Edukasi dan Penerapan Intervensi Relaksasi Nafas Dalam dan Fisioterapi Dada terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga dan Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK di Ruang IGD RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2576Kata Kunci:
Fisioterapi Dada, PPOK, Relaksasi Napas DalamAbstrak
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan gangguan pernapasan kronik dimana Kondisi ini menyebabkan penurunan saturasi oksigen dan menimbulkan gejala seperti sesak napas dan batuk berdahak. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat membantu meningkatkan saturasi oksigen adalah teknik relaksasi napas dalam dan fisioterapi dada. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan menerapkan intervensi relaksasi napas dalam dan fisioterapi dada terhadap peningkatan pengetahuan dan saturasi oksigen pada pasien PPOK di ruang IGD RSUD Menggala. Desain kegiatan yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat (PkM) dengan pendekatan edukasi kesehatan dan pendampingan keluarga. Sasaran kegiatan terdiri dari 10 pasien dengan diagnosis medis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan 10 anggota keluarga pendamping yang mengalami atau merawat pasien dengan keluhan sesak napas dan penurunan saturasi oksigen. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama tiga hari, dengan durasi 15–20 menit setiap sesi, meliputi pemberian edukasi, demonstrasi, dan pendampingan langsung kepada pasien dan keluarga mengenai teknik relaksasi napas dalam dan fisioterapi dada sebagai upaya meningkatkan fungsi pernapasan dan bersihan jalan napas. Keluarga dilibatkan secara aktif sebagai caregiver dalam membantu dan mendampingi pasien melakukan teknik tersebut secara mandiri di rumah. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga serta pasien dalam menerapkan teknik relaksasi napas dalam dan fisioterapi dada. Selain itu, ditemukan perbaikan kondisi pernapasan pada pasien PPOK, yang ditandai dengan penurunan keluhan sesak napas dan batuk berdahak serta peningkatan saturasi oksigen. Rata-rata saturasi oksigen pasien mengalami peningkatan setelah intervensi edukasi dan pendampingan dilakukan.
Referensi
Agustina, I. I., & Haryanti, D. Y. (2023). Asuhan Keperawatan Pasien yang Mengalami Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dengan Pola Nafas Tidak Efektif di Ruang Melati RSD Balung Jember. Health & Medical Sciences, 1(2), 1–7. https://doi.org/10.47134/phms.v1i2.35
Anjani, N., Putro, K., & Yuliadarwati, N. M. (2023). EDUKASI DAN PEMBERIAN TERAPI LATIHAN PADA PASIEN PPOK UNTUK MENGURANGI SESAK NAPAS DI RSUD DUNGUS. Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 6(2), 191–197.
Astriani, N. M. D. Y., Ariana, P. A., Dewi, P. I. S., Heri, M., & Sundayana, I. M. (2021). Pendampingan Pelatihan Clapping dan Vibrasi bagi Perawat untuk Meningkatkan Saturasi Pasien PPOK. VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(2), 18. https://doi.org/10.35799/vivabio.3.2.2021.34534
Budianti, T. (2025). Chronic Obstructive Pulmonary Disease: an Overview. Jurnal Biologi Tropis, 25(4), 5075–5084. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i4.10292
Budiman, B., & Garnewi, S. (2021). Research Paper: Effects of Diaphragmatic Breathing Exercise on the Degree of Breathlessness in Patients With Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Iranian Rehabilitation Journal, 19(1), 69–74. https://doi.org/10.32598/irj.19.1.1094.1
Dinkes Prov. Lampung. (2024). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., Mi, 5–24.
Handayani, A., & Purba, W. S. (2022). Edukasi dan Pelatihan tentang Inspiratory Muscle Training pada Penderita PPOK. Madaniya, 3(3), 573–578. https://doi.org/10.53696/27214834.251
Handoko, D. (2016). Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penentuan Penerima Beasiswa Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW). In Program Studi Teknik Informatika (Vol. 5, Issue 2). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Hirai, K., Minato, S., Kaneko, S., Yanai, K., Ishii, H., Kitano, T., Shindo, M., Miyazawa, H., Ito, K., Ueda, Y., Kaku, Y., Hoshino, T., Watano, T., Fujino, S., Ookawara, S., Omoto, K., & Morishita, Y. (2019). Approximation of bicarbonate concentration using serum total carbon dioxide concentration in patients with non-dialysis chronic kidney disease. Kidney Research and Clinical Practice, 38(3), 326–335. https://doi.org/10.23876/j.krcp.19.027
Kurniati. (2018). Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana Sheehy Edisi Indonesia 1.
Lippi, G., & Henry, B. M. (2020). Chronic obstructive pulmonary disease is associated with severe coronavirus disease 2019 (COVID-19): COPD and COVID-19. Respiratory Medicine, 167(March), 105941. https://doi.org/10.1016/j.rmed.2020.105941
Manulu. (2024). SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1275--1289.
Notoatmodjo. (2020). Buku Pengetahuan dan Tingkatan Pengetahuan. Penelitian Ilmiah, 53(9), 5–7.
Potter, & Perry’s. (2021). Fundamental of Nursing (Suresh K. Sharma (ed.); 10th ed., Vol. 10).
Prilya, S. O., & Haryanti, D. Y. (2023). Asuhan Keperawatan pada Klien yang Mengalami Tuberkulosis Paru dengan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas di Ruang Bougenvil RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Health & Medical Sciences, 1(3). https://doi.org/10.47134/phms.v1i3.46
Putra, A. D. (2024). Edukasi Teknik Relaksasi Nafas Dalam Untuk Meningkatan Nilai Saturasi Oksigen Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Jurnal Abdi Mahosada, 2(1), 64–69. https://doi.org/10.54107/abdimahosada.v2i1.373
Rachma Kailasari. (2022). Pengaruh Fisioterapi Dada Dan Batuk Efektif Terhadap Pasien Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Dengan Pengakit Paru Obstruktif Kronos (PPOK). Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(November), 1377–1386.
Ramadhani, S., Purwono, J., Utami, I. T., Keperawatan, A., Wacana, D., Kunci, K., & Nafas, S. (2022). PENERAPAN PURSED LIP BREATHING TERHADAP PENURUNAN SESAK NAPAS PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) DI RUANG PARU RSUD JEND. AHMAD YANI KOTA METRO. 2, 276–284.
RISKESDAS. (2018). Profil kesehatan indonesia Tahun 2018. Kemenkes RI.
Surya Darma, P., & Ayubbana, S. (2024). Application of Chest Physiotherapy and Cough on Oxygen Saturation in COPD Patients in the Lung Room Hospital Jend. Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 4(2).
Suzanne C. Smeltzer, B. G. B. (2013). B. A. K. M. B. V. 2-B. dan S. E. (2020). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah.
WHO. (2024). Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). In World Health Organization. https://www-who-int.translate.goog/news-room/fact-sheets/detail/chronic-obstructive-pulmonary-disease-(copd)?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eliyana Eliyana, Sulistia Nur, Sugiarto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




