Edukasi Piring Sehat dan Aktivitas Jalan Kaki Terstruktur untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang Santri di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Penulis

  • Evi Sylvia Awwalia Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Effendy Effendy Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Rifky Dwi Aditya Iryawan Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Akbar Reza Muhammad Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia
  • Ahmad Fairuz Zaky Ardiansyah Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Rakhanisa Tasya Intan Syahputri Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Fauzanin Rozan Nazhifa Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Arikah Salsabila Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Camelia Zhevilla Hassan Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia
  • Rafif Johar Alim Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3333

Kata Kunci:

aktivitas fisik, gizi seimbang, obesitas remaja, pengabdian kepada masyarakat, piring sehat, santri

Abstrak

Latar Belakang: Kelebihan berat badan dan obesitas pada remaja meningkat secara global dan menjadi faktor risiko penyakit tidak menular pada usia dewasa. Di pondok pesantren, penyediaan makanan terpusat yang tinggi karbohidrat dan lemak, konsumsi sayur dan buah yang terbatas, serta jadwal belajar yang padat dan banyak duduk meningkatkan risiko tersebut. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan santri mengenai gizi seimbang berbasis konsep piring sehat dan aktivitas jalan kaki terstruktur sebagai upaya pencegahan obesitas di lingkungan pondok pesantren. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 17 Juli 2026 di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, melibatkan 50 santri, dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat partisipatif dan desain evaluasi one-group pretest–posttest. Kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, simulasi penyusunan piring sehat, penetapan jadwal jalan kaki, dan penerapan media edukasi. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sepuluh butir (rentang nilai 0–100) dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil: Rerata nilai pengetahuan meningkat dari 80,00 ± 13,25 pada pretest menjadi 86,40 ± 11,20 pada posttest. Peningkatan tersebut bermakna secara statistik berdasarkan uji Wilcoxon signed-rank (p < 0,001), dengan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 70,0% menjadi 84,0%. Kesimpulan: Edukasi piring sehat dan aktivitas jalan kaki ssecara terstruktut meningkatkan pengetahuan santri mengenai gizi seimbang dan pencegahan obesitas segera setelah intervensi.  Keberlanjutan program perlu didukung melalui penyesuaian menu dapur, penjadwalan jalan kaki rutin, dan pemantauan indeks massa tubuh berkala.

Referensi

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Hasil utama Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-utama-ski-2023/

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2019). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Chaput, J. P., Willumsen, J., Bull, F., Chou, R., Ekelund, U., Firth, J., Jago, R., Ortega, F. B., & Katzmarzyk, P. T. (2020). 2020 WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour for children and adolescents aged 5–17 years: Summary of the evidence. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 17, 141. https://doi.org/10.1186/s12966-020-01037-z

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (5th ed.). SAGE Publications.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809

Indriani, T. D., Aliansy, D., Nurjanah, S. S., et al. (2026). Peningkatan Pengetahuan dan Literasi Label Gizi melalui Edukasi Gizi Seimbang pada Remaja di SMA Plus Babussalam Bandung. Jurnal Medika: Medika, 5(1), 791–796.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Profil pondok pesantren di Indonesia: Statistik dan dinamika pendidikan keagamaan. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Isi Piringku: Kebutuhan gizi harian seimbang. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang

Matsuo, M. (2025). Supporting experiential learning for expanding successes: Extending Kolb’s model. Human Resource Development International, 28(3), 423–445. https://doi.org/10.1080/13678868.2024.2401301

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Indrayanti, R., Fitayani, N. S., Mansur, M. A., & Tunru, A. (2020). Alarming nutrition problems among adolescent students attending Islamic boarding school in Indonesia. Enfermería Clínica, 30(Suppl. 4), 44–47. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2019.10.017

Nutbeam, D., & Lloyd, J. E. (2021). Understanding and responding to health literacy as a social determinant of health. Annual Review of Public Health, 42, 159–173. https://doi.org/10.1146/annurev-publhealth-090419-102529

Nurmayani, W., & Oktaviana, E. (2026). Hubungan pola makan dengan status gizi remaja putri di Pondok Pesantren Zeinta Elharam Baraca. Jurnal Kesehatan Qamarul Huda, 14(1), 214–226.

World Health Organization. (2025). Obesity and overweight [Fact sheet]. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat. (2026). Profil Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Banjarwati Paciran Lamongan. https://ppsd.id/

Diterbitkan

18-09-2026

Cara Mengutip

Awwalia, E. S. ., Effendy, E., Iryawan, R. D. A. ., Muhammad, A. R. ., Ardiansyah, A. F. Z. ., Syahputri, R. T. I. ., Nazhifa, F. R. ., Salsabila, A. ., Hassan, C. Z. ., & Alim, R. J. . (2026). Edukasi Piring Sehat dan Aktivitas Jalan Kaki Terstruktur untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang Santri di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(5), 5577–5590. https://doi.org/10.54082/jamsi.3333