Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Balita melalui Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal di Desa Mandikapau Barat, Kabupaten Banjar

Penulis

  • Aninditya Prahesti Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Aghnia Helfani Faza Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Dhiyaa Nasywa Shabiha Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Najma Fida Kamila Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2786

Kata Kunci:

Demonstrasi Memasak, Edukasi Gizi, Gizi Seimbang, Stunting

Abstrak

Masalah gizi pada balita, khususnya stunting, masih menjadi tantangan di Desa Mandikapau Barat, Kabupaten Banjar, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menerapkan prinsip gizi seimbang berbasis pangan lokal. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi memasak, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 35 ibu balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan dari 77,42 menjadi 86,57 serta peningkatan sikap dari 40,68 menjadi 44,00. Selain itu, terjadi perubahan perilaku positif, di mana ibu mulai menerapkan prinsip gizi seimbang dan memanfaatkan bahan pangan lokal dalam menu harian keluarga. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan literasi gizi, pembentukan sikap positif, serta praktik pemberian makan yang lebih sehat. Dengan demikian, kegiatan ini efektif sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting di tingkat komunitas.

Referensi

Asnaningsih, A., Sari, I. P., & Abdurrohman, M. S. (2024). Demonstrasi memasak makanan gizi seimbang sebagai upaya mencegah stunting. Jurnal Abdimas Ar Rahm, 1(1), 22–29. https://journal.stikesami.ac.id/index.php/jaa

Has, D. F. S., Cahyadi, N., Rahma, A., & Mulyani, E. (2022). Modifikasi edukasi dan pendampingan gizi ibu balita cegah stunting melalui kegiatan “healthy food cooking class.” Media Gizi Indonesia, 17(1), 186–192. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1SP.186-192

Hearisa, P., Wulandari, R., Handayani, L., & Oktriyedi, F. (2022). Gambaran gizi pada balita di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2007–2018. Journal of Safety and Health, 2(1), 61–66. https://doi.org/10.54816/josh.v2i1.504

Islam, H. I., Mulyadien, M. K., & Enri, U. (2022). Penerapan algoritma C4.5 dalam klasifikasi status gizi balita. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(10), 116–125. https://doi.org/10.5281/zenodo.6791722

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Hasil survei status gizi Indonesia. https://layanandata.kemkes.go.id/katalog-data/ssgi/visualisasi-data/visualisasi-ssgi

Lestari, D. P. (2022). Upaya pencegahan risiko gizi buruk pada balita: Literature review. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 532–536. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1828

Maulani, D., Rossetyowati, D. A., & Azizah, S. N. (2023). Edukasi bahan pangan lokal murah dan sehat untuk balita dan ibu hamil berisiko tinggi di Desa Slateng Ledokombo Jember. Jurnal Abdimas Berdaya: Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat, 6(2).

Muzzioli, L., Gimbo, C., & Pintavalle, M. (2025). Evaluation of the influence of intervention tools used in nutrition education programs: A mixed approach. Nutrients, 17(15). https://doi.org/10.3390/nu17152460

Raut, S., KC, D., & Singh, D. R. (2024). Effect of nutrition education intervention on nutrition knowledge, attitude, and diet quality among school-going adolescents: A quasi-experimental study. BMC Nutrition, 10(1). https://doi.org/10.1186/s40795-024-00850-0

Santi, E., Dayani, N. E., & Aulyan Noor, R. (2024). Pelatihan pembuatan bubur dan pudding dengan daun kelor sebagai menu sehat bagi balita stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 318–324. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2378

Setyorini, F., Nasution, Z., & Fitriani, A. D. (2025). Multifaktor penyebab gizi kurang pada balita. Jurnal Kesehatan Amanah, 9(1), 247–254. https://doi.org/10.57214/jka.v9i1.841

Sulley, S., Wilson, A., & Juturu, V. (2025). Impact of a community-based nutrition and leadership training program on dietary knowledge, healthy eating, and leadership capacity. Discover Public Health, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12982-025-00810-4

Wangi, M. P., & Nurus Sakinah, F. (2023). Efektivitas intervensi demo memasak dan makan bersama menu tinggi protein terhadap peningkatan berat badan balita di Kecamatan Simokerto, Surabaya. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(9), 1854–1861. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i9.3659

World Health Organization. (2023). Stunting prevalence among children under 5 years of age (% height-for-age <-2 SD). https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/gho-jme-country-children-aged-5-years-stunted-(-height-for-age--2-sd)

Widyarni, A., Netty, & Inayah, H. K. (2023). Analisis faktor yang berhubungan dengan angka kejadian status gizi balita di Kota Banjarmasin. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(1), 1–12.

Diterbitkan

18-04-2026

Cara Mengutip

Prahesti, A., Faza, A. H., Shabiha, D. N., & Kamila, N. F. (2026). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Balita melalui Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal di Desa Mandikapau Barat, Kabupaten Banjar. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 1931–1940. https://doi.org/10.54082/jamsi.2786