Program Edukasi dan Keterampilan: Konversi Susu Menjadi Yogurt Skala Rumah Tangga dan Teknik Pijat Bayi sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kecamatan Sukorambi

Penulis

  • Rizki Fitrianingtyas Program studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr Soebandi, Indonesia
  • Ali Badrudin Program studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember, Indonesia
  • Wima Anggitasari Program studi Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr Soebandi, Indonesia
  • Trisna Vitaliati Program studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr Soebandi, Indonesia
  • Zaida Mauludiyah Program studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr Soebandi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2459

Kata Kunci:

Pijat Bayi, Susu, Stunting, Yogurt

Abstrak

Malnutrisi pada anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang krusial secara global. Di Indonesia, stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama, di mana Kabupaten Jember tahun 2022 memiliki angka stunting tertinggi di Jawa Timur. Kejadian stunting di Desa Sukorambi menduduki peringkat 1 Kabupaten Jember yaitu 19,10%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dan masyarakat Desa Sukorambi tentang pijat bayi, serta meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan pangan fungsional berbasis protein pada balita menjadi yogurt melalui pemberdayaan perempuan masyarakat. Metode yang digunakan adalah presentasi/ceramah dan demonstrasi yang ditujukan kepada kader Posyandu. Tahap tahap yang digunakan dalam metode yang pertama yaitu pendekatan lahan, pelaksanaan Pelatihan Pijat Bayi dan Pembuatan yogurt skala rumah tangga, evaluasi pelatihan dan penerapan program yogurt dan pijat bayi di posyandu dan yang terakhir adalah evaluasi program dengan masyarakat dan kader.  Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu memberikan dampak yang baik terhadap pengetahuan dan penerapan pijat bayi pada balita untuk menstimulasi perkembangan. Selain itu, pelatihan pengolahan susu menjadi Yogurt berhasil diterapkan sebagai makanan tambahan pada balita di Posyandu Desa Sukorambi. Pengolahan susu menjadi Yogurt juga memberikan pengetahuan dan perubahan perilaku balita dalam mengonsumsi pangan berprotein tinggi. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan diri kader dalam mempraktikkan pijat bayi, sehingga diberikan tutorial video dan konsultasi.

Referensi

Agustina, Y., Kartika, R., & Panggabean, A. S. (2015). Dan Keasaman Pada Susu Sapi Yang Difermentasi Menjadi Yogurt. Kimia Mulawarman, 12, 97–100.

Duflo, E. (2012). Women empowerment and economic development. Journal of Economic Literature, 50(4), 1051–1079. https://www.aeaweb.org/articles?id=10.1257/jel.50.4.1051

Fitrianingtyas, R. (2023). Pengaruh Pijat bayi dan Permen Gummy Guna Mewujudkan Desa Bebas Stunting. Proceeding of Annual Conference on Community Enggagement, 327–336.

Fitrianingtyas, R., Mauludiyah, Z., & Tripuspitasari, D. E. (2024). Pendidikan Dan Pelatihan Pembuatan Yogurt Dan Pijat Bayi Dan Balita Oleh Kader Kecamatan Sukorambi. 10(2), 164–175.

Kemenkes RI. (2022). Kemenkes RI no HK.01.07/MENKES/1928/2022 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting. 1–52.

Marwang, S., Stang, Lestari, A., & Sudirman, J. (2022). Sosialisasi Pijat Dan Status Gizi Bayi Dalam Rangka Pencegahan Kejadian Stunting. JMM (Jurnal …, 6(2), 1159–1167. http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/7094

Purwanti, T. : M. Y. (2021). Upaya Pencegahan Stunting pada Bayi Dengan Baby Massage. Abdi Medika, 1(57), 1–7.

Rangkuti, K. (2016). IbM Kelompok Ternak Sapi: Pembuatan Yoghurt Dari Susu Sapi Skala Rumah Tangga. Jurnal Prodikmas, 1(1), 1–10. http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/prodikmas/article/view/923

Siddhanta, A., & Chattopadhyay, A. (2017). Role of Women’s Empowerment in Determining Child Stunting in Eastern India and Bangladesh. Social Science Spectrum, 3(1), 38–51.

Sio, S. (2023). PELATIHAN PEMBUATAN YOGURT SUSU SAPI DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KELOMPOK TANI SINAR NUNNAPA, DESA LANAUS KECAMATAN INSANA TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA. Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–7.

UNFPA. (2014). Program of Action of International Conference on Population Development (20th Anniv).

Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i1.704

Zulaikhah, S. R., & Sidhi, A. H. (2021). Pembuatan Yoghurt Susu Sapi Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Fungsional Susu, Gizi Masyarakat dan Pendapatan Rumah Tangga di Masa Pandemi. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(3), 291–294. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.924

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Fitrianingtyas, R., Badrudin, A., Anggitasari, W., Vitaliati, T., & Mauludiyah, Z. (2026). Program Edukasi dan Keterampilan: Konversi Susu Menjadi Yogurt Skala Rumah Tangga dan Teknik Pijat Bayi sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kecamatan Sukorambi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 615–624. https://doi.org/10.54082/jamsi.2459