Peningkatan Kemampuan Keluarga dan Kader dalam Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan melalui Pendidikan Kesehatan di UPTD Puskesmas Abuki
DOI:
https://doi.org/10.54082/jamsi.3089Kata Kunci:
deteksi dini, kader kesehatan, keluarga, pendidikan kesehatan, tanda bahaya kehamilanAbstrak
Kehamilan merupakan proses fisiologis yang dapat berkembang menjadi kondisi berisiko apabila tanda bahaya tidak dikenali sejak dini. Rendahnya pengetahuan keluarga dan kader kesehatan dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengenali komplikasi dan mencari pertolongan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan keluarga dan kader kesehatan tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Abuki, Kabupaten Konawe. Kegiatan dilaksanakan pada Januari 2026 dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas ibu hamil, anggota keluarga, dan kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan media poster. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan, ditandai dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik dari 28% menjadi 72% dan menurunnya kategori pengetahuan kurang dari 40% menjadi 8%. Peningkatan tersebut mencerminkan bertambahnya pemahaman peserta mengenai pengenalan tanda bahaya kehamilan dan pentingnya deteksi dini komplikasi. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pencegahan komplikasi kehamilan dan peningkatan kesehatan ibu.
Referensi
Batubara, R. A., Antira, S. A., Manurung, M., Pasaribu, U., & Harahap, H. M. (2023). Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Dengan Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Pada Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Pane Ii Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 8(1), 75–82. https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/1030
Dinas Kominfo. (2024). Angka Kematian Ibu Menurut Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara. https://simdata.sultraprov.go.id/detail-tabel/tabel_74_2/2024
Hasibuan, I. S. M., Humaira, A., Siregar, M. S., & Harahap, R. A. (2024). Literatur Review Penggunaan Poster Sebagai Media Komunikasi Kesehatan. 7(8), 3347–3352. https://doi.org/10.56338/jks.v7i8.5895
Indrawati, N. D., Ulfah, M., Dewi, K., Salma, A., & Sari, J. M. (2025). Increased Knowledge of Health Cadres with Leaflet And Powerpoint Education Media About The Danger of Pregnancy. Proceedings of the 3rd Lawang Sewu International Symposium on Medical and Health Sciences (LEWIS-MHS 2024), 147–156. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-760-1
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2023
Kementerian Kesehatan RI. (2023a). Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer Memperkuat Peran Kader Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI. https://kemkes.go.id/id/integrasi-pelayanan-kesehatan-primer-memperkuat-peran-kader-kesehatan
Kementerian Kesehatan RI. (2023b). Turunkan Angka Kematian Ibu melalui Deteksi Dini dengan Pemenuhan USG di Puskesmas. Kemenkes RI. https://www.kemkes.go.id/id/turunkan-angka-kematian-ibu-melalui-deteksi-dini-dengan-pemenuhan-usg-di-puskesmas
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Buku KIA Kesehatan Ibu dan Anak. Kementerian Kesehatan RI. https://ayosehat.kemkes.go.id/buku-kia-kesehatan-ibu-dan-anak
Mazirah, S. M., Adila, D. R., & Lestari, R. F. (2022). Kesadaran Ibu Hamil Terhadap Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskes. Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal OfNursing Sciences), 11(1), 47–61. https://jurnal.ikta.ac.id/keperawatan/id/article/view/2184
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan: Teori dan aplikasi. Rineka Cipta.
Setyawati, A., Emaliyawati, E., & Padjadjaran, U. (2018). The Effectiveness Of “Peer Group Discussion” In Improving Health Cadre’s Knowledge About Danger Signs In The Maternal Periods. Journal of Maternity Care and Reproductive Health, 1(2), 437–445.
Setyoningsih, D. (2025). Pengalaman Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Terkait Komplikasi Perinatal. Jurnal Sains Dan Teknologi Kesehatan, 6(1), 36–42. https://jurnal.poltera.ac.id/index.php/jurnalkesehatan/id/article/view/393
Vefisia, V., Khayati, Y. N., & Afriyani, L. D. (2024). Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Menggunakan Pesan Seluler Interaktif. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 7(1), 86–91. https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm/article/view/2527
WHO. (2018). WHO Guideline on Health Policy and System Support to Optimize Community Health Worker Programmes. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789241550369
WHO. (2025). Maternal mortality. WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality
WHO, UNICEF, UNFPA, Group, W. B., & Division, U. (2023). Trends in maternal mortality 2000 to 2020. https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/c3957b94-cdd5-47d7-85f8-6202be229f8e/content
Widyantari, K. Y., & Hidayati, R. D. (2024). Upaya Preventif Komplikasi Kehamilan dan Persalinan Melalui Edukasi Kesehatan tentang Tanda-tanda Bahaya pada Ibu Hamil. Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama, 3(1), 24–33. https://ejournal.pancabhakti.ac.id/index.php/jpmj/article/view/318
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Stevani Basuki Putri, Reni Yuli Astutik, Nining Istighosah, Liswani Liswani, Ika Puji Astutik, Hasni Hasni, Harianti Kamaruddin, Meidina Meidina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




