal Peradaban Masyarakat, 2(1), 29–32. https://doi.org/10.55182/jpm.v2i1.115

Yunita, R., & Sarajar, D. K. (2024). Improving learning achievement through a self-esteem perspective: The secret to student success. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(3), 326–332. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v12i3.15457

Zebua, D., Sitepu, A., Nasution, A., & Dinata, M. (2022). Audio afirmasi untuk membentuk harga diri positif individu. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 127–136. https://doi.org/10.56013/jcbkp.v5i2.1466

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Syarif, S. H. P. A., Primavitri, K., Nichlah, N. H. ., & Uranus, H. C. (2026). Penerapan Afirmasi Diri (Self Affirmation) untuk Meningkatkan Harga Diri (Self-Esteem) Anak Kelas 5 SD di RPTRA Pandawa, Jakarta Barat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 869–876. https://doi.org/10.54082/jamsi.2372