Sinergi Ibu Aktif Gapai Aman dari Stres dan Hipertensi dalam Upaya Pencegahan Hipertensi pada Masyarakat Usia Produktif di UPTD Puskesmas Tapos
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.2976Kata Kunci:
Hipertensi, Stres, Ibu Rumah Tangga, Manajemen Stres, TOGAAbstrak
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius. Stres kronis merupakan salah satu faktor risiko hipertensi karena dapat meningkatkan hormon stres yang berdampak pada kenaikan tekanan darah. Ibu rumah tangga usia produktif termasuk kelompok yang rentan mengalami stres sehingga memerlukan keterampilan manajemen stres sebagai upaya pencegahan hipertensi. Kegiatan Kesmas PBL II ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola stres melalui program “SIAGA STRES” di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Metode yang digunakan meliputi skrining tekanan darah pada 17 peserta ibu rumah tangga, edukasi kesehatan, pelatihan relaksasi pernapasan 4-7-8, pemberian tanaman obat keluarga (TOGA) berupa daun salam, serta penggunaan media edukasi berupa buku saku dan lembar balik. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta instrumen self-check stres. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 62,7 menjadi 86,2 (peningkatan 23,5 poin), seluruh 17 peserta mengalami peningkatan nilai, penurunan skor stres pada sebagian peserta, serta respons positif terhadap latihan relaksasi dan pemanfaatan TOGA. Program “SIAGA STRES” terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat usia produktif dalam pencegahan hipertensi melalui manajemen stres dan pemanfaatan tanaman herbal.
Referensi
Hasanah, U., et al. (2022). Definisi klinis dan faktor risiko hipertensi pada populasi dewasa. Jurnal Penyakit Dalam, 13(2), 75–82.
Hamzah, B., et al. (2023). Dampak stres berkepanjangan pada gangguan kecemasan dan adaptasi psikologis di usia dewasa. Jurnal Psikologi Klinis, 15(1), 112–120.
Hidayati, R., et al. (2020). Efek antihipertensi tanaman obat keluarga: Flavonoid dan antioksidan pada daun salam dan serai. Jurnal Farmakologi Tradisional, 5(1), 25–35.
Kasumayanti, E., & Maharani, S. (2021). Risiko hipertensi pada ibu rumah tangga usia produktif: Pengaruh gaya hidup sedentari. Jurnal Kesehatan Wanita, 6(3), 120–130.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Lumintang, Y. F., & Mariana, D. (2023). Efek stres kronis terhadap kesehatan fisik: Kelelahan emosional dan risiko penyakit tidak menular. Jurnal Kardiologi Indonesia, 12(3), 200–210.
Pebriyani, N., et al. (2022). Respons fisiologis tubuh terhadap stres dan implikasinya pada regulasi kardiovaskular. Jurnal Biologi Kesehatan, 14(3), 160–170.
Putri, S., et al. (2023). Risiko hipertensi pada individu dengan tingkat stres tinggi: Studi kohort di kelompok usia produktif. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 14(2), 150–160.
Roza, D., et al. (2025). Intervensi promotif-preventif berbasis komunitas untuk pengendalian hipertensi di tingkat primer. Jurnal Manajemen Kesehatan Masyarakat, 9(1), 15–25.
Sipayung, R., Lubis, A., & Novalia, S. (2022). Analisis stres kerja dan risiko hipertensi di Puskesmas Tuntungan: Studi kasus kelompok usia 25–45 tahun. Jurnal Promosi Kesehatan, 7(2), 90–100.
Sipayung, R., et al. (2022). Hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di wilayah puskesmas. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(1), 55–65.
Sugiyanto, M. P. (2022). Stres sebagai reaksi tubuh terhadap tuntutan hidup dan dampaknya pada kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 45–52.
Susaldi, S., Rahayu, P., & Okstoria, M. R. (2023). Penerapan senam hipertensi dan rebusan air daun salam untuk hipertensi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas, 2(2), 182–189.
Utami, R., et al. (2022). Budidaya tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai program pemberdayaan masyarakat: Manfaat ekonomi dan kesehatan. Jurnal Pertanian Kesehatan, 6(3), 110–120.
Wahyuni, L., et al. (2023). Edukasi berbasis komunitas untuk pencegahan hipertensi: Pendekatan partisipatif dan aplikatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(3), 140–150.
Wahyuni, L., et al. (2023). Manajemen stres pada ibu rumah tangga: Pemahaman keterkaitan dengan risiko hipertensi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(3), 180–190.
World Health Organization. (2023). Hypertension fact sheet: Global prevalence and risk factors. World Health Organization.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Sobar Darmaja, Nina Nina, Nadya Darmadi, Septiana Putri Aulia, Siti Oriza Sativa, Tety Hartanti, Xyaqwa Dexta Zyawala, Yosef Dimas Andryanto

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




