Penanaman dan Perawatan Mangrove sebagai Strategi Penguatan Ekosistem Pesisir Berkelanjutan Pantai Mangrove Kampung Nipah

Penulis

  • Suzanna Fitriany Sitepu Program Studi Agroteknologi, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Ummi Maysaroh Program Studi Agroteknologi, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Marheni Marheni Program Studi Agroteknologi, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Meiriani Meiriani Program Studi Agroteknologi, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Ratna Rosanty Lahay Program Studi Agroteknologi, Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.2980

Kata Kunci:

ekosistem, mangrove, perbaikan, volunteer

Abstrak

Mangrove adalah salah satu diantara sedikitnya tumbuh tumbuhan tanah timbul yang tahan terhadap salinitas laut terbuka. Ekosistem Mangrove sering disebutkan sebagai hutan payau atau hutan bakau banyak dijumpai di wilayah pesisir. Pengertian ekosistem Mangrove secara umum adalah merupakan komunitas vegetasi pantai Tropis yang didominasi oleh beberapa jenis pohon Mangrove yang tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur ekosistem Mangrove memiliki flora dan fauna yang spesifik dan memiliki keanekaragaman yang tinggi. Kondisi mangrove di Indonesia saat ini cenderung memburuk karena tidak terawat ataupun mengalami perubahan fungsi. Oleh karena itu, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, UKM Klintan dan Volunteer Mahasiswa di Sumatera Utara melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penanaman bibit mangrove di Pantai Mangrove Kampung Nipah Serdang Bedagai. Hal ini selain bertujuan untuk perbaikan ekosistem pesisir, juga berperan dalam peningkatan kualitas udara ambient. Kegiatan ini tepat sasaran dan menjawab kebutuhan dari warga akan adanya penambahan bibit mangrove yang ditanam di sepanjang lahan pesisir Pantai Mangrove Selain bantuan materi, kehadiran dan partisipas dosen dan volunteer memberikan nilai tersendiri yang sangat berharga bagi warga

Referensi

Adame, M. F., Reef, R., Santini, N. S., Najera, E., Turschwell, M. P., Hayes, M. A., Masque, P., dan Lovelock, C. E. (2021). Ilmu Muara Pesisir dan Landas Kontinen 248(10):106796. https://doi.org/10.1016/j.ecss.2020.106796

Angelinus V. (2022). Studi Ekosistem Hutan Mangrove Sebagai Ekowisata(Ecotourisme) Di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan. 4 (2).

Annisa, A., Nurlia, M., Liani, S., Samuel, M., Elvira, M. (2023). Kegiatan Pengabdian Penanaman Mangrove di Ciberi. Jurnal Pengabdian dan Kolaborasi Inovasi IPTEKS. 1(5)

Asman, I., Sondak, C. F. A., Schaduw, J. N. W., Kumampung, D. R. H., Ompi, M., & Sambali, H. (2020). Struktur Komunitas Mangrove Di Desa Lesah, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 8(2), 48. https://doi.org/10.35800/jplt.8.2.2020.28769

Bei, A. (2021). Mengenal Mangrove. In publication Article Mangrove Center Graha Indah (pp. 1– 2). https://p3ekalimantan.menlhk.go.id/wp-content /uploads/2021/11/Mengenal- Mangrove.pdf.

Eastaria, G., Z. Imran, dan G. Yulianto. (2022). Estimasi stok karbon mangrove rehabilitasi di Pulau harapan dan Kelapa, Taman Nasional Kepulauan Seribu,Jakarta.J. Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 14(2), 191-204. DOI:10.29244/jitkt.v14i2.39861

Fatimatuzzahroh, F., Hadi, S. P., & Purnaweni, H. (2021). Tingkat partisipasi masyarakat dan analisis aktor pada rehabilitasi mangrove di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa barat.Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan,16(2), 257-269.

Hamunan, B. (2018). Kajian Kualitas Air Laut dan Indeks Pencemaran Berdasarkan Parameter Fisika-Kimia Di Perairan Distrik Depapre, Jayapura. Jurnal Ilmu Lingkungan, 16(6), 35- 42

Husen, S. I. H., & Nurdin, A. S. (2024). Identifikasi Jenis -Jenis Mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Desa Maidi Kecamatan Oba Selatan. 2(1), 10–20.

Junialdi, R., & Arbain, A. (2023). Valuasi Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove Di Desa. Jurnal Kebijakan Kehutanan. 16(2), 117–132. Doi. Org/10.20886/Jakk.2019.16.2.117-132

Kusuma,A.H., Effendi,E., Hidayatullah,M.S., dan Susanti,O. (2022). Estimasi Serapan Karbon Pada Vegetasi Mangrove Register 15, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Journal of Marine Research. 11(4), 768–778. DOI:10.14710/jmr.v11i4.35605

Labuhan, D., Brondong, K., Lamongan, K., Sukma, R. N., Sa, N., M, P. I. S., & Yarkhasy, A. (2023). Identifikasi Jenis-Jenis Mangrove Di Pantai Ya ’ ang . 5(1), 9–20. DOI:10.30649/jrkt.v5i1.58

Mahmuda, R., Aritonang, D., & Harefa, M. S. (2023). Mengatasi Dalam Rehabilitasi Di Kawasan Mangrove Di Paluh Merbau, Tanjung Rejo, Kabupaten Deli Serdang. 2(3), 1-13. https://doi.org/10.32670/ht.v2i3.2818.

Mustofa, A. (2018). Praktik pembibitan dan revitalisasi hutan mangrove pesisir Jepara. Journal of Dedicators Community UNISNU Jepara, 2(1), 8-16.

Pasaribu, R. P., Djari, A. A., Rahman, A., Kabul, A., Amdani, dan Sagala, H. A. (2023). Analysis of transplanted coral growth using the rock pile method in Karimunjawa National Park, Central Java, Indonesia. AACL Bioflux, 16(1), 546–554. http://www.bioflux.com.ro/aacl

Umadji, N. I. R., Dunggio, H., Maulana, D., Abdullah, D., Studi, P., Lingkungan, T., & Ulama, U. N. (2023). Identifikasi Jenis Mangrove Pada Ekosistem Mangrove Desa Maleo. Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwatu. 1(1), 5–9.

Utomo, A. P., Haerani, J. O., Ferdian, R. N., Paradise, R., & Radianto, D. O. (2024). Pemaksimalan Fungsi Penanaman Mangrove di Daerah Rawan Abrasi Jakarta. Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(3), 12-22.

Vincentius, A. (2022). Studi Ekosistem Hutan Mangrove Sebagai Ekowisata (ecotourisme) di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 04(2).

Diterbitkan

23-06-2026

Cara Mengutip

Sitepu, S. F. ., Maysaroh, U., Marheni, M., Meiriani, M., & Lahay, R. R. . (2026). Penanaman dan Perawatan Mangrove sebagai Strategi Penguatan Ekosistem Pesisir Berkelanjutan Pantai Mangrove Kampung Nipah. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 3293–3304. https://doi.org/10.54082/jamsi.2980