Green Accounting Berbasis Limbah Produksi sebagai Model Penguatan Keberlanjutan UMKM PCGR Industries

Penulis

  • Susilaningdyah Mustikawati Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Rina Trisnawati Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Mujiyati Mujiyati Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Sayekti Endah Retno Meilani Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2920

Kata Kunci:

green accounting, pengelolaan limbah produksi, nilai tambah, keberlanjutan UMKM, pendampingan

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, tetapi pengelolaan limbah produksi pada banyak UMKM masih belum dilakukan secara terstruktur. PCGR Industries sebagai UMKM konveksi jersey menghadapi permasalahan berupa limbah sisa kain, tinta sablon, kertas, kardus, dan plastik yang sebelumnya dijual tanpa pemilahan serta belum dicatat sebagai komponen biaya dan pendapatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi mitra dalam menerapkan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi guna meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, pelatihan identifikasi dan pemilahan limbah, pendampingan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, serta penyusunan pencatatan biaya lingkungan dan pendapatan limbah secara sederhana pada periode 10 Januari sampai 30 April 2026. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan nyata pada mitra, yaitu meningkatnya pemahaman konsep green accounting dari 15 menjadi 85, keterampilan pemilahan limbah dari 10 menjadi 95, pengelolaan limbah bernilai ekonomi dari 25 menjadi 90, serta kedisiplinan pencatatan kas lingkungan dari 0 menjadi 80. Selain itu, limbah yang sebelumnya dijual secara campuran mulai dipilah berdasarkan jenis dan nilai jual, area produksi menjadi lebih tertata, dan mitra memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan limbah terpilah yang dicatat dalam buku kas lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi mampu memperkuat efisiensi operasional, menambah nilai ekonomi limbah, dan mendukung keberlanjutan UMKM.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, tetapi pengelolaan limbah produksi pada banyak UMKM masih belum dilakukan secara terstruktur. PCGR Industries sebagai UMKM konveksi jersey menghadapi permasalahan berupa limbah sisa kain, tinta sablon, kertas, kardus, dan plastik yang sebelumnya dijual tanpa pemilahan serta belum dicatat sebagai komponen biaya dan pendapatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi mitra dalam menerapkan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi guna meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, pelatihan identifikasi dan pemilahan limbah, pendampingan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, serta penyusunan pencatatan biaya lingkungan dan pendapatan limbah secara sederhana pada periode 10 Januari sampai 30 April 2026. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan nyata pada mitra, yaitu meningkatnya pemahaman konsep green accounting dari 15 menjadi 85, keterampilan pemilahan limbah dari 10 menjadi 95, pengelolaan limbah bernilai ekonomi dari 25 menjadi 90, serta kedisiplinan pencatatan kas lingkungan dari 0 menjadi 80. Selain itu, limbah yang sebelumnya dijual secara campuran mulai dipilah berdasarkan jenis dan nilai jual, area produksi menjadi lebih tertata, dan mitra memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan limbah terpilah yang dicatat dalam buku kas lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan green accounting berbasis pengelolaan limbah produksi mampu memperkuat efisiensi operasional, menambah nilai ekonomi limbah, dan mendukung keberlanjutan UMKM.

Referensi

Alifurrohman & Hasanah, I. S. (2024). The influence of green supply chain management on environmental performance with government regulation as mediation in convection MSMEs. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 12(1), 41–49. https://doi.org/10.26905/jmdk.v12i1.11453

Amaliyah, E. R., & Puspawati, D. (2022). Penerapan green accounting terhadap kinerja lingkungan (studi kasus pada perusahaan sektor pertambangan dan energi yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2020). The 15th University Research Colloqium 2022 Universitas Muhammadiyah Gombong, 191–200.

Anggraeni, R. P., Lestari, S. D., Puspita, D., Fauzia, V., Jember, P. N., & Daya, S. (2024). Peranan green accounting dalam mendukung keberlanjutan UMKM. Prosiding National Seminar on Accounting, Finance, and Economics (NSAFE), 4(11), 1–9.

Annesha, B., & Titisari, B. (2023). Model desain praktik upcycling fashion dalam pemanfaatan limbah pakaian bekas. Jurnal ATRAT, 11(2), 141–152.

Brander, M. (2022). There should be more normative research on how social and environmental accounting should be done. Social and Environmental Accountability Journal ISSN:, 42(1–2), 11–17. https://doi.org/10.1080/0969160X.2022.2066554

Cahyani, A. N., Praswati, A. N., & Sabarwo, S. E. P. (2024). Penguatan kapasitas pemasaran online dan green marketing bagi UMKM Batik Jarum Klaten. Abdi Psikonomi, 5(2), 105–112. https://doi.org/10.23917/psikonomi.v5i2.6466

Fitriana, A. I., Febrianto, H. G., Negara, A. K., Pambud, J. E., & Kartalolo, M. (2025). Environmental management accounting and green innovation on financial performance : the moderating role of regulatory pressure. Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 10(3), 302–313.

Hansen, D., Mowen, M., & Guan, L. (2021). Cost Management: Accounting and Control (8th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Juliyanto, D., & Firmansyah, A. (2024). Menuju sustainable fashion: rencana aksi untuk mengatasi dampak negatif fast fashion. Journal of Law, Administration, and Social Science, 4(3), 352–362.

Kim, G., Kang, P., Kim, E., & Seo, K. (2022). Application of best available techniques to remove air and water pollutants from textile dyeing and finishing in South Korea. Sustainability, 14. https:// doi.org/10.3390/su14042209

Latifah, S. W., & Soewarno, N. (2023). The environmental accounting strategy and waste management to achieve MSME’s sustainability performance. Cogent Business & Management, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2023.2176444

Latiifah, T. H., & Trisnawati, R. (2024). Analisis pengaruh green acccounting , good corporate governance , likuiditas , perputaran total aktiva , serta manajemen laba terhadap kinerja keuangan. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (Jebma), 04(02), 1025–1036. https://doi.org/doi.org/jebma.v4n2.4117

Michelle, & Liauw, F. (2023). Limbah perca sebagai penggerak inspirasi industri fashion masa depan. Jurnal Stupa, 5(2), 1347–1358. https://doi.org/10.24912/stupa.v5i2.24283

Nuryakin. (2022). Green product innovation, green process innovation, and its impact on green performance of Batik SMEs. Benefit: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 7(1), 1–8.

Pesci, C., Vola, P., & Gelmini, L. (2023). Flattening or addressing complexity ? The future role of GRI in light of the Sustainability Accounting (R) evolution. Sustainability Accounting, Management and Policy Journal, 14(4), 792–814. https://doi.org/10.1108/SAMPJ-05-2022-0287

Putri, E., Akbar, A. M., Alabdullah, T. T. Y., Ar-Ridho, K. J., Adhi, A. S., & Putri, W. A. A. (2025). Dynamic capability theory : digital transformation as a sustainable competitive performance strategy for MSMEs. Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 10(3), 314–325.

Rahmawati, T., Nurjanah, D. R., Walidah, I. R., Oktaviani, M., Febrianti, N. T., & Ramdani, A. (2024). Pendekatan inovatif dan berkelanjutan : mengubah limbah kain perca dari konveksi nevergrey menjadi totebag ecofashion. Abdimasku, 7(3), 1255–1266.

Rasit, Z. A., Bahari, N. A. M., Urus, S. T., & Ismail4, A. H. (2022). Technology industry revolution 4 . 0 and environmental performance : the mediating role of environmental management accounting. GATR Accounting and Finance Review, 7(1), 62–78. https://doi.org/10.35609/afr.2022.7.1(3)

Reza, A., & Aqmala, D. (2022). Inisiasi model peningkatan brand image berbasis social marketing pada UMKM kelapa parut Kota Semarang. Jurnal Manajemen Dayasaing, 24(2), 133–145.

Schaltegger, S., Christ, K. L., Wenzig, J., & Burritt, R. L. (2020). Corporate sustainability management accounting and multi‐level links for sustainability - a systematic review. International Journal of Management Reviews, 24(4), 480–500. https://doi.org/10.1111/ijmr.12288

Sholichah, E. K., & Puspawati, D. (2023). Penerapan green accounting dan corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan melalui profitabilitas. Edunomika, 8(1), 1–15.

Diterbitkan

04-06-2026

Cara Mengutip

Mustikawati, S., Trisnawati, R., Mujiyati, M., & Meilani, S. E. R. (2026). Green Accounting Berbasis Limbah Produksi sebagai Model Penguatan Keberlanjutan UMKM PCGR Industries . Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 2991–3002. https://doi.org/10.54082/jamsi.2920