Pengelolaan Kotoran Sapi di Desa Lojejer menjadi Biogas dan Bioslurry untuk Mengurangi Populasi Hama Kumbang Badak

Penulis

  • Nilasari Dewi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Indonesia
  • Nanang Tri Haryadi Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Indonesia
  • Agung Sih Kurnianto Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Indonesia
  • Giyarto Giyarto Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2728

Kata Kunci:

biogas, bioslurry, kelapa, kumbang badak, limbah kototan sapi

Abstrak

Desa Lojejer merupakan salah satu desa di Kecaatan Wuluhan yang mempunyai potensi kelapa cukup banyak. Desa Lojejer terkenal sebagai sentra industri kecil gula kelapa di Kabupaten Jember. Produksi nira dari pohon kelapa di desa Lojejer Kecamatan Wuluhan mengalami penurunan akibat serangan hama kumbang badak (Oryctes rhinoceros). Serangan hama kumbang badak yang masih tinggi karena habitat kumbang yaitu limbah kotoran tersedia cukup tinggi. Oleh karena itu, untuk mengurangi hama tersebut, limbah kotoran sapi perlu dikurangi dengan memanfaatkannya menjadi biogas dan bioslurry. Pengabdian ini dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Pengabdian diikuti oleh 30 orang masyarakat yang berasal dari peternak dan pengarajin gula kelapa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah meningkat. Reaktor biogas juga berhasil dipasang dan menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sebagai bahan bakar. Limbah kotoran sapi yang dibuang di alam terbuka juga berkurang.

Referensi

Fadilah, H. F., Nilam Kusuma, M., Dhuha Afrianisa, R., Lingkungan, J. T., Sipil, T., Institut, P., Adhi, T., & Surabaya, T. (2019). PEMANFAATAN BIOSLURRY DARI DIGESTER BIOGAS MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR. Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan, Dan Infrastruktur, 426.

Haryadi, N. T., & Giyarto. (2024). PENGENDALIAN HAMA KUMBANG BADAK YANG MENYERANG KELAPA DI DESA LOJEJER KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER. Papuma : Journal of Community Services, 2(2).

Indriyani, L., Gandri, L., Teke, J., Rahmatiah Tuwu, E., De Ahmaliun, L., Bana, S., Arafah, N., & Fitriani, V. (2024). Pemanfaatan Kotoran Sapi menjadi Biogas sebagai Upaya Kemandirian Energi Desa Lambakara Kecamatan Laeya, Konawe Selatan. Ecoforest : Journal of Community Services, 1(2), 53–60.

Kaminukan, T., Panca Nastiti, H., & Maranatha, G. (2015). PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH BIOGAS (Bio-Slurry) SEBAGAI PUPUK CAIR DENGAN LEVEL BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR RUMPUT BENGGALA (Panicum maximum). 2(2), 192–199.

Nathalia, G., Sulistyono, A., & Djarwatiningsih. (2023). Pengaruh Pemberian beberapa Dosis Bio-Slurry sebagai Pupuk Organik dan Penjarangan Buah terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Stroberi. Jurnal Agrotek, 7(1).

Nuriyanti, D. D., Widhiono, I., & Suyanto, A. (2017). Faktor-Faktor Ekologis yang Berpengaruh terhadap Struktur Populasi Kumbang Badak (Oryctes rhinoceros L. ). Biosfera, 33(1), 13. https://doi.org/10.20884/1.mib.2016.33.1.310

Ali Wardana, L., Lukman, N., Mukmin, Sahbandi, M., Bakti, M. S., Amalia, D. W., Wulandari, N. P. A., Sari, D. A., & Cornelius, S. N. (2021). Pemanfaatan Limbah Organik (Kotoran Sapi) Menjadi Biogas dan Pupuk Kompos. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(1). https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.615

Sa’diyah, A., Hantoro, R., & Mulato, S. (2018). ANALISIS PRODUKTIVITAS REAKTOR BIOGAS TIPE KUBAH TETAP [FIXED DOME] MENGGUNAKAN MODEL MATEMATIS MONOD TYPE KINETIC. https://www.researchgate.net/publication/324329629

Sari, I. N. V., Kusumaningrum, R. N. A., & Suhardjono, H. (2023). EFFECT OF DOSE AND FREQUENCY OF GOAT MANURE BIO-SLURRY ADMINISTRATION ON TOMATO PLANT GROWTH AND PRODUCTION. Jurnal Agrium, 20(1).

Suparman, S., Tjokrodiningrat, S., Abdullatif, Z., Hasan, S., Syafie, Y., & Hasan, A. D. A. (2023). Efektivitas Reaktor Biogas dan Pengolahan Limbah Bioslurry Sebagai Sumber Energi Rumah Tangga Serta Hara Organik Pada Wilayah Pertanian Di Halmahera Timur. Jurnal Pertanian Khairun, 2(2). https://doi.org/10.33387/jpk.v2i2.7273

Suswanto, I. (2020). PENGENDALIAN HAMA KUMBANG BADAK PADA KEBUN KELAPA MASYARAKAT. 4(5), 752–763. https://doi.org/10.31764/jmm.v4i5.2953

Sutanto, J. E., Kristama, B., Purwoko, G. H., Harnawan, B. Y., Dewi, I. S., Fadilah, H. F., Wicaksono, A. T., Handriyanto, R. E., Nilam Kusuma, M., & Bisnis, F. M. (2021). Pemanfaatan Bio-Slurry Mengurangi Dampak terhadap Pencemaran Lingkungan bagi Kesehatan Masyarakat. Media Karya Kesehatan, 4(1), 55.

Tim Biru. (2014). Pengelolaan dan Pemanfaatan Bio-slurry.

Ünvar, S., Kocer, A., Aygün, B., Yilmaz, A., & Koçer, A. (2018). Factors Affecting the Production of Biogas Article in. International Journal of Scientific and Engineering Research, 9(5). http://www.ijser.org

Zhahrani, E. M., Lihawa, M., & Musa, N. (2024). Serangan Kumbang Badak pada Tanaman Kelapa di Desa Jati Mulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Jurnal Agro Industri Perkebunan, 149–156. https://doi.org/10.25181/jaip.v12i3.3430

Diterbitkan

17-03-2026

Cara Mengutip

Dewi, N., Haryadi, N. T., Kurnianto, A. S., & Giyarto, G. (2026). Pengelolaan Kotoran Sapi di Desa Lojejer menjadi Biogas dan Bioslurry untuk Mengurangi Populasi Hama Kumbang Badak. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(2), 1359–1368. https://doi.org/10.54082/jamsi.2728