Integrasi Energi Surya dan Angin (Hybrid) untuk Ketersediaan Air Bersih, Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga dalam Upaya Pencegahan Stunting di Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Penulis

  • Abdul Majid Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Citra Bangsa, Indonesia
  • Andi Agung Wahyu Utama Program studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Citra Bangsa, Indonesia
  • Arman Rifat Lette Program studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Citra Bangsa, Indonesia
  • Sudirman Syam Program studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Sri Kurniati A Program studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Yuliana Tandi Rubak Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Vinsensius Belawa Lemaking Program studi Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Citra Bangsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2617

Kata Kunci:

Angin, Energi, Gizi, Stunting, Surya

Abstrak

Desa Kesetnana, yang terletak di Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan desa yang dengan kejadian stunting yang tinggi dan sulitnya air bersih. Data menunjukkan peningkatan prevalensi stunting yang mengkhawatirkan, dari 191 balita pada tahun 2022 menjadi 203 balita pada tahun 2023. Wilayah ini beriklim kering dengan curah hujan rendah, membuat pasokan pangan pokok sangat bergantung pada hasil panen musiman. Akses terhadap energi listrik yang stabil dan terjangkau juga menjadi hambatan signifikan. Metode pengabdian dilakukan dalam 3 tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mitra sasaran adalah kelompok tani dan ibu PKK (Pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga). Kegiatan utama adalah pemasangan sistem pompa air tenaga surya-angin, pendampingan, serta penyuluhan kepada mitra tentang pertanian dan upaya ketahanan gizi. Waktu pelaksanaan kurang lebih 7 bulan tehitung dari bulan Juni sampai Desember 2025.Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan volume air bersih yang tersedia untuk kebutuhan sehari-hari, dan pertanian, Peningkatan jenis tanaman dan produk olahan, Peningkatan pengetahuan gizi, dan praktik cuci tangan yang menjadi faktor risiko terjadinya stunting dalam keluarga. Perlu adanya kegiatan serupa dengan memanfaatkan teknologi tepat guna serta keterlibatan dan penguatan kolaborasi semua pihak.

Referensi

Adiba, F. N., Akbar, Z. I., Az-zahra, M. B. A., Zahra, N. A., & Radianto, D. O. (2024). Analisis Faktor Penyebab Stunting Pada Balita. Jurnal Sains Student Research, 2(2), 142–147. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i2.1185

Azriani, D., Qinthara, N. S., Yulita, I. N., Agustian, D., & Zuhairini, Y. (2024). Risk factors associated with stunting incidence in under five children in Southeast Asia : a scoping review. Journal of Health, Population and Nutrition, 43(174), 1–13. https://doi.org/10.1186/s41043-024-00656-7

Bahua, M. I., Musa, N., & Irsan, L. M. (2021). Pengelolaan rumah pangan lestari dalam pencegahan stunting pada rumah tangga petani. Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 143–149. https://doi.org/10.31970/abditani.v7i2.372

BKKBN NTT. (2024). Laporan kasus stunting dan keluarga beresiko stunting di NTT.

Garcia, I. L., Fernald, L. C. H., Aboud, F. E., Otieno, R., Alu, E., & Luoto, J. E. (2022). Father involvement and early child development in a low-resource setting. Social Science & Medicine, 302(114933), 1–9. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2022.114933

Goso, G., Asmawati, A., & Cipta, A. W. (2022). Community movement for stunting risk awareness and education of active smokers in Peta Village, Palopo City. Community Empowerment, 7(7), 1200–1208. https://doi.org/10.31603/ce.7132

Irdawati, I., Arifah, S., Muhlisin, A., Kusumawati, Y., Siti Zulaekah, A., Nugrahwati, E., Putri, N. F., & Syaiful, A. A. (2024). Efforts of Increase Cadre Capacity about Stunting Prevention. MethodsX, 13(February), 1–6. https://doi.org/10.1016/j.mex.2024.102720

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei status Gizi Indonesia (SSGI).

Lee, C., Lakhanpaul, M., Stern, B. M., & Sarkar, K. (2021). Associations between the household environment and stunted child growth in rural India : a cross-sectional analysis. UCL Open: Environment, 3(2), 1–13. https://doi.org/10.14324/111.444/ucloe.000014

Mabhaudhi, T., Nhamo, L., Mpandeli, S., Nhemachena, C., Senzanje, A., Sobratee, N., Chivenge, P. P., Slotow, R., Naidoo, D., Liphadzi, S., & Modi, A. T. (2019). The Water – Energy – Food Nexus as a Tool to Transform Rural Livelihoods and Well-Being in Southern Africa. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(2970), 1–20. https://doi.org/10.3390/ijerph16162970

Martony, O. (2023). stunting di Indonesia: tantangan dan solusi di era modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6930

Nasution, F. A., Multazam, T., Sahputra, I., Syahyoti, D., & Maidika, B. (2025). Analisis Energi Surya-Angin Hibrida untuk Mendukung Sistem Pengeringan Ikan Berbasis Energi Terbarukan. Serambi Engineering, X(4), 15951–15956. https://doi.org/jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1334/960

Nasution, I. S., & Susilawati, S. (2022). Analisis faktor penyebab kejadian stunting pada balita usia 0-59 bulan. FLORONA : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(2), 82–87. https://doi.org/10.55904/florona.v1i2.313

Nugroho, H. (2020). Memperkokoh Keterkaitan Ketahanan Pangan, Energi, dan Air ( Food Energy Water Nexus ) dalam Perencanaan Pembangunan Indonesia. Bappenas Working Papers, 3(2), 238–243. https://doi.org/10.47266/bwp.v3i2.80

Nurcahyanie, Y. D., Rukmana, S. N., Rohman, S., Prasetya, D. A., Rosariawari, F., & Jariyah. (2024). Pemanfaatan energi hibrida angin dan tenaga surya di desa Batang-Batang Daya Sumenep. Jurnal Abadimas Adi Buana, 7(02), 192–200. https://doi.org/http://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/abadimas

Putri, D. K., & Puspikawati, S. I. (2024). Hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 2358–2365. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i1.25110

Rasidah, Nuraskin, C. A., Hendra, A., Rahmad, A., Salfiyadi, T., & Mardiah, A. (2025). Pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang dan pemanfaatan pekarangan kebun gizi dan toga di Desa Bayu Kecamatan Darul Imarah , Aceh Besar. Jurnal PADE: Pengabmas Dan Edukasi, 7(2), 81–86. https://doi.org/10.30867/Pade.v7i2.2727

Rusilanti, & Riska, N. (2021). Pengaruh pelatihan tentang pemilihan makanan sehat untuk mencegah terjadinya stunting melalui edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 8(2), 175–185. https://doi.org/10,21009/JKKP.082.06

Yusuf, F. A., Paramata, N. R., & Jafar, C. P. S. H. (2024). Hubungan peran breastfeeding father (ayah ASI) dengan pemberian ASI eksklusif dalam pencegahan stunting. Journal of Language and Health, 5(1), 221–232.

Diterbitkan

13-03-2026

Cara Mengutip

Majid, A. ., Wahyu Utama, A. A. ., Lette, A. R., Syam, S. ., Kurniati A, S. ., Tandi Rubak, Y. ., & Belawa Lemaking, V. . (2026). Integrasi Energi Surya dan Angin (Hybrid) untuk Ketersediaan Air Bersih, Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga dalam Upaya Pencegahan Stunting di Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(2), 1149–1158. https://doi.org/10.54082/jamsi.2617