Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi
<p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI)</strong> adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. <strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) </strong>terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper.</p> <p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) </strong>saat ini terakreditasi <strong>SINTA 5</strong> berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 72/E/KPT/2024 (<a href="https://jurnal-id.com/master/akreditasi/SertifikatJAMSI_Sinta5.pdf" target="_blank" rel="noopener">Download SK Akreditasi</a>).</p> <p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) </strong>dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Naskah harus dimasukkan dalam <strong>BAHASA INDONESIA. </strong></p> <table border="0"> <tbody> <tr> <td colspan="3"><strong>Informasi Jurnal</strong></td> </tr> <tr> <td width="150">Nama</td> <td>:</td> <td>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia</td> </tr> <tr> <td>Nama Pendek</td> <td>:</td> <td>JAMSI</td> </tr> <tr> <td>Contact Person</td> <td>:</td> <td>085111544445</td> </tr> <tr> <td>Frekuensi Terbit</td> <td>:</td> <td>6 edisi setiap tahun (Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November)</td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td>:</td> <td>10.54082/jamsi.IDPaper</td> </tr> <tr> <td>P-ISSN</td> <td>:</td> <td>2807-6605 </td> </tr> <tr> <td>e-ISSN</td> <td>:</td> <td>2807-6567</td> </tr> <tr> <td>Author Fees / APC </td> <td>:</td> <td>Rp 500.000,00</td> </tr> <tr> <td>Scope</td> <td>:</td> <td>Semua kegiatan pengabdian masyarakat di berbagai bidang, antara lain : pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan, maupun kegiatan pengabdian masyarakat bidang lainnya.</td> </tr> </tbody> </table> <h1><img src="https://jurnal-id.com/master/images/FrontendJAMSI.jpg" /></h1> <hr /> <h1>Fokus dan Ruang Lingkup</h1> <p><strong>Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI)</strong> menerima artikel untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Pendidikan, Teknik, Sains, Pertanian, Sosial Humaniora, Komputer, Kesehatan, dan bidang lainnya. </p> <p><img src="https://author.my.id/widget/sinta.php?id=12004" width="100%" /></p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=12004&gs=7H2WgZUAAAAJ&sc=1" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/graph-oa.php?issn=2807-6567&warna=f1863b" name="statistik" width="100%" height="550px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p>CV Firmosid-IDJurnal Abdi Masyarakat Indonesia2807-6605Penguatan Kompetensi Guru melalui Pendampingan Desain Pembelajaran Model ADDIE
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2402
<p><em>Kesulitan guru dalam mendesain pembelajaran digital yang efektif dan adaptif di era pendidikan modern menjadi dasar program pengabdian ini. Dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru di SMP Muhammadiyah 4 Kota Malang dalam mendesain pembelajaran yang inovatif, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan siswa dengan bantuan model ADDIE. Pelatihan ini dilaksanakan dalam lima tahap, yaitu pertama diidentifikasi kemampuan guru, kedua, sosialisasi rancangan kegiatan, ketiga, penyajian materi yang terdiri dari motivasi pengembangan diri guru, konsep desain pembelajaran dan model ADDIE, keempat, pendampingan praktik penyusunan desain pembelajaran, dan kelima, evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keterampilan peserta yang dilakukan melalui wawancara dan posttest. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang signifikan, termasuk peningkatan rata-rata skor pretest dari 63,56 menjadi 94,44 pada posttest, dan pergeseran perspektif profesional guru yang lebih kreatif dan bekerja sama dalam pembelajaran. Pendampingan berbasis model ADDIE telah ditunjukkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ADDIE telah terbukti mampu mendorong pengembangan dan evaluasi berbasis data untuk memastikan kualitas produk pengabdian, namun perlu dilakukan penataan waktu yang tepat pada setiap tahapannya untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta perlu adanya adaptasi model ini pada setiap kondisi agar sesuai dengan konteks. </em></p>Zulfikar YusufImamul HakimFahrudin Mukhlis
Hak Cipta (c) 2026 Zulfikar Yusuf, Imamul Hakim, Fahrudin Mukhlis
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-016147548410.54082/jamsi.2402Penguatan Kemandirian Pangan melalui Program Pelatihan dan Demonstrasi Budidaya Ayam Kampung Unggul Balitbangtan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2445
<p><em>Keterbatasan akses protein hewani dan rendahnya pemanfaatan pekarangan menjadi permasalahan mendasar dalam ketahanan pangan keluarga di Desa Tohupo, Kecamatan Bongomeme. Kondisi ini berdampak pada rendahnya konsumsi pangan bergizi dan berpotensi mempengaruhi status gizi rumah tangga. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik ini bertujuan mendorong kemandirian pangan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis budidaya ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) sebagai sumber protein hewani yang ekonomis dan mudah dipelihara. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, praktik lapangan, demonstrasi pembuatan pakan berbahan lokal, serta pendampingan berkelanjutan. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre test dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, observasi praktik peserta, serta monitoring pembentukan demplot kandang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 35% setelah mengikuti pelatihan, meningkatnya keterampilan teknis dalam pembuatan pakan dan manajemen pemeliharaan, serta terbentuknya satu unit kandang percontohan sebagai model penerapan budidaya ayam KUB di tingkat rumah tangga. Peserta yang menunjukkan minat tinggi ditetapkan sebagai kader ternak untuk keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan partisipatif–aplikatif efektif dalam membangun kemandirian pangan dan dapat menjadi strategi pendukung pencegahan stunting berbasis pemanfaatan pekarangan. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta membuka peluang peningkatan pendapatan melalui usaha ternak skala kecil. Model pemberdayaan yang diterapkan berpotensi direplikasi di desa lain dengan konteks serupa.</em></p>Ellen SalehSrisukmawati ZainudinNibras LayaSri Yeni PatedaUmbang Arif RokhayatiSrisuryaningsih Djunu
Hak Cipta (c) 2026 Ellen Saleh, Srisukmawati Zainudin, Nibras Laya, Sri Yeni Pateda, Umbang Arif Rokhayati, Srisuryaningsih Djunu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316159760610.54082/jamsi.2445Pelatihan Transplantasi Karang bagi Masyarakat Pengelola Wisata House Reef Farming di Desa Bahoi
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2488
<p><em>Kerusakan terumbu karang di Desa Bahoi, destinasi bahari dalam pengembangan KEK Likupang, menuntut penguatan kapasitas masyarakat lokal untuk konservasi berbasis komunitas dan ekowisata berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan transplantasi karang bagi pengelola wisata dan membentuk kelompok pengelola house reef farming berbasis komunitas. Dilaksanakan September 2025, program melibatkan 30 peserta (nelayan, pemuda desa, pengelola wisata) melalui sosialisasi, kelas ekologi karang-konservasi, dan praktik lapangan berbasis SOP UNEP-NOAA; dievaluasi via pretest-posttest dan observasi keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan-keterampilan peserta ke kategori baik, terbentuknya kelompok pengelola dengan peran dan rencana monitoring rutin, serta indikator kelangsungan hidup fragmen karang 95,6% sebagai bukti keberterapan teknik. Program ini memperkuat modal sosial, mengubah praktik konservasi desa, dan menunjukkan Desa Bahoi memiliki potensi sebagai model ekowisata bahari berkelanjutan di KEK Likupang.</em></p>Diana TangianMaykel KarauwanBernadain PoliiYurike Lewan
Hak Cipta (c) 2026 Diana Tangian, Maykel Karauwan, Bernadain Polii, Yurike Lewan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316133133810.54082/jamsi.2488Penguatan Nilai Integritas Generasi Z melalui Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi di SMK Muhammadiyah 04 Boyolali, Provinsi Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2548
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 04 Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, dengan permasalahan mitra berupa rendahnya pemahaman siswa terhadap nilai integritas yang tercermin dari perilaku tidak jujur, seperti mencontek dan bolos sekolah tanpa keterangan. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat nilai integritas siswa sebagai upaya pencegahan perilaku koruptif sejak dini. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi pendidikan antikorupsi secara interaktif dengan dukungan media edukasi berupa video kampanye antikorupsi. Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 25 siswa kelas X TMI 1. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada seluruh indikator, yaitu konsep dasar korupsi dan nilai integritas dari 48% menjadi 96%, sikap terhadap perilaku tidak jujur dari 36% menjadi 96%, komitmen pribadi dalam kejujuran dan disiplin dari 32% menjadi 96%, serta keberanian menolak dan melaporkan kecurangan dari 44% menjadi 96%. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penguatan karakter siswa dan menunjukkan bahwa sosialisasi pendidikan antikorupsi yang bersifat partisipatif dan kontekstual efektif dalam membentuk generasi Z yang berintegritas.</em></p>Fajar IstiqomahBagas Adi KristantoFaqih Adha AziziArrin Sulistiyowati
Hak Cipta (c) 2026 Fajar Istiqomah, Bagas Adi Kristanto, Faqih Adha Azizi, Arrin Sulistiyowati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316141542410.54082/jamsi.2548Pendampingan Penyusunan Soal HOTS Literasi dan Numerasi bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta Gondang
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2113
<p><em>Kegiatan "Pendampingan Pengembangan Soal Literasi dan Numerasi Berbasis HOTS bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Kecamatan Gondang, Tulungagung" bertujuan meningkatkan kompetensi guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, dalam menyusun soal literasi dan numerasi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada kebutuhan guru akan penguatan kemampuan dalam merancang instrumen evaluasi pembelajaran yang selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. PKM dilaksanakan pada tanggal 18 September 2024 di MIS Al Falah, Karangrejo, dengan melibatkan 30 guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan siklus pelatihan yang meliputi analisis kebutuhan, perencanaan dan pengembangan materi, pelaksanaan pendampingan, serta evaluasi. Materi pendampingan mencakup pemahaman literasi dan numerasi dalam konteks Kurikulum Merdeka, prinsip penyusunan soal berbasis HOTS, serta praktik kolaboratif penyusunan soal yang kreatif dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang soal literasi dan numerasi berbasis HOTS yang berkualitas serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan profesionalisme guru dan peningkatan kualitas pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah.</em></p>Luk Luk Nur MufidahAgus Purwowidodo
Hak Cipta (c) 2026 Luk Luk Nur Mufidah, Agus Purwowidodo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316166768010.54082/jamsi.2113Pelatihan Senam Ringan untuk Kebugaran Para Pengurus RT dan RW Sekedusunan Tamelang Timur dan Tamelang Barat Desa Margasari Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2289
<p><em>Kebugaran jasmani memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup, terutama bagi para pengurus RT dan RW yang setiap hari terlibat langsung dalam urusan masyarakat. Tugas mereka tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup aspek sosial dan kemanusiaan yang menuntut tenaga, kesabaran, dan ketahanan fisik. Padatnya aktivitas sering membuat mereka kekurangan waktu untuk berolahraga, padahal aktivitas fisik yang teratur sangat dibutuhkan agar tubuh tetap bugar dan pikiran tetap jernih. Tanpa olahraga, kelelahan dapat menumpuk dan risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung meningkat. Salah satu solusi sederhana dan efektif adalah melakukan senam ringan. Gerakannya mudah, tidak memerlukan alat, dan bisa dilakukan di mana saja, termasuk di lingkungan tempat tinggal sendiri. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Sekedusunan Tamelang Timur dan Tamelang Barat, Desa Margasari, sebanyak 28 pengurus RT dan RW ikut ambil bagian. Kegiatan ini mencakup sosialisasi kesehatan, demonstrasi gerakan, serta latihan bersama. Hasilnya, para peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya olahraga, kemampuan melakukan gerakan dengan benar, serta motivasi untuk menjadikan senam sebagai kebiasaan rutin yang menyehatkan dan mempererat kebersamaan warga.</em></p>Muhammad Mury SyafeiNeng UlyaAbdul Salam HidayatMuchamad IshakRindy AntikaRiana Asfa DewiDyor Rayndu
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Mury Syafei, Neng Ulya, Abdul Salam Hidayat, Muchamad Ishak, Rindy Antika, Riana Asfa Dewi, Dyor Rayndu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316174175010.54082/jamsi.2289Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Program Posbindu bagi Remaja dan Kader di Desa Pucanganom, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2361
<p><em> </em><em>Masalah dalam manajemen Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) adalah <strong>dukungan sumber daya. </strong></em><em>Kurangnya kapasitas kader remaja yang masih rendah dalam program Posbindu. Peran Posbindu perlu dioptimalkan untuk mencegah terjadinya anemia pada remaja. </em><em>Belum pernah dilakukan pemeriksaan hemoglobin warga Desa Srumbung. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih remaja dalam manajemen program posbindu. Metode pengabdian masyarakat ini dengan persiapan, pelaksanaan pelatihan manajemen program posbindu yang sudah terlaksana pada Sabtu, 2 Agustus 2025 jam 15 di Rumah Belajar Masyarakat Desa Pucanganom yang diikuti oleh 26 remaja dan kader. Pendampingan Posbindu dilakukan pada Sabtu, 6 September dan 6 Desember 2025 di Posyandu Melati Dusun Nglampu dan Sabtu, 13 September 2025 jam 08. 00 WIB, Posbindu Nusa Indah Dusun Sudimoro dilanjutkan pengawasan dan evaluasi. Hasilnya ada peningkatan kategori sangat baik dari 3 menjadi 5, kategori cukup dari 3 menjadi 5 remaja dan kader terkait dengan penyakit tidak menular, meningkatnya peran remaja dalam posbindu, hasil pemeriksaan hemoglobin di Posbindu Melati Dusun Nglampu pada 23 warga khususnya remaja, hasilnya semua normal. Hasil pemeriksaan hemoglobin di Posbindu Sudimoro dari 16 warga, ada 3 warga hemoglobin rendah. Hasil pengabdian masyarakat ini semoga dapat meningkatkan sumber daya remaja dalam kegiatan posbindu.</em></p>Dita KristianaEsitra HerfandaMusoli Musoli
Hak Cipta (c) 2026 Dita Kristiana, Esitra Herfanda, Musoli
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316184185010.54082/jamsi.2361Edukasi Partisipatif Pencegahan Stunting dan Wasting untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita di Desa Rumpet, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2382
<p><em>Stunting dan wasting merupakan masalah berisiko tinggi terjadi pada balita di Desa Rumpet Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. </em><em>kurangnya tingkat pengetahuan dan kesadaran ibu balita tentang stunting dan wasting serta terbatasnya monitoring terhadap pertumbuhan balita, dapat menjadi penyebab risiko ini meningkat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran melakukan monitoring pertumbuhan anak, serta mendorong perilaku kunjungan posyandu secara rutin. Metode yang digunakan mencakup pra kegiatan (observasi dan pre-test), kegiatan inti (edukasi partisipatif dengan audiovisual, diskusi dan simulasi kasus), serta pasca kegiatan (post-test dan wawancara reflektif). Sasaran kegiatan adalah 27 ibu balita. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kategori baik dari 37 % menjadi 59 %. Kegiatan memberikan dampak positif berupa perubahan perilaku peningkatan minat kunjungan posyandu dan meningkatnya kesadaran untuk memantau pertumbuhan balita. Edukasi dan monitoring yang berkesinambungan sangat penting untuk upaya pencegahan stunting dan wasting. </em></p>Sri Intan RahayuningsihInda MarianaAnita TiaraNenty SeptianaNevi Hasrati Nizami
Hak Cipta (c) 2026 Sri Intan Rahayuningsih, Inda Mariana, Anita Tiara, Nenty Septiana, Nevi Hasrati Nizami
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316123724810.54082/jamsi.2382Peningkatan Kompetensi Survei dan Pemetaan melalui Pelatihan Praktik Akuisisi dan Pengolahan Foto Udara di SMKN 2 Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2416
<p><em>Program Keahlian Geologi Pertambangan di SMKN 2 Garut membutuhkan kemampuan survei dan pemetaan berbasis teknologi drone untuk mendukung kegiatan eksplorasi awal pada area pertambangan yang sulit dijangkau, namun kebutuhan tersebut belum terpenuhi karena sekolah belum memiliki drone dan belum pernah melaksanakan pelatihan pengolahan data foto udara, khususnya pembuatan Digital Elevation Model (DEM) dan ortofoto. Menjawab permasalahan tersebut, Program Studi Teknik Geodesi Universitas Winaya Mukti melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan drone yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam survei pemetaan udara. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari dengan melibatkan 68 peserta melalui metode pelatihan komprehensif yang mencakup survei GNSS, praktik penerbangan drone, serta pengolahan data fotogrametri hingga menghasilkan ortofoto dan DEM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, ditandai dengan kehadiran penuh peserta, nilai posttest minimal 75, serta capaian N-Gain sebesar 56 - 72%. Kualitas produk pemetaan juga meningkat, ditunjukkan oleh kesesuaian DEM sebesar 80% terhadap data acuan serta peta ortofoto dan kontur yang memenuhi kaidah kartografi. Dampak kegiatan terlihat dari tersedianya perangkat drone untuk praktik berkelanjutan serta meningkatnya kemampuan guru dan siswa dalam melakukan survei dan pengolahan data pemetaan udara sebagai bekal eksplorasi pertambangan di masa depan.</em></p>Levana AprianiAchmad Ruchlihadiana TisnasendjajaDanis Suhari SingawilastraM. Dava Arjun Al MalikiZiddan Noverdinan RamadhanSantia FahraeniM. Ryan AldiRosi NurqolbiyatiM. Hafidz HidayatullohShela SantikaMuhamad RullyM. Abdul Aziz RiyadhiIrfan Raihan Ramadhan
Hak Cipta (c) 2026 Levana Apriani, Achmad Ruchlihadiana Tisnasendjaja, Danis Suhari Singawilastra, M. Dava Arjun Al Maliki, Ziddan Noverdinan Ramadhan, Santia Fahraeni, M. Ryan Aldi, Rosi Nurqolbiyati, M. Hafidz Hidayatulloh, Shela Santika, Muhamad Rully, M. Abdul Aziz Riyadhi, Irfan Raihan Ramadhan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316154355410.54082/jamsi.2416Penguatan Minat Baca Siswa melalui Program Pemberdayaan Literasi Berbasis Reading Corner di SD IT Qatrunnada, Jakarta Pusat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2468
<p><em>Rendahnya minat baca pelajar menjadi tantangan terbesar dalam penguatan literasi di Indonesia yang berdampak pada budaya membaca di lingkungan sekolah dasar, salah satunya di SD IT Qatrunnada, Jakarta. Kondisi ini menunjukkan perlunya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kemampuan kognitif dan pemberdayaan siswa dengan menciptakan lingkungan belajar yang literasi. Pengabdian Masyarakat ini bertema “Fun Reading Day” melalui kolaborasi bersama sekolah sebagai mitra serta melibatkan siswa kelas 4-6 serta guru sebagai partisipatif. Metode yang digunakan mencakup seminar motivasi untuk mendorong kegiatan membaca, diskusi interaktif dan pembuatan reading corner sebagai ruang literasi yang ramah dan berkelanjutan. Pendekatan apresiatif digunakan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan membaca. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan serta antusiasme terhadap kebiasaan membaca siswa serta pengoptimalisasi reading corner yang menjadi sarana pendukung kegiatan literasi di sekolah. Program ini menekankan bahwa menciptakan lingkungan literasi yang ramah serta menggunakan pendekatan partisipatif sangat penting untuk mengembangkan budaya membaca yang berkelanjutan di sekolah dasar.</em></p>Heri SamtaniIndah KurnianingsihAnisa Putri YasminKayza Namira PutriBagas TriandsaMuhammad Ilham AssofyanMuhammad Faishal Hasyim
Hak Cipta (c) 2026 Heri Samtani, Indah Kurnianingsih, Anisa Putri Yasmin, Kayza Namira Putri, Bagas Triandsa, Muhammad Ilham Assofyan, Muhammad Faishal Hasyim
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316165766610.54082/jamsi.2468Peningkatan Literasi Internet dan Etika Digital melalui Sosialisasi dan Diskusi Interaktif di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak, Kalimantan Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2515
<p><em>Latar Belakang: </em><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak sebagai respons terhadap masih rendahnya literasi digital dan penggunaan internet yang belum sepenuhnya bijak di kalangan siswa. Tujuan Studi: Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat dan risiko penggunaan internet, etika digital, serta penerapan penggunaan internet yang bertanggung jawab.</em><em> Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi literasi digital dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap siswa peserta kegiatan. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap manfaat dan risiko penggunaan internet dari 60% sebelum kegiatan menjadi 80% setelah kegiatan. Selain itu, lebih dari 90% siswa menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai etika digital, dan 75% siswa mulai menerapkan perilaku penggunaan internet secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa program literasi digital yang dilaksanakan secara partisipatif dan interaktif mampu memberikan dampak positif yang terukur bagi siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat dalam upaya meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah menengah.</em></p>Ayu RizkyNuruniyah NuruniyahIskandar ArfanMarlenywati MarlenywatiDe'a Ananda Putri
Hak Cipta (c) 2026 Ayu Rizky, Nuruniyah, Iskandar Arfan, Marlenywati, De'a Ananda Putri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316137338010.54082/jamsi.2515Peningkatan Kapasitas Petani dalam Budidaya Alpukat mMelalui Pelatihan Teknik Pemupukan Berimbang di Desa Sumberahayu, Kendal
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2225
<p><em>Desa Sumberahayu, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya alpukat berkat kondisi tanah yang subur dan iklim tropis yang mendukung. Namun, praktik budidaya yang masih tradisional, menyebabkan rendahnya produktivitas dan kualitas buah, serta terbatasnya pengetahuan petani terhadap teknik perawatan yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan tanaman alpukat melalui penyuluhan dan pendampingan teknik pemupukan serta perawatan pohon yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik lapangan, dan aplikasi pupuk oleh petani mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam menerapkan pemupukan berimbang, pemangkasan pohon yang tepat, serta manajemen budidaya yang lebih efisien. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan akademisi dalam mengembangkan praktik pertanian yang ramah lingkungan. Program ini memberikan dampak sosial berupa perubahan perilaku petani menuju sistem pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 2 (Zero Hunger) dan SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kapasitas petani dan penguatan sistem pertanian berkelanjutan di Desa Sumberahayu.</em></p>Endah Kanti PangestutiRini KusumawardaniUntoro NugrohoMego PurnomoDimas GustoroMuhammad Reza Robby NugrahaBelinda Zahvia Putri JasmineDhafin Zulfa AbdillahSugita Luthfi Angginata
Hak Cipta (c) 2026 Endah Kanti Pangestuti, Rini Kusumawardani, Untoro Nugroho, Mego Purnomo, Dimas Gustoro, Muhammad Reza Robby Nugraha, Belinda Zahvia Putri Jasmine, Dhafin Zulfa Abdillah, Sugita Luthfi Angginata
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316171172010.54082/jamsi.2225Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Bumbu Lemi Rajungan UMKM Pandega Food, Sukoharjo
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2325
<p><em>UMKM Pandega Food merupakan mitra usaha pengolahan bumbu penyedap berbasis limbah rajungan (lemi) yang menghadapi permasalahan ketidakstabilan mutu bubuk serta belum optimalnya manajemen stok bahan baku. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas produk, efisiensi produksi, dan efektivitas pengelolaan bahan baku melalui penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan teknis sehingga mampu bersaing secara lokal maupun nasional. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, pelatihan penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), pengadaan alat powder grinder dan powder mixer, serta pelatihan manajemen stok bahan baku. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan homogenitas bubuk, penurunan waktu proses, dan perbaikan daya simpan produk. Selain itu, mitra mampu menerapkan sistem pencatatan stok dan perencanaan bahan baku secara lebih terstruktur. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas usaha dan kemandirian mitra, serta membuka peluang pengembangan produk turunan berbasis hasil samping rajungan secara berkelanjutan. </em></p>Rahmania Nur AfiahIndrati KusumaningrumRahadina Praba MelatiDian Rachmawanti AffandiKhusnul Khotimah
Hak Cipta (c) 2026 Rahmania Nur Afiah, Indrati Kusumaningrum, Rahadina Praba Melati, Dian Rachmawanti Affandi, Khusnul Khotimah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316178779410.54082/jamsi.2325Peningkatan Kesejahteraan Kelompok Petani Ikan Lele Ardan melalui Inovasi Produk Lele Asap Berbasis Teknologi Pengasapan dan Pengemasan Vakum di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2399
<p><em>Kelompok Budidaya Ikan Lele Ardan di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menghadapi keuntungan usaha yang rendah akibat harga jual lele segar yang fluktuatif dan ketergantungan pada pengepul. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani melalui inovasi produk lele asap berbasis teknologi pengasapan dan pengemasan vakum. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pengasapan dan pengemasan, penerapan teknologi tepat guna alat pengasap berbahan bakar sabut kelapa dan vacuum sealer, serta pendampingan dan evaluasi melalui observasi praktik, competency checklist, dan penilaian mutu produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan dan pengemasan lele asap, terbentuknya unit usaha bersama, serta komitmen kelompok untuk memproduksi lele asap secara berkelanjutan. Uji mutu sensori menunjukkan bahwa produk lele asap yang dihasilkan memiliki warna coklat keemasan, aroma asap alami, tekstur padat namun lembut, dan cita rasa gurih yang dapat diterima konsumen. Inovasi ini membuka peluang pasar baru, memperkuat posisi tawar kelompok, dan menjadi strategi awal peningkatan kesejahteraan petani ikan lele di Desa Curah Cottok. </em></p>Andina MayangsariRiza RachmanAndrew JoewonoAlindi RistiantiGunawan Abdi Tauhid
Hak Cipta (c) 2026 Andina Mayangsari, Riza Rachman, Andrew Joewono, Alindi Ristianti, Gunawan Abdi Tauhid
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-016146747410.54082/jamsi.2399Optimalisasi Literasi Digital Ddn Tata Kelola Organisasi bagi Manajemen KSP CU Prima Danarta di Surabaya melalui Pemanfaatan Google Workspace
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2442
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital dan tata kelola organisasi pada KSP CU Prima Danarta melalui pemanfaatan Google Workspace. Topik ini dipilih karena pengurus koperasi masih menghadapi kendala dalam kolaborasi lintas wilayah serta belum optimal dalam penggunaan teknologi informasi untuk menunjang efektivitas tata kelola organisasi. Pendampingan dilaksanakan secara luring di Laboratorium Komputer Akuntansi D-III Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya selama dua hari pada Sabtu-Minggu, 23-24 Oktober 2025. Pendampingan ini mengombinasiak pemaparan teori dan praktik langsung. Materi yang diberikan meliputi penggunaan Google Keep, Calendar, Mail, Slide, Sheet, Drive, dan Form, serta diakhiri dengan pre-test, post-test, dan kuesioner umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta rata-rata sebesar 50,58%, dengan 78,95% peserta mengalami peningkatan skor setelah pendampingan. Hal ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi digital dan efisiensi tata kelola organisasi koperasi. Kegiatan ini memiliki kelebihan pada aspek integrasi teori dan praktik yang aplikatif, namun masih terbatas dari sisi durasi dan cakupan peserta. Hasil kegiatan ini penting sebagai dasar pengembangan pendampingan lanjutan dan penerapan sistem berbasis Google Workspace secara berkelanjutan di lingkungan koperasi.</em></p>Thomas Aquinas WijanarkoRr. Puruwita WardaniSusanna HartantoVivian Angelina Soegiharto WibowoEster Sabatini
Hak Cipta (c) 2026 Thomas Aquinas Wijanarko, Rr. Puruwita Wardani, Susanna Hartanto, Vivian Angelina Soegiharto Wibowo, Ester Sabatini
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316194795410.54082/jamsi.2442Peningkatan Kapasitas Ibu dari Balita Stunting melalui Program Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Berbasis Kolaborasi Tim Multidisiplin di Desa Sokawera, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2480
<p><em>Stunting pada anak merupakan permasalahan kesehatan yang kompleks dan membutuhkan pendekatan multidisiplin dalam penanganannya. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta edukasi holistik dan kolaboratif pada anak stunting di Desa Sokawaera, Cilongok. Kecamatan Cilongok merupakan wilayah dengan kasus stunting tertinggi di Banyumas. Desa Sokawera yang berlokasi di kecamatan Cilongok, Banyumas menjadi salah satu </em><em>desa lokus (lokasi khusus) stunting terintegrasi. </em><em>Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi tim kesehatan yang terdiri dari dokter gigi, dokter umum, bidan, ahli gizi, dan psikolog. Intervensi yang dilakukan mencakup pemeriksaan dan edukasi kesehatan gigi dan mulut, edukasi gizi dan pola makan sehat, serta pemberian konseling tentang pola asuh yang tepat. Pada kegiatan edukasi kolaboratif yang dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dihadiri oleh 33 ibu balita stunting, kader dan bidan Desa Sokawera. Setelah itu dilakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut pada 65 balita di Desa Sokawera. Hasil rerata dmf-t pada balita usia 0-5 tahun di Desa Sokawera adalah 5,09 (kategori karies tinggi menurut WHO). Pendekatan kolaboratif ini memungkinkan penanganan komprehensif terhadap berbagai faktor yang berkontribusi pada kondisi stunting, mulai dari aspek kesehatan fisik hingga psikososial. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dapat menjadi model intervensi komprehensif untuk memperkuat pemahaman orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut balita stunting di Desa Sokawera, Cilongok, Banyumas.</em></p>Fitri Diah OktadewiRiski Amalia HidayahMahindra Awaluddin RomadlonAli TaqwimAngger Waspodo Dias Andrianto
Hak Cipta (c) 2026 Fitri Diah Oktadewi, Riski Amalia Hidayah, Mahindra Awaluddin Romadlon, Ali Taqwim, Angger Waspodo Dias Andrianto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316195596210.54082/jamsi.2480Pengenalan Tanda Awal Henti Jantung dan Tindakan CPR di Masyarakat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2539
<p><em>Henti jantung mendadak merupakan permasalahan kesehatan masyarakat dengan tingkat mortalitas tinggi dan sebagian besar kejadiannya terjadi di luar fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi ini menuntut respon cepat dan tepat dari masyarakat awam sebagai penolong pertama sebelum bantuan medis tiba. Namun, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta keterbatasan keterampilan melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) masih menjadi kendala utama dalam upaya penyelamatan korban. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali tanda awal henti jantung serta melakukan tindakan CPR secara benar dan aman. Metode pengabdian meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi terarah, serta pelatihan praktik CPR menggunakan media audio visual dan manekin. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda awal henti jantung serta peningkatan kemampuan dalam melakukan tindakan CPR sesuai standar prosedur. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi dan pelatihan CPR berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem respon kegawatdaruratan jantung di tingkat komunitas dan berpotensi menurunkan angka kematian akibat henti jantung secara berkelanjutan nasional.</em></p>Asrianto AsriantoHaerul HaerulKhumaidi AriefKarmila SukriMuhammad Arif MansurSabri JufriHarnilawati KallaHerman HermanArnianti ArniantiSubaedah SubaedahNurlaelah NurlaelahAnggerani AnggeraniMuhammad Agus JabirFitriani FitrianiNursyahfitri NursyahfitriSyauqiyah SyauqiyahPutra PutraDwi Selsadila
Hak Cipta (c) 2026 Asrianto Asrianto, Haerul Haerul, Khumaidi Arief, Karmila Sukri, Muhammad Arif Mansur, Sabri Jufri, Harnilawati Kalla, Herman Herman, Arnianti Arnianti, Subaedah Subaedah, Nurlaelah Nurlaelah, Anggerani Anggerani, Muhammad Agus Jabir, Fitriani Fitriani, Nursyahfitri Nursyahfitri, Syauqiyah Syauqiyah, Putra Putra, Dwi Selsadila
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316189190210.54082/jamsi.2539Pelatihan Ecoprint untuk Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Produk Bernilai Ekonomi di Desa Wedoroklurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2098
<p><em>Pada Desa Wedoroklurak, Kec. Candi, Kab. Sidoarjo terdapat permasalahan terkait limbah pertanian dan juga pemberdayaan masyarakat, yaitu: a). Bagaimana menangani limbah yang biasanya dibuang dan menumpuk? b). Bagaimana agar penanganan limbah dapat dijadikan produk yang bermanfaat secara ekonomi? c). Banyaknya ibu rumah tangga yang masih memiliki waktu luang. Berdasarkan itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan: a). Memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan limbah daun; b). Memberikan pelatihan tentang pemanfaatan limbah daun dalam bentuk produk ecoprint yang memiliki nilai ekonomi; c). Memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan dan manajemen usaha rumah tangga. Metode pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini dibagi dalam tiga tahap, yaitu: a). Sosialisasi tentang limbah daun dan pemanfaatannya; b). Pelatihan pengolahan limbah daun menjadi produk ecoprint; c). Sosialisasi tentang kewirausahaan dan majamenen usaha rumah tangga. Pada kegiatan ini peserta diberikan sosialisasi berupa teori dan pelatihan (praktik) pembuatan ecoprint pada bahan tekstil berupa totebag yang kemudian diberikan kepada peserta. Pengukuran hasil pemahaman peserta dilakukan dengan pengisian pre test dan post test oleh peserta, yang kemudian dilakukan pengolahan data. Dari hasil tersebut diketahui dampak dari kegiatan ini peserta mendapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan setelah pelatihan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini.</em><em> Peningkatan pengetahuan dan keterampilan ini selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.</em></p>Diana PuspitasariEndang Retno WedowatiMujianto MujiantoFungki Sri Rejeki
Hak Cipta (c) 2026 Diana Puspitasari, Endang Retno Wedowati, Mujianto, Fungki Sri Rejeki
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-3161112010.54082/jamsi.2098Pendampingan Pokdarwis Desa Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dalam Peningkatan Promosi dan Layanan Pemesanan Paket Wisata Berbasis Sistem Informasi Digital
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2267
<p><em>Pariwisata desa merupakan salah satu strategi pengembangan ekonomi lokal yang berbasis pada potensi alam, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Pariwisata desa di Desa Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, memiliki potensi besar, bahkan telah meraih Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 kategori Digital & Kreatif , namun kendala efisiensi layanan dan penyampaian informasi timbul karena proses pemesanan paket wisata masih dilakukan secara manual melalui pesan singkat (WhatsApp).</em><em> Kondisi ini menyebabkan proses yang tidak terstruktur, rawan miskomunikasi, layanan yang lambat, serta pencatatan data pengunjung dan transaksi yang terpisah di Microsoft Excel, sehingga Pokdarwis kesulitan mengukur data kunjungan secara akurat dan melakukan evaluasi berbasis data. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk mendampingi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengelolaan, promosi, dan implementasi sistem informasi pemesanan paket wisata berbasis web yang dirancang untuk mengintegrasikan manajemen tiga jenis paket wisata utama dan mengakomodasi pembayaran daring (online) yang komprehensif melalui E-Wallet, Virtual Account, dan QRIS. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyuluhan strategi Digital Marketing , pelatihan aplikasi teknis, dan evaluasi yang melibatkan Uji Coba Pengguna (User Acceptance Test/UAT) serta pengumpulan umpan balik melalui kuesioner.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem ini mempermudah dan memfasilitasi alur pemesanan secara digital dan terstruktur. Tingkat penguasaan fitur dasar sistem oleh anggota Pokdarwis mencapai 85% selama pelatihan end-to-end (pemesanan hingga konfirmasi pembayaran). Dampak yang dirasakan mitra adalah peningkatan efisiensi pelayanan wisatawan, dengan waktu konfirmasi pemesanan terpangkas drastis dari rata-rata 30-60 menit menjadi hanya 5-10 menit per transaksi, berkat adanya otomatisasi konfirmasi dan manajemen data transaksi, pengunjung, serta laporan yang kini terpusat pada satu dashboard. Implementasi sistem ini juga mendorong kemandirian Pokdarwis dalam promosi dan pengelolaan digital, serta Pokdarwis telah berkomitmen untuk menjadikan sistem ini sebagai Standar Operasional Utama (SOP) dalam melayani wisatawan.</em></p>Herlan SutisnaReyhan Andrea FirdausAgung Baitul HikmahAi Ilah WarnilahHaerul FatahNisa KurniasihMega Selsa Nabila
Hak Cipta (c) 2026 Herlan Sutisna, Reyhan Andrea Firdaus, Agung Baitul Hikmah, Ai Ilah Warnilah, Haerul Fatah, Nisa Kurniasih, Mega Selsa Nabila
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316172974010.54082/jamsi.2267Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Produk Cemilan Sehat Gluten-Free serta Perluasan Pemasaran pada UMKM Roti Rizka di Karanganyar, Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2355
<p><em>Usaha cemilan sehat berbasis UMKM merupakan usaha yang cukup menjanjikan karena tumbuhnya kesadaran di masyarakat terhadap makanan sehat. Salah satu UMKM yang berpotensi untuk mengembangkan cemilan sehat adalah usaha kue rumahan Roti Rizka yang dikelola oleh Ibu Rizka Lailiyah. Permasalahan pada usaha kue rumahan ini adalah belum ada inovasi produk yang daya saingnya lebih kompetitif, peralatan masak masih sederhana, dan pemasaran masih konvensional. </em><em>Tujuan Progam Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah mengembangkan varian produk cemilan sehat gluten free sebagai produk unggulan yang kompetitif,, meningkatkan efisiensi dan kapasitas, memperluas jangkauan pasar melalui pendampingan pemasaran digital, serta memastikan legalitas produk. Metode yang dilakukan yaitu sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada mitra dalam pembuatan dan pengemasan produk brownies kukus, brownies panggang, dan cookies chocochips gluten free. Produk cemilan yang dihasilkan diperiksa kualitasnya melalui uji organoleptik. Selanjutnya, dilakukan pendampingan pegajuan sertifikat PIRT dan perluasan jangkauan pemasaran melalui outlet dan e-commerce. Hasil dan dampak dari kegiatan ini adalah mitra yang terampil membuat inovasi produk berupa cemilan sehat gluten-free yang layak dipasarkan berdasarkan uji organoleptik. Selain itu penguatan kapasitas UMKM juga dicapai melalui pemberian bantuan oven dan etalase kaca, serta legalitas produk cookies dengan terbitnya nomor P-IRT 6053313011080-30. Kesiapan pemasaran UMKM ini juga meningkat dari metode konvensional menjadi lebih modern.</em></p>Endang SusilowatiSri MulyaniLina MahardianiWidiastuti Agustina Eko Setyowati
Hak Cipta (c) 2026 Endang Susilowati, Sri Mulyani, Lina Mahardiani, Widiastuti Agustina Eko Setyowati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316182784010.54082/jamsi.2355Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Air Tawar dan Wanita PKK oleh BEM ITK Avicenna dalam Meningkatkan Ekonomi dan Kesehatan di Desa Lalopisi Kabupaten Konawe
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2414
<p><em>Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM ITK Avicenna merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan mitra adalah rendahnya kemampuan mitra dalam mengoptimalkan potensi dalam hal budidaya ikan air tawar dan diversifikasi produk olahan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan teknologi budidaya ikan air tawar serta produk turunannya. Metode pelaksanaan </em><em>Metode Participatory Action Research (PAR) dengan kegiatan meliputi pelatihan budidaya ikan air tawar, pelatihan diversifikasi olahan, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, praktik perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta kegiatan interaktif yang mendorong partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif antara mahasiswa BEM ITK Avicenna, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa setempat.</em><em> Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 100% dari mitra Truna Jaya dalam mengaplikasikan teknologi bioflok dalam budidaya ikan air tawar, dan pemahaman masyarakat meningkat sebesar 90% oleh mitra wanita PKK, terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta munculnya komitmen untuk menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme warga dan dukungan pemerintah desa menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kesehatan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan pemberdayaan masyarakat ini berhasil memperkuat kapasitas dan kesadaran warga dalam membangun desa yang sehat, tangguh, dan mandiri, sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di lingkungan masyarakat.</em></p>Pono SuderajadDustan DustanWa AnasariAlvina Damayanti
Hak Cipta (c) 2026 Pono Suderajad, Dustan, Wa Anasari, Alvina Damayanti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316152153210.54082/jamsi.2414Pengabdian Masyarakat melalui Penyuluhan dan Pemberian Modul Tuberkulosis (TB) Paru sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kinerja Kader TB di Pondok Pesantren Annuqoyah, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2464
<p><em>Eliminasi tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumenep, yang pada tahun 2021 belum mencapai target penemuan dan pengobatan kasus TB. Tingginya jumlah pondok pesantren di wilayah ini menjadikan pesantren sebagai sasaran strategis dalam upaya eliminasi TB. Pondok pesantren dengan kepadatan hunian dan intensitas kontak antar santri yang tinggi berpotensi meningkatkan risiko penularan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan peran kader TB pesantren yang telah ditunjuk dalam mendukung upaya eliminasi TB. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Annuqayah, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, yang sebelumnya belum memiliki kader TB pesantren. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi, dan simulasi, disertai pemberian modul TB paru dan lembar balik sebagai media edukasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader yang signifikan, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 36,87 meningkat menjadi 71,96 pada posttest (p=0,000). Selain itu, kader menunjukkan peningkatan peran aktif melalui penemuan santri terduga TB dalam tiga bulan setelah kegiatan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kader TB pesantren dan diharapkan dapat memperkuat peran kader dalam mendukung eliminasi TB di lingkungan pesantren.</em></p>Arief BakhtiarTutik KusmiatiIrmi Syafa'ahJulius TanotoNuha Aulia RahmanWulan Rahmawati HariputriAchmad Najich Riza FirmansyahHamidia MaulaningtyasSalsabila Firdausi Rafidah
Hak Cipta (c) 2026 Arief Bakhtiar, Tutik Kusmiati, Irmi Syafa'ah, Julius Tanoto, Nuha Aulia Rahman, Wulan Rahmawati Hariputri, Achmad Najich Riza Firmansyah, Hamidia Maulaningtyas, Salsabila Firdausi Rafidah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316164164810.54082/jamsi.2464Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat melalui Inovasi Pengolahan Jahe Menjadi Aneka Produk Pangan di Nagari Sungai Talang, Kabupaten Lima Puluh Kota
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2508
<p><em>Jahe merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan sehingga banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Masyarakat Nagari Sungai Talang terutama kelompok tani inovasi menjadikan jahe sebagai komoditas unggulan pertanian ditandai dengan berkembang pesatnya budidaya jahe di nagari ini. Aneka produk jahe adalah inovasi dalam pengolahan jahe menjadi makanan yang enak dan bermanfaat untuk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat jahe dan cara mengolahnya menjadi aneka makanan, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dalam memanfaatkan jahe sebagai komponen dalam makanan yang sehat. Kegiatan dilaksanakan di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, dengan metode penyuluhan, demonstrasi pengolahan jahe menjadi aneka olahan seperti puding, bolu kukus, donat dan churros jahe, selanjutnya evaluasi. Hasil kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan peserta tentang berbagai jenis jahe, manfaat kesehatannya, dan proses pengolahan menjadi aneka makanan. Peserta juga memahami langkah-langkah penting dalam pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Melalui pelatihan, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam mengolah jahe menjadi aneka makanan, termasuk pemilihan jahe berkualitas, pengupasan, pengirisan, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang benar. Kegiatan pelatihan ini memiliki potensi untuk mendorong inovasi dalam produk-produk yang berbasis jahe.</em></p>Yulmira YantiHasmiandy HamidDede SuhendraRissa MutyaLucky Raffi FigoZahira ZaharaVatima Zahara
Hak Cipta (c) 2026 Yulmira Yanti, Hasmiandy Hamid, Dede Suhendra, Rissa Mutya, Lucky Raffi Figo, Zahira Zahara, Vatima Zahara
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316136537210.54082/jamsi.2508Penerapan Teknologi Co-Compost Biochar untuk Meningkatkan Produktivitas Sayuran pada Kelompok Tani Mekar Jaya di Desa Sungai Rengas Kalimantan Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2212
<p><em>Kelompok Tani Mekar Jaya di Desa Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat menghadapi permasalahan produktivitas rendah akibat kondisi tanah pasang surut yang miskin bahan organik. Produktivitas sayuran hanya mencapai 4-6 kg per m² per musim tanam, jauh di bawah potensi optimal 10-12 kg per m². Di sisi lain, desa ini memiliki limbah organik melimpah berupa eceng gondok (500 kg/minggu) dan batok kelapa (500 kg/bulan) yang belum dimanfaatkan optimal. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan memberdayakan petani melalui pengenalan dan penerapan teknologi co-compost biochar sebagai pembenah tanah berbasis potensi lokal. Metode kegiatan meliputi sosialisasi konsep pertanian berkelanjutan, pelatihan pembuatan co-compost biochar secara partisipatif, pendampingan aplikasi pada demplot sayuran, dan evaluasi menggunakan kuisioner pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti 15 anggota Kelompok Tani Mekar Jaya selama enam bulan (Maret-Juli 2025). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dari 40% menjadi 82% dan keterampilan dari 45% menjadi 87%. Petani mampu memproduksi co-compost biochar secara mandiri dan mengaplikasikannya pada budidaya cabai, bawang daun, kembang kol, dan seledri. Terbentuk kesadaran baru tentang nilai ekonomi limbah organik dan pengurangan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Inisiatif pemanfaatan pekarangan sebagai lahan produktif mulai bermunculan di kalangan petani. Teknologi co-compost biochar terbukti menjadi solusi berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lahan pasang surut lainnya untuk meningkatkan kesuburan tanah, produktivitas pertanian, dan pengelolaan limbah organik berbasis pemberdayaan masyarakat.</em></p>Rini SuryaniAgusalim MasuliliEdy Syafril Hayat
Hak Cipta (c) 2026 Rini Suryani, Agusalim Masulili, Edy Syafril Hayat
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316168769810.54082/jamsi.2212Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi melalui Pelatihan Partisipatif di Desa Kedungbondo, Bojonegoro
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2321
<p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><em><span lang="EN-US" style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Cambria',serif; color: black;">Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan nasional, terutama pada wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Upaya percepatan penurunan AKI menekankan pentingnya deteksi dini kehamilan risiko tinggi melalui penguatan peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam mengenali tanda bahaya kehamilan dan melakukan komunikasi, informasi, serta edukasi (KIE) secara efektif. Pelatihan dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis ceramah interaktif, diskusi, simulasi, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Analisis hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader dari rata-rata 59,50 menjadi 96,33 setelah pelatihan. Keterampilan KIE juga meningkat, dengan nilai rata-rata 83,5 dan 93% kader berada dalam kategori sangat baik. Aktivitas monitoring menunjukkan kader mampu mengimplementasikan edukasi kepada ibu hamil, calon pengantin, dan wanita usia subur dengan respons komunitas yang positif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan partisipatif efektif dalam memperkuat kompetensi kader Posyandu sehingga berpotensi mendukung upaya deteksi dini dan pencegahan risiko obstetri di tingkat komunitas. Program serupa dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan kualitas praktik kebidanan komunitas. </span></em></p>Aris HandayaniSri AnggraeniDoni Yanu Arianto
Hak Cipta (c) 2026 Aris Handayani, Sri Anggraeni, Doni Yanu Arianto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316111010.54082/jamsi.2321Penerapan Afirmasi Diri (Self Affirmation) untuk Meningkatkan Harga Diri (Self-Esteem) Anak Kelas 5 SD di RPTRA Pandawa, Jakarta Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2372
<p><em>Anak usia 11–12 tahun berada pada fase formal operasional, di mana kemampuan berpikir abstrak mulai berkembang, sehingga self-esteem menjadi aspek penting dalam membentuk sikap dan kepercayaan diri. Self-esteem yang rendah dapat menimbulkan perasaan pesimis, tidak percaya diri, tidak berharga, serta ketidakmampuan memenuhi harapan. Kondisi ini menjadi perhatian, sehingga diperlukan program pendampingan yang mampu membantu anak membangun pandangan positif terhadap diri sendiri. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan solusi melalui penerapan self affirmation dengan teknik star affirmation, yaitu menuliskan kalimat positif pada kertas berbentuk bintang sebagai media penguatan diri. Program ini dilaksanakan selama lima pertemuan dengan melibatkan 10 siswa kelas 5 Sekolah Dasar. Proses kegiatan mencakup sesi edukasi mengenai afirmasi, pendampingan praktik afirmasi, serta sesi refleksi untuk menggali pengalaman dan perubahan diri. Data hasil wawancara, observasi, dan kuesioner Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) digunakan sebagai bahan evaluasi proses kegiatan. Program ini terbukti dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam aktivitas afirmasi, tumbuhnya keberanian mengekspresikan diri, serta terciptanya suasana interaksi yang lebih positif. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan self-esteem, sehingga kegiatan ini berpotensi berkelanjutan sebagai program pendampingan rutin di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pandawa.</em></p>Shavira Hasanah Putri A. SyarifKarelina PrimavitriNaila Hullatun NichlahHanna Christina Uranus
Hak Cipta (c) 2026 Shavira Hasanah Putri A. Syarif, Karelina Primavitri, Naila Hullatun Nichlah, Hanna Christina Uranus
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316186387210.54082/jamsi.2372Sosialisasi Bonus Demografi dan Transformasi Digital sebagai Upaya Penguatan Literasi Konstitusional Siswa SMK Ma'arif Sukaslamet
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2394
<p><em>Siswa SMK Ma'arif Sukaslamet menghadapi tiga permasalahan utama dalam menghadapi bonus demografi Indonesia menuju 2045: (1) rendahnya pemahaman tentang konsep bonus demografi; (2) literasi digital yang terbatas pada penggunaan konsumtif media sosial; serta (3) minimnya literasi konstitusional. Solusi yang ditawarkan adalah pelaksanaan sosialisasi interaktif berbasis metode partisipatif untuk meningkatkan pemahaman siswa. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Juni 2025 dengan melibatkan 30 siswa kelas 10-11 melalui ceramah interaktif menggunakan PowerPoint, diskusi partisipatif, ice breaking, dan evaluasi observasi partisipatif. Hasil observasi menunjukkan peningkatan terukur: jumlah siswa aktif bertanya meningkat dari 1-2 siswa (3,3%-6,7%) menjadi 5 siswa (16,7%); kualitas pertanyaan berevolusi dari klarifikasi dasar menjadi pertanyaan kritis dan aplikatif; serta 3 dari 5 siswa mampu mengaitkan materi dengan konteks lokal seperti pengangguran lulusan SMK. Dampak nyata meliputi peningkatan kesadaran siswa terhadap peran mereka sebagai generasi produktif dan pemahaman bahwa transformasi digital mencakup tata kelola pemerintahan dan ekonomi kreatif. Pihak sekolah menyatakan apresiasi dan mengusulkan kegiatan lanjutan. Meskipun evaluasi berbasis observasi tanpa pre-test/post-test, kegiatan ini berhasil memberikan fondasi awal literasi konstitusional bagi kesiapan siswa menghadapi era digital.</em></p>Muhammad Isa AsyrofuddinKholil Al MunawarTri Mustika DewantiDiva HizbullahRizal Ahmaludin Setiawan
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Isa Asyrofuddin, Kholil Al Munawar, Tri Mustika Dewanti, Diva Hizbullah, Rizal Ahmaludin Setiawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316145746610.54082/jamsi.2394Sosialisasi dan Pelatihan Heritage Tourism dalam Meningkatkan Kapasitas Karang Taruna Kelurahan Kandai Kota Kendari
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2431
<p><em>Program pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab rendahnya pemahaman dan keterlibatan pemuda Karang Taruna Kelurahan Kandai dalam pengembangan heritage tourism sebagai potensi lokal yang dapat mendukung pelestarian budaya dan penguatan ekonomi berbasis komunitas. Kegiatan ini penting karena Kelurahan Kandai memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata. Metode pengabdian meliputi sosialisasi interaktif mengenai konsep heritage tourism, pelatihan dasar pemandu wisata, serta pendampingan penyusunan rencana aksi pemuda dalam pengelolaan potensi budaya lokal. Proses pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif agar peserta terlibat aktif dalam identifikasi potensi, diskusi, dan simulasi praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep dan manfaat heritage tourism, meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya lokal, serta terbentuknya komitmen Karang Taruna untuk mengembangkan program wisata berbasis sejarah dan budaya di lingkungan mereka. Selain itu, peserta mampu menyusun rencana kegiatan awal yang dapat dijadikan dasar tindak lanjut pengembangan wisata budaya. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas pemuda dan membuka peluang pemanfaatan potensi heritage sebagai aset pemberdayaan masyarakat</em><em>. </em></p>Sarman SarmanHisna HisnaAbdul Latif
Hak Cipta (c) 2026 Sarman, Hisna, Abdul Latif
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316120921810.54082/jamsi.2431Transformasi Ekosistem Promosi Digital Desa Wisata Mulyaharja, Bogor-Jawa Barat Melalui Teknologi Imersif Dan Kecerdasan Buatan
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2475
<p><em>Desa Wisata Mulyaharja, Kota Bogor, Jawa Barat, memiliki potensi agroekowisata dan UMKM yang besar, namun belum didukung oleh sistem promosi digital yang interaktif serta keterampilan literasi digital masyarakat yang memadai. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan pemanfaatan teknologi promosi imersif dan rendahnya kemampuan pengelola desa wisata serta pelaku UMKM dalam menerapkan strategi digital marketing berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membangun ekosistem promosi digital berbasis pemberdayaan masyarakat melalui integrasi Virtual Tour 360°, Augmented Reality (AR), dan pelatihan digital marketing berbasis AI. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan mitra, pengembangan media promosi digital imersif, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan AI, serta evaluasi dampak awal menggunakan survei pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas digital masyarakat, dengan nilai rata-rata penilaian pasca penggunaan Virtual Tour dan AR sebesar 81,68% (kategori sangat baik), serta kebermanfaatan pelatihan digital marketing berbasis AI mencapai 92,8%. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan literasi digital, peningkatan peran pemuda desa, dan potensi peningkatan ekonomi lokal melalui promosi wisata dan UMKM yang lebih efektif dan berkelanjutan.</em></p>Muhammad NasirMedhanita Dewi RenantiAditya WicaksonoAmata FamiNur AziezahIrma Rasita Gloria BarusSofiyanti Indriasari
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Nasir, Medhanita Dewi Renanti, Aditya Wicaksono, Amata Fami, Nur Aziezah, Irma Rasita Gloria Barus, Sofiyanti Indriasari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316130331010.54082/jamsi.2475Optimalisasi Hukum Pidana Ketenagakerjaan PT. Pinago Utama Tbk (Asta Cita: Menuju Lapangan Kerja Berkualitas dan Berkeadilan)
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2534
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di PT Pinago Utama Tbk dengan fokus pada peningkatan pemahaman pekerja dan manajemen mengenai hukum pidana ketenagakerjaan. Topik ini dipilih karena masih rendahnya pemahaman terhadap implikasi pidana dari pelanggaran norma ketenagakerjaan, terutama setelah perubahan regulasi pasca Undang-Undang Cipta Kerja. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana nilai rata-rata peserta mengalami kenaikan dari 56 pada pre-test menjadi 84 pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih preventif dalam mengelola risiko pelanggaran ketenagakerjaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan hukum berbasis kebutuhan lapangan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hubungan industrial. Dengan demikian, hasil pengabdian ini penting sebagai dasar penguatan kepatuhan hukum dan pencegahan risiko pidana di lingkungan perusahaan perkebunan.</em></p>Muhammad Nur AminEnni MeritaErleni Erleni
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Nur Amin, Enni Merita, Erleni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316139940610.54082/jamsi.2534Pemberdayaan Kader Posyandu terkait Pembuatan Kerupuk Ikan Teri sebagai Makanan Tinggi Kalsium dalam Penanganan Stunting
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/1392
<p><em>Posyandu Gantinga di Desa Bonto Mate’ne, Kabupaten Jeneponto, menghadapi masalah stunting dengan prevalensi yang sangat tinggi, yaitu sebesar 39,8%. Masalah ini diperburuk oleh kurangnya pemanfaatan potensi lokal, seperti ikan teri, yang kaya nutrisi namun belum diolah secara optimal. Pengabdian ini bertujuan utama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam memanfaatkan sumber daya lokal guna mengurangi angka stunting. Metode yang digunakan mencakup perencanaan, pelatihan, dan evaluasi. Sebanyak 15 peserta, termasuk kader Posyandu, dilibatkan dalam pelatihan pengolahan ikan teri menjadi produk bernilai jual tinggi dan bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta terkait stunting, dengan rata-rata skor posttest meningkat sebesar 9,5 poin. Selain itu, keterampilan peserta dalam mengolah ikan teri meningkat secara signifikan dari 0% menjadi 95%. Kegiatan ini memberikan dampak positif tidak hanya pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, tetapi juga berpotensi menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Dampak jangka panjangnya meliputi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui produk lokal bernilai jual tinggi serta keberlanjutan program melalui pemberdayaan kader Posyandu</em></p>Mifta Khaerati IkhsanSri Sukmawaty SyahrirSyaifullah Saputro
Hak Cipta (c) 2026 Mifta Khaerati Ikhsan, Sri Sukmawaty Syahrir, Syaifullah Saputro
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316121922610.54082/jamsi.1392Pemanfaatan Mesin Padder dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Produksi Batik di UMKM Batik Cahaya Baru, Kabupaten Semarang
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2263
<p><em>UMKM Batik Cahaya Baru di Kabupaten Semarang menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi kain batik, khususnya dalam proses pewarnaan kain batik. Pada UMKM ini proses pewarnaannya masih manual sehingga memerlukan waktu yang cukup lama dan tenaga kerja yang intensif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi batik di UMKM Batik Cahaya Baru melalui pemanfaatan mesin padder untuk pewarnaan kain. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan edukasi pemanfatan mesin padder dan pelatihan pengoperasian mesin padder dengan baik. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan mesin padder dapat meningkatkan efisiensi waktu produksi sebesar 75% serta efisiensi penggunaan larutan pewarna kain batik sebesar 33,33%. Kegiatan ini menunjukkan urgensi pemanfaatan mesin padder sebagai inovasi yang mampu mempercepat proses produksi, mengurangi pemborosan bahan pewarna dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM Batik Cahaya Baru.</em></p>Fadilah QonitahReni AriastutiAnita Oktaviana Trisna DewiSuwardi SuwardiDina Monika
Hak Cipta (c) 2026 Fadilah Qonitah, Reni Ariastuti, Anita Oktaviana Trisna Dewi, Suwardi, Dina Monika
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316172172810.54082/jamsi.2263Implementasi Interdisciplinary Learning dalam Pembelajaran Sejarah Melalui Pelatihan Kolaborasi Lintas Disiplin bagi Guru SMA di Solo Raya, Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2346
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesional guru sejarah di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, dalam menerapkan pendekatan Interdisciplinary learning. Mitra kegiatan, yaitu MGMP Sejarah Solo Raya, menghadapi permasalahan berupa terbatasnya pemahaman guru terhadap integrasi lintas disiplin serta kesulitan dalam mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan melalui lokakarya satu hari yang meliputi pemaparan konsep, diskusi kolaboratif, praktik penyusunan rancangan ajar, dan pendampingan pascalokakarya untuk penyempurnaan hasil. Sebanyak 30 guru SMA/MA terlibat aktif dalam kegiatan yang difasilitasi oleh Research Group Keilmuan dan Pembelajaran Sejarah FKIP Universitas Sebelas Maret. Evaluasi dilakukan melalui survei refleksi dan analisis hasil kerja peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memahami konsep integratif, berkolaborasi lintas bidang, serta menghasilkan 17 rancangan bahan ajar berbasis Interdisciplinary learning yang relevan dengan konteks sekolah. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individual, tetapi juga memperkuat jejaring profesional melalui MGMP serta menumbuhkan budaya kolaboratif dalam pengembangan pembelajaran sejarah yang interdisipliner, reflektif, dan berkelanjutan.</em></p>Sariyatun SariyatunHabib Al FattahYasmin Nindya ChaerunissaAkhmad Arif MusadadLeo Agung SutiminTri YuniyantoNur Fatah Abidin
Hak Cipta (c) 2026 Sariyatun, Habib Al Fattah, Yasmin Nindya Chaerunissa, Akhmad Arif Musadad, Leo Agung Sutimin, Tri Yuniyanto, Nur Fatah Abidin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-232026-01-23619110010.54082/jamsi.2346Pemberdayaan UMKM dalam Pengolahan Sampah Plastik Menggunakan Mesin Pencacah untuk Mendukung Ekonomi Sirkular di Desa Sarawet, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2407
<p><em>Permasalahan utama di Desa Sarawet, Kecamatan Likupang Timur, Sulawesi Utara, adalah rendahnya kapasitas pengolahan sampah plastik akibat keterbatasan teknologi dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah secara produktif. Kondisi ini menyebabkan potensi ekonomi sirkular belum termanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial pelaku UMKM dalam mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomi melalui penerapan teknologi mesin pencacah dan strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan mencakup tahapan observasi dan pemetaan kebutuhan mitra, pelatihan operasional mesin pencacah dan keselamatan kerja (K3), pendampingan produksi cacahan dan lembaran plastik, serta penguatan pemasaran berbasis media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi, di mana kemampuan pencacahan plastik meningkat dari 15 kg menjadi rata-rata 35 kg per siklus produksi, dan peningkatan produksi lembaran plastik dari satu menjadi tiga lembar per siklus. Mitra juga mulai menerapkan pemasaran digital yang menghasilkan peningkatan interaksi publik terhadap produk daur ulang plastik. Dampak kegiatan ini meliputi peningkatan produktivitas UMKM, tumbuhnya kesadaran ekonomi sirkular di masyarakat, serta terbentuknya jaringan kerja sama lokal untuk mendukung rantai pasok pengumpulan plastik. Secara keseluruhan, program ini berhasil mengintegrasikan aspek teknologi, ekonomi, dan lingkungan dalam upaya penguatan kemandirian masyarakat pesisir berbasis daur ulang plastik di Desa Sarawet.</em></p>Winda Sanni SlatSteven Johny RuntuwenePriyono PriyonoAdolf Tony RasuhDjefry Paulus HosangOldi Malfri Lambonan
Hak Cipta (c) 2026 Winda Sanni Slat, Steven Johny Runtuwene, Priyono, Adolf Tony Rasuh, Djefry Paulus Hosang, Oldi Malfri Lambonan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316150551210.54082/jamsi.2407Pemberdayaan UMKM Makanan dan Minuman melalui Penguatan Kapabilitas Digital di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2461
<p><em>Pelaku UMKM makanan dan minuman di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi, terutama dalam pemasaran digital, penguatan identitas merek, serta pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya daya saing dan terbatasnya jangkauan pemasaran produk. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang sebagai program pemberdayaan melalui pelatihan berbasis praktik, pendekatan partisipatif, dan pendampingan teknis yang menekankan peningkatan kapabilitas digital UMKM. Program mencakup tiga topik utama, yaitu penguatan literasi teknologi, pengembangan branding dan identitas visual, serta pemahaman HKI sebagai perlindungan dan legitimasi merek. Pendekatan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi, praktik langsung, diskusi terarah, dan coaching klinis yang memungkinkan peserta mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan nyata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam membuat konten digital, mengelola media sosial bisnis, serta merancang identitas visual usaha. Selain itu, pelatihan ini mendorong perubahan perilaku, antara lain meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam menggunakan platform digital dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya perlindungan merek melalui HKI. Dampak sosial terlihat dari meningkatnya kemandirian UMKM dalam mempromosikan produk, terbentuknya jejaring kolaboratif antar pelaku usaha, serta terbukanya peluang ekonomi baru melalui pemasaran berbasis digital. Keberlanjutan program ditunjukkan oleh tingginya minat peserta untuk melanjutkan pendampingan lanjutan, terutama terkait pendaftaran HKI dan pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih terarah.</em></p>Julita JulitaReagan BrianElang Kusumo
Hak Cipta (c) 2026 Julita Julita, Reagan Brian, Elang Kusumo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316162563210.54082/jamsi.2461Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Budidaya Jamur Tiram melalui Pelatihan Teknologi Smart Mushroom Growing Berbasis Internet of Things di Kampung Tampeng Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2502
<p><em>Budidaya jamur tiram di Kampung Tampeng (Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat) menghadapi masalah ketidakstabilan suhu–kelembapan kumbung, penyiraman manual, serta literasi teknologi yang belum merata pada komunitas Petani Jamur Milenial. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas mitra melalui pelatihan dan pendampingan penerapan Smart Mushroom Growing (SMOG) berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan dan pengendalian lingkungan kumbung secara real-time. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Agustus 2024 (sosialisasi manfaat IoT) serta 27–28 Agustus 2024 (pelatihan penerapan IoT dan pendampingan operasional). Evaluasi menggunakan observasi, dokumentasi, pre–post test sederhana, dan kuesioner respons peserta (n=15). Hasil menunjukkan peningkatan produktivitas rata-rata 0,70 menjadi 0,85 kg/baglog (≈21,43%) dan peningkatan pendapatan bulanan mitra dari Rp3,5 juta menjadi Rp4,2 juta (≈20%). Peningkatan pemahaman pengendalian faktor lingkungan kumbung naik dari 6,7% menjadi 100% (N-gain=1,00), disertai efisiensi waktu kerja harian dan meningkatnya kesiapan adopsi teknologi (minat menggunakan IoT: 66,7% “ya”, 33,3% “belum yakin”). Program juga menghasilkan SOP operasional, penunjukan local champion, dan rencana pemeliharaan perangkat sebagai strategi keberlanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi transfer teknologi dengan capacity building mempercepat adopsi IoT dalam budidaya jamur tiram berbasis komunitas.</em></p>Muhammad ZulfikriMuhammad Thonthowi JauhariPanji Tanashur
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Zulfikri, Muhammad Thonthowi Jauhari, Panji Tanashur
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316134935610.54082/jamsi.2502Pelatihan Dasar-Dasar Kepemimpinan dan Agile Organization pada Himpunan Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2574
<p><em>Mahasiswa memegang peran sangat penting dalam membangun bangsa sebagai agen perubahan sosial, intelektual, dan moral. Sebagai kalangan terdidik dan kritis, mahasiswa dapat mengidentifikasi masalah sosial atau ekonomi, merumuskan solusi, serta menjembatani antara aspirasi masyarakat dan kebijakan publik. Keterlibatan mahasiswa dalam organisasi juga mendukung perkembangan karakter dan etika kepemimpinan, serta memupuk tanggung jawab sosial dan kesadaran kolektif untuk membawa perubahan positif. Oleh karena itu, pengembangan kepemimpinan mahasiswa melalui pendidikan formal, organisasi kemahasiswaan, dan aktivitas lainnya merupakan investasi strategis untuk menyiapkan pemimpin muda yang kompeten, bertanggung jawab, dan adaptif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berfokus pada materi pelatihan kepemimpinan dalam mewujudkan Agile Organization kepada mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Sriwijaya. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan mahasiswa sebagai calon penggerak organisasi kemahasiswaan, sekaligus menyiapkan mereka menghadapi dinamika lingkungan organisasi modern yang menuntut kemampuan adaptasi, respons cepat, serta kolaborasi lintas fungsi. Penulis menggunakan metode ceramah hingga diskusi dan tanya jawab interaktif untuk memberikan pemahaman awal dan lebih lanjut secara sistematis dan terstruktur. Pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh penulis dapat dikatakan berjalan dengan lancar, yang terlihat melalui keterlibatan peserta selama proses pelatihan berlangsung. Peserta juga menunjukkan keberanian untuk mengemukakan pendapat, memberikan tanggapan terhadap pandangan peserta lain, dan terlibat dalam interaksi yang konstruktif. Sehingga hasil keseluruhan mengindikasikan bahwa program ini telah memberikan manfaat positif serta berkontribusi pada peningkatan kapasitas peserta pengabdian sesuai dengan bidang yang menjadi fokus pengabdian</em><em>. </em></p>Muhammad Adli Dary HanifSiti Ramadani AndeliaDandy Pratama Ramadhan
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Adli Dary Hanif, Siti Ramadani Andelia, Dandy Pratama Ramadhan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-31611021103010.54082/jamsi.2574Pelatihan Ecoprint pada Totebag sebagai Pengembangan Kreativitas, Kesadaran Lingkungan, dan Jiwa Kewirausahaan Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Mubtadiul Ulum Carangrejo, Jombang, Jawa Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2196
<p><em>Kreativitas adalah kemampuan penting di abad 21 yang bisa ditingkatkan melalui pembelajaran seni berbasis praktik. Ecoprint, sebuah metode untuk mencetak pola dengan menggunakan daun, bunga, dan pewarna alami, berfungsi sebagai sarana pembelajaran yang ramah lingkungan, sekaligus merangsang imajinasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Aktivitas ini dilakukan oleh mahasiswa KKM Universitas Darul Ulum Jombang di MI Mubtadiul Ulum Carangrejo, dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas, kesadaran lingkungan, dan semangat kewirausahaan siswa di tingkat sekolah dasar. Proses kegiatan meliputi pengenalan, demonstrasi, praktik langsung, dan penilaian karya yang melibatkan 30 siswa dari kelas IV. Penilaian ditujukan pada aspek orisinalitas, kerapihan, dan perpaduan warna. Hasilnya menunjukkan bahwa 85% siswa berhasil menciptakan totebag dengan pola yang harmonis dan ide yang kreatif dan orisinal. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan bahan alami serta memperkenalkan konsep kewirausahaan yang sederhana. Pelatihan ecoprint ini dapat dijadikan model pembelajaran seni yang ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi sekolah dasar lainnya.</em></p>Shofwatal QolbiyyahFirra SyahraniAhmad Abdul AzisAdinda Trisna SaputriReza Nur Agustin Ririn Dwi Rahayu Anis Istiqomah
Hak Cipta (c) 2026 Shofwatal Qolbiyyah, Firra Syahrani, Ahmad Abdul Azis, Adinda Trisna Saputri, Reza Nur Agustin , Ririn Dwi Rahayu , Anis Istiqomah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-232026-01-2361435410.54082/jamsi.2196Peningkatan Pengetahuan dan Penurunan Kadar Kolesterol melalui Penyuluhan Kesehatan bagi Pekerja Usia Produktif di PT. X Kota Batam
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2295
<p><em>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman pekerja usia produktif mengenai risiko kolesterol tinggi serta mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat melalui pendekatan penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di PT. X Kota Batam dan diawali dengan asesmen kebutuhan mitra untuk mengidentifikasi kebiasaan makan, aktivitas fisik, serta tingkat literasi kesehatan pekerja. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, penyajian materi edukatif, refleksi perilaku, dan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap faktor risiko kolesterol, serta munculnya komitmen untuk menerapkan pola makan seimbang dan aktivitas fisik sederhana di lingkungan kerja. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga memperkuat partisipasi pekerja dalam upaya menciptakan budaya kerja sehat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan komunitas kerja sehat dan dapat dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan di perusahaan.</em></p>Diina MaulinaKrismadies KrismadiesJuhanda Kartika WijayaAndi SarbiahArdhi Arsala Rahmani
Hak Cipta (c) 2026 Diina Maulina, Krismadies, Juhanda Kartika Wijaya, Andi Sarbiah, Ardhi Arsala Rahmani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316176977610.54082/jamsi.2295Teknologi bagi Guru-Guru PART di Gereja GMIT Hosana Sungkaen
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2367
<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan kualitas pembelajaran Sekolah Minggu serta penguatan kapasitas guru-guru PART dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, relevan, dan membangun karakter iman anak di era digital. </em><em>Dengan pemanfaatan IPTEK yang tepat dalam pelatihan ini, diharapkan Guru Sekolah Minggu di GMIT Hosana Sungkaen akan lebih mampu menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif, interaktif, dan relevan, serta lebih siap untuk menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kegiatan pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Learning dan Capacity Building, yaitu metode pelatihan yang menekankan pada keterlibatan aktif peserta dalam proses belajar serta pengembangan kapasitas individu dan kelembagaan secara bertahap dan kontekstual. Metode ini dipilih karena sesuai dengan karakteristik guru-guru PAR yang berasal dari latar belakang non-formal dan membutuhkan pembelajaran berbasis praktik. </em><em>Kegiatan PKM ini mengangkat tema tentang </em><em>Desain Pembelajaran Sekolah Minggu Berbasis Teknologi. Adapun hasil dari kegiatan ini yaitu guru-guru PART dapat memahami dan mengerti bagaimana </em><em>menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, relevan, dan membangun karakter iman anak di era digital, menghasilkan media pembelajaran yang kreatif dan edukatif guna menjawab kebutuhan anak-anak PART. </em></p>Poho PabalaDina Antoneta NatonisAgustinus Pade RohiIrmawati MauAplonia SeranLady A. Luik
Hak Cipta (c) 2026 Poho Pabala, Dina Antoneta Natonis, Agustinus Pade Rohi, Irmawati Mau, Aplonia Seran, Lady A. Luik
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316115516410.54082/jamsi.2367Pendampingan Edukasi Gizi dan Demonstrasi MPASI Berbahan Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita di Kota Padang, Sumatera Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2389
<p><em>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan prevalensi nasional sebesar 21,6% berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas anak pada masa dewasa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi ibu hamil serta orang tua balita melalui edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan MPASI berbahan pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, meliputi pendampingan edukasi gizi, pelatihan pembuatan MPASI lokal, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan terhadap 45 ibu hamil dan 52 balita di Kota Padang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang jelas pada pemahaman peserta terhadap gizi seimbang, di mana mayoritas mulai menerapkan menu MPASI berbahan lokal yang lebih variatif dan bergizi. Perbaikan juga tampak pada praktik pemberian MPASI dan pola konsumsi rumah tangga. Pada balita, terjadi pergeseran status gizi ke arah lebih baik, ditandai meningkatnya proporsi gizi normal setelah intervensi. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya literasi gizi keluarga, penguatan pemanfaatan pangan lokal, serta kontribusi terhadap pencegahan stunting melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan.</em></p>Helmizar HelmizarAzrimaidaliza AzrimaidalizaYosi Irene PutriGilang Ramadhan ZainAngel FebmahanelalSri Rahma SariUtami Ariyasra
Hak Cipta (c) 2026 Helmizar Helmizar, Azrimaidaliza Azrimaidaliza, Yosi Irene Putri, Gilang Ramadhan Zain, Angel Febmahanelal, Sri Rahma Sari; Utami Ariyasra
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316117718610.54082/jamsi.2389Pelatihan Shibori dengan Pewarna Alam sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Keberlanjutan bagi Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Kalisegoro, Kota Semarang, Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2425
<p><em>Ibu-ibu PKK di Kelurahan Kalisegoro, Kota Semarang, memiliki keterbatasan keterampilan produksi kerajinan yang bernilai jual serta masih bergantung pada pewarna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kontribusi ekonomi kreatif rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan ekonomi kreatif berbasis keberlanjutan melalui pelatihan teknik shibori dengan pewarna alam yang bersumber dari tanaman lokal. Pelatihan dilaksanakan melalui pemberian materi teori, demonstrasi teknik shibori, praktik berbasis proyek, dan sesi kewirausahaan selama dua hari dengan jumlah peserta 25 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre–post test serta lembar observasi keterampilan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan penggunaan alat dan bahan sebesar 90%, pemahaman materi 85%, serta keterampilan praktik dan kreativitas 80%, disertai tingkat partisipasi 90%. Dampak langsung yang dirasakan mitra meliputi kemampuan menghasilkan produk shibori pewarna alam secara mandiri dan peningkatan motivasi untuk memulai usaha rumahan berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ekonomi kreatif yang lebih berkelanjutan di tingkat rumah tangga.</em></p>Roudlotus SholikhahWidowati WidowatiMaria KrisnawatiAtika AtikaRina Rachmawati
Hak Cipta (c) 2026 Roudlotus Sholikhah, Widowati, Maria Krisnawati, Atika; Rina Rachmawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316119920810.54082/jamsi.2425Peningkatan Kualitas Air Bersih melalui Penerapan Metode Aerasi-Filtrasi pada Sumber Air Masyarakat Kelurahan Wundumbatu Kota Kendari
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2473
<p><em>Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan kualitas air bersih di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, di mana sebagian besar sumber air masyarakat seperti sumur gali, sumur bor, dan air PAM masih mengandung besi (Fe) dan kapur yang melebihi ambang batas aman kesehatan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serta menurunkan kualitas hidup masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan program pembuatan dan pemasangan sistem aerasi–filtrasi air yang bertujuan meningkatkan kualitas air agar aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, survei lapangan, pemeriksaan kualitas air, penyuluhan kesehatan, bimbingan teknis, pembuatan alat, pemasangan, dan evaluasi kinerja alat. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya air bersih, yang ditunjukkan oleh tingginya tingkat pemahaman peserta penyuluhan. Implementasi alat aerasi–filtrasi menghasilkan perubahan nyata pada kualitas air, di mana air yang sebelumnya keruh dan berwarna kekuningan menjadi lebih jernih, tidak berbau, dan lebih layak digunakan. Berdasarkan evaluasi visual dan pengujian sederhana, kejernihan air meningkat hingga 90% setelah proses filtrasi. Masyarakat juga mampu merawat dan mengoperasikan alat secara mandiri setelah mengikuti bimbingan teknis. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi aerasi–filtrasi merupakan solusi efektif, murah, dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kualitas air bersih dan kesadaran masyarakat tentang sanitasi, sehingga berkontribusi pada kesehatan lingkungan dan keberlanjutan pengelolaan air di Kelurahan Wundumbatu.</em></p>La AbaMuliddin MuliddinNani YuniarLa Ode SahiddinLa Ode AndimbaraIrfan Irfan
Hak Cipta (c) 2026 La Aba, Muliddin, Nani Yuniar, La Ode Sahiddin, La Ode Andimbara, Irfan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316127929010.54082/jamsi.2473Sekolah Keluarga Menikah Dini (Siaga Dini): Program Penyuluhan Kehidupan Berkeluarga pada Keluarga Penyintas Perkawinan Anak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2532
<p><em>Perkawinan anak merupakan permasalahan sosial yang banyak terjadi di Indonesia dan berdampak terhadap aspek sosial, ekonomi, serta psikologis keluarga. Pasangan yang menikah di usia anak umumnya rentan mengalami konflik, perceraian, serta pengasuhan yang kurang optimal. Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah dengan angka dispensasi nikah dan perceraian tertinggi di Jawa Barat, sehingga diperlukan upaya penguatan kapasitas keluarga penyintas perkawinan anak agar mampu menjalankan fungsi keluarga secara optimal. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan yang berisi materi mengenai komunikasi dan interaksi keluarga, manajemen keuangan, pengasuhan dan stimulasi, gizi untuk tumbuh kembang anak, implementasi fungsi keluarga, dan merawat kesehatan reproduksi. Kegiatan dilakukan dengan media modul, diskusi, dan sesi tanya jawab untuk mendorong keterlibatan aktif peserta. Evaluasi pemahaman dilakukan melalui pre-test dan post-test serta diskusi dan tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Oktober 2025 dengan melibatkan 50 keluarga penyintas perkawinan anak. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan, yang ditunjukkan dengan kenaikan nilai post-test sebesar 14.9 poin. Peserta berpartisipasi aktif selama kegiatan serta pada sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas keluarga penyintas perkawinan anak dalam memahami peran dan fungsi keluarga sebagai bagian dari upaya untuk penguatan kualitas keluarga dan tumbuh kembang anak.</em></p>Tin HerawatiSusri AdeniRisda RizkillahIsmayanti PratiwiIseu Siti AisyahOctaria Intan CahayaniFiryal Azahrin Putri Nareswari
Hak Cipta (c) 2026 Tin Herawati, Susri Adeni, Risda Rizkillah, Ismayanti Pratiwi, Iseu Siti Aisyah, Octaria Intan Cahayani, Firyal Azahrin Putri Nareswari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-3161997101210.54082/jamsi.2532Pelestarian Identitas Budaya Sidoarjo melalui Workshop Pembuatan Udeng Pacul Gowang Bersama Komunitas Kabut Malam
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2249
<p><em>Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melestarikan identitas budaya Sidoarjo melalui workshop pembuatan udeng Pacul Gowang bersama Komunitas Kabut Malam. Udeng Pacul Gowang sebagai penutup kepala tradisional memiliki makna filosofis yang kian terpinggirkan di tengah arus globalisasi. Kegiatan ini bertujuan memberikan transfer pengetahuan dan keterampilan sekaligus memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya lokal. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan tahapan observasi awal, penyusunan modul, pelaksanaan workshop, evaluasi, serta dokumentasi. Instrumen evaluasi berupa lembar observasi, kuesioner, dan wawancara reflektif digunakan untuk mengukur pencapaian keterampilan dan kesadaran budaya peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterampilan, di mana 90% peserta mampu membuat udeng Pacul Gowang secara mandiri setelah pelatihan. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai nilai filosofis udeng sebagai simbol identitas kultural masyarakat Sidoarjo. Workshop juga menghasilkan dokumentasi digital yang dapat dijadikan arsip budaya serta media promosi. Implikasi kegiatan ini meliputi penguatan identitas lokal, peluang ekonomi kreatif, dan dukungan kebijakan berbasis budaya. serta penerapan pendekatan partisipatif yang menjadikan komunitas sebagai aktor utama. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkaya strategi pelestarian budaya, tetapi juga memberikan kontribusi praktis dalam menghubungkan tradisi dengan kreativitas kontemporer.</em></p>M. Andi FikriIstian Kriya AlmanfalutiMuhammad Alvan Rizki
Hak Cipta (c) 2026 M. Andi Fikri, Istian Kriya Almanfaluti, Muhammad Alvan Rizki
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316193193810.54082/jamsi.2249Pelatihan Penggunaan Aplikasi Accurate untuk Meningkatkan Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan bagi Guru Akuntansi Kabupaten Temanggung
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2337
<p><em>Perkembangan teknologi di era digital </em><em>menuntut guru akuntansi memiliki kompetensi dalam penggunaan perangkat lunak akuntansi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan kurikulum kejuruan. Namun, hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa sebagian guru akuntansi yang tergabung dalam MGMP Akuntansi Kabupaten Temanggung masih memiliki keterbatasan dalam menggunakan aplikasi akuntansi berbasis teknologi, khususnya Accurate, yang saat ini banyak digunakan dalam praktik bisnis serta kompetisi dan asesmen kejuruan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru akuntansi dalam menyusun laporan keuangan secara digital melalui pelatihan penggunaan aplikasi Accurate. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif berbasis praktik langsung (hands-on training) yang meliputi pemberian materi konseptual, simulasi penggunaan aplikasi, praktik terbimbing, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh 40 guru anggota MGMP Akuntansi Kabupaten Temanggung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pemahaman dari 45,93 pada pre-test menjadi 80,35 pada post-test. Selain itu, sebagian besar peserta mampu mengoperasikan fitur utama Accurate dan menyusun laporan keuangan secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru akuntansi dan berpotensi mendukung pembelajaran akuntansi yang lebih kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja berbasis digital. </em></p>Ani WidayatiArif Rahman HakimEka Ary WibawaArief NurrahmanAgatha Saputri
Hak Cipta (c) 2026 Ani Widayati, Arif Rahman Hakim, Eka Ary Wibawa, Arief Nurrahman, Agatha Saputri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316180581210.54082/jamsi.2337Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital dengan Pemberian Edukasi di SMAN 15 Kota Semarang
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2403
<p><em>Memasuki era digital, hampir semua aktivitas kehidupan manusia kini bergantung pada penggunaan teknologi digital sebagai hal yang sangat penting. Kemajuan teknologi ini ternyata memberikan dampak baik maupun buruk. Penggunaan media sosial secara berlebihan bisa menyebabkan munculnya tanda-tanda depresi, rendahnya harga diri, rasa cemas terhadap penampilan fisik, serta ketidakpuasan terhadap tubuh sendiri. Mayoritas dari masalah kesehatan mental muncul pada masa remaja, yang biasanya terkait dengan masa pubertas. Kesulitan dalam mengatasi masalah ini menjadi tantangan bagi kesehatan masyarakat yang memiliki dampak yang serius. Kesehatan mental memegang peran penting dalam kesejahteraan fisik, mental, dan sosial, yang berpengaruh terhadap individu, masyarakat, serta negara secara keseluruhan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada remaja tentang kesehatan mental pada remaja. Metode pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan memberikan edukasi dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Hasil pengabdian kepada masyarakat adalah semua siswa dan siswi mengetahui pentingnya menjaga kesehatan mental. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini khususnya terhadap remaja untuk dapat mengetahui cara menjaga kesehatan mental dengan remaja terutama di era digital. </em><em> </em></p>Lia MulyantiUmi Khasanah
Hak Cipta (c) 2026 Lia Mulyanti, Umi Khasanah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-02-012026-02-016148549410.54082/jamsi.2403Optimalisasi PROACTING (Program Atasi dan Cegah Stunting) Menggunakan Bahan Pangan Lokal di Nagari Pilubang Padang Pariaman
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2450
<p><em>Posyandu plays an essential role in providing primary health services, particularly for pregnant women, breastfeeding mothers, infants, and toddlers in stunting prevention efforts. However, an initial assessment in Nagari Pilubang, Sungai Limau District, revealed that the role of Posyandu cadres was not yet optimal due to limited knowledge among cadres and mothers regarding stunting prevention through local food utilization. To address this issue, the <strong>Community Partnership Empowerment Program (PKM)</strong> was implemented to empower Posyandu cadres in improving health services for pregnant women and toddlers by optimizing local food-based interventions to prevent nutritional problems, especially stunting. The program was conducted over eight months through stages of socialization, training, mentoring, technology application, evaluation, and sustainability. The results showed a significant improvement in cadres’ skills, with 80–85% showing increased post-test scores compared to pre-test. Observations and field practice revealed enhanced knowledge of stunting and nutrition, improved ability to select and utilize local foods, practical skills, communication, leadership, and cadre independence. The program outputs included local food processing products, training modules, intellectual property rights (IPR), scientific publications, and media dissemination. With ongoing collaboration with the Public Health Center and the Health Office, this program is expected to be replicated in other Posyandu across Padang Pariaman Regency.</em></p>Fitri WahyuniAngelia LeovitaRini RahmayantiFajar Gimnastiar
Hak Cipta (c) 2026 Fitri Wahyuni, Angelia Leovita, Rini Rahmayanti, Fajar Gimnastiar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316160761610.54082/jamsi.2450Pemberdayaan Masyarakat melalui Penerapan Pirolisis Berbasis Internet of Things untuk Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah Plastik di Kelurahan Mulyaharja, Bogor
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2496
<p><em>Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, menghadapi permasalahan tingginya volume sampah plastik rumah tangga yang belum terkelola dengan baik. Sebagian sampah dibakar atau dibuang ke lingkungan sekitar, sehingga menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan masyarakat. Program pengabdian ini menerapkan teknologi pirolisis berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengonversi sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif melalui pendekatan participatory community-based implementation. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan alat, pelatihan, serta pendampingan operasional bagi warga Kelurahan Mulyaharja. </em><em>Hasil pengabdian menunjukkan bahwa prototipe pirolisis berbasis IoT berhasil beroperasi stabil pada skala komunitas. Sebanyak lebih dari 70% warga peserta mampu mengoperasikan alat secara mandiri sesuai prosedur keselamatan kerja. Hasil survei menunjukkan 76% warga sangat peduli terhadap lingkungan, dan 86% menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat nyata. Selain itu, terjadi penurunan praktik pembakaran dan pembuangan sampah ke sungai, serta mulai terbentuk kelompok pengelola alat berbasis masyarakat. Produk minyak hasil pirolisis telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk peralatan sederhana. Program ini memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah, mendukung keberlanjutan teknologi berbasis komunitas, serta mendorong koordinasi antara warga, pengurus RW, dan kelurahan.</em></p>Lathifunnisa FathonahInna NoviantyGema ParastiDodik AriyantoFaldiena MarcelitaRidwan SiskandarBayu WidodoIrmansyah IrmansyahLiora TayaLaila Nur Azizah
Hak Cipta (c) 2026 Lathifunnisa Fathonah, Inna Novianty, Gema Parasti, Dodik Ariyanto, Faldiena Marcelita, Ridwan Siskandar, Bayu Widodo, Irmansyah, Liora Taya, Laila Nur Azizah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316124925810.54082/jamsi.2496Peningkatan Literasi Digital Tenaga Kependidikan melalui Pelatihan Microsoft 365 di Universitas Bakrie, DKI Jakarta
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2551
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi digital tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam pemanfaatan aplikasi kolaboratif berbasis cloud untuk mendukung efisiensi administrasi. Kondisi awal menunjukkan bahwa pengelolaan dokumen dan koordinasi kerja masih dilakukan secara terpisah dan manual, sehingga belum mendukung pola kerja kolaboratif dan produktif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan tenaga kependidikan melalui pelatihan Microsoft 365 berbasis praktik guna meningkatkan efisiensi kerja administratif dan kapasitas kolaborasi digital. Metode pelaksanaan berupa pelatihan tatap muka dengan pendekatan hands-on yang melibatkan peserta secara aktif dalam penyelesaian studi kasus administratif nyata. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test sebagai indikator peningkatan kapasitas peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 65% pada pre-test menjadi 78% pada post-test, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman dan keterampilan digital peserta. Peningkatan tersebut berdampak pada perubahan pola kerja peserta yang lebih mandiri, kolaboratif, dan efisien dalam pengelolaan dokumen serta komunikasi kerja. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas tenaga kependidikan dalam mendukung transformasi tata kelola administrasi berbasis teknologi di lingkungan perguruan tinggi.</em></p>Dita NurmadewiZakiul Fahmi JailaniDimas Aryo AnggoroElin CahyaningsihAnanda FortunisaRohmad FitriyanMuhammad Isman Sabar Juang
Hak Cipta (c) 2026 Dita Nurmadewi, Zakiul Fahmi Jailani, Dimas Aryo Anggoro, Elin Cahyaningsih, Ananda Fortunisa, Rohmad Fitriyan, Muhammad Isman Sabar Juang
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316142543210.54082/jamsi.2551Penerapan Edukasi Partisipatif dalam Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di SMKN 6 Jayapura, Papua, Indonesia
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2116
<p><em>HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan di Papua, khususnya pada kelompok remaja yang rentan terhadap penularan. Minimnya pengetahuan, stigma sosial, dan keterbatasan akses informasi akurat menjadi hambatan utama dalam upaya pencegahan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai HIV/AIDS melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 6 Jayapura pada tanggal 3 Juni 2025, melibatkan 39 peserta yang mengikuti sosialisasi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil pre dan post test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang cara penularan, pencegahan, serta pentingnya deteksi dini HIV/AIDS. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, kesediaan menjadi agen perubahan, dan sikap yang lebih empatik terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS). Program ini juga memunculkan inisiatif pembentukan forum remaja peduli HIV/AIDS sebagai wadah edukasi berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode edukatif-partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran sekaligus mengurangi stigma, sehingga layak direplikasi di wilayah lain dengan prevalensi tinggi HIV/AIDS.</em></p>Try PurnamaKoherista G. LiufetoKaida Irma SetyariniMaryam Kathrien LabobarRizky Lazarus Rumboirusi
Hak Cipta (c) 2026 Try Purnama, Koherista G. Liufeto, Kaida Irma Setyarini, Maryam Kathrien Labobar, Rizky Lazarus Rumboirusi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316168168610.54082/jamsi.2116Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Kelompok Usaha Wanita Melati melalui Pelatihan Pengolahan Nugget Ayam di Desa Tatelu Warukapas Minahasa Utara
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2292
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran Kelompok Usaha Wanita Melati di Desa Tatelu Warukapas, Kabupaten Minahasa Utara. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan produk olahan daging ayam serta rendahnya kemampuan promosi dan pemasaran produk. Melalui program ini, dilakukan pelatihan teknis pengolahan nugget ayam berbasis bahan lokal dengan memperhatikan aspek keamanan pangan, efisiensi produksi, dan peningkatan mutu produk. Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan pengemasan, pelabelan, serta pelatihan strategi pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, praktik produksi, pendampingan..Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari <strong>62% sebelum pelatihan menjadi 91% setelah pelatihan</strong>, serta peningkatan keterampilan praktik pembuatan nugget ayam sebesar <strong>85%</strong> berdasarkan penilaian observasi. Selain itu, sebanyak <strong>80% peserta</strong> mulai mampu melakukan pengemasan dan pemasaran produk secara mandiri melalui platform digital lokal.Hasil Kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis mitra dalam produksi nugget sesuai standart mutu pangan serta meningkatnya kesadaran terhadap aspek manajemen dan pemasaran produk. Program ini berdampak pada peningkatan kemandirian ekonomi anggota kelompok serta memperkuat partisipasi masyarakat dlam pengembangan industri pangan rumahan yang berkelanjutan.</em></p>Sylvia KomansilanTeltje KoapahaSjaloom Sakul
Hak Cipta (c) 2026 Sylvia Komansilan, Teltje Koapaha, Sjaloom Sakul
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316175175810.54082/jamsi.2292Pendampingan Green School Project Untuk Pembentukan Kebiasaan Ramah Lingkungan Di Sekolah Ban Huaysai, Loei, Thailand
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2365
<p><em>Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya kesadaran dan kebiasaan ramah lingkungan siswa di Sekolah Ban Huaysai, Loei, Thailand. Kondisi tersebut terlihat dari minimnya praktik pemilahan sampah, rendahnya kepatuhan menjaga kebersihan, serta belum adanya program lingkungan yang terstruktur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran ekologis, membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik, serta memberdayakan guru dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan project-based learning melalui tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti meliputi edukasi lingkungan, pelatihan daur ulang kreatif, penanaman bibit tanaman, serta kampanye kebersihan dan penghematan energi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran lingkungan dan perubahan perilaku siswa, seperti mulai terbentuknya kebiasaan memilah sampah, menjaga kebersihan kelas, dan partisipasi aktif dalam kegiatan penghijauan. Guru juga semakin terlibat dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan dalam proses pembelajaran. Program ini memberikan dampak nyata bagi sekolah mitra melalui terbentuknya green team, tersedianya modul pembelajaran lingkungan, serta terciptanya sistem monitoring kebersihan yang berkelanjutan.</em></p>Zahra Janatunnisa FauzunAidil Syah PutraYudhie Indra Gunawan
Hak Cipta (c) 2026 Zahra Janatunnisa Fauzun, Aidil Syah Putra, Yudhie Indra Gunawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316114515410.54082/jamsi.2365Program Pendampingan Desain Pintu Rekayasa (Engineering Door) Bergaya Masjid Nabawi untuk Peningkatan Fungsi dan Estetika Masjid Al-Furqon Semarang, Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2387
<p><em>Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan perancangan engineering door bergaya Masjid Nabawi bagi Masjid Al-Furqon di Semarang. Kondisi awal masjid menunjukkan penggunaan pintu konvensional yang jauh dari pemahaman teknis tentang sistem engineering door. Melalui pendekatan desain adaptif, tim pendampingan menerapkan prinsip rekayasa material, mekanisme hardware modern, serta estetika simbolik khas arsitektur Nabawi. Proses pendampingan dimulai dari tahap survey awal, perancangan konseptual, proses pengembangan detail, diskusi partisipatif dan finalisasi desain. Kegiatan pengabdian ini tidak hanya menghasilkan output berupa gambar desain pintu masjid dan rencana anggaran biaya, namun juga meningkatkan pemahaman mitra terhadap sistem pintu rekayasa, meningkatkan estetika lingkungan ibadah, dan memberdayakan produsen lokal melalui kolaborasi desain adaptif.</em></p>Tri Susetyo AndadariMutiawati MandakaTaufiq Rizza Nuzuluddin
Hak Cipta (c) 2026 Tri Susetyo Andadari, Mutiawati Mandaka, Taufiq Rizza Nuzuluddin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316143344210.54082/jamsi.2387Edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Desa Bontomangape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2418
<p><em>Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan upaya nasional untuk membudayakan perilaku hidup sehat. Rendahnya pengetahuan dan partisipasi masyarakat, termasuk di Desa Bontomangape, masih menjadi hambatan dalam penerapannya. Kondisi awal menunjukkan terbatasnya informasi kesehatan, rendahnya aktivitas fisik, serta belum terbentuknya budaya hidup sehat sebagai kebiasaan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik, diskusi interaktif, dan pendampingan dengan melibatkan 30 peserta. Pendekatan partisipatif diterapkan sejak tahap perencanaan dengan melibatkan kader dan tokoh masyarakat. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10% menjadi 83,3% serta penguatan sikap positif terhadap perilaku hidup sehat. Perubahan sosial terlihat dari meningkatnya aktivitas fisik bersama, kebersihan lingkungan, serta dukungan warga terhadap penerapan GERMAS. Selain itu, terbentuk tiga kader kesehatan masyarakat yang mulai melakukan edukasi rutin dan menyusun rencana keberlanjutan berupa pemantauan perilaku hidup sehat tingkat RT. Hasil ini menunjukkan peningkatan kapasitas lokal dan tumbuhnya budaya kesehatan yang lebih berkelanjutan.</em></p>Muhammad Asrul Taufiq ArifuddinAndi Nailah AmirullahSalki SasmitaElya NoviantiAndi Asliana SainalBustang BustangAndi Nur Arifah Apriani AzisHidayat AsikinEdmundus Emanuel Lalong TaburMutiara Salipure Uleng
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Asrul Taufiq Arifuddin, Andi Nailah Amirullah, Salki Sasmita, Elya Novianti, Andi Asliana Sainal, Bustang, Andi Nur Arifah Apriani Azis, Hidayat Asikin, Edmundus Emanuel Lalong Tabur, Mutiara Salipure Uleng
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-252026-01-256113514410.54082/jamsi.2418Penguatan English for Dakwah melalui Storytelling bagi Santri Pesantren I’tidalussunny di Desa Bathin Sobanga Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Riau
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2469
<p><em>Penguasaan Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting di era abad ke-21, termasuk bagi kalangan santri yang memiliki potensi besar sebagai agen dakwah. Namun, penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks dakwah masih belum banyak dikembangkan di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan santri dalam berdakwah menggunakan Bahasa Inggris melalui metode storytelling. Kegiatan ini perlu dilaksanakan di Pesantren I’tidalussunny karena rendahnya kemampuan santri dalam aktivitas dakwah berbasis Bahasa Inggris, khususnya storytelling. Jegiatan ini juga dilakukan selama empat minggu dengan pendekatan ceramah, workshop, dan aktualisasi yang diikuti oleh santri kelas X (sepuluh). Materi disampaikan dalam bentuk modul </em><em>English for Dakwah</em><em>, yang berisi panduan teknik storytelling Islami. Evaluasi dilakukan melalui lomba storytelling antar santri sebagai bentuk pengukuran pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan santri dalam menyusun dan menyampaikan cerita dakwah dalam Bahasa Inggris dengan baik dan kreatif. Kegiatan ini juga menghasilkan modul ajar dan membentuk cikal bakal komunitas “Young English Da’i” sebagai wadah pengembangan berkelanjutan. Setelah mengikuti kegiatan ini setiap santri bisa mempersiapkan diri secara maksimal dengan menonjolkan keunikan dan nilai tambah (added value) yang tidak hanya fokus pada pembelajaran agama dan sosial semata, namun kemampuan yang berguna dalam persaingan global.</em></p>Deny SilviaElbina Mamla SaidahHery KiswantoBekri ReskiSartono Aritonang
Hak Cipta (c) 2026 Deny Silvia, Elbina Mamla Saidah, Hery Kiswanto, Bekri Reski, Sartono Aritonang
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316125926810.54082/jamsi.2469Peningkatan Kapasitas Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Rumah Tangga dan Biochar Sekam Padi melalui Pendampingan Kelompok Tani dan Karang Taruna di Desa Sementara, Serdang Bedagai, Sumatera Utara
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2516
<p><em>Masyarakat Desa Sementara, Kabupaten Serdang Bedagai, masih menghadapi permasalahan ketergantungan terhadap pupuk kimia, tingginya biaya produksi pertanian, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah rumah tangga dan sekam padi. Selain itu, kemampuan teknis kelompok tani dan karang taruna dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memproduksi pupuk organik cair (POC) berbasis limbah rumah tangga dan biochar sekam padi sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan.</em> <em>Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi pentingnya pupuk organik, pelatihan pembuatan POC melalui fermentasi anaerob selama 30 hari, pelatihan pembuatan biochar menggunakan alat pirolisis sederhana, serta uji coba aplikasi POC dan biochar pada demplot tanaman padi dan hortikultura. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi produksi, serta pengamatan pertumbuhan tanaman.</em> <em>Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar ±40%. Peserta mampu memproduksi ±180 liter POC dan ±45 kg biochar dari limbah lokal. Uji coba demplot menunjukkan peningkatan pertumbuhan tanaman pada perlakuan POC dan biochar dibandingkan kontrol. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, perubahan perilaku pertanian, serta komitmen mitra untuk melanjutkan produksi pupuk organik secara mandiri setelah program berakhir.</em></p>Andry Admaja TariganLaura Juita PinemRina MirzaDede Ansyari GuciSabrini Mentari RezekiSuratni AfriantiMuhammad Arif Nasution
Hak Cipta (c) 2026 Andry Admaja Tarigan, Laura Juita Pinem, Rina Mirza, Dede Ansyari Guci, Sabrini Mentari Rezeki, Suratni Afrianti, Muhammad Arif Nasution
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316197598410.54082/jamsi.2516Edukasi Kesehatan Rumah Tangga tentang Penggunaan Pembersih Lantai Berbahan Benzalkonium Klorida sebagai Antibakteri di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2228
<p><em>Kebersihan lantai rumah tangga yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri patogen dan penyakit berbasis lingkungan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi masyarakat mengenai praktik kebersihan lantai yang benar dan penggunaan pembersih yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan rumah tangga dalam menjaga kebersihan lantai melalui penggunaan pembersih berbahan benzalkonium klorida sebagai agen antibakteri. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Juni 2025 di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan 30 rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi penggunaan pembersih lantai, pembagian leaflet edukatif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 55% menjadi 85%, disertai perubahan perilaku positif dalam praktik kebersihan rumah tangga. Peserta menjadi lebih memahami pentingnya dosis, waktu kontak pembersih, serta perhatian terhadap area lembap yang berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi kesehatan domestik. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi edukasi berbasis komunitas yang sederhana namun terstruktur dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan dan praktik kebersihan rumah tangga. Kegiatan serupa penting untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan di tingkat masyarakat.</em></p>Sherin Anindhia MaharaniAnissa SusilawatiRisty AndiniGinanjar Prabu
Hak Cipta (c) 2026 Sherin Anindhia Maharani, Anissa Susilawati, Risty Andini, Ginanjar Prabu
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316192193010.54082/jamsi.2228Pemberdayaan Masyarakat Desa Sadawarna melalui Pemanfaatan Energi Biomassa dengan Tungku “Si Badai” di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2334
<p><em>Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah mengurangi ketergantungan Desa Sadawarna terhadap penggunaan gas LPG dengan beralih pada pemanfaatan biomassa yang biayanya lebih murah dan bahannya tersedia di sekitar rumah. Program dilaksanakan dengan menggunakan metode partisipatif meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan tungku kayu Si Badai, pelatihan pengoperasian, serta evaluasi kinerja alat. Tungku Si Badai dirancang untuk meningkatkan efisiensi pembakaran dan mengurangi emisi asap karena memiliki sistem aliran udara ganda. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 25 orang peserta pelatihan dapat menggunakan tungku biomassa secara mandiri serta mengalami peningkatan pemahaman tentang energi terbarukan. Program ini akan terus dilaksanakan di beberapa desa yang ada di Kabupaten Subang. Selain efektif menggantikan gas LPG sebagai kebutuhan sehari-hari, terdapat pula peningkatan kesadaran masyarakat terhadap energi bersih dan munculnya potensi baru berupa pengembangan usaha kecil. Program ini memberikan dampak positif terhadap ekonomi rumah tangga dan lingkungan, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah pedesaan lainnya..</em></p>Roni SuhartonoFirmansyah SulistiyonoSusilawati SusilawatiOyok YudiyantoMasri Bin ArdinAditya NugrahaAzhis Sholeh BuchoriAgus Haris AbadiNurizzi Rifqi FerdianYadi Hikmah SetianaNur Muhammad Malikul'adilRian Dwi Aji SaputroMuhamad KamaludinFendy Thomas
Hak Cipta (c) 2026 Roni Suhartono, Firmansyah Sulistiyono, Susilawati, Oyok Yudiyanto, Masri Bin Ardin, Aditya Nugraha, Azhis Sholeh Buchori, Agus Haris Abadi, Nurizzi Rifqi Ferdian, Yadi Hikmah Setiana, Nur Muhammad Malikul'adil, Rian Dwi Aji Saputro, Muhamad Kamaludin, Fendy Thomas
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316179580410.54082/jamsi.2334Transformasi Digital Manajemen Mutu: Peningkatan Kompetensi Guru dalam Tata Kelola Mutu Berbasis Aplikasi Web di SMK Ma’arif Terpadu Cicalengka, Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2401
<p><em>Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMK Ma’arif Terpadu Cicalengka, Kabupaten Bandung. Mitra menghadapi kendala serius berupa inefisiensi tata kelola mutu yang masih berbasis kertas, risiko kehilangan data, serta rendahnya literasi digital tenaga pendidik. Akibatnya, pelaporan data akademik menjadi lambat, tidak terintegrasi, dan menghambat pengambilan keputusan strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam tata kelola mutu sekolah melalui pendampingan intensif berbantuan teknologi Sistem Manajemen Mutu (SMM). Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan partisipatif (participatory approach) yang melibatkan 40 peserta aktif. Tahapan kegiatan meliputi Focus Group Discussion (FGD) untuk pemetaan masalah, pelatihan teknis operasional dengan metode blended learning, pendampingan implementasi sistem, serta evaluasi keberhasilan berbasis pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi mitra, dibuktikan dengan kenaikan rata-rata skor pemahaman teknis dari 41,8 (kategori kurang) menjadi 84,5 (kategori baik). Secara dampak, terjadi transformasi budaya kerja dari manual menjadi terdigitalisasi yang transparan. Efisiensi waktu rekapitulasi data meningkat hingga 40%, memangkas beban administrasi guru secara nyata. Program ini berhasil membangun kemandirian mitra dalam mengelola penjaminan mutu sekolah secara modern, akuntabel, dan berkelanjutan.</em></p>Agus HexagrahaLeony LidyaDoddy Ferdiansyah
Hak Cipta (c) 2026 Agus Hexagraha, Leony Lidya, Doddy Ferdiansyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316118719810.54082/jamsi.2401Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Konsep Ekonomi Biru di Pantai Roto, Desa Labuan, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2443
<p><em>Permasalahan sampah di wilayah pesisir merupakan isu lingkungan yang berdampak langsung terhadap kualitas ekosistem laut, kesehatan masyarakat, serta daya tarik kawasan wisata pantai. Pantai Roto terletak di Desa Labuan Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi pariwisata, namun masih menghadapi permasalahan rendahnya kesadaran masyarakat dan belum optimalnya pengelolaan sampah berbasis komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis konsep ekonomi biru yang berkelanjutan guna mendukung peningkatan pariwisata dan penguatan ekonomi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya pengelola yang menjadi mitra, sehingga meningkatnya kebersihan dan daya tarik kawasan serta bagaimana menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir dengan konsep ekonomi biru.</em></p>Mohamad AdfarMuhamad YasinBusman BusmanIdham IdhamKasman Kasman
Hak Cipta (c) 2026 Mohamad Adfar, Muhamad Yasin, Busman, Idham, Kasman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316158759610.54082/jamsi.2443Peningkatan Kapasitas Kader melalui Pemanfaatan Ubi Cilembu dan Singkong sebagai Pangan Tambahan dntuk Pencegahan Stunting di Desa Kecepak
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2482
<p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><em><span lang="EN-US" style="font-size: 10.0pt; font-family: 'Cambria',serif; color: black;">Permasalahan rendahnya pengetahuan kader kesehatan di Desa Kecepak, Kabupaten Batang menyebabkan kurangnya inovasi dalam penyediaan menu pangan lokal untuk pencegahan stunting pada anak. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam mengolah ubi cilembu dan singkong sebagai pangan lokal bernutrisi tinggi melalui pelatihan dan pendampingan berbasis keluarga. Metode kegiatan meliputi koordinasi awal dengan kader, penyusunan resep menu tambahan, penyampaian materi gizi seimbang dan pencegahan stunting, pelatihan praktik pengolahan pangan, serta pendampingan penerapan di rumah tangga. Evaluasi dilakukan melalui observasi praktik, penilaian keterampilan, serta pretest–posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari rata-rata 52,4 menjadi 83,6, keterampilan pengolahan menu menjadi lebih variatif dan disukai anak, serta keluarga mulai rutin memanfaatkan pangan lokal sebagai sumber gizi harian. Program ini memperkuat peran kader sebagai agen perubahan dalam praktik gizi keluarga. Pendekatan pemberdayaan dan pemanfaatan bahan lokal terbukti efektif, sehingga layak dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperluas dampak pencegahan stunting.</span></em></p>Dwi Nur Siti MarchamahWahyuni ArumsariRestu Ayu Eka Pustika DewiAgus Sudrajat
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Nur Siti Marchamah, Wahyuni Arumsari, Restu Ayu Eka Pustika Dewi, Agus Sudrajat
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316131933010.54082/jamsi.2482Pendampingan Kegiatan Masyarakat dalam Pengoptimalan Lahan Pekarangan di Desa Pasigaran Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2547
<p><em>Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan lahan pekarangan warga Desa Pasigaran dengan menanam tanaman alpukat sebagai tanaman bernilai ekonomi. Potensi wilayah dengan kondisi geografis berbukit, tanah subur dan berada pada ketinggian 979 meter di atas permukaan laut sangat mendukung pengembangan komoditas hortikultura terutama alpukat. Waktu kegiatan dari bulan Juni sampai dengan Agustus 2024 diikuti oleh kelompok ibu-ibu PKK (pembinaan kesejahteraan keluarga). Tahapan kegiatan program ini diantaranya survei lokasi dan kondisi masyarakat, penyuluhan, pendampingan, serta evaluasi. Manfaat kegiatan ini yaitu masyarakat memperoleh pengetahuan praktis tentang teknik budidaya alpukat sekaligus termotivasi mengoptimalkan lahan pekarangannya. Hasil kegiatan ini diantaranya kesukaan warga terhadap buah alpukat meningkat 10%, minat warga menanam alpukat meningkat 20%, tingkat pengetahuan warga mengenai manfaat buah alpukat dan ragam varietas tanaman alpukat meningkat berturut-turut 50% dan 60%. Selain itu penyuluhan yang dilakukan berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai teknik budidaya alpukat, mulai dari pemilihan bibit unggul, cara menanam dan pemeliharaan tanaman. Hasil kegiatan penerapan teknik budidaya alpukat menjadikan pengalaman warga dalam menanam alpukat meningkat sebanyak 80%. Perhitungan persentase ini didasarkan pada hasil pengisian kuesioner oleh peserta sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan. </em></p>Mira AriyantiErni SuminarSanty Rosniawaty
Hak Cipta (c) 2026 Mira Ariyanti, Erni Suminar, Santy Rosniawaty
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316140741410.54082/jamsi.2547Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran untuk Anggota TP PKK Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Provinsi Kalimantan Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2106
<p><em>Kebakaran merupakan ancaman serius yang sering disebabkan kelalaian manusia, seperti korsleting listrik, kebocoran gas, puntung rokok, dan penggunaan lilin. Anggota TP PKK Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur belum pernah mendapatkan pelatihan terkait kebakaran rumah tangga sehingga minim pemahaman dan keterampilan pencegahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota TP PKK dalam mencegah, menghadapi, dan menangani kebakaran rumah tangga. Pelatihan diikuti 20 peserta melalui empat tahapan: assessment kebutuhan, perencanaan materi, implementasi sosialisasi dan praktik, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi mencakup upaya mencegah kebakaran di rumah, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pemadaman api menggunakan karung basah, dan penanganan kebakaran akibat kebocoran gas. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan signifikan sebesar 46%, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 63 dan post-test sebesar 92. Selain itu, hampir seluruh peserta mampu memadamkan api secara langsung menggunakan karung goni dan APAR. Pelatihan ini terbukti meningkatkan kesadaran dan keterampilan praktis anggota TP PKK dalam memadamkan api sehingga dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat dalam mitigasi kebakaran rumah tangga.</em></p>Maria SimanjuntakEnita RahayuFirda RahmayantiLisnawaty SimatupangNawang Retno DYogiana Mulyani
Hak Cipta (c) 2026 Maria Simanjuntak, Enita Rahayu, Firda Rahmayanti, Lisnawaty Simatupang, Nawang Retno D, Yogiana Mulyani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-3161213210.54082/jamsi.2106Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan melalui Penyusunan Masterplan Ekowisata Terpadu di Desa Sumberahayu
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2271
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pengembangan Desa Sumberahayu sebagai desa wisata berkelanjutan melalui penyusunan masterplan ekowisata terpadu. Desa Sumberahayu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama pada kawasan sungai dan lanskap pegunungan, namun belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Permasalahan utama terletak pada keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai konsep ekowisata, belum adanya perencanaan kawasan yang terarah, serta minimnya fasilitas pendukung wisata. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat desa dalam setiap tahapan, mulai dari survei lapangan, pemetaan topografi menggunakan drone, penyusunan desain arsitektural dan teknis fasilitas wisata, hingga finalisasi dokumen Detail Engineering Design (DED). Hasil kegiatan menunjukkan tersusunnya masterplan ekowisata terpadu yang meliputi area rekreasi sungai, kolam renang ramah lingkungan, fasilitas sanitasi, serta zona UMKM. Selain keluaran teknis, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kelompok sadar wisata sebagai bentuk peningkatan partisipasi dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata bagi desa dalam merencanakan arah pengembangan wisata berbasis keberlanjutan dan berbasis komunitas</em><em>.</em></p>Sucipto SuciptoYeri SutopoTugino TuginoAnggi Audia PutriEdiena Tsania KhusnaMuhammad Lutfi Firmansyah
Hak Cipta (c) 2026 Sucipto, Yeri Sutopo, Tugino, Anggi Audia Putri, Ediena Tsania Khusna, Muhammad Lutfi Firmansyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-232026-01-2361799010.54082/jamsi.2271Pelatihan Penggunaan Aplikasi Endnote untuk Meningkatkan Keterampilan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Bone
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2360
<p><em>nakan aplikasi manajemen pustaka, yang berdampak pada rendahnya kepercayaan diri dalam penyusunan tugas akhir serta kecenderungan menggunakan jasa pihak lain. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah sesuai pedoman akademik melalui pelatihan pemanfaatan aplikasi EndNote. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 32 mahasiswa tingkat akhir. Metode yang digunakan meliputi ceramah, simulasi, dan praktik langsung untuk memastikan peserta memahami konsep sekaligus mampu menerapkannya secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan Terjadi peningkatan rata-rata 30-60% pada lima aspek utama yaitu pada pemahaman dan keterampilan peserta. Pemahaman aplikasi meningkat 32%, kemampuan membuat library meningkat 35%, serta keterampilan mengatur format halaman dan daftar gambar meningkat 53%. Kemampuan memasukkan serta mengedit referensi meningkat 52%, dan keterampilan mengedit gaya referensi meningkat 64%. Sebagai evaluasi akhir, tiga peserta yang dipilih secara acak diminta melakukan simulasi, dan hasilnya menunjukkan mereka mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dengan baik. Kegiatan ini bermanfaat pada peningkatan kepercayaan diri mahasiswa dan menumbuhkan budaya akademik di lingkungan Perguruan Tinggi. </em></p>Kistan KistanMuh. Irzal Sultan
Hak Cipta (c) 2026 Kistan Kistan, Muh. Irzal Sultan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-242026-01-246112513410.54082/jamsi.2360Pelatihan Literasi Digital Berbasis Proyek dalam Peningkatan Kesiapan Kerja Siswa SMK di SMKN 1 Depok Sleman
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2415
<p><em>Pelatihan literasi digital dilaksanakan sebagai respon atas rendahnya kesiapan kerja siswa SMK dalam menghadapi proses rekrutmen berbasis teknologi, khususnya keterbatasan dalam penyusunan dokumen lamaran digital, wawancara daring, dan pengelolaan portofolio profesional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan siswa SMKN 1 Depok, Sleman melalui pelatihan dan pendampingan literasi digital berbasis Project-Based Learning. Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, praktik langsung pembuatan CV dan surat lamaran digital, simulasi wawancara daring, serta pengembangan portofolio profesional di media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan tidak hanya peningkatan pemahaman peserta, tetapi juga perubahan nyata berupa meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan komunikasi profesional, dan kesiapan siswa menghadapi seleksi kerja berbasis digital. Program ini berkontribusi dalam membangun kesiapan kerja siswa secara berkelanjutan dan berpotensi direplikasi pada sekolah vokasi lain dengan karakteristik permasalahan serupa.</em></p>Rosidah RosidahIlham Ramadan Pandu Setia Negara SiregarArum SuryaningtyasHilmy Pradana Sundawan
Hak Cipta (c) 2026 Rosidah Rosidah, Ilham Ramadan Pandu Setia Negara Siregar, Arum Suryaningtyas, Hilmy Pradana Sundawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316153354210.54082/jamsi.2415Pelatihan Service Excellence dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis 3R di Desa Wisata Bahuluang, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2467
<p><em>Permasalahan utama mitra di Desa Wisata Bahuluang, Kabupaten Kepulauan Selayar, adalah ketiadaan sistem pengelolaan sampah plastik yang memicu pencemaran pesisir, serta rendahnya kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam standar pelayanan wisata. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi integratif melalui pelatihan pelayanan prima (service excellence) dan pendampingan pengelolaan limbah berbasis circular economy. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) yang melibatkan 30 peserta aktif (pemuda, pelaku homestay, dan PKK) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, dan praktik langsung pembuatan produk daur ulang. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas kognitif mitra, dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata dari 55 (pre-test) menjadi 72 (post-test). Secara psikomotorik, mitra berhasil mengolah limbah residu plastik menjadi produk ecobrick fungsional (kursi taman) serta menyusun draf Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan homestay. Dampak keberlanjutan program ditandai dengan terbentuknya embrio kelompok kerja pengelola sampah desa yang diproyeksikan bersinergi dengan BUMDes untuk mewujudkan tata kelola destinasi wisata bahari yang bersih, mandiri, dan berdaya saing.</em></p>Windra AiniHilda AprianiSabran Laori
Hak Cipta (c) 2026 Windra Aini, Hilda Apriani, Sabran Laori
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316164965610.54082/jamsi.2467Inkubasi Metode Sariswara dalam Penciptaan Tari Kreatif untuk Mendukung Kreativitas Guru Paud Inklusi Srawung Bocah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2512
<p><em>PAUD Inklusi Srawung Bocah di Yogyakarta merupakan sekolah yang berkomitmen menyelenggarakan pendidikan inklusif bagi seluruh anak. Sekolah ini memiliki fasilitas memadai serta guru profesional yang terlatih dalam bidang inklusi. Namun, guru masih menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis seni, khususnya seni tari yang bermakna, menyenangkan, dan mampu menstimulasi kreativitas peserta didik. Hambatan tersebut terutama disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru mengenai metode pembelajaran seni, termasuk metode Sariswara yang merupakan pendekatan seni terpadu dan sesuai untuk anak usia dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru untuk mengembangkan pembelajaran tari kreatif berbasis metode Sariswara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahap, yakni sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memiliki motivasi tinggi untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kreativitas peserta didik melalui pembelajaran seni. Dengan demikian, pelatihan ini selaras dengan karakter sekolah inklusi yang berorientasi pada pengembangan dan fasilitasi keragaman potensit. </em></p>Tresna Maya SofaDyan Indah Purnama SariEnggar Kartikasari
Hak Cipta (c) 2026 Tresna Maya Sofa, Dyan Indah Purnama Sari, Enggar Kartikasari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316196397410.54082/jamsi.2512Model Penanganan Holistik Osteoartritis Berbasis Komunitas: Implementasi PH 8 di Pondok OA Posyandu Larasati
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2224
<p><em>Osteoartritis (OA) merupakan penyebab utama penurunan kualitas hidup lansia yang membutuhkan penanganan berkelanjutan secara holistik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas lansia melalui penerapan pendekatan PH 8, yaitu delapan langkah penanganan OA yang terintegrasi, berbasis keluarga dan kader Posyandu. Mitra kegiatan adalah Pondok OA Posyandu Larasati Surabaya, melibatkan 30 lansia penderita OA dan 6 kader kesehatan. Metode pelaksanaan terdiri dari enam tahapan: koordinasi, rekrutmen peserta, edukasi gizi dan alat bantu, implementasi intervensi, monitoring berkala, serta diseminasi hasil. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil program menunjukkan penurunan nyeri lutut berdasarkan skala VAS dari rerata 7,2 menjadi 3,8, peningkatan rentang gerak sendi sebesar 15°, dan peningkatan skor kualitas hidup hingga 30%. Sebanyak 89% peserta mampu menghitung kebutuhan gizi secara mandiri, tingkat kepatuhan terhadap program mencapai 81%, serta partisipasi keluarga meningkat dari 45% menjadi 78%. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan PH 8 efektif dalam meningkatkan kemandirian lansia dan memperkuat kapasitas kader Posyandu. Pendekatan ini dapat direplikasi pada komunitas lain sebagai model pengendalian OA yang efisien dan aplikatif.</em></p>Ibrahim NjotoMaria Widijanti SugengAmiruddin Hadi WibowoLusy Tunik Muharlisiani
Hak Cipta (c) 2026 Ibrahim Njoto, Maria Widijanti Sugeng, Amiruddin Hadi Wibowo, Lusy Tunik Muharlisiani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316169971010.54082/jamsi.2224Optimalisasi Standar Operasional Prosedur Berbasis Ekonomi Hijau untuk Penguatan Tata Kelola Pusat Daur Ulang Sampah “Papa Dulang Mami” di Kelurahan Bumijo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2323
<p><em>Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta semakin kompleks seiring meningkatnya volume sampah yang tidak sebanding dengan kapasitas pengelolaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan alur Standar Operasional Prosedur (SOP) administrasi dan keuangan berbasis ekonomi hijau di komunitas Pusat Pengelolaan Daur Ulang Mandiri (PAPA DULANG MAMI) Kelurahan Bumijo, Kota Yogyakarta. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan pendekatan community development. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai SOP administrasi dan keuangan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Dampak kegiatan ini adalah penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan kesadaran ekonomi hijau di tingkat komunitas.</em></p>Ani WidayatiSiti Umi Khayatun MArdiyahIlham Ramadhan Pandu Setia Negara SiregarHilmy Pradana SundawanUmar Yeni SuyantoArum SuryaningtyasNiken Purnamasari
Hak Cipta (c) 2026 Ani Widayati, Siti Umi Khayatun MArdiyah, Ilham Ramadhan Pandu Setia Negara Siregar, Hilmy Pradana Sundawan, Umar Yeni Suyanto, Arum Suryaningtyas, Niken Purnamasari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-232026-01-236110111210.54082/jamsi.2323Pelatihan Pengenalan Flowgorithm sebagai Solusi Inovatif untuk Mendekomposisi Abstraksi Algoritma untuk Guru MGMP Informatika SMA Kota Padang
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2378
<p><em>Perkembangan teknologi digital menuntut penguasaan keterampilan berpikir komputasional, di mana pemahaman algoritma menjadi fondasi kritis. Namun, pembelajaran algoritma di tingkat sekolah menengah sering terkendala oleh sifatnya yang abstrak. Observasi awal terhadap Guru MGMP Informatika Kota Padang menunjukkan 56% dari 25 responden belum pernah menggunakan alat bantu visual untuk pengajaran algoritma. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui introduksi dan pelatihan Flowgorithm, sebuah perangkat lunak untuk memvisualisasikan algoritma dalam bentuk flowchart interaktif. Metode pelaksanaan mencakup tahap perencanaan, pendahuluan (pre-test), pelatihan (12 Agustus 2025), pendampingan intensif, dan evaluasi (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang signifikan. Sebanyak 96% peserta mengalami peningkatan pemahaman konsep algoritma, 92% peserta menjadi terampil menggunakan Flowgorithm, dan 92% lainnya melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengajar. Analisis mengungkap bahwa pendekatan "learning by doing", relevansi materi dengan kurikulum, dan antarmuka Flowgorithm yang user-friendly menjadi faktor kunci keberhasilan. Disimpulkan bahwa Flowgorithm efektif sebagai media transisi dari konsep algoritma abstrak ke implementasi nyata, sehingga direkomendasikan untuk diadopsi secara lebih luas dan didukung dengan pelatihan lanjutan.</em></p>Yance SonathaMeri AzmiRayendra RayendraRasyidah RasyidahAde Irma Suryani
Hak Cipta (c) 2026 Yance Sonatha, Meri Azmi, Rayendra, Rasyidah, Ade Irma Suryani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316187388010.54082/jamsi.2378Pemberdayaan Kelompok Tani Bangka Hulu melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Biokompos dari Limbah Organik di Desa Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2395
<p><em>Pemanfaatan lahan suboptimal oleh mitra kelompok tani terkendala oleh rendahnya kesuburan tanah, pH yang masam, serta potensi keracunan besi. Permasalahan utama adalah belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi dan menerapkan biokompos sebagai alternatif pupuk organik. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan biokompos, penerapan biokompos pada tanaman sayuran, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pembuatan biokompos dari 50% menjadi 93,6%, diikuti kemampuan praktik yang lebih baik dan penerapan biokompos pada lahan budidaya. Dampak konkret yang dicapai adalah pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku pupuk organik meningkat, serta kemandirian mitra dalam memproduksi pupuk organik mulai terbentuk.</em></p>Edy Syarfril HayatSri AndayaniAdi Mursalin
Hak Cipta (c) 2026 Edy Syarfril Hayat, Sri Andayani, Adi Mursalin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316188189010.54082/jamsi.2395Penguatan Kompetensi Teknologi Manufaktur bagi Siswa SMK Negeri 1 Maumere melalui Pelatihan CNC Milling sebagai Upaya Peningkatan Peluang Kerja di Kabupaten Sikka, NTT
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2435
<p><em> </em><em>Siswa SMK Negeri 1 Maumere masih menghadapi keterbatasan kompetensi dalam pengoperasian dan pemrograman mesin CNC, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan industri manufaktur di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa melalui pelatihan operasi, pemrograman, dan praktik pemesinan CNC milling. Metode yang digunakan meliputi experiential learning berupa demonstrasi, praktik langsung pada panel kontrol, simulasi toolpath, pengoperasian mesin CNC, serta penyelesaian proyek akhir. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test teori serta uji keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan, yaitu peningkatan nilai teori rata-rata dari 54 menjadi 82 (naik 51,8%) dan peningkatan keterampilan praktik dari 58 menjadi 85 (naik 46,5%). Peserta mampu menjalankan program kerja, melakukan setting parameter, membaca G-code, mendiagnosis error program, serta menghasilkan komponen sesuai toleransi dimensi. Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kesiapan kerja siswa, pemahaman otomasi manufaktur, dan kemampuan pemecahan masalah teknis. Sekolah mitra memperoleh penguatan kapasitas pembelajaran vokasional berbasis teknologi digital sebagai dukungan terhadap kebutuhan industri lokal.</em></p>Gusti F.X. Wara WanggeYohanes Viva ServianusYakobus Donnisius MigoXaverius Moa Raning
Hak Cipta (c) 2026 Gusti F.X. Wara Wangge, Yohanes Viva Servianus, Yakobus Donnisius Migo, Xaverius Moa Raning
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316157758610.54082/jamsi.2435Strategi Peningkatan Kapasitas Pengelola Pemasaran Pendidikan dalam Menyusun Strategi Penentuan Harga Jasa Pendidikan melalui Seminar Interaktif di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2476
<p><em>Peningkatan biaya operasional dan keterbatasan daya beli masyarakat menyebabkan 15 lembaga pendidikan swasta di Kota Serang kesulitan menetapkan harga layanan pendidikan yang kompetitif dan berkelanjutan, sehingga penerimaan siswa baru cenderung rendah dan terjadi defisit operasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas 50 pengelola pemasaran, tata usaha, dan keuangan dalam merumuskan strategi penetapan harga berbasis biaya, nilai, dan persaingan melalui seminar interaktif dan simulasi studi kasus. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi selama 3 jam, diskusi kelompok, simulasi analisis biaya dan benchmarking harga, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, observasi partisipasi, dan survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 55 menjadi 79 (kenaikan 42%), partisipasi aktif 92%, kepuasan 4,3 dari 5, serta 76% lembaga mulai mengimplementasikan strategi subsidi silang dan penyesuaian harga berbasis kompetitor satu bulan setelah kegiatan. Kegiatan ini berdampak pada tersusunnya 50 modul panduan pricing yang aplikatif dan penguatan komitmen lembaga dalam pengelolaan harga yang lebih akuntabel dan inklusif bagi masyarakat berdaya beli terbatas.</em></p>Aqila Azharrani IbtihalRatna Siti MaulidaAbdul Mu'inAnis Zohriah
Hak Cipta (c) 2026 Aqila Azharrani Ibtihal, Ratna Siti Maulida, Abdul Mu'in, Anis Zohriah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316131131810.54082/jamsi.2476Edukasi Berbasis Komunitas Tentang Manajemen dan Diet Diabetes Melitus untuk Lansia di Desa Sambogunung, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2538
<p><em>Diabetes Mellitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat, terutama di kalangan lansia yang berisiko tinggi mengalami komplikasi. Pemeriksaan kadar gula darah untuk mengetahui Tingkat gula darah sebagai deteksi secara dini adanya kondisi diabetes mellitus. Masyarakat Desa Sambogunung terutama lansia masih kurang pengetahuan tentang penyakit diabetes mellitus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi Kesehatan pada masyarakat lanjut usia di Desa Sambogunung, Gresik, melalui pendidikan tentang pengelolaan dan pola makan yang tepat untuk diabetes mellitus. Edukasi komunitas dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap peserta dalam mengimplemetasikan pemantauan diabetes dan pola makan yang tepat. Program ini melibatkan sesi interaktif yang mencakup topik seperti pemantauan gula darah, kepatuhan terhadap obat, perencanaan diet, dan gaya hidup. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan diikuti oleh peserta lansia memiliki kemauan untuk melakukan pemeriksaan gula darah. Peserta mengikuti kegiatan edukasi dan sesi tanya jawab, peserta berperan aktif mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan setelah sesi pemaparan materi. Peran aktif peserta menunjukkan tingkat pemahaman prinsip pengelolaan diabetes dan penyesuaian pola makan di kalangan peserta lansia. Sebanyak 100% peserta melakukan pemeriksaan dan 33% peserta aktif bertanya terkait materi penyuluhan meliputi kebiasaan makan yang lebih sehat untuk pencegahan diabetes, jenis makanan yang diperbolehkan dikonsumsi dan teknik pengolahan yang baik untuk penderita diabetes. Hasil tanya jawab dengan peserta menunjukkan respon postitif dari peserta untuk memahami tentang tipe diabetes mellitus, cara pemeriksaan diabetes mellitus, tata pelaksanaan DM, faktor risiko diabetes, dan manajemen pola makan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini menyoroti pentingnya pendidikan berbasis komunitas yang disesuaikan untuk memberdayakan lansia dalam mengelola penyakit kronis secara efektif. Kesimpulan menekankan bahwa edukasi dapat dijadikan skrining atau deteksi dini pada lansia sebagai penderita diabetes di Desa Sambogunung. Kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin dengan penjadwalan yang terstruktur sehingga dapat berkelanjutan untuk dijadikan monitoring perilaku, pola makan dan kualitas hidup lansia. </em></p>Dwi Novri SupriatiningrumWidihartiEfta Dhartikasari PriyaniWiwik Widiyawati
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Novri Supriatiningrum, Widiharti, Efta Dhartikasari Priyani, Wiwik Widiyawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-31611013102010.54082/jamsi.2538Pen Optimalisasi Peran Teknologi Informasi dalam Melaksanakan Prinsip Instruksional dengan Media Flipbook di SMP Perguruan Advent XV Ciracas Jakarta Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2068
<p><em>Transformasi digital menuntut pendidik SMP Perguruan Advent XV Ciracas untuk beralih dari metode konvensional ke inovasi teknologi, namun kendala dalam kreativitas media dan manajemen kelas digital masih menjadi hambatan utama. Program ini bertujuan mengatasi tantangan guru dalam merancang pembelajaran kreatif serta memanfaatkan teknologi digital secara optimal melalui integrasi media flipbook dan gamifikasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis pelatihan dan pendampingan partisipatif secara daring yang melibatkan 20 pendidik. Materi pelatihan mengintegrasikan aspek teknis dengan prinsip instruksional Douglas Brown, meliputi otomatisasi, meaningful learning, dan motivasi intrinsik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman pengembangan flipbook kategori tinggi dari 5,9% menjadi 55,9%, serta kenaikan efikasi diri penggunaan TI dari 2,9% menjadi 50%. Selain itu, 82,4% peserta mampu memproduksi media pembelajaran mandiri dan 88% peserta termotivasi mengimplementasikan gamifikasi Gimkit di kelas. Simpulan menunjukkan bahwa pendekatan holistik-pedagogis efektif meningkatkan kompetensi digital guru. Untuk keberlanjutan, disarankan adanya pelatihan luring dan pembentukan komunitas praktik guna menjaga konsistensi penerapan teknologi di lingkungan sekolah.</em></p>Rahmatulloh RahmatullohEdward AlfinAlfianisa Karromah SunardiMarissa RijoiceMeilysa Berliana SiboroPina AprilianiVina Nur Febriani
Hak Cipta (c) 2026 Rahmatulloh Rahmatulloh, Edward Alfin, Alfianisa Karromah Sunardi, Marissa Rijoice, Meilysa Berliana Siboro, Pina Apriliani, Vina Nur Febriani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316191392010.54082/jamsi.2068Meningkatkan Kompetensi Pedagogis Guru Bahasa Arab dDengan Pendekatan Design Didactic Research (DDR): Studi Pengabdian di SD Teladan, Yogyakarta
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2265
<p><em>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru bahasa Arab di Kota Yogyakarta melalui penerapan Design Didactic Research (DDR) yang terintegrasi dengan teknologi pembelajaran digital. Kegiatan melibatkan 20 guru dari berbagai madrasah aliyah dan sekolah menengah dengan pengalaman mengajar 5–15 tahun. Pelaksanaan program meliputi analisis kebutuhan, pengembangan modul DDR, pelatihan blended learning, pendampingan implementasi di kelas, serta evaluasi hasil. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan paired sample t-test dan kualitatif melalui observasi serta jurnal refleksi guru. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi pedagogis guru dari rata-rata 67,35 menjadi 83,40, disertai keterlibatan siswa yang mencapai 88% pada aktivitas kelas. Selain peningkatan kompetensi individu, kegiatan ini juga memperkuat jejaring profesional guru melalui kolaborasi MGMP Bahasa Arab dan komunitas praktik pascapelatihan. Program ini berdampak positif terhadap perubahan paradigma pembelajaran menjadi lebih reflektif dan berpusat pada siswa, serta direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain sebagai model pengembangan profesional guru bahasa Arab yang berkelanjutan dan berbasis riset.</em></p>Asep SopianRinaldi SupriadiMia NurmalaFarhan FuadiYusuf Ali Tantowi
Hak Cipta (c) 2026 Asep Sopian, Rinaldi Supriadi, Mia Nurmala, Farhan Fuadi, Yusuf Ali Tantowi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-232026-01-2361697810.54082/jamsi.2265Analisis Strategi Bisnis Menggunakan Aggregator Big Data Operator Telekomunikasi Seluler pada PT. Get Data Solutions
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2349
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi bisnis yang tepat bagi PT Get Data Solutions sebagai perusahaan aggregator big data operator telekomunikasi seluler di Indonesia. Meningkatnya kebutuhan akan analisis data di berbagai sektor industri seperti FMCG, perbankan/fintech, periklanan digital, dan logistik menjadi peluang yang signifikan, namun di sisi lain persaingan yang ketat, perkembangan teknologi yang cepat, dan tuntutan regulasi yang kompleks menjadi tantangan utama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan IFE Matrik, EFE Matrik dan CPM .Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Get Data Solutions perlu memfokuskan strategi pada diferensiasi layanan yang menonjolkan keamanan data, kepatuhan terhadap regulasi, serta kemudahan integrasi teknologi dengan sistem klien. Selain itu, strategi segmentasi dan positioning yang tepat perlu diterapkan untuk memperkuat citra merek dan meningkatkan kepercayaan pasar. Rekomendasi strategi meliputi penguatan kapabilitas teknologi, optimalisasi nilai tambah bagi pelanggan, serta pengembangan kemitraan strategis lintas industri. Dengan penerapan strategi yang terarah dan adaptif, PT Get Data Solutions berpotensi memperluas pangsa pasar, meningkatkan daya saing, dan mencapai keberlanjutan bisnis di industri big data yang dinamis.</em></p>Noor Fadhilah AkhmadEdi HamdiTantry Yanuar Rahmat SyahMuhammad Dhafi Iskandar
Hak Cipta (c) 2026 Noor Fadhilah Akhmad, Edi Hamdi, Tantry Yanuar Rahmat Syah, Muhammad Dhafi Iskandar
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316181382610.54082/jamsi.2349Penguatan Nilai Kejujuran dan Akuntabilitas melalui Kuliah Pakar bagi Civitas Akademika Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang, Sumatera Selatan
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2413
<p><em>Budaya kejujuran dan akuntabilitas di lingkungan pendidikan vokasi kesehatan masih belum optimal, terlihat dari masih ditemukannya perilaku penyimpangan akademik seperti manipulasi data, ketidakdisiplinan, dan kurangnya pemahaman tentang integritas. Permasalahan ini menjadi perhatian penting bagi institusi kesehatan karena berpengaruh terhadap profesionalisme tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman dan komitmen civitas akademika terhadap nilai kejujuran dan akuntabilitas melalui kuliah pakar bertajuk “Peran Insan Kampus Membangun Budaya Antikorupsi” dengan submateri “Membangun Karakter Jujur dan Akuntabel Dimulai dari Kelas.” Kegiatan dilaksanakan secara daring pada 25 September 2025 dan diikuti oleh 294 peserta. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi nilai, serta evaluasi pemahaman melalui kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep integritas sebesar 87% dan peningkatan komitmen untuk menerapkan perilaku jujur sebesar 82%. Dampak nyata kegiatan terlihat dari meningkatnya kesadaran akademik terhadap perilaku antikorupsi dan penguatan praktik integritas di lingkungan pembelajaran Program Studi Kebidanan Kampus Muara Enim. Kegiatan ini berkontribusi pada pembentukan budaya akademik yang lebih etis dan akuntabel di institusi mitra.</em></p>Evi SofiaRika Sa'diyahAndi Ruhban
Hak Cipta (c) 2026 Evi Sofia, Rika Sa'diyah, Andi Ruhban
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316151352010.54082/jamsi.2413Pendampingan Hukum Penyelesaian Sengketa Kepemilikan Tanah di Tambak Sarioso Surabaya
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2462
<p><em>Tanah adalah permukaan bumi baik berupa daratan maupun yang tertutup air termasuk ruang di atas dan di dalam tubuh bumi, dalam batas tertentu yang penggunaan dan pemanfaatannya terkait langsung maupun tidak langsung dengan penggunaan dan pemanfaatan permukaan bumi. Salah satu hal yang menjadi kebutuhan manusia adalah memiliki sebidang atau beberapa bidang tanah yang digunakan untuk melangsungkan kehidupan berupa tempat tinggal. Pemerintah juga memerlukan tanah untuk melaksanakan pemerintahan. Kerangka hukum mengenai tanah telah diatur dengan peraturan perundang-undangan yang kompleks, mulai dari pengaturan hak atas tanah, pendaftaran tanah, dan sebagainya. Meskipun demikian, permasalahan-permasalahan kerap muncul di masyarakat terlebih mengenai sengketa kepemilikan tanah. Beberapa permsalahan tersebut antar lain mengenai sengketa kepemilikan tanah yang diawali dengan ketidakjelasan status hak atas tanah. Hak atas tanah adalah hak yang diperoleh dari hubungan hukum antara pemegang hak dengan tanah, termasuk ruang di atas tanah dan/atau ruang di bawah tanah untuk menguasai, memiliki, menggunakan, dan memanfaatkan, serta memelihara tanah, ruang di atas tanah, dan/atau ruang di bawah tanah. Salah satu hak atas tanah yang bersifat primer yaitu hak milik. Hak milik adalah hak turun temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah. Bukti kepemilikan tanah di Indonesia berupa sertifikat hak atas tanah. Fungsi sertifikat yaitu sebagai alat bukti yang kuat sehingga hal ini perlu untuk menjadi perhatian khusus bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran tanah, khususnya di wilayah Tambak Sarioso Surabaya.</em></p>Rizky AmaliaErni AgustinHilda Yunita
Hak Cipta (c) 2026 Rizky Amalia, Erni Agustin, Hilda Yunita
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316163364010.54082/jamsi.2462Pendampingan Berbasis Participatory Action Research dalam Penguatan Implementasi Program Adiwiyata di Sekolah Dasar dan Menengah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2505
<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan kapasitas sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dalam mengimplementasikan Program Adiwiyata dan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), khususnya terkait penyusunan dokumen dan pemanfaatan sistem pendukung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan pengelola sekolah melalui pendampingan pendidikan Adiwiyata yang terstruktur dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui bimbingan teknis, diskusi kelompok, dan praktik langsung pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Dokumen Adiwiyata (SIDIA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap kebijakan Adiwiyata, yang ditunjukkan oleh kemampuan peserta mengidentifikasi indikator PBLHS, menyusun kerangka dokumen Adiwiyata, serta melakukan pengunggahan dokumen pendukung ke dalam aplikasi SIDIA secara mandiri. Selain itu, terjadi perubahan sikap berupa meningkatnya komitmen sekolah dalam membentuk Pokja lingkungan dan merencanakan aksi nyata berbasis sekolah. Dampak kegiatan ini dirasakan langsung oleh mitra melalui meningkatnya kesiapan sekolah dalam mengikuti tahapan seleksi Adiwiyata serta penguatan praktik pengelolaan lingkungan sekolah yang lebih sistematis dan berkelanjutan.</em></p>Sri MaryuniPardi PardiJumadi JumadiEka ApriyaniNaila Denisa PutriFebrya Resti
Hak Cipta (c) 2026 Sri Maryuni, Pardi Pardi, Jumadi Jumadi, Eka Apriyani, Naila Denisa Putri, Febrya Resti
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316135736410.54082/jamsi.2505Workshop Implementasi Project-Based Learning dengan Pendekatan STEM dan Deep Learning Berbasis AI untuk Menunjang Profesionalisme Guru Matematika di Kabupaten Kuningan Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2209
<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan profesionalisme guru matematika SMA di Kabupaten Kuningan melalui pelatihan implementasi Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan STEM serta integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Kegiatan ini diikuti oleh 45 guru MGMP Matematika SMA Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan meliputi workshop, pendampingan, serta praktik langsung dalam merancang dan mengimplementasikan aktivitas pembelajaran berbasis proyek dan masalah kontekstual. Data hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain untuk melihat peningkatan pemahaman guru serta analisis deskriptif persentase untuk menilai respon guru terhadap pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dengan N-Gain mayoritas pada kategori sedang (80%) dan sebagian lainnya pada kategori tinggi (20%). Respon guru terhadap pelatihan juga berada pada kategori baik, dengan rata-rata skor 47,16 dari 60 atau sebesar 78,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam penerapan PBL-STEM berbasis AI guna menciptakan pembelajaran matematika yang lebih bermakna, interaktif, dan kontekstual.</em></p>Nurjanah NurjanahRicki YuliardiDian UsdiyanaUtari WijayantiAhmad Fajri Lutfi
Hak Cipta (c) 2026 Nurjanah Nurjanah, Ricki Yuliardi, Dian Usdiyana, Utari Wijayanti, Ahmad Fajri Lutfi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316190391210.54082/jamsi.2209Penguatan Kedaulatan Pangan melalui Edukasi dan Implementasi Pengendalian Hama Terpadu di Desa Sempu, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur: Ceramah, Diskusi Interaktif, dan Pendampingan Digital
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2316
<p><em>Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri adalah salah satu desa yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber penghidupan utama. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani, membentuk sikap dan perilaku yang mendukung penerapan pengendalian hama terpadu serta memanfaatkan platform Digitani sebagai sarana informasi dan panduan teknis. </em><em>Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab secara luring maupun daring. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 18 Juni–9 Agustus 2025 melibatkan 45 peserta yang terdiri dari masyarakat dan kelompok tani Desa Sempu. Hasil diskusi menunjukkan masalah utama yang dihadapi, yaitu serangan penyakit dan hama pada komoditas unggulan, yakni nanas, cabai, dan tomat. Selain itu, penggunaan pestisida tanpa panduan teknis, ketiadaan rotasi bahan aktif, serta ketidakakuratan identifikasi organisme pengganggu tanaman. Melalui program penyuluhan pengabdian ini, petani memperoleh pengetahuan tentang identifikasi hama dan penyakit, penggunaan pestisida yang tepat, pemanfaatan agens hayati, dan teknologi digital untuk konsultasi pertanian. Output yang diperoleh, yaitu adanya peningkatan minimal 50% pengetahuan, kemandirian petani, dan produktivitas pertanian masyarakat di Desa Sempu yang mendukung ketahanan pangan lokal. Hal tersebut dapat dilihat dari terbentuknya kebiasaan baru untuk rotasi bahan aktif, melakukan konsultasi berbasis Digitani, dan berkurangnya aplikasi pestisida kombinasi yang berisiko.</em></p>Hermanu TriwidodoFenny Aulia SugianaTri BudiartoLexi Majesty PendongAnis Bias CintaningEva MonicaDewi Rahmawati
Hak Cipta (c) 2026 Hermanu Triwidodo, Fenny Aulia Sugiana, Tri Budiarto, Lexi Majesty Pendong, Anis Bias Cintaning, Eva Monica, Dewi Rahmawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316177778610.54082/jamsi.2316Pendampingan Orang Tua dan Tokoh Masyarakat untuk Pencegahan Kenakalan Remaja di Desa Gunung Kaya, Kabupaten Lahat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2371
<p><em>Kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan sosial yang memerlukan perhatian serius di Desa Gunung Kaya, Kabupaten Lahat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan peran orang tua dan tokoh masyarakat dalam upaya pencegahan melalui penyuluhan hukum, pembinaan karakter, serta penguatan kegiatan keagamaan dan karang taruna. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, observasi, dan wawancara terhadap 24 peserta yang terdiri dari orang tua, remaja, dan perwakilan masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan orang tua mengenai pola asuh positif, komunikasi efektif, dan pengawasan konstruktif. Remaja juga menunjukkan perubahan sikap, terutama dalam memahami risiko perilaku menyimpang seperti narkoba, judi online, dan konsumsi alkohol. Kegiatan ini turut memperkuat peran tokoh masyarakat dan aparat desa dalam membangun kontrol sosial serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi perkembangan remaja.</em> <em>Secara keseluruhan, pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan keluarga serta masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja. Keberlanjutan program dan pendampingan rutin direkomendasikan untuk menjaga konsistensi perubahan perilaku serta memperkuat sinergi antar pihak terkait.</em></p>Mujiburrahman MujiburrahmanBurhayan BurhayanGrees SellyFachri SyafaatNur Dianti FahrizaTitania NurhalizaMaisitoh ValentinaErwin Ahmad BustomiSukma HidayatM. Hafis PramujaEnos MulyadiSuci Aldira KhairunnisahSujarwo SujarwoM. Ilham Nur Rohim Rizky KamilDulia HertatiJumhari RomadhonSiti NurainiIda Minarni
Hak Cipta (c) 2026 Mujiburrahman Mujiburrahman, Burhayan Burhayan, Grees Selly, Fachri Syafaat, Nur Dianti Fahriza, Titania Nurhaliza, Maisitoh Valentina, Erwin Ahmad Bustomi, Sukma Hidayat, M. Hafis Pramuja, Enos Mulyadi, Suci Aldira Khairunnisah, Sujarwo Sujarwo, M. Ilham Nur Rohim Rizky Kamil, Dulia Hertati, Jumhari Romadhon, Siti Nuraini, Ida Minarni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316116517610.54082/jamsi.2371Pemberdayaan Ibu dan Kader dalam Stimulasi dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita melalui Pendekatan Edukatif-Partisipatif di Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2393
<p><em>Permasalahan mitra pada kegiatan ini adalah rendahnya pengetahuan dan keterampilan kader serta ibu balita dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses skrining. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan ibu balita dalam stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui tahapan pelatihan, demonstrasi alat ukur, praktik skrining pertumbuhan menggunakan Z-score dan perkembangan menggunakan KPSP, serta pemanfaatan aplikasi IPIN sebagai alat bantu digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 72,5 pada pretest menjadi 84 pada posttest, serta peningkatan keterampilan peserta dalam melakukan pengukuran dan interpretasi hasil tumbuh kembang anak. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya kemandirian kader dan ibu balita dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan berbasis teknologi sederhana.</em></p>Rafika FajrinListyaning Eko MartantiSri Wahyuni
Hak Cipta (c) 2026 Rafika Fajrin, Listyaning Eko Martanti, Sri Wahyuni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316145145610.54082/jamsi.2393Pendampingan Digitalisasi Keuangan Masjid At-Ta’awun Kota Cirebon Jawa Barat Berbasis PSAK 45 sebagai Upaya Peningkatan Akuntabilitas
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2427
<p><em>Masjid At-Ta’awun Kota Cirebon menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan yang masih dilakukan secara manual sehingga pencatatan kurang terstruktur, laporan belum sesuai standar, dan penyampaian informasi keuangan belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memberikan solusi berupa pendampingan digitalisasi keuangan berbasis PSAK 45 sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana masjid. Pendampingan dilaksanakan melalui pemetaan kebutuhan administrasi, penyusunan format laporan keuangan sesuai PSAK 45, pelatihan penggunaan aplikasi pencatatan digital, serta bimbingan praktik penyusunan laporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa takmir masjid memahami struktur laporan keuangan PSAK 45, mampu menggunakan format digital yang disiapkan, dan dapat menyusun laporan secara lebih sistematis. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas pengurus DKM dalam memahami pelaporan keuangan digital serta mempraktikkan tata kelola administrasi keuangan secara lebih tertata.</em></p>Fanny Andriani SetiawanMarsani AsfiWiwiek Nurkomala DewiFebri Putra AnandaTiara MaharaniLaila Azzahra AnggraeniAmroni Amroni
Hak Cipta (c) 2026 Fanny Andriani Setiawan, Marsani Asfi, Wiwiek Nurkomala Dewi, Febri Putra Ananda, Tiara Maharani, Laila Azzahra Anggraeni, Amroni
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316156557610.54082/jamsi.2427Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Produk Olahan Tepung Pisang Janten untuk Penguatan Ekonomi Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2474
<p><em>Desa Tegal Yoso sebagai desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menghadapi masalah rendahnya nilai tambah produk pertanian local, khususnya pisang janten, serta lemahnya kapasitas manajerial BUMDES dalam mengelola unit usaha secara berkelanjutan. Kondisi ini menghambat peningkatan ekonomi masyarakat yang selaras dengan tujuan konservasi kawasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi dan kelembagaan melalui pengolahan tepung pisang janten serta peningkatan kompetensi BUMDES. Metode yang digunakan berupa pelatihan partisipatif yang meliputi sosialisasi kebutuhan mitra, pelatihan teknis pengolahan produk, pendampingan manajemen usaha dan fasilitasi penyusunan rencana bisnis berbasis kelompok. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, pada 5 November 2025 yang dihadiri oleh 15 peserta anggota KUBE. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta, ditandai dengan </em><em>rata-rata nilai N-gain untuk aspek kognitif pada kategori sedang-tinggi, aspek afektif pada kategori rendah-sedang dan aspek psikomotorik pada kategori sedang-tinggi. Peserta juga mampu menghasilkan produk olahan baru berupa cookies berbahan tepung pisang. </em><em>Dari sisi kelembagaan, terbentuk struktur kerja BUMDES-KUBE yang mendukung kolaborasi usaha. Program ini meningkatkan kesiapan mitra dalam mengelola usaha berbasis potensi lokal dan memberikan fondasi bagi pengembangan rantai nilai yang berkelanjutan di kawasan penyangga TNWK. </em></p>Eny Ivan'sNovita NovitaWintari MandalaSri IndaryatiNovia Ambarsari
Hak Cipta (c) 2026 Eny Ivan's, Novita, Wintari Mandala, Sri Indaryati, Novia Ambarsari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316129130210.54082/jamsi.2474Optimalisasi Penyusunan Perjanjian Kerja Bersama PT. Pinago Utama Tbk (Asta Cita: Menuju Lapangan Kerja dan Dunia Usaha yang Berkualitas serta Berkeadilan
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2533
<p><em>Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung optimalisasi penyusunan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di PT Pinago Utama Tbk, sebuah perusahaan agribisnis besar yang menghadapi tantangan regulatif dan kapasitas perundingan pasca diberlakukannya UU Cipta Kerja. Permasalahan utama mencakup ketidaksesuaian klausul PKB dengan regulasi terbaru, ketimpangan kapasitas perunding antara manajemen dan serikat pekerja, serta belum tersedianya SOP hubungan industrial yang sistematis. Metode pengabdian meliputi need assessment, pelatihan dan penguatan kapasitas, pendampingan teknis penyusunan PKB, sosialisasi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei persepsi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta rata-rata 32–52% dan penguatan sikap perundingan yang lebih deliberatif. Keluaran utama berupa draft PKB baru dan SOP hubungan industrial yang lebih komprehensif, yang secara langsung memperkuat tata kelola hubungan industrial di perusahaan. Program ini berkontribusi pada terbentuknya praktik hubungan kerja yang lebih adil, produktif, serta responsif terhadap dinamika ketenagakerjaan modern</em></p>Rizki Fitri Amalia
Hak Cipta (c) 2026 Rizki Fitri Amalia
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316139139810.54082/jamsi.2533Penguatan Kapasitas Bumdes Desa Salam melalui Transfer Pengetahuan Desain Grafis dan Produk untuk Inisiasi Desa Wisata
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2259
<p><em>BUMDes Pratama, Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang belum memiliki wawasan pengetahuan yang banyak mengenai pengelolaan usaha berbasis wisata, lingkungan maupun usaha berbasis sosial masyarakat yang diharapkan mampu mengoptimalkan perannya di Desa Salam sebagai unit pengelola usaha desa. </em><em>Pendampingan pengelolaan usaha berbasis pada suatu potensi, terutama pengolahan sampah dan inisiasi desa wisata sangat diperlukan. Pengetahuan tentang desain grafis, desain produk dan media sosial diharapkan dapat mendukung terwujudnya desa wisata tersebut. Saat ini, BUMDes Pratama juga belum banyak memiliki pengetahuan dan praktek tentang desain grafis dan desain produk. Media sosial sebagai sarana promosi juga perlu diberikan untuk mendukung aktivitas rintisan desa wisata. Tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memberikan transfer pengetahuan tentang desain grafis, desain produk serta media sosial guna mendukung terwujudnya usaha desa wisata. Metode yang diguakan dalam PkM ini adalah partisipatif. Langkah-langkah solusi yaitu: 1) Persiapan dan Koordinasi, 2) Persiapan bahan materi dan modul, 3) Pelaksanaan penyuluhan, 4)Pengukuran Level Pengetahuan, dan 5) Pendampingan dan Evaluasi. Terdapat tujuh kriteria pengukuran peningaktan level pengetahuan. Hasil PkM mampu meningkatkan level pengetahuan untuk kriteria pemahaman tentang desain grafis dan desain produk serta kegunaan keduanya dalam rintisan usaha. Rata-rata peningkatan level pengetahuan sebesar 80,95%. </em></p>Utaminingsih LinartiSiti JamilatunLisna Zahrotun
Hak Cipta (c) 2026 Utaminingsih Linarti, Siti Jamilatun, Lisna Zahrotun
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316122723610.54082/jamsi.2259Pemberdayaan Komunitas Nelayan dan Petani Danau Singkarak, Sumatera Barat dalam Upaya Konservasi Ikan Bilih Berbasis Partisipasi Masyarakat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2344
<p><em>Danau Singkarak merupakan salah satu aset penting di Sumatera Barat yang memiliki nilai ekologis, ekonomis dan budaya, namun dalam beberapa tahun terakhir, keberlanjutan ekosistem Danau Singkarak menghadapi tekanan karena penangkapan ikan bilih secara berlebihan, pencemaran air serta alih fungsi lahan di daerah tangkapan air. Kegiatan pengabdain ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi Masyarakat sekitar Danau Singkarak, Sumatera Barat, khususnya kelompok tani dan nelayan, dalam konservasi ikan bilih (Mystacoloucus padangnensis). Permasalahan utama yang dihadapi adalah penurunan populasi ikan akibat penangkapan berlebihan dan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis komunikas melalui Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi konservasi dan penanaman pohon dalu-dalu (Salix Tetasperma roxb) sebagai penyedia habitat alami ikan bilih. Hasil kegiatan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran Masyarakat terhadap pentingnya pelestarian ekosistem dan dukungan kelembaggan lokal terhadap konservasi. Program ini berdampak pada terbentuknya komitmen bersama antara Masyarakat, pemerintah nagari dan kelompok nelayan pengelola danau Singkarak secara berkelanjutan. </em></p>Cindy PalomaYuerlita YuerlitaAmi sukma UtamiZednita AzrianiVonny Indah MutiaraRika HarianceHasnah HasnahTakahiro TusgeM. Ibroh Puja MaulanaOrintia Azzura
Hak Cipta (c) 2026 Cindy Paloma, Yuerlita Yuerlita, Ami sukma Utami, Zednita Azriani, Vonny Indah Mutiara, Rika Hariance, Hasnah Hasnah, Takahiro Tusge, M. Ibroh Puja Maulana, Orintia Azzura
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316193994610.54082/jamsi.2344Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Konservatif Berbasis Studi Kasus Transaksi Melalui Pemanfaatan Microsoft Office Excel di SMK Prisma Depok Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2405
<p><em>Kemajuan teknologi menuntut akuntan masa depan memiliki kompetensi digital, termasuk kemampuan mengolah data keuangan menggunakan perangkat lunak microsoft office excel. Mitra kegiatan ini, yaitu siswa SMK Prisma Depok, masih memiliki pemahaman terbatas mengenai prinsip konservatisme akuntansi dan keterampilan teknis dalam menggunakan microsoft office excel. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun laporan keuangan konservatif melalui pelatihan berbasis studi kasus transaksi. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung menggunakan studi kasus akuntansi sederhana. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nyata dalam pemahaman siswa mengenai prinsip kehati-hatian, kemampuan menyusun jurnal, serta keterampilan menyajikan laporan keuangan secara akurat dan sistematis menggunakan microsoft office excel. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengaplikasikan prinsip konservatisme, menyusun jurnal penyesuaian, dan menyajikan laporan keuangan secara akurat dan sistematis menggunakan microsoft office excel. Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak langsung berupa peningkatan kapasitas teknis, ketelitian, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja berbasis teknologi. Dengan demikian, pelatihan ini relevan sebagai upaya membekali siswa SMK dengan kompetensi akuntansi modern yang beretika dan berprinsip konservatif.</em></p>Ade Maya SaraswatiAsh Shoffi Hana FadhilahFarah Nisa Ul Albab
Hak Cipta (c) 2026 Ade Maya Saraswati, Ash Shoffi Hana Fadhilah, Farah Nisa Ul Albab
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316149550410.54082/jamsi.2405Program Edukasi dan Keterampilan: Konversi Susu Menjadi Yogurt Skala Rumah Tangga dan Teknik Pijat Bayi sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kecamatan Sukorambi
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2459
<p><em>Malnutrisi pada anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang krusial secara global</em><em>. Di Indonesia, stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama, di mana Kabupaten Jember tahun 2022 memiliki angka stunting tertinggi di Jawa Timur. Kejadian stunting di Desa Sukorambi menduduki peringkat 1 Kabupaten Jember yaitu 19,10%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dan masyarakat Desa Sukorambi tentang pijat bayi, serta meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan pangan fungsional berbasis protein pada balita menjadi yogurt melalui pemberdayaan perempuan masyarakat. Metode yang digunakan adalah presentasi/ceramah dan demonstrasi yang ditujukan kepada kader Posyandu. Tahap tahap yang digunakan dalam metode yang pertama yaitu pendekatan lahan, pelaksanaan Pelatihan Pijat Bayi dan Pembuatan yogurt skala rumah tangga, evaluasi pelatihan dan penerapan program yogurt dan pijat bayi di posyandu dan yang terakhir adalah evaluasi program dengan masyarakat dan kader. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu memberikan dampak yang baik terhadap pengetahuan dan penerapan pijat bayi pada balita untuk menstimulasi perkembangan. Selain itu, pelatihan pengolahan susu menjadi Yogurt berhasil diterapkan sebagai makanan tambahan pada balita di Posyandu Desa Sukorambi. Pengolahan susu menjadi Yogurt juga memberikan pengetahuan dan perubahan perilaku balita dalam mengonsumsi pangan berprotein tinggi. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan diri kader dalam mempraktikkan pijat bayi, sehingga diberikan tutorial video dan konsultasi. </em></p>Rizki FitrianingtyasAli BadrudinWima AnggitasariTrisna VitaliatiZaida Mauludiyah
Hak Cipta (c) 2026 Rizki Fitrianingtyas, Ali Badrudin, Wima Anggitasari, Trisna Vitaliati, Zaida Mauludiyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316161762410.54082/jamsi.2459Pelatihan Pengenalan Biota Karang dan Penggunaan Peralatan Menyelam bagi Masyarakat di Desa Wisata Darunu, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2501
<p><em>Program pengabdian kepada masyarakat ini memperkuat kapasitas Desa Wisata Darunu, Wori—Minahasa Utara, dalam memandu ekowisata bahari melalui kombinasi sesi kelas dan praktik lapangan tentang ekologi terumbu karang serta penggunaan peralatan snorkeling/SCUBA yang aman. Kegiatan mencakup bioekologi pesisir (mangrove–lamun–terumbu), identifikasi biota terumbu lokal (karang keras/lunak dan fauna terkait), demonstrasi langsung peralatan selam, dan praktik simulasi, yang difasilitasi oleh dosen bersama asisten mahasiswa dan mitra desa. Pelatihan ini menghasilkan peningkatan yang jelas dalam (i) literasi ekologi—peserta dapat membedakan kelompok karang utama dan menjelaskan fungsi terumbu, (ii) keterampilan dasar di dalam air dan pemahaman prosedur keselamatan SCUBA, (iii) pengembangan prototipe panduan interpretatif berbasis lokasi menggunakan foto dan video dari perairan Darunu, dan (iv) peningkatan kesadaran konservasi untuk mendukung tata kelola berkelanjutan yang dipimpin masyarakat. Secara keseluruhan, capaian-capaian ini memposisikan Darunu untuk mengurangi ketergantungan pada pemandu eksternal dan merancang penawaran ekowisata bahari yang terintegrasi dan bertanggung jawab yang sejalan dengan destinasi "hijau" yang lebih luas.</em></p>Maykel KarauwanYoudy GumoliliDannie OrohTommy KontuFrans RattuAlma PongtuluranEaster Tulung
Hak Cipta (c) 2026 Maykel Karauwan, Youdy Gumolili, Dannie Oroh, Tommy Kontu, Frans Rattu, Alma Pongtuluran, Easter Tulung
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316133934810.54082/jamsi.2501Peningkatan Efisiensi Budidaya Tambak Udang di Desa Wanayasa Kecamatan Pontang Provinsi Banten
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2552
<p><em>Kelompok penambak udang di desa wanayasa, kecamatan pontang, provinsi banten, menghadapi permasalahan utama berupa ketidakefisienan pemberian pakan, tingginya pemborosan pakan, serta keterbatasan kemampuan dalam memantau kualitas air dan mengelola usaha tambak secara terstruktur. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas dan tingginya biaya operasional tambak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola budidaya tambak udang secara lebih efisien melalui penerapan teknologi Smart Feeder berbasis Internet of Things (IoT) disertai pendampingan manajemen usaha sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan partisipatif yang meliputi identifikasi masalah bersama mitra, perancangan dan pemasangan alat, pelatihan pengoperasian Smart Feeder dan monitoring kualitas air, serta pendampingan dan evaluasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan nyata pada praktik budidaya mitra, ditandai dengan pengurangan waktu pemberian pakan hingga 80%, penurunan pemborosan pakan sebesar 70–80%, serta peningkatan keteraturan jadwal pemberian pakan. Pemanfaatan data kualitas air secara real-time juga meningkatkan kemampuan mitra dalam mengambil keputusan cepat untuk menjaga kondisi tambak tetap optimal. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berdampak pada peningkatan efisiensi operasional, produktivitas tambak, serta kapasitas penambak dalam mengadopsi teknologi dan manajemen berbasis data, sehingga mendukung keberlanjutan usaha budidaya udang mitra.</em></p>Octoberry JulyantoVenia SetyarandiniAndiko Nugraha KusumaDede Brahma Arianto
Hak Cipta (c) 2026 Octoberry Julyanto, Venia Setyarandini, Andiko Nugraha Kusuma, Dede Brahma Arianto
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316198599610.54082/jamsi.2552Penguatan Ketahanan Pangan Lokal melalui Diversifikasi Olahan Jagung Menjadi Produk Gummy di Desa Mekarjaya, Bandung dengan Pendekatan Partisipatif
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2165
<p><em>Ketahanan pangan merupakan isu strategis dalam pembangunan nasional, terutama di wilayah pedesaan dengan potensi pertanian tinggi. Desa Mekarjaya memiliki produksi jagung melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan jagung segar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan lokal melalui diversifikasi produk olahan jagung menjadi gummy jagung sebagai produk unggulan Desa Mekarjaya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi empat tahap: (1) sosialisasi mengenai pentingnya diversifikasi pangan, (2) pelatihan teknis pembuatan gummy jagung, (3) pendampingan produksi dan pengemasan, serta (4) evaluasi hasil dan peningkatan keterampilan peserta. Kegiatan melibatkan 20 anggota kelompok ibu-ibu PKK sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah jagung menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Produk gummy jagung yang dihasilkan memiliki tekstur kenyal, cita rasa khas jagung, kemasan higienis, dan kualitas organoleptik baik. Secara ekonomi, produk ini memberikan nilai tambah dibandingkan penjualan jagung segar. Kegiatan ini berdampak pada penguatan ketahanan pangan lokal berbasis sumber daya desa dan membuka peluang pengembangan UMKM berbasis agroindustri. Inisiatif ini relevan sebagai model pemberdayaan masyarakat desa melalui inovasi produk pangan lokal berdaya saing.</em></p>Armansyah Muhammad SarusuIrfan FahrizaSalwa Lentera IlmaFidya Syifa WijayantiElsa Aprilia PratiwiGustian Mawahir
Hak Cipta (c) 2026 Armansyah Muhammad Sarusu, Irfan Fahriza, Salwa Lentera Ilma, Fidya Syifa Wijayanti, Elsa Aprilia Pratiwi, Gustian Mawahir
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-3161334210.54082/jamsi.2165Penguatan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas melalui Pertanian Inklusif Berbasis Greenhouse dan Sistem Wick Hidroponik di Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2293
<p><em>Pemberdayaan masyarakat disabilitas menjadi aspek penting dalam menciptakan kesejahteraan sosial yang inklusif, khususnya di Kelompok Bina Siwi, yang berlokasi di Desa Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Kelompok ini menghadapi tantangan besar terkait kemandirian ekonomi anggotanya, yang sebagian besar merupakan penyandang disabilitas. Salah satu program pemberdayaan yang dilakukan adalah revitalisasi pertanian inklusif berbasis Green House dan teknologi Wick Hidroponik, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan budidaya pertanian serta mengoptimalkan pengelolaan lahan terbatas. Program ini meliputi pelatihan budidaya tanaman organik, penerapan teknologi hidroponik, dan pelatihan pemasaran hasil pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada produktivitas panen, yang meningkat 50% dari 5 kg per siklus menjadi 8 kg per siklus. Selain itu, anggota kelompok memperoleh keterampilan dalam pengemasan dan pemasaran produk dengan lebih profesional. Dampak program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup anggota, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas melalui pemasaran yang lebih efektif. Model pemberdayaan ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk kelompok disabilitas di Indonesia, memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial mereka.</em></p>Della Nanda LuthfianaLintia Putri NandaNadia NadiaNatasha AudsytaHana Lutfia
Hak Cipta (c) 2026 Della Nanda Luthfiana, Lintia Putri Nanda, Nadia, Natasha Audsyta, Hana Lutfia
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316175976810.54082/jamsi.2293Enhancing Consumer Dispute Literacy and The Complaint System of The National Consumer Protection Agency (BPKN) in Realizing A Smart Consumer Society
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2366
<p><em>Consumer protection in Indonesia continues to face challenges related to the low level of consumer legal literacy and limited utilization of the complaint mechanisms provided by the National Consumer Protection Agency (BPKN). This study aims to analyze how the improvement of consumer dispute literacy and the optimization of BPKN’s complaint system contribute to the realization of smart consumers in society. Using a juridical-normative approach, this research examines the legal framework governing consumer protection, supported by conceptual and case-based analyses from relevant regulations, legal literature, and official reports. The findings indicate that while Law No. 8 of 1999 on Consumer Protection and Presidential Regulation No. 50 of 2017 provide a solid foundation, the implementation remains hindered by normative limitations, weak institutional coordination, and low legal awareness among consumers. The discussion reveals that the effectiveness of BPKN’s complaint system depends not only on regulatory strength but also on public literacy and participation. Therefore, the study concludes that enhancing consumer literacy and strengthening institutional synergy are crucial in building a responsive and inclusive consumer protection system. These efforts will enable BPKN to play a more strategic role in empowering consumers and fostering a culture of smart, critical, and legally aware consumption behavior.</em></p>Bambang Sugeng Ariadi SubagyonoGhansham AnandZahry Vandawati Chumaida
Hak Cipta (c) 2026 Bambang Sugeng Ariadi Subagyono, Ghansham Anand, Zahry Vandawati Chumaida
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316185186210.54082/jamsi.2366Penerapan Geofiltrat Machinery untuk Peningkatan Kualitas Air Sungai Melalui Pemberdayaan Organisasi Kepemudaan Desa Koto Lubuk Jambi, Kuantan Singingi, Riau
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2388
<p><em>Masyarakat desa Koto Lubuk Jambi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau masih bergantung pada air sungai Kuantan sebagai sumber utama kebutuhan domestik, walaupun kualitas air sungai mengalami penurunan akibat aktivitas antropogenik di wilayah hulu. Sementara itu, organisasi kepemudaan desa sebagai mitra pengabdian belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menerapkan teknologi pengolahan air bersih secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam penerapan teknologi filtrasi air sederhana berbasis geomaterial. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahapan. Tahap bersiap meliputi survei dan analisis kebutuhan mitra serta perencanaan program. Tahap beraksi meliputi sosialisasi dan penyuluhan serta pelatihan dan praktik pembuatan alat Geofiltrat Machinery. Tahap bermakna meliputi evaluasi </em><em>keberhasilan dan efektifitas kegiatan </em><em>melalui pre-test, post-test dan kuisioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 49,37 pada pre-test menjadi 88,75 pada post-test atau meningkat sebesar 79,7%, dengan indeks kepuasan sebesar 93,62%. Tahap berdaya berfokus pada</em><em> keberlanjutan program melalui pendampingan mitra dan pembentukan kelompok masyarakat agar teknologi filtrasi dapat diterapkan secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam merancang serta menerapkan teknologi filtrasi berbasis geomaterial sebagai alternatif solusi penyediaan air bersih.</em></p>Tita Aulia RamadhaniFitri MairizkiDaffa Alfath MarvinFarhan Habie PrasetyoMuhammad Vio KamilAnasthasya Huzaifah Yuhendri
Hak Cipta (c) 2026 Tita Aulia Ramadhani, Fitri Mairizki, Daffa Alfath Marvin, Farhan Habie Prasetyo, Muhammad Vio Kamil, Anasthasya Huzaifah Yuhendri
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316144345010.54082/jamsi.2388Pelatihan Hidroponik dan Pengolahan Hasil Pertanian Produktif bagi Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Yakalimu, Purwakarta, Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2422
<p><em>Dalam rangka membekali keterampilan siswa ABK, SLB Yakalimu berupaya membangun ekosistem pembelajaran vokasi yang produktif, salah satunya di bidang pertanian. Namun, pelatihan pertanian konvensional yang pernah dilakukan terkendala keterbatasan lahan dan mobilitas siswa. Selain itu, belum tersedia pelatihan pengemasan hasil pertanian sebagai keterampilan bernilai tambah, serta program parenting yang terarah untuk memperkuat dukungan keluarga. Untuk menjawab masalah tersebut, program pengabdian ini memfokuskan solusi pada penguatan sarana praktik pertanian yang lebih adaptif di lingkungan sekolah, peningkatan keterampilan budidaya dan pengemasan hasil, serta penguatan dukungan keluarga melalui seminar parenting. Kegiatan dilaksanakan bersama SLB YAKALIMU dan Dispangtan Purwakarta melalui tahapan koordinasi kebutuhan mitra, penyiapan sarana pendukung, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan teknis, pelatihan pengemasan hasil pertanian, serta seminar parenting bagi orang tua. Evaluasi capaian dilakukan dengan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pada setiap sesi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan pada seluruh materi baik pengetahuan tentang parenting, pengemasan dan budidaya hidroponik. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran vokasional pertanian berbasis praktik, didukung sarana memadai dan keterlibatan orang tua, berpotensi memperkuat kemandirian ABK serta membuka peluang aktivitas produktif di sekolah. Ke depan, diperlukan pendampingan lanjutan dan perintisan unit usaha sekolah agar keterampilan yang terbentuk berkelanjutan dan berdampak ekonomi.</em></p>Wiwik Endah RahayuNuridha FauziyahFitri Audia
Hak Cipta (c) 2026 Wiwik Endah Rahayu, Nuridha Fauziyah, Fitri Audia
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316155556410.54082/jamsi.2422Pelatihan Homemade Sabun Kulit Kopi untuk Meningkatkan Potensi Ekonomi Petani Kopi Produktif Nagari Paninjauan Solok
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2470
<p><em>Pelatihan Homemade Sabun Kulit Kopi untuk Meningkatkan Potensi Ekonomi Petani Kopi Produktif Nagari Paninjauan Solok bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petani kopi dalam mengolah limbah kulit kopi menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua metode utama, yaitu penyampaian materi oleh narasumber mengenai manfaat dan cara mengolah limbah buah kopi menjadi sabun, serta workshop/praktek mengenai penerapan proses saponifikasi untuk mengubah limbah kopi menjadi sabun. Dalam sesi materi, peserta diajarkan tentang dampak negatif limbah kopi terhadap lingkungan dan potensi kulit kopi yang mengandung senyawa antibakteri dan antioksidan. Sementara itu, dalam sesi workshop, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam proses pembuatan sabun dengan bahan baku kulit kopi. Hasil dari pelatihan diamati secara kualitatif berdasarkan wawancara, observasi dan dokumentasi, menunjukkan bahwa para petani berhasil memahami pentingnya pengelolaan limbah kopi dan menguasai teknik pembuatan sabun alami. Produk sabun yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan kulit, tetapi juga berpotensi menjadi produk unggulan yang dapat meningkatkan ekonomi petani kopi dan mengurangi dampak lingkungan dari limbah kopi.</em></p>Rika NovarizaSamuel Martin PradanaElsa YuniartiGanda Hijrah SelarasMuharika Dewi
Hak Cipta (c) 2026 Rika Novariza, Samuel Martin Pradana, Elsa Yuniarti, Ganda Hijrah Selaras, Muharika Dewi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316126927810.54082/jamsi.2470Pemberdayaan UMKM Kuliner melalui Pengembangan dan Pendampingan Website Menu Digital pada Kedai Sri Rejeki 888 di Sidoarjo, Jawa Timur
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2531
<p><em>Kedai Sri Rejeki 888 sebagai UMKM kuliner di Sidoarjo, Jawa Timur, menghadapi kendala operasional konvensional seperti keterbatasan visualisasi menu (hanya 7 item), update manual jarang, dan kunjungan harian rendah (23 orang) akibat minimnya pemasaran digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberdayakan mitra melalui pengembangan website menu digital berbasis Next.js dengan fitur pengelolaan mandiri, integrasi Google Maps, dan pendampingan pelatihan menggunakan pendekatan Agile partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan jumlah menu menjadi 19 item, frekuensi update rutin mandiri, kunjungan harian 39 orang, serta kepuasan pelanggan dari 78% menjadi 93%. Dampaknya, mitra berdaya saing lebih tinggi dengan efisiensi operasional dan visibilitas pasar yang ditingkatkan.</em></p> <p> </p>Kharisma Monika Dian PertiwiMahendra Prathama Hartawan PutraDaniswara Aryasatya Fairuz Firjatullah
Hak Cipta (c) 2026 Kharisma Monika Dian Pertiwi, Mahendra Prathama Hartawan Putra, Daniswara Aryasatya Fairuz Firjatullah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-312026-01-316138139010.54082/jamsi.2531Pemberdayaan ABK di SLB Kuncup Mas Banyumas melalui Apresiasi Sastra Bertema Ekologi dengan Pendekatan Inklusif
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2236
<p><em>Keterbatasan literasi sastra dan minimnya inovasi pembelajaran pada siswa ABK di SLB Kuncup Mas Banyumas membutuhkan solusi dalam pelatihan apresiasi sastra melalui pendekatan inkulisf. Beragamnya jenis disabilitas seperti tunarungu wicara, tunanetra, tunagrahita, tunadaksa masing-masing memiliki cara berbeda dalam berinteraksi dengan sastra khususnya berkaitan dengan keterampilan berbahasa. Setiap ABK mampu mengungkapkan perasaan, ide dan pengamalam mereka dengan cara berbeda yang dapat bermanfaat bagi perkembangan emosional, sosial dan kognitif mereka. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan apresisasi sastra bertema ekologi di SLB Banyumas. Metode yang digunakan yaitu pendekatan multisensory dengan metode pengajaran inklusif yang melibatkan berbagai indera sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebanyak 35 peserta didik SLB Banyumas yang terdiri atas berbagai jenis disabilitas meliputi tunanetra (20%), tunarungu wicara (30%), tunagrahita (40%) dan tunadaksa (10%). Mereka saling berkolaborasi melakukan pementasan drama bertema ekologi dari naskah drama yang disusun sendiri. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi literasi sastra bertema ekologi, praktik penerapan teknologi menggunakan aplikasi pembelajaran interaktif worldwall, pendampingan praktik apresiasi sastra yang diawali dengan praktik menulis kreatif, menyanyi, menari dan praktik dialog peran. Puncak literasi yaitu pementasan drama bertema ekologi yang merupakan kolaborasi peserta didik SLB Banyumas dengan berbagai jenis disabilitas. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini terbukti memberikan manfaat bagi ABK SLB Banyumas yaitu memperkenalkan konsep ekologi melalui karya sastra yang dapat membantu memahami dan mengapresiasi pentingnya menjaga kelestarian alam dengan cara yang kreatif dan menarik. Secara keseluruhan, sebanyak 91,4% menyatakan bahwa pelatihan apresiasi sastra bertema ekologi ini tidak hanya meningkatkan wawasan dan keterampilan literasi anak berkebutuhan khusus, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan dan mempromosikan inklusivitas dalam pendidikan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini relevan dengan tujuan nasional yaitu SDGs 4,10 dan Asta Cita 4.</em></p>Gita Anggria RestickaUki Hares YuliantiNadia Gitya Yulianita
Hak Cipta (c) 2026 Gita Anggria Resticka, Uki Hares Yulianti, Nadia Gitya Yulianita
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-232026-01-2361556810.54082/jamsi.2236Peningkatan Literasi Kesehatan Kardiovaskular melalui Penyuluhan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar di Yayasan Santri Peduli Negeri, Bekasi, Jawa Barat
https://jamsi.jurnal-id.com/index.php/jamsi/article/view/2336
<p><em>Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko dan tindakan kegawatdaruratan menjadi tantangan besar dalam upaya pencegahan dan penanganan dini. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Yayasan Santri Peduli Negeri, Bekasi, tim Departemen Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular FKUI berupaya menumbuhkan literasi kesehatan jantung serta keterampilan dasar penyelamatan nyawa melalui penyuluhan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan yang diikuti oleh 52 peserta ini berlangsung interaktif dan partisipatif. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai penyebab dan tanda-tanda penyakit jantung, tetapi juga berlatih langsung melakukan tindakan pertolongan pertama pada henti jantung. Setelah mengikuti sesi edukasi dan pelatihan, sebagian besar peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik, terutama dalam mengenali tanda serangan jantung dan memahami pentingnya deteksi dini. Mereka juga merasa lebih percaya diri untuk bertindak jika menemukan keadaan gawat jantung di sekitar mereka. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat dapat memberikan dampak nyata. Selain meningkatkan pengetahuan, program ini menumbuhkan sikap peduli dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap masalah kesehatan jantung. Upaya seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk pemberdayaan komunitas menuju masyarakat yang lebih sadar, tanggap, dan berdaya dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.</em></p>Pribadi Wiranda BusroSuprayitno WardoyoSusan Hendriarini MetyMuhammad Hendra Ridanny PutraGede Bagus Yoga SatriadinathaJohan Samuel Sitanggang
Hak Cipta (c) 2026 Pribadi Wiranda Busro, Suprayitno Wardoyo, Susan Hendriarini Mety, Muhammad Hendra Ridanny Putra, Gede Bagus Yoga Satriadinatha, Johan Samuel Sitanggang
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-01-232026-01-236111312410.54082/jamsi.2336