Program SAJADAH VENA: Edukasi Kesehatan Multimateri untuk Meningkatkan Pengetahuan Santri Pondok Pesantren Mahasiswa Al Jihad Surabaya

Penulis

  • Abraham Ahmad Ali Firdaus Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Mia Puspitasari Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Mochamad Faishal Riza Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Fanty Filianovika Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Rifky Dwi Aditya Iryawan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  • Akbar Reza Muhammad Universitas Airlangga
  • Neila Dikhyatul Qolbi Shofa Anas Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Muhammad Farelino Aurea Yuliawan Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Jesi Lailiyah Siham Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Pratama Ghozi Sakinul Jinan Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Nizwa Shilha Brilianti Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Irfan Murdianto Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3330

Kata Kunci:

edukasi kesehatan, penyakit kardiovaskular, pengabdian kepada masyarakat, Posbindu, santri, varises vena

Abstrak

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia dan sebagian besar faktor risikonya dapat dicegah. Aktivitas santri yang menuntut posisi berdiri atau duduk lama juga meningkatkan risiko penyakit vena kronis pada tungkai, sementara pesantren mahasiswa umumnya belum memiliki program deteksi dini yang terstruktur. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan santri mengenai varises vena, faktor risiko kardiovaskular, dan masalah kesehatan prioritas lain melalui edukasi kesehatan multimateri yang didukung kegiatan skrining kesehatan berbasis Posbindu sebagai komponen pendukung program. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 24 Mei 2026 di Pondok Pesantren Mahasiswa Al Jihad Surabaya dengan melibatkan 25 santri yang terbagi dalam lima kelompok materi, yaitu tuberkulosis, stres pada mahasiswa, varises vena, infeksi saluran pernapasan akut, dan bahaya merokok. Pendekatan partisipatif dengan desain evaluasi one-group pretest–posttest digunakan untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi kesehatan multimateri. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sepuluh butir dengan rentang nilai 0–100. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test setelah dilakukan uji normalitas dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil: Rerata nilai pengetahuan meningkat dari 74,80 ± 16,61 pada pretest menjadi 85,60 ± 16,85 pada posttest. Peningkatan tersebut bermakna secara statistik berdasarkan uji Wilcoxon signed-rank (p < 0,05), dengan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 48,0% menjadi 76,0%. Kesimpulan: Edukasi kesehatan multimateri dengan dukungan kegiatan skrining berbasis Posbindu menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan santri segera setelah kegiatan. Perbedaan peningkatan antar kelompok materi perlu ditafsirkan secara hati-hati karena jumlah peserta tiap kelompok terbatas. Keberlanjutan program memerlukan penguatan kader kesehatan santri dan pelaksanaan Posbindu pesantren secara berkala.

Referensi

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

De Maeseneer, M. G., Kakkos, S. K., Aherne, T., Baekgaard, N., Black, S., Blomgren, L., Giannoukas, A., Gohel, M., de Graaf, R., Hamel-Desnos, C., Jawien, A., Jaworucka-Kaczorowska, A., Lattimer, C. R., Mosti, G., Noppeney, T., van Rijn, M. J., & Stansby, G. (2022). Editor’s choice — European Society for Vascular Surgery (ESVS) 2022 clinical practice guidelines on the management of chronic venous disease of the lower limbs. European Journal of Vascular and Endovascular Surgery, 63(2), 184–267. https://doi.org/10.1016/j.ejvs.2021.12.024

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (5th ed.). SAGE Publications.

Firdaus, A. A. A., Riza, M. F., Fristiyanti, R. A., Matin, N. S., Rakhmawati, S. C., & Rosyida, N. I. (2024). Pencegahan dan pengendalian sindrom koroner akut (SKA) di lingkungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Community Development Journal, 5(6), 11878–11884.

Firdaus, A. A. A., Sari, P., Puspitasari, M., Jannah, K. P. R., Zain, D. A. S., Permana, A. A., Fardian, G. F. P., Kamil, D. F., & Sheena, M. (2026). Community-based training for pesantren cadres in producing celery extract drinks to support hypertension prevention. Indonesia Berdaya, 7(1), 315–320. https://doi.org/10.47679/ib.20261399 Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Petunjuk teknis pelaksanaan posyandu lanjut usia dan Posbindu PTM terintegrasi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

National Institute for Health and Care Excellence. (2013). Varicose veins: Diagnosis and management (NICE guideline CG168). National Institute for Health and Care Excellence.

Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529

Tüchsen, F., Hannerz, H., Burr, H., & Krause, N. (2005). Prolonged standing at work and hospitalisation due to varicose veins: A 12 year prospective study of the Danish population. Occupational and Environmental Medicine, 62(12), 847–850. https://doi.org/10.1136/oem.2005.020537

World Health Organization. (2025). Cardiovascular diseases (CVDs). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)

Diterbitkan

18-09-2026

Cara Mengutip

Firdaus, A. A. A. ., Puspitasari, M. ., Riza, M. F. ., Filianovika, F. ., Iryawan, R. D. A. ., Muhammad, A. R. ., Anas, N. D. Q. S. ., Yuliawan, M. F. A. ., Siham, J. L. ., Jinan, P. G. S. ., Brilianti, N. S. ., & Murdianto, I. . (2026). Program SAJADAH VENA: Edukasi Kesehatan Multimateri untuk Meningkatkan Pengetahuan Santri Pondok Pesantren Mahasiswa Al Jihad Surabaya. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 5563–5576. https://doi.org/10.54082/jamsi.3330