Implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai Pencegahan Stunting Anak Usia Dini di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal Ii Boyolali

Penulis

  • Esa Nur Andayani Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Boyolali
  • Evina Mutiara Pratiwi Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Boyolali
  • Fajar Afiatun Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Boyolali
  • Rodhotun Nimah

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2651

Kata Kunci:

Anak Usia Dini, Makan Bergizi, Sosialisasi Gizi, Stunting

Abstrak

Stunting pada anak usia dini masih menjadi tantangan nasional yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang. Pengabdian implementasi program makan bergizi gratis di TK Aisyiyah Bustanul Athfal II Boyolali bertujuan untuk upaya mencegah stunting anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen menu serta catatan pertumbuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memiliki antusiasme dan partisipasi tinggi dalam kegiatan sosialisasi, serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai penerapan prinsip Gizi Seimbang, sanitasi, dan penyebab stunting. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah serta tim dapur mendukung pelaksanaan program. Program ini mampu mendukung pemenuhan nutrisi harian anak,meningkatkankebiasaanmakansehat, serta meluruskan persepsi bahwa stunting bukan faktor keturunan, tetapi kurangnya gizi kronis dan dapat dicegah melalui asupan gizi yang tepat dan lingkungan yang bersih. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi efektif dalam pemenuhan gizi harian dan pembentukan perilaku makan sehat sebagai langkah pencegahan stunting. Penguatan perencanaan menu berbasis pangan lokal dan peningkatan edukasi gizi menjadi rekomendasi utama untuk keberlanjutan program.

Referensi

Agustin, L., & Rahmawati, D. (2021). Hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting.

Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(1), 30. https://doi.org/10.35473/ijm.v4i1.715

Bahar, R. N. A., Fatonah, S., & Santri, V. S. (2024). Psikoedukasi smart parenting: Menciptakan

generasi sehat dan bebas stunting (upaya mencegah stunting melalui perspektif pengasuhan

yang efektif).

Cahyani, A. R. D., & Firmansyah, F. (2025). Perbedaan asupan protein hewani pada balita stunting

dan tidak stunting di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kidul, Kota Salatiga. Ghidza: Jurnal

Gizi dan Kesehatan, 9(1), 159–167. https://doi.org/10.22487/ghidza.v9i1.1532

Dewi, A., Rahmadini, A., Setiawati, J., & Wakhidah, A. (2024). Analisis dampak, solusi, serta

pencegahan stunting: Literature review. Jurnal Riset Gizi, 12(1), 21–71.

Fauziah, J., Trisnawati, K. D., Rini, K. P. S., & Putri, S. U. (2023). Stunting: Penyebab, gejala, dan

pencegahan. Jurnal Parenting dan Anak, 1(2), 11. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.220

Global Nutrition Targets 2030: Stunting brief. (t.t.). https://gcnf.org

Handina, W. P. (2024). Bahaya stunting pada bidang kognitif siswa sekolah dasar. Jurnal Review

Pendidikan dan Pengajaran, 7(2), 4650–4653.

Haskas, Y. (2020). Gambaran stunting di Indonesia: Literatur review. Jurnal Ilmiah Kesehatan

Diagnosis, 15(2), 2302–2531.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). SSGI 2024: Prevalensi stunting nasional turun

menjadi 19,8%. https://kemkes.go.id

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting pada anak: Penyebab dan faktor risiko stunting di Indonesia.

Pratiwi, R. (2021). Dampak status gizi pendek (stunting) terhadap prestasi belajar. Nursing

Update: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan, 12(2), 11–23.

https://doi.org/10.36089/nu.v12i2.317

Putri, A. R. (t.t.). Aspek pola asuh, pola makan, dan pendapatan keluarga pada kejadian stunting.

Putri, A. R., dkk. (2023). Program pemberdayaan orang tua dalam upaya meningkatkan kesehatan

anak stunting melalui pengolahan menu bergizi di Kelurahan Cigadung. Humanitas: Jurnal

Pengabdian Masyarakat.

Rusdi, P. H. N., & Mariyona, K. (2021). Hubungan pola asuh terhadap kejadian stunting pada balita.

Simamora, M., Sipayung, R., Sinaga, J., & Sutrisna, A. A. (2023). Kejadian stunting dengan

kemampuan kognitif anak usia sekolah. Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 6(1), 29–36.

https://doi.org/10.51544/keperawatan.v6i1.4304

Siti Kurnia Widi Hastuti, Setianingsih, Ony Linda, Nur Ulfah, & Muchamad Rifai. (2022). Rembug

stunting sebagai upaya percepatan penurunan kasus stunting di Kecamatan Kemusu

Kabupaten Boyolali. Jurnal SOLMA, 11(3), 694–703.

https://doi.org/10.22236/solma.v11i3.10208

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024: Dalam angka. (2024). https://docu.bkkbndiy.id

Sutrisno, N. W. A., Saoqillah, A., & Kencana, U. B. (2025). Program makan bergizi gratis sebagai

strategi pendidikan karakter berbasiskan nilai Pancasila di sekolah dasar.

World Health Organization, UNICEF, & World Bank. (t.t.). Stunting among children under 5 years

of age (Joint Child Malnutrition Estimates). https://www.who.int

Zahra, A. (2024). Potensi kerugian ekonomi akibat stunting pada balita di Provinsi Sumatera Barat

tahun 2022. Jurnal Gizi Dietetik, 3(4), 312–326.

Diterbitkan

17-03-2026

Cara Mengutip

Nur Andayani, E. ., Mutiara Pratiwi, E., Afiatun, F. ., & Nimah, R. (2026). Implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai Pencegahan Stunting Anak Usia Dini di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal Ii Boyolali. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(2), 1305–1316. https://doi.org/10.54082/jamsi.2651