Model Pelatihan Pemanduan Ekowisata Berkelanjutan untuk Penguatan Kapasitas POKDARWIS di Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara

Penulis

  • Telly Hetty Isye Kondoj Program Studi D3 Usaha Perjalanan Wisata, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Bet El Silisna Lagarense Program Studi D4 Global Tourism Management, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Harson Kapoh Program Studi D4 Terapan Teknik Informatika, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Radjab Djamali Program Studi D3 Pariwisata, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Jongky Wuner Kamagi Program Studi D3 Pariwisata, Politeknik Negeri Manado, Indonesia
  • Jerry Heisye Purnama Progran Studi Teknik Mesin, Politeknik Negeri Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2409

Kata Kunci:

desa wisata, ekowisata berkelanjutan, model pelatihan, POKDARWIS, pemberdayaan masyarakat

Abstrak

Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dengan permasalahan utama rendahnya kompetensi pemanduan ekowisata berkelanjutan pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Kegiatan ini bertujuan mengembangkan model pelatihan pemanduan ekowisata berkelanjutan yang terstruktur dan berbasis partisipatif untuk memperkuat kapasitas individu dan kelembagaan. Kebaruan model terletak pada integrasi tiga komponen utama, yaitu penguatan konseptual ekowisata, praktik lapangan berbasis experiential learning, dan pengembangan narasi interpretatif yang mengangkat kearifan lokal sebagai identitas destinasi. Model ini juga dilengkapi dengan instrumen evaluasi berbasis pre-test, post-test, dan penilaian performa guiding. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 30% dan peningkatan keterampilan pemanduan sebesar 27%. Selain peningkatan kompetensi individu, kegiatan ini menghasilkan prototipe modul narasi interpretatif lokal dan memperkuat kapasitas organisasi POKDARWIS dalam mengelola wisata berbasis keberlanjutan. Model ini berpotensi direplikasi pada desa wisata dengan karakteristik serupa.

Referensi

Black, R., & Ham, S. (2005). Improving the quality of tour guiding: Towards a model for tour guide training and certification. Journal of Ecotourism, 4(3), 178–195. https://doi.org/10.1080/14724040508668442

Fandeli, C., & Mukhlison. (2017). Prinsip-prinsip dasar ekowisata. Gadjah Mada University Press.

Fujianti, W. S. (2024). Community empowerment through the establishment of tourism awareness groups (Pokdarwis) to develop tourism potential: Case of Situ Cibuyut, Lewo Baru Village. Indonesian Journal of Community Empowerment, 2(1), 45–56.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Kunjuraman, V., Hussin, R., & Che Aziz, R. (2022). Community-based ecotourism as a social transformation tool for rural community: A victory or a quagmire? Journal of Outdoor Recreation and Tourism, 39, 100524. https://doi.org/10.1016/j.jort.2022.100524

Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(98)00069-7

Suansri, P. (2003). Community-based tourism handbook. Responsible Ecological Social Tour (REST).

Wiratno, W., Withaningsih, S., Gunawan, B., & Iskandar, J. (2022). Ecotourism as a resource sharing strategy: Case study of community-based ecotourism at the Tangkahan buffer zone of Gunung Leuser National Park, North Sumatra, Indonesia. Sustainability, 14(6), 3399. https://doi.org/10.3390/su14063399

Hermawan, H., Brahmanto, E., & Fathurohman, F. (2022). Pengaruh kompetensi pemandu wisata lokal terhadap kepuasan dan loyalitas wisatawan di destinasi ekowisata. Jurnal Ilmu Pariwisata, 7(1), 45–58. https://doi.org/10.36276/jip.v7i1.285

Kodir, A., Taufiqurrahman, I., & Wahyudi, D. (2023). Ecotourism guide competency and environmental attitude: A study of community-based ecotourism in Java, Indonesia. International Journal of Sustainable Tourism Research, 3(2), 112–125. https://doi.org/10.29303/ijstr.v3i2.156

Manik, T. K., Suryana, & Darsiharjo. (2021). Participatory training model for community-based ecotourism management: Lessons from West Java villages. GeoJournal of Tourism and Geosites, 38(4), 1192–1201. https://doi.org/10.30892/gtg.38415-756

Nugroho, I., & Antariksa, B. (2020). Strategi pengembangan ekowisata berbasis komunitas di kawasan pesisir: Studi kasus Jawa Timur. Jurnal Kawistara, 10(2), 165–180. https://doi.org/10.22146/kawistara.55942

Pratiwi, N. K., & Suryawan, I. B. (2021). Peranan pemandu wisata lokal dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata alam. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(2), 220–232. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2021.v09.i02.p06

Purnama, D., Soemarno, & Hakim, L. (2022). Effectiveness of experiential learning methods in ecotourism guide training: Evidence from Bromo Tengger Semeru, Indonesia. Journal of Ecotourism, 21(3), 215–230. https://doi.org/10.1080/14724049.2022.2075839

Rahman, A., Hidayat, A., & Kurniawan, F. (2021). Pengembangan media interpretasi digital untuk mendukung pemanduan ekowisata di kawasan konservasi pesisir. Jurnal Konservasi Alam, 18(1), 34–46. https://doi.org/10.29244/jkh.18.1.34-46

Setiawan, B., & Nurhayati, S. (2023). Structured guiding training and its impact on responsible tourism behavior among community-based tour guides in Indonesia. Tourism and Hospitality Research, 23(2), 178–193. https://doi.org/10.1177/14673584221120890

Yudistira, R., Supriatna, A., & Nurdini, A. (2022). Community-based ecotourism development in coastal and island areas of Indonesia: Challenges and opportunities. Sustainability, 14(18), 11247. https://doi.org/10.3390/su141811247

Lagarense, B. E. S., Loindong, S. S. R., & Rompas, W. F. I. (2021). Capacity building for ecotourism guides in community-based tourism villages: A participatory approach. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 892, 012009. https://doi.org/10.1088/1755-1315/892/1/012009

Weaver, D. B. (2001). Ecotourism as mass tourism: Contradiction or reality? Cornell Hotel and Restaurant Administration Quarterly, 42(2), 104–112. https://doi.org/10.1177/001088040104200209

Idajati, H., Pamungkas, A., & Vely, K. (2022). Participatory planning in sustainable ecotourism development: Lessons from Sulawesi coastal communities. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1065, 012011. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1065/1/012011

Utama, I. G. B. R., & Mahadewi, N. M. E. (2023). Penguatan kapasitas kelompok sadar wisata melalui pelatihan berbasis kompetensi di desa wisata pesisir Bali. Jurnal Pariwisata Terapan, 7(1), 55–68. https://doi.org/10.22146/jpt.82541

Firdaus, N., Arief, R., & Muslih, M. (2024). Evaluasi program pelatihan pemanduan wisata alam berbasis kompetensi untuk masyarakat lokal di kawasan taman nasional. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 78–92. https://doi.org/10.21831/jppm.v11i1.60184

Sumarto, H. S. (2020). Community empowerment, participation, and local development: Implications for sustainable tourism. International Journal of Community Development and Management Studies, 4, 23–37. https://doi.org/10.47566/2020_ijcdms_4_023037

Diterbitkan

29-03-2026

Cara Mengutip

Kondoj, T. H. I. ., Lagarense, B. E. S. ., Kapoh, H., Djamali, R. ., Kamagi, J. W. ., & Purnama, J. H. . (2026). Model Pelatihan Pemanduan Ekowisata Berkelanjutan untuk Penguatan Kapasitas POKDARWIS di Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(2), 1637–1648. https://doi.org/10.54082/jamsi.2409