Edukasi Penanganan Kegawatdaruratan Kardiovaskular dan Respirasi pada Masyarakat di Area Persawahan Desa Songkar
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3198Kata Kunci:
kegawatdaruratan, kardiovaskular, respirasiAbstrak
Penyakit kardiovaskular dan gangguan sistem respirasi merupakan penyumbang utama kegawatdaruratan medis di masyarakat, sementara pengetahuan masyarakat awam mengenai tanda bahaya dan pertolongan pertama masih rendah sehingga keterlambatan penanganan pada masa kritis (golden period) kerap terjadi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani dan buruh tani di area persawahan dalam mengenali serta menangani kegawatdaruratan kardiovaskular (nyeri dada dan henti jantung) dan respirasi (sesak napas akut dan tersedak). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi dan simulasi praktik bantuan hidup dasar, serta evaluasi tanya jawab singkat setelah kegiatan terhadap ± 20 peserta. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar masyarakat belum terpapar informasi terkait penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular (nyeri dada dan henti jantung) dan respirasi (sesak napas akut dan tersedak). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pada seluruh indikator yang dievaluasi, antara lain kemampuan menjelaskan langkah dasar pertolongan pertama meningkat dari 20% menjadi 75% dan kemampuan menjelaskan penanganan tersedak meningkat dari 15% menjadi 70%; masyarakat yang sebelumnya tidak memahami materi menjadi mampu mengidentifikasi nyeri dada, penanganan henti jantung,dan tersedak setelah edukasi. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis praktik langsung efektif meningkatkan pengetahuan kesiapan petani dan buruh tani dalam mengenali kondisi kegawatdaruratan kardiovaskular dan respirasi serta memberikan pertolongan awal sebelum bantuan tenaga kesehatan tersedia, sehingga perlu dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan.
Referensi
American Heart Association. (2025). 2025 American Heart Association Guidelines for CPR and Emergency Cardiovascular Care. American Heart Association – CPR & ECC Guidelines
Hammad, Rizani, K., & Marwansyah, M. (2023). Edukasi masyarakat pinggiran sungai dalam penanganan kegawatdaruratan jantung paru. Jurnal Rakat Sehat: Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.31964/jrs.v2i1.1
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kendall I, Laermans J, D'aes T, Borra V, McCaul M, Aertgeerts B, De Buck E. (2025). First aid training for laypeople. Cochrane Database of Systematic Reviews, Issue 8. Art. No.: CD015538. DOI: 10.1002/14651858.CD015538.pub2.
Kurniawati, D., & Handayani, S. (2021). Efektivitas edukasi kesehatan berbasis lapangan pada pekerja informal. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 88–95.
Maharani, A. I., Raihanah, Y. J., & Mubien, M. F. (2024). Efek kesehatan dampak suhu ekstrem panas di tempat kerja: Heat stroke. Public Health Risk Assessment Journal, 1(2), 115–120. https://doi.org/10.61511/phraj.v1i2.2024.563
Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia. (2022). Pedoman tatalaksana sindrom koroner akut (4th ed.). PERKI.
Puspitasari, R., Amalia, N., & Setiawan, T. (2020). Model penyuluhan kesehatan kontekstual bagi kelompok tani di wilayah pedesaan. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(1), 23–30.
Tsao, C. W., Aday, A. W., Almarzooq, Z. I., Anderson, C. A. M., Arora, P., Avery, C. L., Baker-Smith, C. M., Beaton, A. Z., Boehme, A. K., Buxton, A. E., Commodore-Mensah, Y., Elkind, M. S. V., Evenson, K. R., Eze-Nliam, C., Fugar, S., Generoso, G., Heard, D. G., Hiremath, S., Ho, J. E., … Martin, S. S. (2023). Heart disease and stroke statistics—2023 update: A report from the American Heart Association. Circulation, 147(8), e93–e621. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001123
Tunny, H., & Tunny, I. S. (2024). Sosialisasi dan simulasi pemberian bantuan hidup dasar pada nelayan Dusun Mamokeng Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(1), 53–70. https://doi.org/10.54082/jamsi.1040
Short, H. B., Guare, E. G., Spanos, K., et al. (2024). The Impact of a Student-Led Health Education Clinic on the Health Literacy and Behaviors of a Rural Community in the State of Pennsylvania. Journal of Community Health, 49(3), 458–465. https://doi.org/10.1007/s10900-023-01306-5
Sulianai, N. W., & Oktavia, D. (2023). Tingkat pengetahuan masyarakat Kebon Kosong terhadap penanganan kegawatdaruratan luka bakar. Jurnal Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya, 9(1), 63–69.
Orkin AM, Venugopal J, Curran JD, Fortune MK, McArthur A, Mew E, Ritchie SD, Drennan IR, Exley A, Jamieson R, Johnson DE, MacPherson A, Martiniuk A, McDonald N, Osei-Ampofo M, Wegier P, Van de Velde S, VanderBurgh D. (2021). Emergency care with lay responders in underserved populations: a systematic review. Bull World Health Organ. Jul 1;99(7):514-528H. doi: 10.2471/BLT.20.270249. Epub 2021 Apr 29. PMID: 34248224; PMCID: PMC8243031.
World Health Organization. (2023). Cardiovascular diseases (CVDs) [Fact sheet]. WHO.
Yan, S., et al. (2026). Changes in knowledge and attitude after community-based first-aid training: a prospective study with a 12-month follow-up. World Journal of Emergency Medicine
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hamidatun Rabayya Yusuf, Asri Reni Handayani, Rafi’ah Rafi’ah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




