Pengenalan Tanda Awal Henti Jantung dan Tindakan CPR di Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2539Kata Kunci:
Cardiopulmonary Resuscitation, Henti Jantung, Kegawatdaruratan Jantung, Pemberdayaan Masyarakat, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstrak
Henti jantung mendadak merupakan permasalahan kesehatan masyarakat dengan tingkat mortalitas tinggi dan sebagian besar kejadiannya terjadi di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini menuntut respon cepat dan tepat dari masyarakat awam sebagai penolong pertama sebelum bantuan medis tiba. Namun, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta keterbatasan keterampilan melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) masih menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta melakukan tindakan CPR secara benar dan aman. Metode pengabdian meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi terarah, serta pelatihan praktik CPR menggunakan media audio visual dan manekin. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda awal henti jantung serta peningkatan kemampuan dalam melakukan tindakan CPR sesuai standar prosedur. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan CPR berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem respon kegawatdaruratan jantung di tingkat komunitas dan berpotensi menurunkan angka kematian akibat henti jantung secara berkelanjutan nasional.
Referensi
American Heart Association. (2020). 2020 American Heart Association guidelines for cardiopulmonary resuscitation and emergency cardiovascular care. Circulation, 142(16_suppl_2), S337–S357. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000916
Evie, S. (2023). Poltekita : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 4, 1018–1028. https://doi.org/10.33860/pjpm.v4i4.2266
Handayani F, W. R. (2021). Efektivitas Edukasi CPR berbasis Simulasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja.
Hawkes, C. A., Staniszewska, S., Vlaev, I., Perkins, G. D., Howe, D., Khalifa, E., Mustafa, Y., Parsons, N., & Lin, Y. (2023). Facilitating cardiopulmonary resuscitation training in high-risk areas of England : A study protocol. Resuscitation Plus, 15(May), 100407. https://doi.org/10.1016/j.resplu.2023.100407
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Petunjuk teknis pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) bagi masyarakat. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pelayanan kegawatdaruratan pra fasilitas pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mahfudhoh, F.; Suryani, D.; Amalia, M. (2020). Pelatihan bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam penanganan henti jantung mendadak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 123–131. https://doi.org/10.7454/jki.v23i2.987
Nasution, R. A.; Putri, R. M.; Lestari, D. (2022). Pengaruh pelatihan CPR terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi henti jantung mendadak. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5(1), 45–52.
Perkins, G. D.; Graesner, J. T.; Semeraro, F.; Olasveengen, T.; Soar, J.; Lott, C.; Van de Voorde, P.; Madar, J.; Zideman, D.; Mentzelopoulos, S.; Bossaert, L.; Nolan, J. P. (2021). European Resuscitation Council guidelines 2021: Executive summary. Resuscitation, 161, 1–60.
https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2021.02.003
Sari, D. P.; Hidayat, A. (2024). Efektivitas pelatihan CPR berbasis komunitas terhadap peningkatan keterampilan first responder awam. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(1), 12–20.
Smith, C. M.; Lim Choi Keung, S. N.; Khan, M. O.; Arvanitis, T. N.; Fothergill, R. (2020). Barriers and facilitators to public access defibrillation in out-of-hospital cardiac arrest. Resuscitation, 155, 9–15.
Wissenberg, M.; Lippert, F. K.; Folke, F.; Weeke, P.; Hansen, C. M.; Christensen, E. F.; Jans, H.; Hansen, P. A.; Lang-Jensen, T.; Olesen, J. B.; Lindhardsen, J.; Nielsen, S. L.; Gislason, G. H.; Torp-Pedersen, C. (2020). Association of national initiatives to improve cardiac arrest management with rates of bystander intervention and patient survival. JAMA, 324(14), 1424–1436.
https://doi.org/10.1001/jama.2020.20319
World Health Organization. (2022). Cardiac arrest: Improving survival through community response. WHO Press.
World Health Organization. (2023). Emergency care systems for universal health coverage: Progress and priorities. WHO Press.
Yeung, J., Matsuyama, T., Bray, J., Reynolds, J., & Perkins, G. D. (2020). Does early CPR improve outcomes from out-of-hospital cardiac arrest. Resuscitation, 158, 22–28. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2020.10.001
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Asrianto Asrianto, Haerul Haerul, Khumaidi Arief, Karmila Sukri, Muhammad Arif Mansur, Sabri Jufri, Harnilawati Kalla, Herman Herman, Arnianti Arnianti, Subaedah Subaedah, Nurlaelah Nurlaelah, Anggerani Anggerani, Muhammad Agus Jabir, Fitriani Fitriani, Nursyahfitri Nursyahfitri, Syauqiyah Syauqiyah, Putra Putra, Dwi Selsadila

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




