Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Gizi, Pelatihan, Praktik, dan Pendampingan untuk Meningkatkan Kapasitas Kader Kesehatan dan Guru PAUD dalam Perintisan Desa Bebas Stunting di Desa Sukowidi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Penulis

  • Suparji Suparji Department of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Heru Santoso Wahito Nugroho Department of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Sunarto Sunarto Department of Midwifery, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Teta Puji Rahayu Poltekkes Kemenkes Surabaya
  • Alfi Rusdianti Department of Nursing, Universitas Ummi, Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3083

Kata Kunci:

edukasi gizi, kader kesehatan, guru PAUD, pemberdayaan masyarakat, stunting

Abstrak

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas sumber daya lokal. Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan masih memiliki balita stunting. Dari 195 balita yang ada di Desa Sukowidi, tercatat 16(8,2%) balita mengalami stunting, sehingga diperlukan intervensi melalui edukasi gizi dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah peningkatan kasus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan serta guru PAUD melalui edukasi gizi sebagai langkah perintisan Desa Bebas Stunting. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, demonstrasi, praktik, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada 18–19 Mei 2026 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas kader kesehatan, guru PAUD, TP PKK, dan unsur pemerintahan desa. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, serta penilaian keterampilan praktik. Penilaian keterampilan menggunakan lembar observasi dengan kategori: sangat baik (86–100), baik (76–85), cukup (60–75), dan kurang (<60). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 78,67 menjadi 91,67 setelah pelatihan. Nilai rata-rata keterampilan praktik pengukuran antropometri sebesar 80,00, penyusunan menu gizi balita 80,77, dan pelaksanaan edukasi kesehatan 86,20. Selain itu, terbentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa beserta program kerja dan rencana aksi sebagai bentuk keberlanjutan program. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader kesehatan dan guru PAUD serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya Desa Sukowidi sebagai Desa Bebas Stunting.

Referensi

Firdaus, Ahmad, S., Akhyar, S Haeril. (2024). Efektivitas program kesehatan berbasis masyarakat untuk mengurangi prevalensi stunting di Kabupaten Bima. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(3). https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v5i3.418

Gustaman, R. A., Setiyono, A., Nugrahaeni, M. T., Yutanti, W. T., Rusman, K. N. F., Andrias, M. A., Destiati, D., Ferbianti, A. A., S Safitri, D. T. (2026). Peningkatan kapasitas kader kesehatan untuk percepatan integrasi layanan primer dalam pencegahan balita underweight di Kota Tasikmalaya. Jurnal Abdimas Jatibara STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo, 4(2), 86–91.

Hasanah, R., Aryani, F., & Effendi, B. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting pada anak balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.59025/js.v2i1.54

Khair, Z., & Hotimah, H. (2024). Penguatan kompetensi kader kesehatan dalam deteksi dini stunting dan tumbuh kembang balita di Desa Dopang Gunung Sari Lombok Barat. UNITY: Journal of Community Service, 1(1). https://doi.org/10.70716/unity.v1i1.59

Kusuma, T. C., Boeriswati, E., & Supena, A. (2023). Peran guru dalam meningkatkan berpikir kritis anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3). https://doi.org/10.31004/aulad.v6i3.563

Lestari, I. P., & Lestari, S. (2022). Deteksi dini tumbuh kembang anak oleh kader di posyandu. Indonesian Journal of Community Empowerment, 4(1). https://doi.org/10.35473/ijce.v4i1.1646

Maulana, H., & Falah, M. (2025). Efektivitas intervensi berbasis komunitas dalam menurunkan risiko stunting pada anak usia dini: Literatur review. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12). https://doi.org/10.62281

Ningsih, N. S. R., Zahra, F., Syaifuddin, M. D. A., Wulan, F. A., Sunarti, Azmi, P., Apriliani, B. A., Zian Hawari, B. S. Z. A., Prayoga, G. S., S Pratama, D. N. A. (2025). Pemberdayaan masyarakat Desa Bugbug dalam pencegahan stunting melalui edukasi peningkatan gizi anak dan pelatihan pembuatan nugget daun kelor (Moringa oleifera). Jurnal Wicara Desa, 3(2), 227–234. https://doi.org/10.29303/wicara.v3i2.6771

Putra, R. A., & Sembiring, N. A. B. (2024). Analisis efektivitas metode penyuluhan pada program Arurang Ngobatan Dina Pakarangan (UBARAN) dengan pendekatan kualitatif. Jurnal Penyuluhan & Komunikasi Pembangunan Pertanian, 1(2), 46–58. https://ejurnal.politanikoe.ac.id/index.php/jpkpp/article/view/328

Suparji, Nugroho, H. S. W., S Sunarto. (2025). Peningkatan kapasitas kader kesehatan desa dalam mitigasi risiko stunting melalui edukasi dan aksi kolaboratif di Desa Tambakrejo Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 5(5), 2171–2180. https://doi.org/10.54082/jamsi.2049

Syamsir, S. B., Berliana, D. H., Setiawan, A., Natashia, D., Astuti, Yudanagara, B. B. H., S Supriyatno, H. (2024). Optimalisasi peran kader kesehatan dalam pencegahan stunting khususnya pada periode kehamilan melalui tiga level pencegahan. Idea Pengabdian Masyarakat, 4(3), 270–276.

Syswianti, D., Maimunah, S., S Fadhilah, S. (2025). Optimalisasi peran kader posyandu dalam deteksi dini dan pencegahan stunting di Desa Sindanggalih Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4). https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v4i4.2305

Trinanda, R. (2023). Pentingnya intervensi orang tua dalam mencegah stunting pada anak. DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 7(1), 87–96. https://journal.uny.ac.id/index.php/jurnaldiklus

Wahyuningsari, D., Mujiwati, Y., Hilmiyah, L., Kusumawardani, F., S Sari, I. P. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka mewujudkan merdeka belajar. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(4), 529–535.

Wati, L., & Musnadi, J. (2022). Hubungan asupan gizi dengan kejadian stunting pada anak di Desa Padang Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya. Jurnal Biology Education, 10(1, Edisi Khusus), 44–52.

Yahya, A. I. B., Purnama, S., S Supeno. (2024). Eksplorasi prinsip andragogi dalam pendidikan orang dewasa: Sebuah studi kualitatif pada pendidikan formal dan non-formal di STIP Jakarta. Pendidikan Tambusai, 5(1). https://doi.org/10.53624/ptk.v5i1.505

Diterbitkan

15-07-2026

Cara Mengutip

Suparji, S., Nugroho, H. S. W. ., Sunarto, S., Rahayu, T. P. ., & Rusdianti, A. . (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Gizi, Pelatihan, Praktik, dan Pendampingan untuk Meningkatkan Kapasitas Kader Kesehatan dan Guru PAUD dalam Perintisan Desa Bebas Stunting di Desa Sukowidi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 3875–3884. https://doi.org/10.54082/jamsi.3083