Pemberdayaan Kader Lansia melalui Pelatihan dan Pendampingan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung, Provinsi Bali
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2729Kata Kunci:
Deteksi Dini Kesehatan, Lansia, Penyakit Tidak Menular, Pemberdayaan KaderAbstrak
Peningkatan jumlah lansia berdampak pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan metabolik, yang memerlukan upaya deteksi dini berbasis masyarakat. Namun, kapasitas kader dan kesadaran lansia dalam melakukan pemantauan kesehatan masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan kader serta lansia dalam deteksi dini PTM melalui pelatihan, pendampingan, dan pelayanan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali, dengan melibatkan 120 peserta yang terdiri dari 40 kader dan 80 lansia. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan keterampilan kader, pemeriksaan kesehatan (status gizi, tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol), serta evaluasi menggunakan kuesioner dan checklist sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 25,83% menjadi 40,00%, sikap baik dari 17,50% menjadi 42,50%, dan tindakan baik dari 17,50% menjadi 42,50%. Pemeriksaan kesehatan menunjukkan sebagian lansia memiliki tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol di atas normal. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader dan kesadaran lansia dalam deteksi dini PTM. Pemberdayaan kader melalui pelatihan dan pendampingan berperan penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan lansia berbasis promotif dan preventif di masyarakat.
Referensi
Ahmed, B., Rahman, A. A., Lee, S., & Malhotra, R. (2024). The implications of aging on vascular health. International Journal of Molecular Sciences, 25(20), 1-22. https://doi.org/10.3390/ijms252011188
Al-Jawaldeh, A., & Abbass, M. M. S. (2022). Unhealthy dietary habits and obesity: The major risk factors beyond non-communicable diseases in the Eastern Mediterranean region. Frontiers in Nutrition, 9, 1-21. https://doi.org/10.3389/fnut.2022.817808
Al-Kahil, A. B., Khawaja, R. A., Kadri, A. Y., Abbarh, S. M., Alakhras, J. T., & Jaganathan, P. P. (2020). Knowledge and practices toward routine medical checkup among middle-aged and elderly people of Riyadh. Journal of Patient Experience, 7(6), 1310–1315. https://doi.org/10.1177/2374373519851003
Akbar, F., Darmiati, D., Arfan F, & Putri, A. A. (2021). Pelatihan dan Pendampingan Kader. Jurnal Abdimas, ;2(2);392-397. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i2.282.
Apriliyani, T., Pusparini, N. A., Karmilah, K., Rohmah, Z., Tunjung, W. A., & Nuriliani, A. (2024). Mekanisme Penyakit Kardiovaskular Terkait Penuaan. Bioma: Berkala Ilmiah Biologi, 26(2):80-93. https://doi.org/10.14710/bioma.2024.59115.
Bahari, K., Widodo, D., & Soebagijono, S. (2025). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Dan Deteksi Dini Masalah Kesehatan Jiwa Masyarakat. Jurnal Idaman, 9(2):84-94. https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/idaman/article/view/5469/1063.
Gandhi, G. Y., & Mooradian, A. D. (2022). Management of hyperglycemia in older adults with type 2 diabetes. Drugs & Aging, 39(1), 39–58. https://doi.org/10.1007/s40266-021-00910-1
Handayani, W. (2025). Aktor-Faktor Risiko Penyakit Kardiovaskular: Artikel Review. Jurnal Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 4(3):https://doi.org/10.56586/pipk.v4i3.465.
Hasanuddin , M. I. (2020). Pengetahuan Awal (Prior Knowledge) : . Jurnal Edukasi dan Sains , 2(2); 217-232. https://doi.org/10.36088/edisi.v2i2.860.
Itzchakov, G., & DeMarree, K. G. (2022). Attitudes in an interpersonal context: Psychological safety as a route to attitude change. Front Psychol, Jul 26;13:932413. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.932413.
Jung, E., Kong, S. Y., Ro, Y. S., Ryu, H. H., & Shin, S. D. (2022). Serum cholesterol levels and risk of cardiovascular death: A systematic review and dose–response meta-analysis of prospective cohort studies. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(14), 8272. https://doi.org/10.3390/ijerph19148272
Luo, Y., Wu, Q., Meng, R., Lian, F., Jiang, C., Hu, M., Wang, Y., & Ma, H. (2023). Serum uric acid levels and their association with renal function decline and kidney disease progression in middle-aged and elderly populations: A retrospective cohort study. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 16, 3357–3366. https://doi.org/10.2147/JMDH.S435537
Norman, K., Haß, U., & Pirlich, M. (2021). Malnutrition in older adults—Recent advances and remaining challenges. Nutrients, 13(8), 2764. https://doi.org/10.3390/nu13082764
Nugroho, F. C., & Banase, E. F. (2023). Peningkatan Peran Kader Dalam Melakukan Deteksi. Communnity Development Journal, 4(5): 9973-9978.
Olina, Y. B., Ernawati, E., Setyawati, D., Baidhowy, A. S., Al Jihad, M. N., & Arifianto, N. (2024). Meningkatkan Kesadaran Hidup Sehat Melalui Skrining Deteksi Dini. SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1):26-32. https://doi.org/10.26714/sjpkm.v4i1.16404.
Piovani, D., Nikolopoulos, G. K., & Bonovas, S. (2022).
Non-communicable diseases: The invisible epidemic. Journal of Clinical Medicine, 11(19), 5939. https://doi.org/10.3390/jcm11195939
Rahayu, D., Irawan, H., Santoso, P., Susilowati, E., Admojo, D. S., & Kristanto, H. (2021). Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular pada Lansia. Jurnal Peduli Masyarakat, ,3(1):91-96. https://doi.org/10.37287/jpm.v3i1.449.
Satyadewi, R., Kurnia, G. M., Ersanti, A. M., & Prasasti, C. I. (2024). Evaluation of the Nutrition Heart Program Through the Four Elements of. Amerta Nutrition, 8(3SP):180-189). https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3SP.2024.180-189.
Setyawati, D., Warsono , W., Yanto, A., & Cahyani, A. D. (2024). Meningkatkan Kapasitas Kader melalui Pelatihan Kader Lansia di RW 5. SALUTA:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1):1-8. https://doi.org/10.26714/sjpkm.v4i1.15411.
Suparji, S., Nugroho, H. S., & Sunarto, S. (2025). Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Desa dalam Mitigasi Risiko Stunting melalui Edukasi dan Aksi Kolaboratif di Desa Tambakrejo Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, ;5(5):2171–2180. https://doi.org/10.54082/jamsi.2049.
Suri, M. (2021). Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Penyakit Jantung Koroner pada Lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Rawasari. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), ;3(3):249-254. https://doi.org/10.36565/jak.v3i3.195.
Tokan, M. K. (2024, Maret 05). https://keslan.kemkes.go.id/: Detak Jantung Lambat: Apakah Selalu Menyebabkan Kondisi Serius? Retrieved from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3205/: https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3205/detak-jantung-lambat-apakah-selalu-menyebabkan-kondisi-serius
Wiranti, R. (2025, Juni 10). Platform Edukasi Gizi (Deteksi Dini PTM (Penyakit Tidak Menular) pada Lansia). Retrieved from https://ilmugiziku.com/: https://ilmugiziku.com/deteksi-dini-ptm-penyakit-tidak-menular-pada-lansia/#:~:text=Seiring%20bertambahnya%20usia%2C%20fungsi%20fisiologis%20menurun%20akibat%20proses,daya%20tahan%20tubuh%20sehingga%20mudah%20terserang%20penyakit%20menular.
Widiasih, R., Sunjaya, D. K., Rahayuwati, L., Rusyidi, B., Ermiati, E., Sari, C. W. M., Mardani, M., Rusdi, R., & Tung, S. E. H. (2025). Evaluating the knowledge, roles, and skills of health cadres in stunting prevention: A mixed-method study in Indonesia. Belitung Nursing Journal, 11(3), 330–339. https://doi.org/10.33546/bnj.3722
Wulandari, D., & Salsabila, T. (2022). Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kesehatan untuk . Abdi Geomedisains, 3(1), 50-58. https://www.doi.org/10.23917/abdigeomedisains.v3i1.426.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Wayan Mustika, Ketut Sudiantara, Ida Bagus Made Putra Mahendra, I Ketut Gama, Ida Ayu Diah Kusuma Artha, Suparji Suparji

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




