Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Pirolisis Berbasis Internet of Things untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah Plastik di Kelurahan Mulyaharja, Bogor

Penulis

  • Lathifunnisa Fathonah Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Inna Novianty Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Gema Parasti Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Dodik Ariyanto Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Faldiena Marcelita Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Ridwan Siskandar Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Bayu Widodo Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Irmansyah Irmansyah Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Liora Taya Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia
  • Laila Nur Azizah Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2496

Kata Kunci:

Internet of Things (IoT), Pengabdian Kepada Masyarakat, Pirolisis, Sampah Plastik

Abstrak

Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, menghadapi permasalahan tingginya volume sampah plastik rumah tangga yang belum terkelola dengan baik. Sebagian sampah dibakar atau dibuang ke lingkungan sekitar, sehingga menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan masyarakat. Program pengabdian ini menerapkan teknologi pirolisis berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengonversi sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif melalui pendekatan participatory community-based implementation. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan alat, pelatihan, serta pendampingan operasional bagi warga Kelurahan Mulyaharja. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa prototipe pirolisis berbasis IoT berhasil beroperasi stabil pada skala komunitas. Sebanyak lebih dari 70% warga peserta mampu mengoperasikan alat secara mandiri sesuai prosedur keselamatan kerja. Hasil survei menunjukkan 76% warga sangat peduli terhadap lingkungan, dan 86% menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat nyata. Selain itu, terjadi penurunan praktik pembakaran dan pembuangan sampah ke sungai, serta mulai terbentuk kelompok pengelola alat berbasis masyarakat. Produk minyak hasil pirolisis telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk peralatan sederhana. Program ini memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah, mendukung keberlanjutan teknologi berbasis komunitas, serta mendorong koordinasi antara warga, pengurus RW, dan kelurahan.

Referensi

Aguado, J., & Serrano, D. P. (Eds.). (2021). Feedstock recycling of plastic wastes. Springer.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor. (2024). Laporan tahunan pengelolaan sampah Kota Bogor. DLH Kota Bogor. https://dlh.kotabogor.go.id/portal/79/60

Faisal, F., Rasul, M. G., Jahirul, M. I., & Schaller, D. (2023). Pyrolytic conversion of waste plastics to energy products: A review on yields, properties, and production costs. Science of the Total Environment, 861, 160721. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2022.160721

Gabriel, B. T., Gómez, A. T., & Mejía, A. (2022). Open-source IoT-based collection bin applied to local plastic waste management. HardwareX, 11, e00389. https://doi.org/10.1016/j.ohx.2022.e00389

Hidayat, M. R., Lestari, S., & Amalia, N. (2020). Tingkat kesadaran masyarakat terhadap dampak sampah plastik di kawasan permukiman perkotaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(1), 45–53.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). KLHK. https://sipsn.kemenlh.go.id/sipsn/

Putri, R. E., & Sari, N. W. (2020). Participatory approach in community empowerment programs: A case study. International Journal of Community Development, 8(1), 45–55.

Sanjaya, R., Pratama, H. R., & Nurhadi, D. (2022). Sistem Internet of Things untuk pemantauan proses pirolisis plastik skala kecil. Jurnal Teknologi Berkelanjutan, 5(1), 22–30.

Sari, G. P., Prasetya, H., & Wicaksono, A. (2019). Penerapan teknologi pirolisis sederhana untuk pengolahan sampah plastik di tingkat rumah tangga. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia, 4(1), 55–60.

Setiawan, H., & Nasution, A. P. (2021). Dampak pembakaran sampah plastik terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan, 12(2), 95–103.

United Nations Environment Programme. (2022). Global plastic waste management outlook. UNEP. https://wedocs.unep.org/items/36e16872-2f02-4447-a3c1-c939bf50ea92

World Bank. (2020). Community-based solid waste management in developing countries. World Bank Publications. https://www.worldbank.org/en/topic/urbandevelopment/brief/solid-waste-management

Yandri, P., Budi, S., & Putri, I. A. P. (2023). Waste sadaqah: A new community-based waste-management practice in Java, Indonesia.

Sustainability: Science, Practice and Policy, 19(1).

https://doi.org/10.1080/15487733.2023.2212510

Yuliani, A., & Prasetyo, R. (2021). Faktor sosial budaya dalam perilaku pemilahan sampah rumah tangga. Jurnal Sosioteknologi Lingkungan, 9(2), 89–98.

Zaman, A. U. (2019). A comprehensive review of the development of zero waste management: Lessons learned and guidelines. Journal of Cleaner Production, 91, 12–29. doi:10.1016/j.jclepro.2014.12.013

Zhou, H., Meng, A., Long, Y., Li, Q., & Zhang, Y. (2020). Classification and distribution of plastic waste in urban environments. Waste Management, 102, 112–120.

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Fathonah, L., Novianty, I., Parasti, G., Ariyanto, D., Marcelita, F., Siskandar, R., Widodo, B. ., Irmansyah, I., Taya, L., & Nur Azizah, L. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Pirolisis Berbasis Internet of Things untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah Plastik di Kelurahan Mulyaharja, Bogor. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 249–258. https://doi.org/10.54082/jamsi.2496