Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Puskesmas Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinci Dki Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2637Kata Kunci:
Kehamilan, Pengetahuan, Tanda Bahaya HamilAbstrak
Komplikasi kehamilan seperti perdarahan dan hipertensi selama kehamilan, masih merupakan salah satu factor yang dapat meningkatkan angka kematian ibu di Indonesia. Komplikasi ini bila diketahui secara dini, dapat diberikan penanganan yang tepat bagi ibu hamil. Oleh karena itu penting diketahuinya tanda-tanda adanya bahaya selama kehamilan, agar ibu hamil dapat membuat keputusan yang tepat untuk mendapatkan pertolongan. Kader Kesehatan adalah orang yang paling dekat dengan masyarakat, perlu dibekali dengan pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Kegiatan pengabdian mayarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi peran kader dalam mengenal tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Metode Kegiatan dilaksanakan diawali dengan mengisi pre tes (kuesioner tentang pengetahuan mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan), setelah itu dengan memberikan edukasi tentang mengenal tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab, Diakhiri dengan mengisi pos tes., serta pendampingan kader. Sasaran Kegiatan pengabdian Masyarakat adalah kader Kesehatan di wilayah Puskesmas kelurahan Cipayung, kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinci DKI Jakarta. Pelaksanaan Kegiatan pada tanggal 23 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh 19 orang kader Kesehatan kelurahan Cipayung. Hasil kegiatan pengabdian Masyarakat, berdasarkan hasil pre dan pos tes terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 10%. Kegiatan berikutnya pendampingan kader Kesehatan, pelaksanaan kegiatan bersamaan dengan kegiatan posyandu. Dengan demikian dapat disimpulkan edukasi dan pendampingan kader dalam mengenal tanda bahaya kehamilan efektif dapat meningkatkan pengetahuan kader. Implikasi dari kegiatan ini diharapkan kader dapat secara dini mengindentifikasi tanda-tanda bahaya selama kehamilan, sehingga dapat merujuk ke puskesmas terdekat, sehingga mencegah komplikasi kehamilan yang lebih parah.
Referensi
Anita, N., & Diana, S. (2025). Deteksi Dini Faktor Resiko Kehamilan dan Peningkatan Pengetahuan Kader Tentang Screening Serta Pemeriksaan Kesehatan pada Ibu Hamil di Desa Mosso. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v5i2.507
Anita, W., Nafratilova, L., Agustina, S., Najmi, E., & Elna, J. (2022). Edukasi Kesehatan pada Ibu Hamil tentang Persiapan Rujukan Persalinan dengan Komplikasi. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.33860/pjpm.v3i3.988
Astuti, E., Porouw, H., & Arbie, R. (2024). PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DENGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PENANGANAN HIPERTENSI DAN DETEKSI DINI KOMPLIKASI KEHAMILAN. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri). https://doi.org/10.31764/jmm.v8i6.26710
Ermiati, E., Setyawati, A., & Emaliyawati, E. (2018). THE EFFECTIVENESS OF "PEER GROUP DISCUSSION" INIMPROVING HEALTH CADRE'S KNOWLEDGE ABOUT DANGER SIGNS IN THE MATERNAL PERIODS. Journal ofMaternity Care and Reproductive Health. https://doi.org/10.36780/jmcrh.v1i2.50
Hapsari, K., Pramono, D., & Utami, A. (2018). The Effect of Training on Knowledge and Skill of Early Detection ofHigh Risk Pregnancy in Community Health Workers in Semarang, Central Java. **, 197-197.https://doi.org/10.26911/mid.icph.2018.03.33
Hidayah, N., Rahmawati, N., Jamil, N., & Pontianak, S. (2025). Efektivitas Model SMEERI (Self Management Education for Pregnancy Risk) Melalui Video Edukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Tentang Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan. EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies. https://doi.org/10.47467/edu.v5i2.7068
Komariah, S., & Nugroho, H. (2019). Hubungan pengetahuan, usia dan paritas dengan kejadian komplikasi kehamilan trimester III. Jurnal Kesmas Dwiguna.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Kader kesehatan. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. https://promkes.kemkes.go.id/link-spesifik-dokumen
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta. Available from: https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023
Kurniawan, A., Sistiarani, C., & Gamelia, E. (2023). Pengaruh Pelatihan Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Motivasi dan Keterampilan Kader Kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(06), 496-502. DOI: 10.36565/jak.v7i3.861
Lailiyana, L., Fitri, F., & Magdalena, M. (2025). Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kader dalam Deteksi Dini dan Rujukan Kasus Kehamilan Risiko Tinggi. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA). https://doi.org/10.31004/abdira.v6i1.1283
Lowdermilk, D. L., Cashion, K., Alden, K. R., Olshansky, E., & Perry, S. E. (2024). Maternity and women's health care (13th ed.). Elsevier.
Nurmish. (2025). Pelatihan Kader Posyandu dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Deteksi Dini Risiko Tinggi (DDRT) pada Ibu Hamil. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), November 2025, 7 (3): 517-526. Available Online https://jak.ubr.ac.id/index.php/jak DOI: 10.36565/jak.v7i3.861
Nurseha, N., Subagio, S., & Aisyiyah, N. (2025). Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester III melalui Edukasi Tanda Bahaya Kehamilan dan Gizi untuk Pencegahan Stunting di Desa Domas Pontang. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas). https://doi.org/10.52643/pamas.v9i3.6366
Olii, N., Claudia, J., Yanti, F., Abdul, N., Tompunuh, M., Suherlin, I., & Luawo, H. (2022). PERMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri). https://doi.org/10.31764/jmm.v6i1.6285
Risna, & Ayu. (2016). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan dengan kepatuhan kunjungan antenatal dan pemilihan tempat bersalin. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 8(1). http://ejournal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/223
Sholikah, S., Nurwulansari, F., & Aini, E. (2025). Pemberdayaan Kader dan Keluarga Berbasis Buku Kesehatan Ibudan Anak (KIA) sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan di Desa Popoh Kecamatan Wonoayu KabupatenSidoarjo. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i3.17754
Suryanti. Y. at al. (2023). Effect of Integrated Health Education on Improving t.he Knowledge of Pregnant Women to detect High-risk Pregnancies. Health Education [8], [9]and Health Promotion. 2023.:11(1)= 147-152.
Thalib, K., Rabuana, S., Darmansyah, S., D, Y., Sallo, A., Parwati, D., & Susanti, S. (2024). Pendidikan KesehatanBerbasis Media Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Binanga Mamuju.Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i3.391
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Omi Haryati, Sri Djuwitaningsih, Syafdewiyani Syafdewiyani, Yuli Mulyanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




