Peningkatan Kualitas Air Bersih melalui Penerapan Metode Aerasi-Filtrasi pada Sumber Air Masyarakat Kelurahan Wundumbatu Kota Kendari
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2473Kata Kunci:
Aerasi-Filtrasi, Bimbingan Teknis, Kualitas Air Bersih, Penyuluhan KesehatanAbstrak
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan kualitas air bersih di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, di mana sebagian besar sumber air masyarakat seperti sumur gali, sumur bor, dan air PAM masih mengandung besi (Fe) dan kapur yang melebihi ambang batas aman kesehatan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serta menurunkan kualitas hidup masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan program pembuatan dan pemasangan sistem aerasi–filtrasi air yang bertujuan meningkatkan kualitas air agar aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, survei lapangan, pemeriksaan kualitas air, penyuluhan kesehatan, bimbingan teknis, pembuatan alat, pemasangan, dan evaluasi kinerja alat. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya air bersih, yang ditunjukkan oleh tingginya tingkat pemahaman peserta penyuluhan. Implementasi alat aerasi–filtrasi menghasilkan perubahan nyata pada kualitas air, di mana air yang sebelumnya keruh dan berwarna kekuningan menjadi lebih jernih, tidak berbau, dan lebih layak digunakan. Berdasarkan evaluasi visual dan pengujian sederhana, kejernihan air meningkat hingga 90% setelah proses filtrasi. Masyarakat juga mampu merawat dan mengoperasikan alat secara mandiri setelah mengikuti bimbingan teknis. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi aerasi–filtrasi merupakan solusi efektif, murah, dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kualitas air bersih dan kesadaran masyarakat tentang sanitasi, sehingga berkontribusi pada kesehatan lingkungan dan keberlanjutan pengelolaan air di Kelurahan Wundumbatu.
Referensi
Abhishek, S., Garg, S., Dewangan, M., Sahu, A., Xalxo, L., Nanda, P., Tandan, P., Quereishi, M. J., & Sahu, A. K. (2025). Community participation through women’s health collectives promoted by India’s National Urban Health Mission: a realist evaluation in Chhattisgarh state. International Journal for Equity in Health, 24(1), 132. https://doi.org/10.1186/s12939-025-02498-z
Anugrah, M. R., Cherly, D. P., Rahmawati, F., & Maghdalena, A. (2023). Pengabdian Masyarakat Penyaringan Air Menggunakan Alat Sederhana Untuk Meningkatkan Kejernihan Air Di Desa Kedungpeluk, Sidoarjo. Nusantara Community Empowerment Review. 1(1), 1-8. https://doi.org/10.55732/ncer.v1i1.754
Bachri, S., Hilal, A., Pannyiwi, R., Lonik, L., & Ismail, I. (2024). Ketersediaan air bersih dari kontaminasi sanitasi yang buruk dan penularan penyakit di Desa Lainungan, Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 4134-4138 https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2255
Chauhan, S., Parashar, M., & Khandekar, J. (2024). Effect of health education intervention on personal hygiene knowledge, attitudes, and practices among food handlers in a tertiary care hospital in New Delhi. Indian Journal of Community Health, 36(5), 674–681. https://doi.org/10.47203/IJCH.2024.v36i05.008
Choudhury S., Siddiqua T.J., Ahmed S.M.T., Haque M.D.A., Ali M., Farzana F.D., Naz F., Rahman S., Faruque A.S.G.,, Rahman S., Ahmed T. (2022). Iron content of drinking water is associated with anaemia status among children in high groundwater iron areas in Bangladesh. Tropical Medicine International Health, 27(2), 149-157. https://doi.org/10.1111/tmi.13710
Daniel, D., Pande, S., & Rietveld, L. (2021). Socio-Economic and Psychological Determinants for Household Water Treatment Practices in Indigenous–Rural Indonesia. Frontiers in Water, 3, Article 649445. https://doi.org/10.3389/frwa.2021.649445
Daniel, D., Qaimamunazzala, H., Siantoro, A., Sirait, M., Tanaboleng, Y. B., Padmawati, S., et al. (2023). Household drinking water treatment in rural Indonesia: actual practice, determinants, and drinking water quality. Journal of Water, Sanitation and Hygiene for Development, 13(3), 208–217. https://doi.org/10.2166/washdev.2023.215
Ekadiansyah, E., Aldo, M., Al Habib, M. R., & Hassanudin, A. F. (2025). Implementation of Simple Clean Water Filtration Technology for Communities Along the Deli River in Medan. Outline Journal of Community Development, 3(1), 59-67. https://doi.org/10.61730/wfc7b879
Febriyana, N. A., & Masduqi, A. (2020). Aeration - Advanced Filtration (AAF) treatment for reducing iron and chloride in natural groundwater. IPTEK: The Journal for Technology and Science, 31(2), 169-177. http://dx.doi.org/10.12962%2Fj20882033.v31i2.5581
Haerani, & Ruhban, A., & Hidayat, R. (2023). Risk Factors for Biological Contamination of Dug Well Water in Tamangapa Village, Makassar City. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 19(2), 251-258. https://doi.org/10.32382/medkes.v19i2
Hutapea, L. M. N., & Hutapea, D. M. M. (2024). The role of Health Education in improving community competence in Environmental Health Management. Journal of Public Health Indonesian, 1(4), 39–47. https://doi.org/10.62872/yhy06s68
Miarti, A. (2023). Penurunan kadar besi (Fe) dengan sistem aerasi dan filtrasi pada air sumur gali. Journal of Innovation Research and Knowledge (JIRK), 2(10), 1-10. https://doi.org/10.53625/jirk.v2i10.5382
Praja, T. T., Sumekar Rengganis Wardani, D. W., Iryani, D. A., Wahono, E. P., Setiajaya, A., & Zulaicha, A. S. (2024). Evaluation of Community Participation in Community-Based Drinking Water and Sanitation Programs. (Accepted Jan 1, 2024). PDF.
Pramesti, A., Supriadi, A., Zain, M. Z., & Purnaini, R. (2023). Pengolahan air sumur gali berwarna dengan kombinasi sistem aerasi, koagulasi, dan filtrasi. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2), 380-386 . https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.65595
Saily, R., Arshad, M. F., et al. (2023). Edukasi dan pendampingan penjernihan air bawah tanah dengan metode filtrasi. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(4), 1110-1115. http://doi.org/10.30653/jppm.v8i4.633
Sari S.N., Juhanda S.W.R., WJuraiti W., Salydin O.O., Nurwiwin, Yasin A., Tosepu R., Erif L.O.M. (2023). Analisis Kualitas Air Minum dan Risiko Kesehatan Lingkungan Pencemaran Besi (Fe) Sumur Gali di Perumahan Dosen Kecamatan Kambu, Kendari. Jurnal Serambi Engineering, 8(3), 6567 – 6572. 10.32672/jse.v8i3.5900
Shields K. F., Moffa M., Behnke N. L., Kelly E., Klug T., Lee K., Cronk R., & Bartram J. (2021). Community management does not equate to participation: Fostering community participation in rural water supplies. Journal of Water, Sanitation and Hygiene for Development, 11(6), 937–947. https://doi.org/10.2166/washdev.2021.089
Susanti B.N.S., Gafur A., Sumiaty (2025). Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Kandungan Besi Dan Mangan Pada Air Sumur Bor di Desa Polewali. Window of Public Health Journal, 6(5), 827-838. https://doi.org/10.33096/fdzdbm55
Yasmin, R., Ullah, S., Afzaal, A., & Javed, M. (2024). Impacts of Community Participation on Sustainability of Rural Water Supply Systems: A Study from District Lahore, Pakistan. Qlantic Journal of Social Sciences, 5(2), 85-97. https://doi.org//10.55737/qjss.679534402
Yelfira, S. (2022). Reduction of Fe Levels in Groundwater Using Aeration-Filtration Method with Tray Aerator System. ALKIMIA: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan, 5(1), 110-115 https://doi.org/10.19109/alkimia.v5i1.8843
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 La Aba, Muliddin, Nani Yuniar, La Ode Sahiddin, La Ode Andimbara, Irfan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




