Peningkatan Kesadaran dan Praktik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kavling Mitra Keluarga, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Penulis

  • Siti Alpiah Rekayasa Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Indonesia
  • Christian Dwi Putra Widjaya Rekayasa Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Indonesia
  • Rezayanti Novia Putrika Dewi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Indonesia
  • Arif Rahman Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Indonesia
  • Rosdiana Trialita Rekayasa Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Indonesia
  • I Gusti Agung Ayu Desy Wulandari Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Indonesia
  • Adhista Triasa Renggananta Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Esa Unggul, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2604

Kata Kunci:

Lingkungan, Pengabdian Masyarakat, Pengelolaan Sampah, TPS

Abstrak

Permasalahan sampah di Pasar Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, ditandai oleh keterbatasan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan rendahnya kesadaran masyarakat, sehingga menimbulkan penumpukan sampah, pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta risiko gangguan kesehatan dan banjir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengkaji kondisi TPS dan dampaknya terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan descriptive research melalui kegiatan edukasi, sosialisasi, kerja bakti, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 44 responden di Kavling Mitra Keluarga. Hasil menunjukkan bahwa 54% responden menilai penanganan sampah oleh pemerintah masih kurang optimal, sementara 74% telah berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti. Sebanyak 94% responden menyatakan pengelolaan sampah yang buruk berdampak signifikan terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Tingkat kerja sama warga dalam pengelolaan sampah mencapai 88%, meskipun masih terdapat 12% yang kurang berpartisipasi. Penumpukan sampah juga berkontribusi terhadap peningkatan volume air dan risiko banjir sebesar 72%. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas TPS, penguatan edukasi pemilahan sampah, serta kajian lanjutan mengenai dampak jangka panjang pengelolaan sampah terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Referensi

Arini, R. E., Wahyudi, E., & Bunyamin, I. A. (2024). Mengukur dampak penelitian pengelolaan sampah plastik terhadap praktik lingkungan yang berkelanjutan: Analisis bibliometrik. Jurnal Multidisiplin West Science, 3(5), 567–575.

Arini, R. E., Wahyudi, E., & Bunyamin, I. A. (2024). Mengukur dampak penelitian pengelolaan sampah plastik terhadap praktik lingkungan yang berkelanjutan: Analisis bibliometrik. Jurnal Multidisiplin West Science, 3(5), 567–575.

Aromi, Z., Putri, O. A., & Rahayu, R. (2024). Pengelolaan sampah plastik di kota-kota Indonesia: Tantangan lokal dan pendekatan partisipatif untuk solusi berkelanjutan bagi masyarakat. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 5(2), 251–255. https://doi.org/10.55448/5f7d0846

Dalilah, E. A. (2021). Dampak sampah plastik terhadap kesehatan dan lingkungan. UNM Environmental Journals, 1, 33–38.

Fitriani, A., & Setiawan, H. (2022). Analisis dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 45–52.

Hilsia, A. O., Naswir, M., & Harmes. (2024). Analisis faktor-faktor strategis yang mempengaruhi pengelolahan sampah di Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(3), 2394–2402. https://doi.org/10.33087/jiubj.v24i3.5510

Maskun, M., Assidiq, H., Bachril, S. N., & Al Mukarramah, N. H. (2022). Tinjauan normatif penerapan prinsip tanggung jawab produsen dalam pengaturan tata kelola sampah plastik di Indonesia. Bina Hukum Lingkungan, 6(2), 184–200. https://doi.org/10.24970/bhl.v6i2.239

Putra, M. N. A., Zahrani, N. A., Zahra, T. A., Bella, B. C., Hariyadi, A. G., Fadhila, D. S., ... & Firmansyah, P. (2025). Sampah plastik sebagai ancaman terhadap lingkungan. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 2(1), 154–165. https://doi.org/10.62383/aktivisme.v2i1.725

Rafi, P., & Perkasa, M. N. (2023). Dampak kerusakan terhadap lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik berdasarkan tinjauan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(7). https://jmi.rivierapublishing.id/index.php/rp

Rahim, M. (2020). Strategi pengolahan sampah berkelanjutan. Jurnal Sipilsains, 10(1), 151–156. http://ithh.journal.ipb.ac.id/index.php/p2wd/article/view/22930.

Rahmah, S. P., Koestoer, R. H. L., & Yusuf, R. (2024). Penerapan reduce, reuse, recycle (3R) dan manajemen pengelolaan sampah perkotaan: A systematic literature review. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L), 5(2), 189–198. http://jk3l.fkm.unand.ac.id/index.php/jk3l/index

Sari, I. K., & Sudarti. (2022). Analisis berbagai metode pengolahan sampah sebagai solusi permasalahan sampah di Kabupaten Lumajang. Jurnal Envi Science, 6(2), 82–95. [tautan mencurigakan telah dihapus]

Winursita, W., & Johan, R. C. (2024). Strategi literasi sampah dalam penanggulangan masa tanggap darurat sampah. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 249–256. https://doi.org/10.14710/jkli.23.2.249-256

Yusiyaka, R. A., & Yanti, A. D. (2021). Ecobrick: Solusi cerdas dan praktis untuk pengelolaan sampah plastik. Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 5(2), 68. https://doi.org/10.19184/jlc.v5i2.30819.

Zuchriyastono, M. A., & Purnomo, E. P. (2020). Analisis lingkungan lahan tempat pembuangan sampah terpadu terhadap kesehatan masyarakat sekitar (Studi kasus: Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Piyungan). Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup. http://ejournal.sarimutiara.ac.id/index.php/KesehatanMasyarakat

Diterbitkan

26-03-2026

Cara Mengutip

Alpiah, S., Dwi Putra Widjaya, C., Novia Putrika Dewi, R., Rahman, A., Trialita, R., Gusti Agung Ayu Desy Wulandari, I., & Triasa Renggananta, A. (2026). Peningkatan Kesadaran dan Praktik Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kavling Mitra Keluarga, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(2), 1281–1294. https://doi.org/10.54082/jamsi.2604