Peran Mahasiswa Psikologi dalam Penguatan Layanan Kesehatan Mental Primer di UPTD Puskesmas Cibiru, Kota Bandung

Penulis

  • Alivia Ashri Fadila Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Dyah Ayu Rahmawati Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Abdul Azis Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2975

Kata Kunci:

Kesehatan Mental, Layanan Kesehatan Primer, Mahasiswa Psikologi, Psikoedukasi, Puskesmas, Promotif Preventif

Abstrak

UPTD Puskesmas Cibiru sebagai fasilitas kesehatan primer tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeriksaan fisik, tetapi juga berperan dalam penyelenggaraan layanan kesehatan mental masyarakat dari berbagai kelompok usia. Namun, keterbatasan tenaga psikologi di layanan primer menjadi tantangan dalam mengoptimalkan upaya promotif dan preventif kesehatan mental. Kegiatan magang ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam penguatan layanan kesehatan mental di UPTD Puskesmas Cibiru melalui berbagai pendekatan. Metode yang digunakan meliputi pendampingan konseling kesehatan dan kesehatan mental dasar bersama petugas promosi kesehatan, penyuluhan kepada berbagai kelompok sasaran mencakup anak, remaja, dan peserta Prolanis (dewasa sampai lansia) yang dilaksanakan sebanyak lima sesi dengan total peserta kurang lebih 180 orang, pembuatan lima poster edukasi kesehatan mental, pendampingan kegiatan P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) bagi siswa SMP, serta asistensi penginputan data kehadiran pasien pada sistem BPJS PCARE dan data kesehatan pasien pada sistem SIKDA (Sistem Informasi Kesehatan Daerah) dan Satu Sehat Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme masyarakat terhadap materi psikologi yang disampaikan, di mana materi kesehatan mental berhasil menjadi pelengkap bagi program penyuluhan rutin yang sebelumnya hanya berfokus pada kesehatan fisik seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit menular. Selain itu, kehadiran mahasiswa psikologi berdampak pada meningkatnya minat masyarakat untuk berkonsultasi terkait layanan kesehatan mental, yang tercermin dari meningkatnya pertanyaan melalui hotline Puskesmas Cibiru. Kegiatan magang ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa mahasiswa psikologi dapat berkontribusi secara aktif dalam mendukung layanan kesehatan mental primer di Puskesmas melalui pendekatan konseling, psikoedukasi, pembuatan media edukasi, dan dukungan administratif.

Referensi

Adzrago, D., Walker, T. J., & Williams, F. (2024). Reliability and validity of the Patient Health Questionnaire-4 scale and its subscales of depression and anxiety among US adults based on nativity. BMC Psychiatry, 24, 213. https://doi.org/10.1186/s12888-024-05665-8

Anggraini, R. P., Husnina, L., Sutedja, A. A., & Mawarti, H. (2025). Psikoedukasi untuk peningkatan literasi kesehatan mental siswa kelas IX MTs Mambaul Murukan Jombang. SEPAKAT: Sesi Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 159–164. https://doi.org/10.56371/sepakat.v5i2.495

Astrabel, E., Rahajeng, E., Dewi, O., Mitra, Alamsyah, A., & Rafli, R. A. (2025). Implementasi program kesehatan jiwa di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) wilayah kerja Kota Pekanbaru tahun 2024. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 12(1), 186–196. https://www.jurnalmadanimedika.ac.id/JMM/article/download/414/239

Brooks, H., Syarif, A. K., Pedley, R., Irmansyah, I., Prawira, B., Lovell, K., Opitasari, C., Ardisasmita, A., Tanjung, I. S., Renwick, L., Salim, S., & Bee, P. (2021). Improving mental health literacy among young people aged 11–15 years in Java, Indonesia: The co-development of a culturally-appropriate, user-centred resource (The IMPeTUs Intervention). Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 15(56). https://doi.org/10.1186/s13034-021-00410-5

Brooks, H., Irmansyah, I., Syarif, A. K., Pedley, R., Renwick, L., Rahayu, A. P., Manik, C., Prawira, B., Hann, M., Brierley, H., Lovell, K., & Bee, P. (2023). Evaluating a prototype digital mental health literacy intervention for children and young people aged 11–15 in Java, Indonesia: A mixed methods, multi-site case study evaluation. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 17(79). https://doi.org/10.1186/s13034-023-00608-9

Erskine, H. E., Maravilla, J. C., Wado, Y. D., Wahdi, A. E., Loi, V. M., Fine, S. L., Li, M., Ramaiya, A., Wekesah, F. M., Odunga, S. A., Njeri, A., Setyawan, A., Astrini, Y. P., Rachmawati, R., Hoa, D. T. K., Wallis, K., McGrath, C., Shadid, J., Enright, M. E., ... Scott, J. G. (2024). Prevalence of adolescent mental disorders in Kenya, Indonesia, and Viet Nam measured by the National Adolescent Mental Health Surveys (NAMHS): A multi-national cross-sectional study. The Lancet. https://doi.org/10.10F16/S0140-6736(23)02641-7

Gkintoni, E., & Vantarakis, A. (2026). Toward personalized psychoeducational interventions for psychophysical health: A systematic review and meta-analysis for tailored intervention selection. Journal of Personalized Medicine, 16(4), 215. https://doi.org/10.3390/jpm16040215

https://www.kompas.id/artikel/50000-warga-bandung-alami-masalah-mental-puskesmas-masuk-puskesmas

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku saku pertolongan pertama pada luka psikologis bagi first aider di sekolah jenjang SMP & SMA. Kementerian Kesehatan RI.

Lukens, E.P., & McFarlane, W.R. (2004). Psychoeducation as Evidence-Based Practice: Considerations for Practice, Research, and Policy. Brief Treatment and Crisis Intervention, 4(3), 205–225. https://doi.org/10.1093/brief-treatment/mhh019

Luzanil, S. T., & Turnip, S. S. (2021). The strengths and difficulties questionnaire self-report: sensitivity and specificity testing to identify conduct problems in Indonesian adolescents. Asian Journal of Psychiatry, 63, 102800. https://doi.org/10.1016/j.ajp.2021.102800

Meliana, A., & Jatmika, D. (2021). Health Belief Model dan budaya individualis-kolektif terhadap kepatuhan protokol kesehatan. Jurnal Rekayasa Sistem & Industri (JRSI). https://doi.org/10.25124/JRSI.V8I1.469

Pasaribu, R. O., Shaluhiyah, Z., & Sutiningsih, D. (2024). Pengaruh faktor pengetahuan dan sarana prasarana terhadap pelayanan kesehatan jiwa promotif di Puskesmas Kabupaten X. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(1), 154–160. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i1.4332

Rahayu, H., & Nugraha, E. (2024). Stigma masyarakat terhadap pasien orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja UPT Puskesmas Pasawahan Kota Bandung: Implikasi konseling psikososial. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 14(1), 19–32. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt

Rocka, A., Jasielska, F., Madras, D., Krawiec, P., & Pac-Kozuchowska, E. (2022). The impact of digital screen time on dietary habits and physical activity in children and adolescents. Nutrients, 14(14), 2985. https://doi.org/10.3390/nu14142985

Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403

Wahani, A. M. I., Kuhu, M. M., & Suoth, L. F. (2024). Pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan sekolah. Journal of Empowerment, 5(2), 229–240. https://jurnal.unsur.ac.id/index.php/je/article/view/4528

Waller, G., Bailey, C., Zolfaghari, A., Ho, J., Feuerlicht, M., Ross, J., & Steinbeck, K. (2023). Psychosocial assessment of adolescents and young adults in paediatric hospital settings: patient and staff perspectives on implementation of the e-HEEADSSS. BMC Health Services Research, 23, 683. https://doi.org/10.1186/s12913-023-09621-2

Yuliasari, H., & Pusvitasari, P. (2023). Mental health literacy ditinjau dari big five personality traits pada remaja di Yogyakarta. Jurnal Psikologi Sains & Profesi, 7(1), 1–12. https://jurnal.unpad.ac.id/jpsp/

Diterbitkan

08-10-2026

Cara Mengutip

Fadila, A. A. ., Rahmawati, D. A., & Azis, A. . (2026). Peran Mahasiswa Psikologi dalam Penguatan Layanan Kesehatan Mental Primer di UPTD Puskesmas Cibiru, Kota Bandung . Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 6003–6018. https://doi.org/10.54082/jamsi.2975