Pengenalan Tanda Awal Henti Jantung dan Tindakan CPR di Masyarakat

Penulis

  • Asrianto Asrianto Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Haerul Haerul Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Khumaidi Arief Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Karmila Sukri Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Muhammad Arif Mansur Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Sabri Jufri Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Harnilawati Kalla Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Herman Herman Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Arnianti Arnianti Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Subaedah Subaedah Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Nurlaelah Nurlaelah Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Anggerani Anggerani Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Muhammad Agus Jabir Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Fitriani Fitriani Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Nursyahfitri Nursyahfitri Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Syauqiyah Syauqiyah Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Putra Putra Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia
  • Dwi Selsadila Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas S1 Keperawatan, STikes Yapika Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2539

Kata Kunci:

Cardiopulmonary Resuscitation, Henti Jantung, Kegawatdaruratan Jantung, Pemberdayaan Masyarakat, Pengabdian Kepada Masyarakat

Abstrak

Henti jantung mendadak merupakan permasalahan kesehatan masyarakat dengan tingkat mortalitas tinggi dan sebagian besar kejadiannya terjadi di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini menuntut respon cepat dan tepat dari masyarakat awam sebagai penolong pertama sebelum bantuan medis tiba. Namun, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta keterbatasan keterampilan melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) masih menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta melakukan tindakan CPR secara benar dan aman. Metode pengabdian meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi terarah, serta pelatihan praktik CPR menggunakan media audio visual dan manekin. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda awal henti jantung serta peningkatan kemampuan dalam melakukan tindakan CPR sesuai standar prosedur. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan CPR berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem respon kegawatdaruratan jantung di tingkat komunitas dan berpotensi menurunkan angka kematian akibat henti jantung secara berkelanjutan nasional.

Referensi

American Heart Association. (2020). 2020 American Heart Association guidelines for cardiopulmonary resuscitation and emergency cardiovascular care. Circulation, 142(16_suppl_2), S337–S357. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000916

Evie, S. (2023). Poltekita : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 4, 1018–1028. https://doi.org/10.33860/pjpm.v4i4.2266

Handayani F, W. R. (2021). Efektivitas Edukasi CPR berbasis Simulasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja.

Hawkes, C. A., Staniszewska, S., Vlaev, I., Perkins, G. D., Howe, D., Khalifa, E., Mustafa, Y., Parsons, N., & Lin, Y. (2023). Facilitating cardiopulmonary resuscitation training in high-risk areas of England : A study protocol. Resuscitation Plus, 15(May), 100407. https://doi.org/10.1016/j.resplu.2023.100407

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Petunjuk teknis pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) bagi masyarakat. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pelayanan kegawatdaruratan pra fasilitas pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mahfudhoh, F.; Suryani, D.; Amalia, M. (2020). Pelatihan bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam penanganan henti jantung mendadak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 123–131. https://doi.org/10.7454/jki.v23i2.987

Nasution, R. A.; Putri, R. M.; Lestari, D. (2022). Pengaruh pelatihan CPR terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi henti jantung mendadak. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5(1), 45–52.

Perkins, G. D.; Graesner, J. T.; Semeraro, F.; Olasveengen, T.; Soar, J.; Lott, C.; Van de Voorde, P.; Madar, J.; Zideman, D.; Mentzelopoulos, S.; Bossaert, L.; Nolan, J. P. (2021). European Resuscitation Council guidelines 2021: Executive summary. Resuscitation, 161, 1–60.

https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2021.02.003

Sari, D. P.; Hidayat, A. (2024). Efektivitas pelatihan CPR berbasis komunitas terhadap peningkatan keterampilan first responder awam. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(1), 12–20.

Smith, C. M.; Lim Choi Keung, S. N.; Khan, M. O.; Arvanitis, T. N.; Fothergill, R. (2020). Barriers and facilitators to public access defibrillation in out-of-hospital cardiac arrest. Resuscitation, 155, 9–15.

Wissenberg, M.; Lippert, F. K.; Folke, F.; Weeke, P.; Hansen, C. M.; Christensen, E. F.; Jans, H.; Hansen, P. A.; Lang-Jensen, T.; Olesen, J. B.; Lindhardsen, J.; Nielsen, S. L.; Gislason, G. H.; Torp-Pedersen, C. (2020). Association of national initiatives to improve cardiac arrest management with rates of bystander intervention and patient survival. JAMA, 324(14), 1424–1436.

https://doi.org/10.1001/jama.2020.20319

World Health Organization. (2022). Cardiac arrest: Improving survival through community response. WHO Press.

World Health Organization. (2023). Emergency care systems for universal health coverage: Progress and priorities. WHO Press.

Yeung, J., Matsuyama, T., Bray, J., Reynolds, J., & Perkins, G. D. (2020). Does early CPR improve outcomes from out-of-hospital cardiac arrest. Resuscitation, 158, 22–28. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2020.10.001

Diterbitkan

31-01-2026

Cara Mengutip

Asrianto, A., Haerul, H., Arief, K., Sukri, K., Mansur, M. A., Jufri, S., Kalla, H., Herman, H., Arnianti, A., Subaedah, S., Nurlaelah, N., Anggerani, A., Jabir, M. A., Fitriani, F., Nursyahfitri, N., Syauqiyah, S., Putra, P., & Selsadila, D. (2026). Pengenalan Tanda Awal Henti Jantung dan Tindakan CPR di Masyarakat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(1), 895–906. https://doi.org/10.54082/jamsi.2539