Optimalisasi Pemanfaatan Pakis dan Ikan Haruan sebagai Pangan Lokal Bergizi melalui Edukasi Gizi dan Demonstrasi Memasak untuk Mencegah Underweight pada Anak di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Penulis

  • Muhammad Hefni Camali Al Gifari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Annisa Uswatun Sholeha Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Michelle Lim Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Rida Amalia Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2844

Kata Kunci:

Underweight, Edukasi Gizi, Pangan Lokal, Pemberdayaan Masyarakat, Balita

Abstrak

Permasalahan underweight masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Di Desa Mandiangin Barat, sebagian besar balita mengalami masalah gizi yang dipengaruhi oleh pola makan tidak sehat, keterbatasan akses pangan bergizi, rendahnya pemanfaatan layanan kesehatan, serta kurangnya pengetahuan orang tua. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pencegahan underweight. Metode yang digunakan adalah intervensi berbasis masyarakat melalui edukasi gizi, demonstrasi pemberian makan berbasis pangan lokal, serta pemantauan melalui media WhatsApp. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan seluruh peserta berada pada kategori baik dan sangat baik setelah intervensi. Selain itu, keterampilan ibu dalam menyiapkan makanan bergizi juga mengalami peningkatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman dan kemampuan ibu balita dalam pemenuhan gizi anak serta mendorong penerapan praktik pemberian makan sehat secara mandiri. Intervensi ini berpotensi menjadi upaya berkelanjutan dalam pencegahan underweight berbasis potensi pangan lokal.

Referensi

Abimayu, A. T., & Rahmawati, N. D. (2023). Analisis faktor risiko kejadian stunted, underweight, dan wasted pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rangkapan Jaya, Kota Depok, Jawa Barat tahun 2022. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 3(2). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v3i2.1041

Asrianti, A., Tangkas, I. M., & Sumarni, S. (2026). Pengaruh edukasi pemberian makan bayi dan anak (PMBA) berbahan pangan lokal Rono Tapa terhadap berat badan balita dengan gizi kurang di UPTD Puskesmas Singgani. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 145–156. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.54283

Azkia, A., Farhat, Y., & Anwar, R. (2023). Pola konsumsi balita dan pola asuh ibu berhubungan dengan kejadian underweight pada balita usia 24–59 bulan. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 5(1), 63–74. https://doi.org/10.31964/jr-panzi.v5i1.175

Fadhilah, T. M., Sari, R. P., Masinambow, B. G., Andriana, D. S., & Arifiana, W. L. (2024). Edukasi pendidikan gizi terkait pemilihan jajanan sehat pada anak usia sekolah. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(1), 91–102. https://doi.org/10.30595/jppm.v8i1.20628

Fathurrahman, F., et al. (2021). Faktor underweight pada balita di daerah bantaran Sungai Martapura Kabupaten Banjar. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan. https://doi.org/10.33859/dksm.v12i2.763

Hardiyanti, S., Ramadhani, D. Y., & Runtulalo, F. V. (2023). Intervensi keperawatan self help group untuk meningkatkan praktik pemberian makan pada balita. Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada, 3(1), 60–67. https://doi.org/10.37036/prosiding.v3i1.667

Irawan, I. R., Sudikno, Julianti, E. D., Nurhidayati, N., Rachmawati, R., Sari, Y. D., & Herianti. (2022). Faktor risiko underweight pada balita di perkotaan dan perdesaan Indonesia (analisis data studi status gizi balita Indonesia 2019). Penelitian Gizi dan Makanan, 45(1), 47–58. https://doi.org/10.22435/pgm.v45i1.6041

Jamal, B. F., Umar, N. A., & Budi, S. (2022). Analisis kandungan albumin ikan gabus Channa striata pada habitat sungai dan rawa di Kabupaten Marowali. Journal of Aquaculture and Environment, 5(1), 14-20. https://doi.org/10.35965/jae.v5i1.1951

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 2 Tahun 2020 tentang standar antropometri anak. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Buku saku hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kemenkes RI.

Lestari, G., et al. (2024). Uji efektivitas antibakteri ekstrak daun pakis sayur (Diplazium esculentum Retz. Sw) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmiah Pharmacy. https://doi.org/10.52161/jiphar.v13i1.927

Lestari, L., Heryani, H., & Ariani, D. (2024). Edukasi anemia pada remaja putri melalui e-leaflet berbasis WhatsApp Messenger. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 349–359. https://doi.org/10.55506/arch.v3i2.114

Meo, L., Dinatha, N. M., Maku, K. R., Meo, G., & Rabu, L. A. (2024). Permasalahan gizi pada anak usia dini. Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 4(3), 135–144. https://doi.org/10.38048/jor.v4i3.4135

Samino, S., Angelina, C., & Atmasari, S. (2020). Faktor underweight pada balita 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa Kabupaten Pringsewu. Jurnal Dunia Kesmas, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.33024/jdk.v9i1.3782

Sari, D. N. A., et al. (2024). Pengaruh edukasi video animasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemilihan MP-ASI dalam pencegahan stunting. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 2771–2778. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i6.3739

Sunarti, S., Tseng, S., & Iswarawanti, D. S. (2025). Pengaruh pemberian makanan tambahan lokal dan edukasi gizi terhadap berat badan, tinggi badan dan lingkar lengan atas balita gizi kurang. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 16(1), 261–271. https://doi.org/10.34305/jikbh.v16i01.1710

Sundari, U. Y., Maryani, M., Sandriya, A., Norhayani, N., & Nursiah, N. (2024). DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN HARUAN DALAM UPAYA PROGRAM ZERO STUNTING DAN PENINGKATAN EKONOMI. LUMBUNG INOVASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Учредители: Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat-LITPAM, 9(4), 930-942. https://doi.org/10.36312/linov.v9i4.2306

UNICEF. (2022). UNICEF conceptual framework on maternal and child nutrition. UNICEF.

Wakkary, A. I., & Hutapea, L. M. N. (2025). Kualitas pengetahuan ibu tentang makanan sehat untuk mencegah stunting. Nutrix Journal, 9(1), 190–199. https://doi.org/10.37771/nj.v9i1.1301

Yanti, L., Sari, F., Hidayat, A. T., & Arafah, M. (2025). Peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang pada balita dalam upaya mencegah stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(1), 55–62.

Yati, A. F. (2024). Upaya peningkatan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang bagi balita di praktek mandiri bidan Sary Rahayu, S.ST tahun 2024. Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat, 2(1), 186–191. https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v2i1.856

Diterbitkan

21-04-2026

Cara Mengutip

Al Gifari, M. H. C. ., Sholeha, A. U., Lim, M., & Amalia, R. (2026). Optimalisasi Pemanfaatan Pakis dan Ikan Haruan sebagai Pangan Lokal Bergizi melalui Edukasi Gizi dan Demonstrasi Memasak untuk Mencegah Underweight pada Anak di Desa Mandiangin Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 2033–2046. https://doi.org/10.54082/jamsi.2844