Penguatan English for Dakwah melalui Storytelling bagi Santri Pesantren I’tidalussunny di Desa Bathin Sobanga Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Riau

Penulis

  • Deny Silvia Tadris Bahaasa Inggris, STAI Hubbulwathan Duri, Indonesia
  • Elbina Mamla Saidah Pendidikan Agama Islam, STAI Hubbulwathan Duri, Indonesia
  • Hery Kiswanto Pendidikan Agama Islam, STAI Hubbulwathan Duri, Indonesia
  • Bekri Reski Tadris Bahasa Inggris, STAI Hubbulwathan Duri, Indonesia
  • Sartono Aritonang Pengembangan Masyarakat Islam, STAI Hubbulwathan Duri, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2469

Kata Kunci:

Commununity Service, English for Dakwah, Pesantren, Storytelling, Santri

Abstrak

Penguasaan Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting di era abad ke-21, termasuk bagi kalangan santri yang memiliki potensi besar sebagai agen dakwah. Namun, penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks dakwah masih belum banyak dikembangkan di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan santri dalam berdakwah menggunakan Bahasa Inggris melalui metode storytelling. Kegiatan ini perlu dilaksanakan di Pesantren I’tidalussunny karena rendahnya kemampuan santri dalam aktivitas dakwah berbasis Bahasa Inggris, khususnya storytelling. Jegiatan ini juga dilakukan selama empat minggu dengan pendekatan ceramah, workshop, dan aktualisasi yang diikuti oleh santri kelas X (sepuluh). Materi disampaikan dalam bentuk modul English for Dakwah, yang berisi panduan teknik storytelling Islami. Evaluasi dilakukan melalui lomba storytelling antar santri sebagai bentuk pengukuran pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan santri dalam menyusun dan menyampaikan cerita dakwah dalam Bahasa Inggris dengan baik dan kreatif. Kegiatan ini juga menghasilkan modul ajar dan membentuk cikal bakal komunitas “Young English Da’i” sebagai wadah pengembangan berkelanjutan. Setelah mengikuti kegiatan ini setiap santri bisa mempersiapkan diri secara maksimal dengan menonjolkan keunikan dan nilai tambah (added value) yang tidak hanya fokus pada pembelajaran agama dan sosial semata, namun kemampuan yang berguna dalam persaingan global.

Referensi

Asrul, N., & Rahmawati, R. (2022). Pelatihan Membaca Bahasa Inggris dengan Metode Storytelling Bagi Siswa Kelas 4 SD Muhammadiyah 1 Medan. Journal of Human and Education (JAHE), 2(1), 43–49.

Erdianti, M. (2025). Islamic Content-Based English Learning through Storytelling Method in Modern Islamic Boarding School. Jurnal Edukasi Religi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 45–56.

Erdianti, M., & et.al. (2025). The Use of Storytelling Method in Teaching English with Islamic Content (Case Study of Modern Islamic Boarding School). Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 3225–3230.

Kamaliasari, S., & Amrizal, A. (2021). Aktifitas pembelajaran bahasa Inggris di pondok pesantren Nurul Hidayah Bantan dalam meningkatkan speaking performance Santri. Akademika: Jurnal Keagamaan Dan Pendidikan, 17(1), 14–30.

Kumoro, I. (2016). Analisis urgensi metode pembelajaran bercerita bagi perkembangan empati anak di tk dharma wanita kendal tahun ajaran 2015/2016. Prosiding Ilmu Pendidikan, 1(2).

Madyawati, L. (2016). Strategi pengembangan bahasa pada anak. Kencana.

Mardasari, O. R., Susilowati, N. E., Luciandika, A., Minerva, P., & Yanhua, Z. (2022). New Designed Technology-Based Textbook of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA). Journal of Higher Education Theory and Practice, 22(8), 105–113. https://doi.org/10.33423/jhetp.v22i8.5326

Nur’Aini, I., Dyah Tri Utami, P., & Naima, L. N. (2022). Pelatihan Berbicara Bahasa Inggris bagi Santri di Pakisaji, Kab. Malang. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4 SE-Articles), 445–454. https://doi.org/10.55983/empjcs.v1i4.177

Nurhayati, I., Pramono, K. S. E., & Farida, A. (2024). Keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication And Collaboration) dalam Pembelajaran IPS untuk Menjawab Tantangan Abad 21. Jurnal Basicedu, 8(1), 36–43.

Podungge, M. (2020). Penerapan Disiplin Dan Dampaknya Terhadap Pengembangan Diri Santri Di Pesantren Hubulo. Journal EVALUASI, 4(1), 88. https://doi.org/10.32478/evaluasi.v4i1.358

Raharjo, I., Rasiman, & Untari, M. F. A. (2021). Faktor Kesulitan Belajar Matematika Ditinjau dari Peserta Didik. Journal for Lesson and Learning Studies, 4(1), 96–101. https://doi.org/10.23887/jlls.v4i1.27934

Ramadhani, S., & dkk. (2023). Penguatan Kemampuan Bahasa Inggris Santri Melalui Storytelling Berbasis Nilai Pancasila dan Keislaman. Abdi Humaniora, 4(2), 100–108.

Setyarini, S. (2015). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Storytelling: Sebuah Terobosan Dalam Upaya Meningkatkan Output Pembelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian Pendidikan, 15(2).

Swari, U. R. (2022). Using Storytelling To Improve Studentsâ€TM Ability in Speaking. Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review), 9(1), 45–57. https://doi.org/10.53873/culture.v9i1.296

Umar. (2022). English Language Teaching in Pesantren in Indonesia: Development And Challenges. Journal of English Language and Literature, 7(1), 55–64.

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Silvia, D., Mamla Saidah, E., Kiswanto, H., Reski, B., & Aritonang, S. (2026). Penguatan English for Dakwah melalui Storytelling bagi Santri Pesantren I’tidalussunny di Desa Bathin Sobanga Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Riau. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 259–268. https://doi.org/10.54082/jamsi.2469