Edukasi Pencegahan Stunting pada Keluarga Balita melalui Kegiatan Posyandu Disertai Pemetaan Faktor Risiko di Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto

Penulis

  • Zahra Nabilah Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Nadila Niswatin Madinatimron Teknik Industri, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Davin Tulus Jeremiah Nainggolan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Savira Ratnadewati Nirwasita Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Revalina Setya Heri Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Syams Nauval Pranata Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Firyaal Rajwaa Kayana Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Fasya Annisa Destinasi Pariwisata, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Cendekia Muhammad Anderi Teknologi Sains Data, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Siti Nuraini Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54082/jamsi.3111

Kata Kunci:

Balita Stunting, Ibu Dan Anak, Intervensi Gizi, Kehidupan Sehat, Pembangunan Berkelanjutan

Abstrak

Permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia masih kompleks, terutama dalam pemenuhan gizi dan status kesehatan anak. Salah satu masalah gizi dengan prevalensi tinggi adalah stunting pada anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan stunting kepada keluarga balita dan masyarakat, yang didukung pemetaan mendalam faktor risiko stunting di tingkat rumah tangga. Pemetaan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi keluarga balita terindikasi stunting, hambatan praktik gizi, serta upaya pencegahan stunting dalam konteks peran keluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi dan wawancara semi terstruktur, dilanjutkan edukasi pencegahan menggunakan media leaflet pada kegiatan posyandu Desa Belik. Sasaran kegiatan adalah 10 keluarga dengan balita terindikasi stunting. Hasil menunjukkan pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita belum optimal, ditemukan pada 8 dari 10 keluarga. Mayoritas ibu balita tidak rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan memiliki riwayat anemia saat kehamilan, serta ditemukan kasus infeksi atau alergi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa stunting tidak hanya bersumber dari aspek gizi, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, dan perilaku keluarga, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara holistik dan berkelanjutan. Kegiatan edukasi bermedia leaflet yang dilakukan juga menunjukkan bahwa keluarga sasaran menjadi lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting sejak dini.

Referensi

Azizah, N., Muslima Isnanda Putri, E., Muhidayati, W., & Lestari, P. (2024). Kelanting Innovation (Grand Mother Class of Care Stunting ) Education and Local Food Diversified in Preventing Stunting Sidobandung, Balen, Bojonegoro Regency. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 8(3), 432–440. https://doi.org/10.20473/jlm.v8i3.2024.432-440

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. (2024). Profil Kesehatan UPTD Puskesmas Trawas 2024. https://puskesmas-trawas.mojokertokab.go.id/storage/tenantpuskesmas-trawas/app/file/download/profil-kesehatan-trawas-tahun-2025-20250422_091426.pdf

Farhan, K., & Dhanny, D. R. (2021). Anemia Ibu Hamil dan Efeknya pada Bayi. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 2(1), 27. https://doi.org/10.24853/myjm.2.1.27-33

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Mediakom Edisi 167 : Membentengi Anak dari Stunting. https://kemkes.go.id/id/mediakom-edisi-167

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 Dalam Angka. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/

Nadhiroh, S. R., Micheala, F., Tung, S. E. H., & Kustiawan, T. C. (2023). Association between maternal anemia and stunting in infants and children aged 0–60 months: A systematic literature review. Nutrition, 115, 112094. https://doi.org/10.1016/j.nut.2023.112094

Nugroho, E., Wanti, P. A., Suci, C. W., Raharjo, B. B., & Najib, N. (2023). Social Determinants of Stunting in Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(4), 546–555. https://doi.org/10.15294/kemas.v18i4.40875

Nugroho, R. F., Wardani, E. M., Wijayanti, E. J., & Pengge, N. M. (2023). Pendampingan Ibu Balita Tentang Pentingnya Gizi Seimbang untuk Pencegahan Stunting di Wilayah Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1616. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.15869

Pasalina, P. E., Fil Ihsan, H., & Devita, H. (2023). Hubungan Riwayat Anemia Kehamilan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Kesehatan, 12(2), 267–279. https://doi.org/10.46815/jk.v12i2.178

Prasetiowati, L., Sulistiawati, Fatmaningrum, W., Kurniawati, E. M., Anomsari, H. D., & Rimbun. (2023). Enhancement of Mothers and Cadre Roles in First 1.000 Days of Life As Stunting Prevention and Detection at The Morokrembangan Primary Health Center Surabaya. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 7(2), 252–263. https://doi.org/10.20473/jlm.v7i2.2023.252-263

Putri, A. S. R., & Mahmudiono, T. (2020). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan Pada Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simomulyo, Surabaya. Amerta Nutrition, 4(1), 58. https://doi.org/10.20473/amnt.v4i1.2020.58-64

Putri, G. S. Y., Sulistiawati, S., & Laksana, M. A. C. (2023). Analisis faktor-faktor risiko anemia pada ibu hamil di Kabupaten Gresik tahun 2021. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 6(2), 119–129. https://doi.org/10.32536/jrki.v6i2.220

Rosita, R., Maimunah, S., & Ernawati, E. (2026). Optimalisasi Peran Kader melalui Edukasi Pencegahan Stunting dan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(2), 3185–3190.

Sasmita, L. C. (2021). Prevention of Childhood Stunting Problems with The Mayang–Wati Program. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 5(1), 140. https://doi.org/10.20473/jlm.v5i1.2021.140-150

Sumartini, E. (2022). Studi Literatur : Riwayat Penyakit Infeksi Dan Stunting Pada Balita. Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(1), 55–62. https://doi.org/10.54867/jkm.v9i1.101

Vinturache, A., & Khalil, A. (2021). Maternal Physiological Changes in Pregnancy. The Global Library of Women’s Medicine. https://doi.org/10.3843/GLOWM.411323

Maulidy, W. H., Mardhiyah, ST. N., & Yuliani, M. G. A. (2022). Program “3 in One” Untuk Membantu Mencegah Stunting Pada Balita di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 6(2), 475–482. https://doi.org/10.20473/jlm.v6i2.2022.475-482

Yang, J., Chang, Q., Du, Q., Liu, X., Dang, S., & Tian, X. (2024). Maternal iron nutrition during pregnancy and fetal intrauterine growth. Nutrition Journal, 23(1), 140. https://doi.org/10.1186/s12937-024-01042-z

Diterbitkan

19-07-2026

Cara Mengutip

Nabilah, Z., Madinatimron, N. N., Nainggolan, D. T. J., Nirwasita, S. R., Heri, R. S., Pranata, S. N., Kayana, F. R., Annisa, F., Anderi, C. M., & Nuraini, S. . (2026). Edukasi Pencegahan Stunting pada Keluarga Balita melalui Kegiatan Posyandu Disertai Pemetaan Faktor Risiko di Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(4), 3959–3968. https://doi.org/10.54082/jamsi.3111