Penguatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan Sistem Informasi Profil Posyandu Semarang untuk Mendukung Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah

Penulis

  • Edi Jaya Kusuma Program Studi Diploma 4 Manajemen Informasi Keseatahan, Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswanotoro, Indonesia
  • Ririn Nurmandhani Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswanotoro, Indonesia
  • Eti Rimawati Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswanotoro, Indonesia
  • Agnes Oktavi Maharani Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswanotoro, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2818

Kata Kunci:

Pelatihan Kader, Pengabdian Masyarakat, Digitalisasi Posyandu

Abstrak

Transformasi Posyandu menuju enam Standar Pelayanan Minimal menuntut kader memiliki kapasitas yang lebih luas serta didukung sistem pencatatan yang efektif. Namun, pencatatan kegiatan Posyandu masih banyak dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan pelaporan dan rendahnya kualitas data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam memahami konsep Posyandu 6 SPM serta meningkatkan kemampuan kader dalam menggunakan aplikasi SIPROSEMAR sebagai sistem pencatatan dan pelaporan kegiatan Posyandu secara digital. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada 41 kader Posyandu di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader memiliki tingkat partisipasi yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pengabdian dengan 35 Posyandu (85,5%) menggunakan aplikasi SIPROSEMAR untuk melakukan pencatatan kegiatan Posyandu secara digital. Selain itu, terjadi perubahan cara kerja kader dari sistem manual menuju sistem digital serta peningkatan pemahaman kader mengenai peran Posyandu dalam pelayanan lintas sektor. Kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kemampuan kader dalam pencatatan digital dan mempercepat proses pelaporan kegiatan Posyandu. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap pemberdayaan kader Posyandu melalui peningkatan kapasitas, pemanfaatan teknologi informasi, dan penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Referensi

Agung, N. P., & Wibowo, A. (2024). Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Pemberdayaan Masyarakat Desa Kaliboto oleh Kaliboto Green Institute Melalui Program Integrated Farming System dalam Pencapaian SDG ’ s. 2(1), 28–39.

Amallia, A. (2024). Digitalisasi Kesehatan dalam Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan. 3(3), 151–158. https://doi.org/10.55080/mjn.v3i3.1103

Faza, A., Rinawan, F. R., Mutyara, K., Purnama, W. G., Ferdian, D., Susanti, A. I., Didah, Indraswari, N., & Fatimah, S. N. (2022). Posyandu Application in Indonesia : From Health Informatics Policy Implementation. Informatics.

Hidayat, G. M., Azahra, N. A., Syafarina, D., & Nuresti, K. (2021). Program Posyandu dan Peran Kader dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat di Posyandu Pantang Mundur. 7(2), 107–110.

Imas, A., Eka, K., & Yulian, V. (2022). Pengalaman Kader Kesehatan Dalam Penatalaksanaan Posyandu Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Arjuna. 01(5), 886–893.

Kementerian Dalam Negeri. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Pos Pelayanan Terpadu.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Panduan Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan.

Kurniasari, F., Herawati, E., & Harahap, J. (2025). Pembentukan Makna Aksi Kolektif Perempuan Kader Tuberculosis di Kutai Timur. 8, 245–259.

Kusumawati, P. D., Suhita, B. M., Khasanah, M., Mendieta, G., Sucipto, A., Sumberpucung, K., Malang, K., Village, T., & Subdistrict, S. (2024). Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Rangka Optimalisasi Kegiatan Integrasi Layanan Primer di Desa Ternyang. JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian, 3(12), 1011–1017. https://doi.org/10.58344/locus.v3i12.3472

Nieman, C. (2023). Design Principles to Advance Hearing Health Equity. 43(Suppl 1), 1–26. https://doi.org/10.1097/AUD.0000000000001183.Community-Based

Turan, A. (2026). The role of digitalization in health decisions : family and intergenerational perspective.

Widyanti, N., Khoiri, A., & Dewanto, I. (2025). Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Implementasi Sistem Informasi Kesehatan Ditinjau Dari Perspektif Pengguna : Tinjauan Literatur Sistematis. 6(3), 1241–1256.

World Health Organization. (2019). Recommendations on Digital Interventions for Health System Strengthening.

Diterbitkan

28-04-2026

Cara Mengutip

Kusuma, E. J., Nurmandhani, R., Rimawati, E., & Maharani, A. O. (2026). Penguatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan Sistem Informasi Profil Posyandu Semarang untuk Mendukung Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal di Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 2111–2122. https://doi.org/10.54082/jamsi.2818