Sosialiasi dan Pemantauan Status Gizi Lansia di Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2679Kata Kunci:
edukasi kesehatan, IMT, lansia, pengabdian masyarakat, status giziAbstrak
Lansia merupakan kelompok rentan yang sering menghadapi permasalahan gizi akibat perubahan fisiologis, penurunan aktivitas fisik, serta kurangnya pemantauan status gizi secara rutin di masyarakat. Kondisi ini juga ditemukan di wilayah Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, sehingga diperlukan upaya deteksi dini dan edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui status gizi lansia sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya pemantauan gizi. Metode kegiatan dilakukan secara door-to-door pada 20 lansia berusia ≥60 tahun melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta pemberian edukasi gizi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 45% lansia memiliki status gizi normal, 35% overweight, serta masing-masing 10% underweight dan obesitas. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman lansia mengenai pentingnya menjaga pola makan dan berat badan ideal.Kegiatan ini penting sebagai langkah awal pemantauan status gizi dan berpotensi dikembangkan melalui peran kader kesehatan atau posyandu lansia secara berkelanjutan.
Referensi
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2023. https://www.bps.go.id/publication/2023/12/29/statistik-penduduk-lanjut-usia-2023.html
Bracci, E. L., Davis, C. R., & Murphy, K. J. (2024). Nutrition interventions in aged care. Recent Progress in Nutrition, 4(4). https://doi.org/10.21926/rpn.2404019
Centers for Disease Control and Prevention. (2022). Adult BMI Categories. https://www.cdc.gov/bmi/adult-calculator/index.html
Chooi, Y. C., Ding, C., & Magkos, F. (2019). The Epidemiology of Obesity. Metabolism, 92, 6–10.
https://doi.org/10.1016/j.metabol.2018.09.005
Effect of multicomponent intervention on malnutrition in older adults. (2024). Clinical Nutrition ESPEN. https://doi.org/10.1016/j.clnesp.2024.01.004
Food and Agriculture Organization. (2021). Nutrition and Ageing. https://www.fao.org
Handayani, R., Prasetyo, B., & Wulandari, S. (2023). Skrining Kesehatan Lansia Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 6(1), 45–52.
https://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jpkm/article/view/13826
Hanjani, N. A., Olyaeemanesh, A., Shafiee, G., et al. (2025). Effectiveness of nutritional intervention in older people. BMJ Open. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-097159
Kaipainen, T., Hartikainen, S., Tiihonen, M., et al. (2025). Effect of individually tailored nutritional counseling on frailty status in older adults. European Journal of Clinical Nutrition. https://doi.org/10.1038/s41430-024-01547-0
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas. https://kesmas.kemkes.go.id
Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes, 235.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024.
Prabandari, A. S., Sari, A. N., & Rahmawati, S. D. (2025). Peningkatan kesadaran gizi pada lansia melalui edukasi dan pemeriksaan indeks massa tubuh. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 797–805. https://doi.org/10.63822/kdbn2a52
Purwantini, D., Rassa, A. N. F., & Setyawati, E. I. E. (2025). Penyuluhan gizi seimbang dan pemeriksaan status gizi dengan MNA-SF pada lanjut usia. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 7(3), 616–622. https://doi.org/10.36565/jak.v7i3.972
National Institute on Aging. (2022). Nutrition for Older Adults. https://www.nia.nih.gov/health
Sanchez-Garcia, E., et al. (2024). Nutritional care in older adults. Current Medical Research and Opinion, 40(8), 1563–1576. https://doi.org/10.1080/03007995.2024.2380007
Ścisło, L., Walewska, E., Kliś-Kalinowska, A., et al. (2024). Nutritional status after intervention. SAGE Open Medicine. https://doi.org/10.1177/23337214231224574
Simamora, S. N., Naningsi, N. S., & Rosyidah, H. N. (2025). Metode pengukuran status gizi pada lansia yang tidak mampu berdiri: Studi literatur. Jurnal Pustaka Padi, 4(2), 34–38.
Soliha, A.M., Widyastuti, T.A., Pratami, M., Pratama, M.P. (2026). Distribution of Nutritional Status Across Different Age Stages Based on Anthropometric Indices in Bandar Lampung. Shihatuna: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, Vol.6, No.1, 83-89.
Soliha et al. (2026). Penilaian Status Gizi Pada Kelompok Wanita Usia Subur (WUS) di Wilayah Natar. Jurnal Edu Research, Vol. 6, No. 4, 2751-2756.
UNICEF. (2021). Improving Nutrition Across the Life Course. https://www.unicef.org/nutrition
Volkert, D., Beck, A. M., Cederholm, T., et al. (2019). ESPEN Guidelines on Clinical Nutrition in Older Adults. Clinical Nutrition, 38(1), 10–47. https://doi.org/10.1016/j.clnu.2018.05.024
Wang, Y., Wang, J., & Shen, Y. (2022). Association Between Body Mass Index and Health Outcomes in Older Adults: A Systematic Review. Frontiers in Public Health, 10, 850.
https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fpubh.2022.850
Wolfe, K., & Kantaris, M. (2024). Barriers and facilitators to implementing nutrition intervention. Journal of Aging and Long-Term Care, 7(3), 127–150. https://doi.org/10.51819/jaltc.2024.1509004
World Health Organization. (2020). Body Mass Index Classification. https://www.who.int
World Health Organization. (2021). Ageing and Health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ageing-and-health
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Annisa Mayang Soliha, Astri Amelia Malik, Suci Natasya Fisabilillah, Chelsia Kamelia, Munfarid Azzahri Isnugroho, Ezekiel Arasy Suitra, Islaul Umam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




