Implementasi Program Penguatan Regulasi Emosi pada Anak Usia Sekolah di RPTRA Rambutan

Penulis

  • Michella Cindy Natasya Putri Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Paskahlia Syalomitha Mamengko Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Fiora Syania Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Agustina Agustina Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3015

Kata Kunci:

Anak Usia Sekolah, Intervensi Komunitas, Permainan Edukatif, Regulasi Emosi, RPTRA Rambutan

Abstrak

Perkembangan sosial emosional merupakan aspek krusial bagi anak usia sekolah, namun disregulasi emosi masih sering ditemukan dalam interaksi sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan dan meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada anak usia 9-13 tahun di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rambutan. Masalah yang diidentifikasi meliputi kesulitan anak dalam mengendalikan amarah, perilaku mengejek teman, dan agresivitas verbal saat berinteraksi. Metode yang digunakan meliputi intervensi psikoedukasi, diskusi kelompok, serta permainan edukatif berupa pengenalan emosi, mewarnai/menggambar emosi, dan menyusun balok secara berkelompok. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif menggunakan instrumen Emotion Regulation Questionnaire for Children and Adolescent (ERQ-CA) serta observasi deskriptif. Hasil pre-test dan post-test pada 5 peserta menunjukkan peningkatan rata-rata skor regulasi emosi dari 48,80 menjadi 51,00 (meningkat sebesar 2,20 atau 4,5%). Secara klinis dan perilaku, anak-anak menunjukkan peningkatan kesadaran emosional, kemampuan mengekspresikan perasaan secara verbal, serta peningkatan toleransi dan kerja sama tim. Kesimpulannya, program intervensi berbasis komunitas di RPTRA efektif menstimulasi kemampuan regulasi emosi anak secara adaptif, sehingga penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran orang tua.

Referensi

Anggraini, N., Hanafi, I., Sari, R., & Sitompul, T, A. (2026). Kesulitan mengendalikan emosi dan disiplin pada siswa sekolah dasar: Studi kasus dalam perspektif bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling. https://www.academia.edu/146236617/KESULITAN_MENGENDALIKAN_EMOSI_DAN_DISIPLIN_PADA_SISWA_SEKOLAH_DASAR_STUDI_KASUS_DALAM_PERSPEKTIF_BIMBINGAN_DAN_KONSELING?auto=download

Annisa, A. (2023). Pelatihan regulasi emosi: Mengembangkan intervensi untuk meningkatkan regulasi emosi pada anak. Jurnal Seminar. 4(3), 198-202. https://doi.org/10.47065/tin.v4i3.4214

Auriza, M., Muthmainah., Syamsudin. A. (2025). Emotion regulation in children aged 5-6 years. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha. 13(1), 67-79. https://doi.org/10.23887/paud.v13i1.87003

Cresell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mied methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Ghasemi, A., & Zahediasl, S. (2012). Normality tests for statistical analysis: A guide for non-statisticians. International Journal of Endocrinology and Metabolism. 10(2), 486-489. https://doi.org/10.5812/ijem.3505

Gross, J. J., John, O. P.. (2003). Individual differences in two emotion regulation processes: Implications for affect, relationships, and well-being. Journal of Personality and Social Psychology. 85(2), 348-362. https://doi.org/10.1037/0022-3514.85.2.348

Lestari, W., & Maghfirah, F. (2025). Pengaruh flashcard terhadap kemampuan regulasi emosi anak usia 5-6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood. 8(3), 1629-1635. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i3.1462

Muslimah, I. F., Wardhani, R. R. D. K., & Aprilyanti, D. S. (2026). Regulasi emosi dan dinamika interaksi sosial dalam perilaku marah anak usia dini: Studi kasus di taman kanak-kanak.. Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran. 5(2), 147-155. https://doi.org/10.21776/ub.jcerdik.2026.005.02.04

Radde, H. A., Nurrahmah., Nurhikmah., Saudi, A. N. A. (2021). Uji validitas konstrak dari emotion regulation questionnaire versi bahasa indonesia dengan menggunakan confirmatory actor analysis. 1(2), 152-160. https://doi.org/10.56326/jpk.v1i2.1284

Rahmayunita, A. Y. (2026). Regulasi emosi pada anak usia dini: Tinjauan teoretis dalam perspektif psikologi perkembangan. Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling. 1(1), 1-11. https://ejournal.darulfaizin.or.id/index.php/jiwara/article/view/69

Rahiem. M. D. H. (2023). Orang tua dan regulasi emosi anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood. 6(2). https://doi.org/10.31004/aulad.v6i1.441

Sari, D. S. P. (2022). Melatih regulasi emosi pada anak pra sekolah dengan bermain: Literature review. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. 2(1), 14-20. https://researchhub.id/index.php/jurdikbud/article/download/149/122

Syahadat, Y. M. (2013). Pelatihan regulasi emosi untuk menurunkan perilaku agresif pada anak. Humanitas. 10(1). https://doi.org/10.26555/HUMANITAS.V10I1.326

Tazkia, H. A., & Darmiyanti, A. (2024). Perkembangan sosial emosional anak usia dasar di lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 1(3), 1-8. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.557

Wati. A. A., & Rachmawati. A. (2026). Psikoedukasi regulasi emosi untuk anak usia dini di TK Aisyiyah bustanul athfal gonilian. Proficio: Jurnal Abdimas FKIP UTP Surakarta. 7(1). https://doi.org/10.36728/jpf.v7i1.5923

Diterbitkan

30-07-2026

Cara Mengutip

Putri, M. C. N. ., Mamengko, P. S., Syania, F. ., & Agustina, A. (2026). Implementasi Program Penguatan Regulasi Emosi pada Anak Usia Sekolah di RPTRA Rambutan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 4103–4112. https://doi.org/10.54082/jamsi.3015