Pemberdayaan Ibu Balita Melalui Edukasi Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) Berbasis Pangan Lokal untuk Pencegahan Wasting di Kota Makassar Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3413Kata Kunci:
balita, edukasi gizi, MP-ASI berbasis pangan lokal, wastingAbstrak
Wasting merupakan masalah gizi akut pada balita yang dapat dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu mengenai pemenuhan kebutuhan gizi dan pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai MP-ASI berbasis pangan lokal sebagai upaya pencegahan wasting di Kota Makassar Sulawesi Selatan. Kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif dengan melibatkan 30 ibu balita usia 6–59 bulan. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, persiapan materi edukasi, pelaksanaan edukasi gizi melalui penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi. Sebelum intervensi, kategori pengetahuan baik sebesar 30%, cukup sebesar 60%, dan kurang sebesar 10%. Setelah edukasi, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 80%, kategori cukup menjadi 20%, dan tidak terdapat lagi ibu dengan kategori pengetahuan kurang. Edukasi mengenai MP-ASI berbasis pangan lokal dapat menjadi pendekatan promotif dalam meningkatkan pengetahuan ibu sebagai upaya mendukung pencegahan wasting pada balita.
Referensi
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., S Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617
Fitriahadi, E., S Herfanda, E. (2023). Education and training on preparing complementary feeding (MP-ASI) from local ingredients to prevent stunting. Community Empowerment. https://doi.org/10.31603/ce.10278
Hasanah, N., Lestari, T., S Wijayanti, R. (2024). Strategi intervensi wasting berbasis pangan lokal: Pendekatan analisis SWOT. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 8(1), 12–22.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Petunjuk teknis tata laksana balita dengan masalah gizi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Koritelu, R. T. E., Syauqy, A., S Margawati, A. (2024). Determinants of wasting among children aged 6–23 months in Indonesia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(4), 184–195.
Naulia, R. P., Hendrawati, H., S Saudi, L. (2021). Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pemenuhan Nutrisi Balita Stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), 95–101. https://doi.org/10.33221/jikm.v10i02.903
Sari, F. A., S Putri, D. S. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu balita tentang pemberian makanan tambahan dengan kejadian balita resiko wasting di Posyandu Desa Getasrabi. Jurnal Profesi Keperawatan, 8(1). https://doi.org/10.31596/jprokep.v8i1.95
Susanti, D., Sutini, T., S Haryanto, R. (2021). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam penanganan masalah kesehatan anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 38–46.
Syarfaini, Nurfatmi, R., Alam, S., S Jayadi, Y. I. (2022). Hubungan asupan zat gizi makro terhadap kejadian wasting pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 6(2), 1–12.
UNICEF. (2023). Improving child nutrition: The achievable imperative for global progress. New York: United Nations Children’s Fund.
Wahyuni, S., Fatmayanti, A., Ulfiana, E., S Primadasa, N. (2024). Hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan status gizi pada bayi usia 6–24 bulan. Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research, 6(2). https://doi.org/10.31983/jomisbar.v6i2.12945
Waryana, W., Wijanarka, A., S Fadhilah, D. (2023). Development of local foodstuff-based complementary food porridge MP-ASI “SITOLE” products as an effort to manage stunting Jurnal Info Kesehatan, 21(2), 295–307. https://doi.org/10.31965/infokes.Vol21.Iss2.1173
Widiyanto, A., Indriyani, R., S Hidayati, A. N. (2023). Pengaruh pelatihan edukasi gizi terhadap peningkatan kompetensi kader posyandu dalam pencegahan stunting. Journal of Public Health Research and Community Health Development, 6(2), 109–118. https://doi.org/10.20473/jphrecode.v6i2.4352
World Health Organization. (2023). WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. Geneva: World Health Organization.
Yulnefia, S Faris, A. R. (2020). Hubungan frekuensi pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Collaborative Medical Journal (CMJ), 3(3), 123–130.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rahmat Kasmad, Irma Irma, Kartini Kartini

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




