Peningkatan Self-Efficacy melalui Kegiatan Optimalisasi Calistung ada Anak Usia 6-12 Tahun

Penulis

  • Michelle Anastasia Clyren Loekito Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Marcella Wongsonegoro Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Sherlina Sherlina Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Denrich Suryadi Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3001

Kata Kunci:

anak usia sekolah dasar, intervensi calistung, RPTRA, self-efficacy

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan calistung (membaca, menulis, dan berhitung) sekaligus mendukung penguatan self-efficacy anak usia Sekolah Dasar di RPTRA X, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Program ini menyasar 14 anak berusia 9–12 tahun dengan latar belakang akademik yang beragam, termasuk beberapa di antaranya yang tidak terdaftar dalam pendidikan formal. Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test menggunakan instrumen Self-Efficacy Questionnaire for Children (SEQ-C) yang telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia. Intervensi dilaksanakan dalam delapan sesi yang berfokus pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta diakhiri dengan aktivitas permainan interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh 14 peserta mengalami peningkatan skor self-efficacy pada dimensi akademik dan emosional, berkisar antara 11,8% hingga 49,2%. Pada dimensi sosial, ditemukan penurunan skor yang diduga terkait dengan kecenderungan social desirability bias pada fase pre-test dimana rapport antara peserta dan tim pendamping belum terbentuk sepenuhnya; dugaan ini didukung oleh peningkatan nilai Cronbach's α pada post-test yang mengindikasikan respons yang lebih konsisten. Namun, interpretasi ini bersifat awal dan memerlukan kajian lebih lanjut untuk dapat disimpulkan secara lebih kuat. Secara umum, temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan calistung yang dirancang berpotensi mendukung penguatan self-efficacy anak, termasuk pada konteks keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.

Referensi

Affandi, G. R., Widyastuti, & Amir, M. F. (2022). Adaptation and validation of the Self-Efficacy Questionnaire for Children (SEQ-C) for Indonesian orphanage students. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 8(3), 521–533. https://doi.org/10.33394/jk.v8i3.5809

Badan Pusat Statistik Kota Administrasi Jakarta Barat. (2025). Kecamatan Tambora dalam angka 2025. https://jakbarkota.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/14dcc6f8bd730dd0986a48b5/kecamatan-tambora-dalam-angka-2025.html

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman.

Feist, J., & Feist, G. J. (2008). Theories of personality (7th ed.). McGraw-Hill Higher Education.

Hanan, M. P., Witri, G., & Permana, D. (2025). Hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas tinggi sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(3), 2047–2056. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i3.2750

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill Education.

Republika. (n.d.). Potret Jakarta dan penduduknya yang kian padat. https://visual.republika.co.id/berita/t6lmpw375/potret-jakarta-dan-penduduknya-yang-kian-padat

Purbo, K. A. D., Wahyoedi, S., & Pramono, D. M. W. (2025). Penerapan metode play-based learning untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa di TK B1 XYZ Schools. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 8(4). https://doi.org/10.31539/trza4656

Thoyyibah, D. (2020). Metode jaritmatika untuk melatih kemampuan berhitung penjumlahan dan pengurangan peserta didik kelas 2 SD. Tunas Nusantara, 2(2), 231–241. https://doi.org/10.34001/jtn.v2i2.1509

Diterbitkan

15-07-2026

Cara Mengutip

Loekito, M. A. C. ., Wongsonegoro, M., Sherlina, S., & Suryadi, D. . (2026). Peningkatan Self-Efficacy melalui Kegiatan Optimalisasi Calistung ada Anak Usia 6-12 Tahun . Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 3885–3896. https://doi.org/10.54082/jamsi.3001