Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Produk Olahan Tepung Pisang Janten untuk Penguatan Ekonomi Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo

Penulis

  • Eny Ivan's Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia
  • Novita Novita Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia
  • Wintari Mandala Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia
  • Sri Indaryati Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia
  • Novia Ambarsari Agribisnis, Fakultas Pertanian Perikanan dan Peternakan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2474

Kata Kunci:

Bumdes, Pemberdayaan, Pengolahan Pisang Janten, Penguatan Kelembagaan

Abstrak

Desa Tegal Yoso sebagai desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menghadapi masalah rendahnya nilai tambah produk pertanian local, khususnya pisang janten, serta lemahnya kapasitas manajerial BUMDES dalam mengelola unit usaha secara berkelanjutan. Kondisi ini menghambat peningkatan ekonomi masyarakat yang selaras dengan tujuan konservasi kawasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi dan kelembagaan melalui pengolahan tepung pisang janten serta peningkatan kompetensi BUMDES. Metode yang digunakan berupa pelatihan partisipatif  yang meliputi sosialisasi kebutuhan mitra, pelatihan teknis pengolahan produk, pendampingan manajemen usaha dan fasilitasi penyusunan rencana bisnis berbasis kelompok. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, pada 5 November 2025 yang dihadiri oleh 15 peserta anggota KUBE. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta, ditandai dengan rata-rata nilai N-gain untuk aspek kognitif pada kategori sedang-tinggi, aspek afektif pada kategori rendah-sedang dan aspek psikomotorik pada kategori sedang-tinggi. Peserta juga mampu menghasilkan produk olahan baru berupa cookies berbahan tepung pisang. Dari sisi kelembagaan, terbentuk struktur kerja BUMDES-KUBE yang mendukung kolaborasi usaha. Program ini meningkatkan kesiapan mitra dalam mengelola usaha berbasis potensi lokal dan memberikan fondasi bagi pengembangan rantai nilai yang berkelanjutan di kawasan penyangga TNWK.

Referensi

Amelia, N., Rusliah, N., & Noperta. (2025). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Bentuk Aljabar Menggunakan Aplikasi Liveworksheet. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(1), 266–277.

Atika, Zummatul; Lestari, A. P. (2022). Penambahan Tepung Pisang pada Snack Cookies terhadap Uji Organoleptik dan Kadar Kalium Untuk Ibu Hamil. Jurnal Info Kesehatan, 12(2), 557–563.

Engka, D. M., Kumenaung, A. G., & Sumual, J. I. (2025). PKM Penguatan Ekonomi Desa Melalui BUMDES di Desa Pinasungkulan Kecamatan Tombariri. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 03(03), 104–108.

Fatmasari, D. I., Susanti, E. ., & Yulfitasari, D. (2022). PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN IBU-IBU RUMAH. Jurnal Khidmatuna, 1(2), 1–13.

Guntara, Y. (2020). Normalized gain ukuran keefektifan treatment (Issue March). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.27603.40482

Kaseng, E. S., Suhaeb, F. W., Sadriani, A., Mustarin, A., & Manjawakkang, A. (2023). PKM Pemberdayaan Kewirausahaan Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Berbagai Olahan Pisang Di Pantai Pamboang Majene. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian, 1053(November), 4–7.

Massiri, S. D. (2022). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pada Kawasan Konservasi. SM Publishing.

Muljono, P., & Gani, D. S. (2013). Dampak Program Pemberdayaan Model Desa Konservasi Terhadap Kemandirian Masyarakat: Kasus di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Lampung ( Impact of Empowerment Program on Conservation Village Model toward community Sustainability : Case at Bukit Barisan Selatan National Park , Lampung ). 173–185.

Mulpiadi, Soetoro, Hardiyanto, T. (2015). Halaman | 35. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 2(1), 35–40.

Novita, & Sundari, R. (2025). Peningkatan Nilai Tambah Produk Pangan Olahan Jajanan Pasar Berbahan Lokal. Jurnal Pengabdian Kompetitif, 4(1), 111–119.

Rosalina, Y., Susanti, L., Silsia, D., & Setiawan, R. (2018). Characteristics of Banana Flour from Bengkulu Local Banana Varieties. Industria: Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri, 7(3), 153–160. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2018.007.03.3

Sangian, D. ., Dengo, S., & Pombengi, J. D. (n.d.). Pendekatan Partisipatif Dalam Pembangunan di Desa Tawang Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. 5. file:///C:/Users/USER-PC/Downloads/19754-40041-1-SM.pdf

Sari, R. Y., Pratiwi, M. A., & Wulandari, T. (2024). Pemberdayaan Masyarakat melalui Kolaborasi Pengembangan Wisata Konservasi Berkelanjutan di Desa Pengudang. Jurnal Abdimas PHB, 7(4), 1123–1129.

Satira, U., Novianti, & Khaulah, S. (2023). Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Strategi Learning With Team Quiz Mengggunakan Media E-Modul. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 4(2), 137–145.

Setiowati, A., Frasawi, O., Prawirawati, R., & Sudibyo, D. (2025). Inovasi Pengolahan Keripik Pisang sebagai Usaha Rumahan di Desa Klaru Kabupaten Sorong. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 5(4), 1511–1520.

Siswanto, V., Sutedja, A. M., & Marsono, Y. (2015). Karakteristik cookies dengan variasi terigu dan tepung pisang tanduk pregelatinisasi. Jurnal Teknologi Pangan Dan Gizi, 14(1), 17–21.

Sutikno, M. S. (n.d.). Pembelajaran.

Syahsudarmi, S. (2025). Pendampingan Penguatan Kapasitas Pengurus BUMDES Dalam Pengelolaan Sumberdaya Manusia berbasis Kinerja dan Tanggungjawab. Jurnal Pengabdian Kompetitif, 4(1), 166–172.

Wulandari, S., & Purnomo, D. (2019). Pengembangan Produk Pangan Lokal untuk Mendukung Kemandirian Pangan. Jurnal Pangan Dan Gizi, 15(2), 77–89.

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Ivan’s, E., Novita, N., Mandala, W., Indaryati, S., & Ambarsari, N. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Produk Olahan Tepung Pisang Janten untuk Penguatan Ekonomi Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo . Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 291–300. https://doi.org/10.54082/jamsi.2474