Pendampingan dan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM dalam Implementasi QRIS di Kelurahan Matabubu, Kota Kendari

Penulis

  • Rizal Adi Saputra Program Studi Teknik Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Mursalim Mursalim Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Weka Gusmiarty Abdullah Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Edi Syah Mihrad Program Studi Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Putu Aribawa Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • La Ode Santiaji Bande Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Kehutanan, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Marni Mulyani Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Rizkah Nurhasanah Program Studi Penyuluh Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Dandi Cahyadi Program Studi Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2432

Kata Kunci:

Inklusi Keuangan, Literasi Digital, Pembayaran Digital, QRIS, UMKM

Abstrak

Rendahnya literasi pembayaran digital dan keterbatasan akses terhadap layanan perbankan menyebabkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Matabubu masih bergantung pada transaksi tunai dan belum optimal memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kondisi ini mendorong perlunya kegiatan pendampingan berbasis kebutuhan mitra. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan pelaku UMKM dalam mengadopsi QRIS sebagai metode pembayaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif melalui tahapan persiapan, edukasi, pendampingan teknis, dan evaluasi sebelum–sesudah pendampingan terhadap 15 pelaku UMKM. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan wawancara singkat, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 5 pelaku UMKM (33%) berhasil mengaktifkan dan menggunakan QRIS setelah pendampingan, sementara peserta lainnya mengalami kendala berupa rendahnya literasi digital, ketiadaan rekening bank, dan keterbatasan modal usaha. Selain capaian teknis, kegiatan ini memberikan dampak berupa peningkatan pemahaman dan perubahan sikap pelaku UMKM terhadap pembayaran digital. Pendampingan QRIS terbukti efektif sebagai tahap awal transformasi perilaku digital UMKM, meskipun diperlukan pendampingan lanjutan dan penguatan inklusi keuangan agar adopsi QRIS dapat berkelanjutan.

Referensi

Advertisemint. (2024). 15 digital marketing theories to grow business revenue. https://www.advertisemint.com

Annisa, N., Rahawarin, M. A., & Pattimukay, H. V. R. (2023). Evaluasi kebijakan fitur Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(3), 102–107.

Bagaskoro, J. T. (2025). Analisis perbandingan efektivitas sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan e-wallet konvensional. Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa, 7(3), 1–8.

Chaffey, D., & Chadwick, F. (2020). Digital marketing: Strategy, implementation and practice. Pearson.

Damayanti, U. R., Nirmala, A. R., Nurani, R., & Kuswara, C. N. (2023). Literasi sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada siswa sekolah menengah atas di Pekanbaru. Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural, 1(1), 17–21.

Dewi, I. G. A. R. P., Mirayani, L. P. M., & Nugraha, P. G. W. S. (2025). Pelatihan penggunaan aplikasi digital QRIS sebagai alat pembayaran pada UMKM Tenun Lestari Bali. Besiru: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(5), 503–508.

Elida, T. (2019). Strategi pemasaran digital sebagai kontribusi terbesar dalam bauran pemasaran. Jurnal Manajemen dan Pemasaran, 15(2), 30–45.

Erdisna, E., Gusrion, D., & Suryana, F. (2023). Sosialisasi pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan uang elektronik (e-money) untuk pembelian e-book di era RI 4.0. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dharma Andalas, 1(2), 74–79.

Jodi, K., & Irwansyah, M. R. (2025). Pengaruh kemudahan penggunaan dan manfaat penggunaan terhadap minat menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada pedagang di Pantai Penimbangan. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 17(1), 131–139. https://doi.org/10.23887/jjpe.v17i1.86907

LSPR Institute of Communication and Business. (2023). Digital marketing: Pengertian dan prospek karirnya. https://www.lspr.ac.id

Melkianus, F. W., & Dharmayasa, P. A. (2025). Persepsi penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai sistem pembayaran di Edie Arta Motor Cabang Imam Bonjol. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 17(1), 1–10.

Muslimawati, M. (2024). Introduction of QRIS application as a non-cash payment tool to facilitate transactions for grocery store business actors in Sentani District, Jayapura Regency. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Ichsan Sidrap, 1(2).

Munawaroh, S. (2023). Pelatihan interaktif penggunaan aplikasi digital QRIS sebagai alat pembayaran pada UMKM di Desa Kraton, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 480–485.

Pangesti, F. M., Nadhiroh, A. F., Ghuri, E., Tanjung, D. S., Kusumaningrum, D. A., & Adiba, D. R. N. (2024). Pengaruh penggunaan financial technology QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) terhadap tingkat pendapatan pedagang kaki lima di sekitar Universitas Muhammadiyah Surakarta. Determinasi: Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, 2(1), 23–28.

Semrush. (2024). Content marketing dan relevansinya dalam pemasaran digital. https://www.semrush.com

Sinaga, A. P., Jannah, M., Raafigustina, T. A., Sitompul, S., & Lusa, S. (2025). Efektivitas penggunaan mobile payment QRIS dalam meningkatkan penjualan UMKM di bidang kuliner (studi UMKM Suryakencana Bogor). Jurnal Impresi Indonesia, 4(9), 3334–3341.

Sriekaningsih, A., Riyanto, S., & Prakasa, A. (2022). Tingkat pemahaman masyarakat terhadap penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Tarakan. Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 2(3), 92–101.

Zulfariansyah, M. (2024). Analisis implementasi QRIS dalam meningkatkan pembayaran digital di Samarinda Kalimantan Timur. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 12(2).

Diterbitkan

12-04-2026

Cara Mengutip

Saputra, R. A., Mursalim, M., Abdullah, W. G., Mihrad, E. S. ., Aribawa, P., Bande, L. O. S., Mulyani, M., Nurhasanah, R., & Cahyadi, D. (2026). Pendampingan dan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM dalam Implementasi QRIS di Kelurahan Matabubu, Kota Kendari. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 1823–1832. https://doi.org/10.54082/jamsi.2432