Penguatan Ekonomi Petani Jagung melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Prapanen di Desa Pasir Jaya, Kabupaten Bogor

Penulis

  • Juan Pratama Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia
  • Didik Sugiyanto Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia
  • Ario Kurnianto Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia
  • Atik Kurnianto Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia
  • Raihan Maulana Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia
  • Rio Ferdiansyah Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia
  • Naomi Melva Mariana Sirait Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia
  • Ferry Yunus Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Darma Persada, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2736

Kata Kunci:

Mesin Penanam Jagung, Pengelolaan Usaha Tani, Petani Jagung, Teknologi Tepat Guna

Abstrak

Petani jagung di Desa Pasir Jaya, Kabupaten Bogor, umumnya mengelola lahan sempit dengan teknik penanaman manual yang membutuhkan waktu lama, bergantung pada tenaga kerja, serta menghasilkan jarak tanam yang tidak seragam. Kondisi riil lapangan ini berdampak pada efisiensi produksi yang rendah dan lemahnya pengelolaan usaha tani, karena sebagian besar petani belum melakukan pencatatan biaya dan hasil panen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi prapanen dan memperkuat pengelolaan usaha tani jagung melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin penanam jagung. Metode pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan, dan demonstrasi penggunaan mesin penanam jagung pada lahan percontohan seluas ±0,3 ha milik anggota Kelompok Tani Tani Jaya, disertai pendampingan teknis serta pelatihan pencatatan usaha tani sederhana. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penerapan teknologi pada musim tanam yang sama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa waktu tanam berkurang dari ±2 hari menjadi ±1,5 hari per petak lahan dan kebutuhan tenaga kerja menurun sekitar 15–20%. Produktivitas jagung meningkat dari 5,3 ton/ha menjadi 5,8 ton/ha. Dari aspek pengelolaan usaha, petani mulai mampu menghitung biaya dan pendapatan, dengan penurunan biaya tanam sekitar 10%. Hasil ini menunjukkan bahwa teknologi tepat guna yang sesuai kondisi lapangan, disertai pendampingan usaha tani, penting untuk memperkuat ekonomi petani jagung secara berkelanjutan.

Referensi

Ambiyar, A., Mulyanti, M., & Adri, J. (2025). Inovasi aplikasi teknologi tepat guna alat penyiang gulma padi untuk Gapoktan Mekar Sari. ARSY: Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat, 5(2), 1103. https://doi.org/10.55583/arsy.v5i2.1103

Ayim, C., Kassahun, A., Tekinerdogan, B., & Addison, C. (2020). Adoption of ICT innovations in the agriculture sector in Africa: A systematic literature review. arXiv. https://arxiv.org/abs/2006.13831

Beaman, L., BenYishay, A., Magruder, J., & Mobarak, A. M. (2018). Can network theory-based targeting increase technology adoption? arXiv. https://arxiv.org/abs/1808.01205

Conroy, C., Thakur, Y., & Vadher, M. (2002). The efficacy of participatory development of technologies: Experiences with resource-poor goat-keepers in India. Livestock Research for Rural Development, 14(3). http://www.cipav.org.co/lrrd/lrrd14/3/conr143.htm

Fatchiya, A., Amanah, S., & Kusumastuti, Y. I. (2016). Penerapan inovasi teknologi pertanian dan hubungannya dengan ketahanan pangan rumah tangga petani. Jurnal Penyuluhan, 12(2), 12988. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v12i2.12988

Hermawan, A. F., Yulianti, A. R., Deon, D. S., Sari, F. I., Herdes, A. F., Hidayat, A. M., Utama, M. A., & Fanani, M. Z. (2024). Implementasi teknologi pertanian tepat guna berbasis pengembangan sumberdaya lokal di Desa Pancawati, Kabupaten Bogor. Karimah Tauhid, 3(10), 12045–12055. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i10.15830

Izzah, N. R., Faizah, H. I., Putri, I. A., Zidan, A. J., Lusdianto, M. A., & Dutahatmaja, A. (2025). Penerapan teknologi tepat guna: inovasi alat penabur bibit jagung untuk meningkatkan efisiensi tanam. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 3(4), 5989. https://doi.org/10.61722/japm.v3i4.5989

Mawardani, E., Hasan, F., & Nugroho, T. (2025). Efisiensi teknis usahatani jagung di Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur. AGRORADIX: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(1), 73–87. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v9i1.10592

Mulyani, S., Hartati, P., & Puspitojati, E. (2023). Adopsi teknologi pengelolaan tanaman terpadu padi sawah oleh petani (studi kasus Desa Tumiyang). Agrimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian, 2(2), 51–55. https://doi.org/10.25047/agrimas.v2i2.32

Pratiwi, E. N., Ramadhan, A. R., Alfian, M. N., & Laili, R. N. (2025). Optimalisasi produktivitas petani jagung melalui teknologi tepat guna: studi kasus penggunaan alat tanam dan tabur pupuk. ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional, 5(05), 102–111. https://doi.org/10.69957/abdimass.v5i05.2353

Rahmadani, R., Mursa, G., Arwansyah, A., Ain, R., Rustang, R., Marsya, A., Ramadhani, S. R., Sabrina, D. A., & Nursakti, N. (2025). Pemanfaatan teknologi di bidang pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani. Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro, 3(2), 75–78. Retrieved from

Reza, M., & Sulaeha, S. (2025). Teknologi tepat guna alat penabur pupuk sederhana untuk efisiensi pemupukan petani. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), 2895. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i6.2895

Sunil Kumar, & Karmakar, S. (2025). Mechanization enhancement in maize cultivation for small holder farming community. International Journal of Plant & Soil Science, 37(8), 173–182. https://doi.org/10.9734/ijpss/2025/v37i85619

Diterbitkan

18-04-2026

Cara Mengutip

Pratama, J., Sugiyanto, D., Kurnianto, A., Kurnianto, A., Maulana, R., Ferdiansyah, R., Mariana Sirait, N. M., & Yunus, F. (2026). Penguatan Ekonomi Petani Jagung melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Prapanen di Desa Pasir Jaya, Kabupaten Bogor. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 1995–2004. https://doi.org/10.54082/jamsi.2736