Pengendalian Hipertensi Berbasis Komunitas Melalui Pendekatan Latihan Senam Anti Hipertensi dan Brisk Walking, Monitoring, dan Peer Support di Desa Nambo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Penulis

  • Liza Laela Abida Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Ganesa Puput Dinda Kurniawan Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Yudhia Fratidhina Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Restu Arya Pambudi Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Asyifa Triana Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Danisywar Bari Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Kely Febriyanti Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Nashwa Camilla Zulaikha Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Nashwa Felisya Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Anisah Fairuz Tsurayya Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Bratara Halif Wijaya Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Carollina Zaenal Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Clarisya Ardilla Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Lutfiah Rachmadani Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia
  • Meyra Anugrahthiany Pasha Program Studi Sarjana Terapan Fisioterapi, Jurusan Fisioterapi, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2932

Kata Kunci:

Brisk walking, Hipertensi, Pengetahuan, Pemberdayaan masyarakat, Senam anti hipertensi

Abstrak

Program pemberdayaan masyarakat melalui senam sehat anti hipertensi dan brisk walking dilaksanakan di Desa Nambo sebagai upaya preventif dalam menanggulangi tingginya kejadian hipertensi di masyarakat. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari (silent killer), namun berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke, sehingga diperlukan intervensi berbasis komunitas yang mudah diterapkan. Kegiatan ini melibatkan 106 responden di RW 04. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan mengenai faktor risiko dan pencegahan hipertensi, disertai praktik senam anti hipertensi dan brisk walking, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 6,60 menjadi 8,25 serta 94,3% responden mencapai kategori pengetahuan sangat baik. Selain itu, intervensi senam anti hipertensi dan brisk walking terbukti efektif menurunkan rata-rata tekanan darah sistolik dari 135,07 mmHg menjadi 132,28 mmHg dan diastolik dari 83,61 mmHg menjadi 81,71 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis aktivitas fisik sederhana dan edukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Program ini berpotensi menjadi strategi berkelanjutan dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi di tingkat komunitas.

Referensi

Agus Andika, G., & Graharti, R. (2025). Panduan Terbaru Hipertensi: Sebuah Tinjauan Literatur. Hypertension Guidelines: A Literature Review Medula |, 15(3), 580.

Aisyah Nur Safitri, Y. A. R. (2024). PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA KECAMATAN GATAK. 2, 306–312.

Endang, V. M., Rahayu, S. P., Kesehatan, P., Denpasar, K., Agung, A., Risma, S., Dewi, K., Rasdini, I. A., Dewa, I., Gede, P., & Yasa, P. (2022). Penulis korespondensi: PENGARUH BRISK WALKING EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI. Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, 15(2), 1.

Izhar Dody. (2017). Pengaruh senam lansia terhadap tekanan sarah di panti sosial tresna werdha budi luhur jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 17(pengaruh senam lansia terhadap tekanan sarah di panti sosial tresna werdha budi luhur jambi), 204–210. http://ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/116/111

Julistyanissa, D., & Chanif, C. (2022). Penerapan Brisk Walking Exercise Terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Ners Muda, 3(3). https://doi.org/10.26714/nm.v3i3.10535

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, May 18). Bahaya Hipertensi, Upaya Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi. https://kemkes.go.id/id/bahaya-hipertensi-upaya-pencegahan-dan-pengendalian-hipertensi

Malem, R., Ristiani, R., & Ali Puteh, M. (2024). Brisk Walking Exercise Has Benefits of Lowering Blood Pressure in Hypertension Sufferers: A Systematic Review and Meta-Analysis. Iranian Journal of Public Health, 53(4), 774–784. https://doi.org/10.18502/ijph.v53i4.15554

Rachmatullah, R. (2022). Pengaruh Brisk Walking Exercise terhadap Penurunan Tekanan Darah: Systematic Review The Effect of Brisk Walking Exercise on Blood Pressure Reduction: A Systematic Review. Faletehan Health Journal, 9(1), 100–110. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ

Rachmawati, E., Riskiyah, Novindra, Q. A., Syarifah, N. A., & Aisy, N. R. (2024). Association between lifestyle factors and hypertension control in Indonesian primary healthcare settings: A cross-sectional study. Malaysian Family Physician, 19, 1–11. https://doi.org/10.51866/oa.409

Salsabila, E., Utami, S. L., & Sahadewa, S. (2024). Hubungan Faktor Risiko Usia dan Jenis Kelamin Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Yang Berobat di Klinik Paradise Surabaya Bulan Oktober Tahun 2023. Calvaria Medical Journal, 2(1), 64–68. https://doi.org/10.30742/cmj.v2i1.39

Samudera, W. S., Efendi, F., & Indarwati, R. (2021). Effect of community and peer support based healthy lifestyle program (CP-HELP) on self care behavior and fasting blood glucose in patient with type 2 Diabetes Mellitus. Journal of Diabetes & Metabolic Disorders, 20(1), 193–199. https://doi.org/10.1007/s40200-021-00729-y

Syahrir, S., Tri Addya Karini, W, S. S. R., Lestari, N. K., Mardiah, A., Nuriyah, I., Jannah, M., Nur, S. A., Baharuddin, N. A., Ariyani, F., & Ayudia, I. (2023). Senam Anti Hipertensi Sebagai Upaya Penurunan Tekanan Darah. Sociality: Journal of Public Health Service, 2, 36–43. https://doi.org/10.24252/sociality.v2i1.35305

World Health Organization. (2024, June 26). Physical activity. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/physical-activity

World Health Organization. (2025a). Noncommunicable diseases. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases

World Health Organization. (2025b, September 25). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Diterbitkan

28-05-2026

Cara Mengutip

Abida, L. L., Kurniawan, G. P. D. ., Fratidhina, Y., Pambudi, R. A., Triana, A. ., Bari, D. ., Febriyanti, K. ., Zulaikha, N. C. ., Felisya, N. ., Tsurayya, A. F. ., Wijaya, B. H. ., Zaenal, C. ., Ardilla, C. ., Rachmadani, L. ., & Pasha, M. A. . (2026). Pengendalian Hipertensi Berbasis Komunitas Melalui Pendekatan Latihan Senam Anti Hipertensi dan Brisk Walking, Monitoring, dan Peer Support di Desa Nambo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3), 2901–2908. https://doi.org/10.54082/jamsi.2932