Penguatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi Produksi Emping Melinjo Rendah Purin pada Kelompok Wanita Tani Tri Manunggal, Sendangsari, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2206Kata Kunci:
Branding Produk, Emping Melinjo Rendah Purin, KWT Tri Manunggal, Penguatan EkonomiAbstrak
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Tri Manunggal di Dusun Beji Kulon, Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul, dengan tujuan meningkatkan ekonomi lokal melalui inovasi produk emping melinjo rendah purin. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan inovasi pengolahan, kekhawatiran konsumen terhadap kandungan purin, serta desain kemasan yang kurang menarik sehingga menurunkan daya saing produk.Metode pelaksanaan mencakup pelatihan teknik perendaman biji melinjo dalam air selama 6 jam dan larutan asam asetat 4% selama 40 menit, pendampingan proses produksi, serta pengembangan kemasan model ziplock full-printing, branding, dan pemasaran digital.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan karakteristik organoleptik emping, dengan tekstur lebih renyah dan rasa pahit yang berkurang dibandingkan produk tanpa perlakuan. Selain itu, kemasan baru dinilai lebih kontemporer, higienis, dan menarik, sehingga meningkatkan minat konsumen dan berdampak pada kenaikan penjualan sebesar 58% pada periode awal pemasaran. Program ini melibatkan 22 anggota KWT dan berkontribusi pada peningkatan kapasitas produksi, penguasaan teknologi pengolahan sederhana, dan penguatan strategi pemasaran. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan inovasi produk pangan berbasis komoditas lokal, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi desa dan pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan teknis dan kewirausahaan.
Referensi
Amiruddin. (2021). View of The Utilization Of Melinjo Seeds As A Raw Material For Kripik Emping To Encourage Creative Economic Independence Of Rural Communities In Banten Province, Indonesia. Natural Volatiles and Essential Oils.
Annita. (2017). Hubungan Diet Purin dengan Kadar Asam Urat pada Penderita Gout Arthritis. Jurnal Kesehatan Syedza Saintika. 9(2), 68-76. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Defriana, A., dkk. (2024). Application of Chitosan Solution to Reduce Content Purine … (Melinjo Seeds). International Journal of Advanced Technology and Social Sciences (IJATSS), 2(2), 281-288.
Hussain, S., Akhter, R., & Maktedar, S. S. (2024). Advancements in sustainable food packaging: from eco-friendly materials to innovative technologies. Faraday Discussions (atau jurnal terkait packaging) … (misalnya penerbit RSC)
Khairadini, F., Sunarti, T. C., & Anggraeni, E. (2020). The role of innovation in the development of melinjo chips agro-industry in Aceh. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 472(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/472/1/012038
Lioe, H. N., Syah, D., & Defriana, A. (2019). Reduksi Purin pada Emping Melinjo Melalui Pre-treatment Perendaman Emping Mentah. Jurnal Mutu Pangan: Indonesian Journal of Food Quality, 6(2), 91–98. https://doi.org/10.29244/jmpi.2019.6.91.
Mausmi Rastogi, dkk. (2024). Innovation in food processing and packaging. ResearchGate/Conference Paper.
Nilansari, A. F., & Wardani, S. (2021). Pelatihan pengolahan kulit melinjo sebagai camilan sehat untuk peningkatan pendapatan KWT Sejahtera Dusun Kepuh Kulon Desa Wirokerten. Kacanegara: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(1), 11–20.
Nuary, R. B., Afiah, R. N., Asmediana, A., Maghfira, L. L., & Anandito, R. B. K. (2023). Peningkatan kualitas emping melinjo melalui proses pengepresan dan penurunan kadar purin di UKM Emping Jago. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 7(1), 16-22. https://doi.org/10.20961/prima.v7i1.65486
Nugraha, F. A., & Ferichani, M. (2021). Analisis usaha industri emping melinjo skala rumah tangga di Desa Makamhaji Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 5(1), 98–106.
Oktaria, D., Komariah Hildayanti, S., Hertati, L., & Rum Hendarmin, R. M. (2023). Peningkatan daya saing melalui inovasi kemasan olahan emping singkong desa Petanang Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim. Communnity Development Journal, 4(4).
Rayhan, A. G. M., Maharani, N., Mahati, E., & Nindita, Y. (2023). Effect of Melinjo Seed Extract on Uric Acid Levels of Hyperuricemic Male Wistar Rats. Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal), 12(1), 10-15. https://doi.org/10.14710/dmj.v12i1.37579
Republic of Indonesia. (n.d.). Menuju 2030: Peta jalan SDGs Indonesia.
Sanjaya, M. (2021). Packaging training for traditional emping melinjo crackers’ producers in Menes Village, Pandeglang Banten. Social Economics and Ecology International Journal (SEEIJ), 5(1), 6–10.
Sofyan, N. A., Ilyas, S., & Machrina, Y. (2023). Effect of skin melinjo extract (Gnetum gnemon L.) on expression URAT1 and GLUT9 genes in hyperuricemia. International Journal of Ecophysiology, 5(1), 13–18. https://doi.org/10.32734/ijoep.v5i1.11718
Suhartini, T., Hestiningtyas, A., Studi, P. S., Bisnis Digital, T., & Nusantara Balikpapan, P. (2024). Penerapan Inovasi Desain Kemasan sebagai Branding Produk Usaha Pancong lumer. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1, Issue 1).
Tirta, J., Kunci, K., Kelompok Wanita Tani, P., & Pendapatan, P. (2020). Peranan Kelompok Wanita Tani terhadap Peningkatan Pendapatan Anggota Kelompok Wanita Tani: Studi Kasus Desa Kebun Kelapa Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 19 (2)
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Subekti Hartiningsih, Diah Ayu Puspitasari, Suhada Suhada, Lilis Kurniasari, Sukamto Sukamto, Ahwan Sofyan Nur Azizy

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




