Pemberdayaan dan Pelatihan Kader Posyandu Lansia dalam Pencegahan Hipertensi di Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung, Propinsi Bali

Penulis

  • Agus Sri Lestari Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia
  • Komang Ayu Henny Achjar Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia
  • Ketut Sudintara Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2560

Kata Kunci:

Hipertensi, Kader Posyandu, Lansi, Pemberdayaan

Abstrak

Peningkatan jumlah lansia di Indonesia yang mencapai 11,75% pada tahun 2023 menimbulkan tantangan bagi layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan hipertensi sebagai penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan kapasitas kader posyandu lansia sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader melalui edukasi, pelatihan pengukuran tekanan darah, dan pendampingan lapangan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, praktik langsung penggunaan sphygmomanometer digital, serta supervisi berkelanjutan kepada 25 kader posyandu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dari 65 menjadi 88, dengan proporsi kategori sangat baik naik dari 8% menjadi 76%. Pada aspek keterampilan, kemampuan melakukan pengukuran tekanan darah sesuai standar meningkat dari 20% menjadi 100% setelah intervensi. Program ini berdampak pada penguatan kualitas layanan kesehatan primer dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/ Sustainable Development Goals 3 (SDG 3) tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan.

Referensi

Ariyanti, R., Preharsini, I. A., & Sipolio, B. V. (2020). Edukasi kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi pada lansia. Jurnal Tomaega, 3(2), 74–82. https://doi.org/10.35914/tomaega.v3i2.369

Boustani, M. M., Frazier, S. L., Marin, D., & Bashoura, D. (2025). A qualitative review of community health workers’ training, supervision, and service delivery needs. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 52(4), 1061–1075. https://doi.org/10.1007/s10488-025-01439-w

Insana, D., & Swastikawara, S. (2021). Power kader posyandu dalam membangun health literacy masyarakat. Tuturlogi: Journal of Southeast Asian Communication, 2(3), 207–218. https://doi.org/10.21776/ub.tuturlogi.2021.002.03.4

Kustriyani, M., Supriyanti, E., Aini, D. N., Mariyati, M., & Arifianto, A. (2024). Optimalisasi peran kader posyandu dalam deteksi hipertensi, upaya promotif dan preventif hipertensi. Medani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 11–15. https://doi.org/10.59086/jpm.v3i1.492

Nastiti, A. D., Kusuma, E., & Puspitasari, R. A. H. (2022). Pemberdayaan kader posyandu lansia dalam upaya pencegahan hipertensi dan komplikasinya. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 33–40. https://doi.org/10.33024/jkpm.v1i1.5280

Nurmalisyah, F. F., Siswati, & Anjar Sari, D. S. (2023). Pemberdayaan peran kader untuk menurunkan kecemasan lansia penderita hipertensi (Empowering the role of cadres to reduce the anxiety of elderly people suffering from hypertension). Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing, 9(3), 677–683. https://doi.org/10.33023/jikep.v9i5.1795

Purwanta, P., Sadewa, D. M. A., Sahrinanda, D., Rizky, I., Muthoharoh, I. M., & Yunistyaningrum, V. (2023). Enabling the grass root: Health cadres empowerment program in efforts to prevent and manage hypertension in the Tanjung Sub-Village community. Indonesian Journal of Community Engagement, 9(3), 181–187. https://doi.org/10.22146/jpkm.86250

Rahayu, I., & Irawan, S. (2021). Deteksi dini penyakit tidak menular pada lansia: Tantangan pelayanan kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Indonesia, 3(1), 91–96. https://doi.org/10.37287/jpm.v3i1.449

Ramadhan, A. P., Wulandari, G., Sutandi, D., Winengsih, W., Nurhayati, E., & Salma, T. (2024). Prevention and control of non-communicable diseases hypertension with community empowerment in Bumiwangi Village in 2024. Inaba of Community Services Journal, 4(1), 427. https://doi.org/10.56956/inacos.v4i1.427

Rauf, S., & Malawat, R. (2022). Strengthening integrated health center service for the elderly through cadre training and mentoring. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 456–462. https://doi.org/10.33860/pjpm.v3i3.998

Riskiyah, & Rachmawati, E. (2021). Pencegahan penyakit hipertensi melalui penyuluhan kesehatan dan pelatihan pengukuran tekanan darah pada kader PKK. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 312–319. https://doi.org/10.31960/caradde.v4i2.1051

Romadhon, Y. A., Sintowati, R., Lestari, N., & Kurniati, Y. P. (2023). Peningkatan kapabilitas kader posyandu lanjut usia dalam skrining hipertensi di tingkat masyarakat. JPM Medika, 3(1), 45–52. https://doi.org/10.23917/jpmmedika.v3i1.1050

Wahyuni, E. S., Prasetyaningsih, R. H., & Arifiati, R. F. (2025). Pemberdayaan kader dalam pemantauan kejadian hipertensi pada lansia di masyarakat. Jurnal Empathy, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.37341/jurnalempathy.v5i2.264

Widodo, G. G., Setyoningrum, U., Wibowo, A., Wulandari, A. P., & Yevy, R. (2025). Pendampingan pencegahan hipertensi pada kader posyandu dengan optimalisasi deteksi dini risiko berbasis digital. Indonesian Journal of Community Empowerment, 7(2), 4699. https://doi.org/10.35473/ijce.v7i2.4699

Zaenal, Z., Jukarnain, J., & Ibrahim, S. A. (2025). Penyuluhan pencegahan hipertensi melalui deteksi dini tekanan darah di posyandu lansia. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 864–872. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i4.820

Diterbitkan

13-03-2026

Cara Mengutip

Lestari, A. S. ., Komang Ayu Henny Achjar, & Ketut Sudintara. (2026). Pemberdayaan dan Pelatihan Kader Posyandu Lansia dalam Pencegahan Hipertensi di Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung, Propinsi Bali. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(2), 1099–1108. https://doi.org/10.54082/jamsi.2560