Pemberdayaan Perempuan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga melalui Pelatihan Kewirausahaan Foto Produk pada Program Kelas Isripreneur BeSahabat Batch 11

Penulis

  • Widya Noor Hanifah Pendidikan Non Formal, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Joko Sutarto Pendidikan Non Formal, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Sungkowo Edy Mulyono Pendidikan Non Formal, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2691

Kata Kunci:

Faktor Pendukung Dan Penghambat, Implikasi Pelatihan Fotografi Produk, Tahapan Pemberdayaan Perempuan

Abstrak

Program Istripreneur BeSahabat Batch 11 dipilih sebagai mitra PKM-PM karena pentingnya pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan berbasis fotografi produk di tengah tantangan ekonomi rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis dan kapasitas wirausaha mandiri peserta melalui tujuh tahapan: persiapan (penyuluhan gratis), pengkajian kebutuhan, perencanaan alternatif, rencana aksi, pelaksanaan, evaluasi, dan terminasi (wisuda). Program dilaksanakan melalui workshop fotografi produk, mentoring intensif, dan pendampingan pemasaran online yang melibatkan 5 peserta perempuan bersama 1 founder dan 4 mentor berpengalaman. Luaran kegiatan meliputi peningkatan penguasaan teknik fotografi produk, portofolio digital peserta, serta kemampuan promosi mandiri di pasar online. Dampak nyata bagi mitra mencakup peningkatan kepercayaan diri, transformasi personal-profesional, dan penguatan support system antaranggota. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan teman sebaya, modul belajar terstruktur, dan promosi produk sukarela; sementara tantangan yang dihadapi berupa kendala sinyal internet, urusan rumah tangga, dan rendahnya prioritas belajar sebagian peserta. Program ini terbukti mampu memberdayakan perempuan secara holistik dan layak direplikasi sebagai model pemberdayaan berkelanjutan.

Referensi

Adi Rukminto, I. (2001). Isbandi Rukminto Adi. Universitas Indonesia.

Ambler, K., Jones, K. M., & O’sullivan, M. (2021). Increasing Women’s Empowerment: Implications for Family Welfare. 14861, 1–81.

Arikunto, S. (2005). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara.

Asngari, P. S. (2001). Peranan agen pembaharuan/penyuluh dalam usaha memberdayakan (“empowerment”) sumberdaya manusia pengelola agrobisnis. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Boyle, P. G. (1981). Planning Better Programs. McGraw-Hill College.

Burhanudin, A. . (2008). PERENCANAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MENUJU PERUBAHAN DALAM MASYARAKAT. Journal Paradigma, 05(01), 47–62.

Cahyaningtyas, A. W., & Sutarto, J. (2022). Implementasi Muatan Lokal pada Pembelajaran Program Paket C. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 5(2), 170–178. https://doi.org/10.15294/jnece.v5i2.39793

Hosio, J. (2017). Kebijakan Publik dan Desentralisasi. Laksbang.

Keraf, G. (1998). Diksi dan Gaya Bahasa. PT.Gramedia Pustaka Utama.

Longwe, S. H. (2002). Addressing Rural Gender Issues : A Framework for Leadership and Mobilisation. The III World Congress for Rural Women, October, 1–13.

Maryani, Dedeh & E.Nainggolan, R. R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat. Deepublish.

Novitasari, D., & Sugito, S. (2018). Improving the skill of early childhood education teachers in making lesson plans through an andragogy-based training. Journal of Nonformal Education, 4(1), 97–106.

PURWANINGSIH, E. S., & Kusuma, P. F. (2021). Peran Perempuan Dan Pengembangan Ekonomi Keluarga Melalui Pengembangan Umkm Produk Upcycle Selama Pandemi Covid 19. Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper “Peran Perempuan Sebagai Pahlawan Di Era Pandemi” PSGESI LPPM UWP, 8(1), 455–466. https://doi.org/10.38156/gesi.v8i1.108

Setiadi, O. (2023). Perceraian sebagai Tren Perempuan Buruh Pabrik Garmen di Kabupaten Jepara. 2, 71–82.

Silvia, T., & Rahayu, S. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Mantan Buruh Migran Korban Trafficking Di Kabupaten Wonosobo. Natapraja, 5(2), 175–184. https://doi.org/10.21831/jnp.v5i2.18770

Singh, B., Murphy, A., Maher, C., & Smith, A. E. (2024). Time to Form a Habit: A Systematic Review and Meta-Analysis of Health Behaviour Habit Formation and Its Determinants. Healthcare (Switzerland), 12(23). https://doi.org/10.3390/healthcare12232488

Slamet, M. (1992). Perspektif Ilmu Penyuluhan Pembangunan Menyongsong Era Tinggal Landas. Diedit Oleh: Aida V. P. T. & Wahyudi R. Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara.

Soemarwoto, O. (1998). Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Gajah Mada University Press.

Sudjana, D. (2000). Manajemen Program Pendidikan: Untuk Pendidikan Luar Sekolah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Falah Production.

Sungkowo Edy, D. (2023). Cakrawala Pendidikan Empowerment strategy for people with disabilities through nonformal Batik education program. 42(3), 683–694.

Sutarto, J., Mulyono, S. E., Nurhalim, K., & Pratiwi, H. (2018). MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI. 35, 27–40.

Widjaja, L. (2023). Pemberdayaan Wanita Kristen Indonesia Bersama Organisasi Flourish International. Jurnal PKM Setiadharma, 4(1), 51–59. https://doi.org/10.47457/jps.v4i1.360

Diterbitkan

03-08-2026

Cara Mengutip

Hanifah, W. N. ., Sutarto, J., & Mulyono, S. E. (2026). Pemberdayaan Perempuan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga melalui Pelatihan Kewirausahaan Foto Produk pada Program Kelas Isripreneur BeSahabat Batch 11. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 4311–4320. https://doi.org/10.54082/jamsi.2691