Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Bibit F-0 Jamur Surai Singa (Hericium erinaceus) bagi Petani Jamur di Kota Medan

Penulis

  • Liana Dwi Sri Hastuti Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Sinar Indra Kesuma Departemen Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Hotnida Sinaga Departemen Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Erman Munir Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Chairullah Chairullah Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Rafi Danmeliano Pazsa Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Siti Rahmayuni Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Maydita Maydita Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2733

Kata Kunci:

Bibit F-0, Budidaya, Monkey Head Mushroom, Yamabushitake, Pengabdian Masyarakat

Abstrak

Jamur Surai Singa (Hericium erinaceus), dikenal secara internasional sebagai Lion’s Mane, merupakan salah satu jamur pangan dan fungsional yang semakin banyak dikembangkan, khususnya di kawasan Asia Timur. Jamur ini memiliki nilai gizi yang tinggi, ditandai dengan kandungan protein sekitar 20%, karbohidrat 61%, lemak 5%, air 4%, serta berbagai asam amino. Selain itu, Jamur Surai Singa mengandung senyawa bioaktif penting, seperti erinacines yang termasuk golongan terpenoid dan berperan dalam stimulasi nerve growth factor (NGF), serta β-glukan yang berfungsi sebagai imunomodulator. Kandungan tersebut menjadikan jamur ini memiliki potensi ekonomi dan kesehatan yang tinggi. Salah satu mitra budidaya, Agro Jamur yang berlokasi di Kota Medan, Sumatera Utara, telah berhasil membudidayakan Jamur Surai Singa. Namun, proses produksi bibit F-0 masih sering mengalami kegagalan akibat tingginya risiko kontaminasi pada tahap isolasi, inokulasi, dan inkubasi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan kerja aseptik dan teknik dekontaminasi bibit F-0 di Laboratorium Mikrobiologi FMIPA Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan meliputi ceramah, edukasi interaktif, praktik langsung, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, minat kewirausahaan, serta motivasi petani dalam mengembangkan usaha berbasis Jamur Surai Singa secara berkelanjutan.

Referensi

Almjalawi, B. S. A. (2024). Some applications of Hericium erinaceus mushrooms: A review. South Asian Research Journal of Agriculture and Fisheries, 6(5), 92–100. https://doi.org/10.36346/sarjaf.2024.v06i05.002

Banerjee, S., Gupta, S., Raj., R., Gupta, M., Kumari, S., & Kuar, G. (2024). Unloking the Potential of Lions Mane Mushroom (Hericium erinaceus). Journal of Applied and Natural Science, 16(1), 39-50. https://doi.org/10.31018/jans.v16i1.5224

Bakhtiarvandi, S., Samadlouie, H. R., Hosseini, S. I., Mojerlou, S., & Cullen, P. J. (2024). Enhanced disinfestation in grain spawn production through cold plasma and sodium hypochlorite synergy. Scientific Reports, 14, 28718. https://doi.org/10.1038/s41598-024-77465-9

Cha, S., Bell L., Shukitt-hale, B., William, C.M. 2024. A review the effect of mushroom on mood and neurocognitive health across the lifespan. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 158.105548. 1-14. https://doi.org/10.1016/j.neubiorev.2024.105548

Contato , A G dan Conte-Junior , C A. (2025). Lion’s Mane Mushroom (Hericium erinaceus): A Neuroprotective Fungus with Antioxidant, Anti-Inflammatory, and Antimicrobial Potential—A Narrative Review. Nutrienst, 17(8). 1-28. https://doi.org/10.3390/nu17081307

David, G., Williams, J. (2023). Lion’s Mane Mushroom-From Culinary to Medicine . Annals of Innovation in Medicine, 1(2), 31-37. https://doi.org/10.59652/aim.v1i2.55

Darmawan, B., Ariessaputra, S., Paniran, Ch, S., Muvianto, C.M.O. (2024). Rancang Bangun Monitoring Dan Kontrol Suhu, Kelembaban, Dan Kadar Co2 Pada Ruangan Budidaya Jamur King Oyster (Pleurotus Eryngii) Berbasis Arduino Mega. Prosiding SAINTEK LPPM Universitas Mataram. 6(1), 1-7. https://doi.org/10.29303/saintek.v6i1.917

Dewi, D.S., Hartopo., Budiwan, D.W. 2024. Optimasi Substrat Pertumbuhan Jamur Lion‘s Mane (Hericium erinaceus) di daerah tropis. Fruitset Sains. Jurnal Pertanian Agroteknologi, 12.(3) 84-93. https://doi.org/10.35335/fruitset.v12i3.5464

Etsy Marketplace. (2025). Lion’s Mane mushroom spawn & grow kits listings. https://www.etsy.com/listing/4346030435/lions-mane-mushroom-grow-kit-ready-to

Ghosh, S., Nandi, S., Banerjee, A., Sarkar, S., Chakraborty, N., & Acharya, K. (2021). Prospecting medicinal properties of Lion's mane mushroom. Journal of Food Biochemistry, 45(8), e13833. https://doi.org/10.1111/jfbc.13833

Ghonkom, D., Stadler, M., Thongklang, N., Luangharn, T. 2024. Cultivation and Nutrient Compositions of Medicinal Mushroom, Hericium erinaceus in Thailand. Chiang Mai Journal of Science, 51(2):1-10. https://doi.org/10.12982/CMJS.2024.028

Lu, Z., Liu, L., Ren, Z., Hu, S., Wang, Y., Ji, S., Wang, X., Du, Z., Liu, Y., Yang, Y., & Yu, Y. (2024). Optimization of substrate formulation for Hericium erinaceus by replacing wood with straw and their effect on enzyme activities. Frontiers in Plant Science, 15, Article 1436385. https://doi.org/10.3389/fpls.2024.1436385

Lu, Z., Liu, L., Ren, Z., Hu, S., Wang, Y., Ji, S., Wang, X., Du, Z., Liu, Y., Yang, Y., & Yu, Y. (2025). The agronomic traits differences in Hericium erinaceus under different substrate formulations. Horticulturae, 11(10), 1220. https://doi.org/10.3390/horticulturae11101220

Menon, A., Jalal, A., Arshad, Z., Nawaz, F.A., Kashyap, R. (2025). Benefits, side effects, and uses of Hericium erinaceus as a supplement: a systematic review. Frontiers in Nutrition, . 12:1641246. https://doi.org/10.3389/fnut.2025.1641246

Rahmanpiu, Nia, M., Hubaib, I.M., Nainggolan, F., Rismawati. (2026). Analisis Risiko Kegagalan Budidaya Jamur Tiram Di Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2(1). https://doi.org/10.63822/vecxek86

Raja-Razali, R.B., Zahia-Azizan, N.A., Yee, C.S., Ushidee-Radzi, M.A., Ilham, Z., Hamid, N., Klaus, A., Wan-Mohtar, W.A.A.Q.I. (2026). Lion's Mane Mushroom: Nutritional Profile, Bioactive Compounds, Functional Properties, and Applications in Functional Food Systems. Journal of Food Science, 91(4), 1-20. https://doi.org/10.1111/1750-3841.71026

Suwannarach, N., Kumla, J., & Lumyong, S. (2022). Impact of cultivation substrate and microbial community on improving mushroom productivity: A review. Biology, 11(4), 569. https://doi.org/10.3390/biology11040569

Qui, Y., Lin, G., Liu, W., Zhang, F. 2024. Bioactive compounds in Hericium erinaceus and their biological properties: a review. Food Science and Human Wellness, 13(4):1825-1844. https://doi.org/10.26599/FSHW.2022.9250152

Zhou, Z., Shang, X., Wang, Z., Sun, C., & Zhang, L. (2022). Effect of High-Pressure Treatment on the Quality of a Hericiumerinaceus: Millet Composite Beverage. Wiley, 2456921. https://doi.org/10.1155/2022/2456921

Diterbitkan

23-06-2026

Cara Mengutip

Hastuti, L. D. S., Kesuma, S. I. ., Sinaga, H. ., Munir, E. ., Chairullah, C., Pazsa, R. D. ., Rahmayuni, S. ., & Maydita, M. (2026). Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Bibit F-0 Jamur Surai Singa (Hericium erinaceus) bagi Petani Jamur di Kota Medan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 3305–3314. https://doi.org/10.54082/jamsi.2733